HEADLINE NEWS

EKONOMI

POLITIK

BATAM

BINTAN

Usai Diperiksa Kejari Batam Selama 8 Jam, Tersangka Korupsi Lampu Hias MTQN 2014 Rivarizal Langsung Dijebloskan ke Penjara

[caption id="attachment_5384" align="alignleft" width="300"]Koruptor MTQN 2014 Rivarizal langsung ditahan di Rutan Barelang. foto: amok Koruptor MTQN 2014 Rivarizal langsung ditahan di Rutan Barelang. foto: amok[/caption]

BATAM – Upaya Kejaksaan Negeri Batam dalam pemberantasan korupsi patut diapresiasi tinggi oleh masyarakat Batam. Salah satunya kasus korupsi lampu hias MTQN 2014 yang telah merugikan negara senilai Rp1,5 miliar.

 

Usai menjalani pemeriksaan selama 8 jam, Direktur Utama CV Mustika Raja, Rivarizal resmi ditahan penyidik Kejaksaan Negeri Batam, Selasa (21/4/2015) sekitar pukul 17.00 WIB di Rumah Tahanan (Rutan) Barelang, Batam.

 

Pantauan di lapangan, Rivarizal keluar dari ruang pemeriksaan menggunakan baju tahanan berwarna merah didampingi tiga orang pengacaranya. Tersangka koruptor ini tidak mengeluarkan komentar apapun dan langsung masuk ke mobil tahanan yang membawanya ke Rutan Barelang.

 

Abdul Kadir selaku pengacara Rivarizal mengatakan bahwa penahanan terhadap kliennya bukanlah akhir dari segalanya.   “Ini kan masih proses. Ini bukan akhir dari segalanya,” ujarnya.

 

Kadir juga mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mengetahui jumlah kerugian negara dalam kasus yang menjerat kliennya tersebut.

 

“Saat pemeriksaan, tidak ada disebutkan jumlah kerugian negara,” terangnya.

 

Sementara itu Kasi Pidsus Kejari Batam Tengku Firdaus menegaskan bahwa alasan penahanan yang dilakukan terhadap tersangka adalah untuk mempercepat proses penyidikan.

 

Firdaus mengatakan saat akan dilakukan penahanan, tersangka menyatakan keberatan.

 

“Tadi tersangka keberatan untuk ditahan,” ujarnya.

 

Ketika disinggung mengenai jumlah kerugian negara dalam kasus ini, Firdaus mengatakan bahwa penyidik belum masuk ke materi pokok perkara.

 

Diberitakan sebelumnya Rivarizal diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri Batam sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan lampu hias MTQ Nasional 2014, Selasa(21/4/2015) pagi pukul 09.00 WIB di lantai 2 kantor Kejari Batam.

 

Dalam pemeriksaan Rivarizal didampingi tiga orang pengacara. Sedangkan tersangka lainnya dari Dinas Tata Kota Batam, Indra Helmi memilih mangkir dari pemeriksaan penyidik. (red/amok)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *