HEADLINE NEWS

EKONOMI

POLITIK

BATAM

BINTAN

Jelang Dimutasi, Kapolda Kepri Brigjen Arman Depari "Pamer Prestasi" ke Pimpinan Baru

 

BATAM - Jajaran Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Kepri menggagalkan upaya penyelundupan BBM ilegal 800.000 liter ke luar negeri yang dilakukan kapal tanker MT Urban Successs GT.740.

 

Menurut Kapolda Kepri Brigjen Arman Depari penangkapan kapal berbendera Malaysia itu berdasarkan laporan dari Aipda Udin, Komandan Kapal Patroli Polisi Ditpolair XXXI Polda Kepri.

 

"Kapal berbendera Malaysia tersebut sedang berada pada posisi 00? 40?846’S 105’27’ 770”E di perairan Lingga, kapal ini dicurigai sedang membawa BBM tanpa dokumen yang dinahkodai YS beserta 8 anak buah kapal," ujar Arman kepada AMOK Group, Minggu (26/4/2015).

 

Kronologis penangkapan terjadi pada Jumat (24/4/2015) lalu sekitar pukul 21.00 WIB di perairan Lingga. Saat itu anggota Ditpolair sedang melaksanakan tugas rutin patroli memergoki kapal MT Urban Success GT.740 datang berlayar dari Palembang menuju ke OPL (Outer Port Limit) Timur Singapura.

 

Kemudian ketika dilakukan pemeriksaan terhadap dokumen dan muatan kapal maka didapati kapal tersebut berlayar tanpa dilengkapi dengan Surat Persetujuan Berlayar (SPB)/Port Clearance dari Syahbandar serta muatan berupa Bahan Bakar Minyak (BBM) sebanyak 800.000 liter tanpa dilengkapi dengan Surat Ijin Usaha Pengangkutan.

 

“Diduga BBM akan diselundupkan dan dijual ke Singapura, sebab berdasarkan pemeriksaan, pelaku diketahui melakukan tindakan kriminal penyelundupan sejak tahun 2014," lanjut Arman.

 

Kapal tersebut saat ini telah digiring ke Mapolairud Polda Kepri di Sekupang Batam dengan dikawal tiga kapal patroli dan dipantau dari udara dengan menggunakan satu helikopter.

 

Penangkapan kapal tersebut disebut-sebut bagian dari pencitraan Brigjen Arman Depari di hadapan pimpinan baru , menyusul telah terpilihnya Kapolri baru Jenderal Badrodin Haiti dan Wakapolri Budi Gunawan. Terlebih dia juga akan segera dimutasi ke tempat lain. Pasalnya aktivitas penyelundupan yang dilakukan para penyelundup BBM ini sudah berlangsung sejak lama. Namun Kapolda enggan mengomentari hal tersebut

 

"Lucu kenapa kok baru ditangkap sekarang, saat Kapolri dan Wakapolri sudah berganti. Ada apa ini?" tanya Sudin, warga Botania.(red/amok)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *