HEADLINE NEWS

EKONOMI

POLITIK

BATAM

BINTAN

Dinas PU Batam Lalai, Bangun Drainase Tanpa Rambu

 

[caption id="attachment_6595" align="alignleft" width="290"]Inilah proyek asal-asalan yang dilakukan Dinas PU Batam. foto:amok Inilah proyek asal-asalan yang dilakukan Dinas PU Batam. foto:amok[/caption]

BATAM - Warga mengeluhkan proyek galian dranaise yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Batam di jalan Duyung Kelurahan Baloi Indah, Lubuk Baja. Pasalnya proyek yang sedang dikerjakan tampak semeraut dan tidak dilengkapi rambu-rambu pekerjaan.

 

Kondisi ini dapat membahayakan pengguna jalan, sebab proyek galian drainase tersebut mencapai kedalaman 2,5 meter.

 

"Pusing lah Pak, setiap mobil saya keluar masuk rumah selalu jadi kotor karena kena lumpur yang berserak di jalan ini. Belum lagi takut terperosok karena tidak ada rambu-rambu pembatas," keluh Eny Chen salah satu warga.

 

Eny juga mengatakan setiap program pemerintah semuanya baik, hanya saja pengerjaannya di lapangan yang selalu tidak beres atau semraut sehingga sangat menganggu aktivitas warga. Karena pekerjaa itu menurutnya sangat lamban dikerjakan.

 

"Pekerjaan mereka semraut dan lamban pak" tegas Eny.

 

Hal senada juga dirasakan salah satu pedagang yang setiap harinya mencari nafkah di lokasi pengerjaan proyek itu.

 

Andi (38) mengungkapkan kekesalanya terhadap sembrautnya pekerjaan proyek drainase tersebut, dirinya mengaku kesepian omset pembeli karena jalan dipenuhi lumpur yang mengakibatkan konsumennya enggan untuk memarkirkan mobilnya.

 

"Ya, kalau begini keadaan jalan, pembeli pada takut singgah karena mobilnya takut kotor dan banyak debu," ujarnya.

 

Andi juga berharap kepada Kadis PU Batam Yumasnur agar bekerja lebih profesional dan cepat.

 

"Jangan seperti sekarang, warga dibuat susah dan menghambat ekonomi warga," tegasnya. (red/amok)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *