HEADLINE NEWS

EKONOMI

POLITIK

BATAM

BINTAN

Waspada Propaganda Zionis Syiah

 

 

Menuduh Ahlulsunnah Sebagai Wahabi ISIS

 

 

[caption id="attachment_7928" align="alignleft" width="290"]Inilah pemimpin zionis syiah Iran. net Inilah pemimpin tertinggi zionis syiah. net[/caption]

KEPRIUPDATE.COM - Fenomena propaganda zionis Syiah hari ini adalah menyatakan siapa pun yang tidak setuju dengan agama mereka adalah bagian dari kelompok salafi, wahabi, teroris dan lainnya. Nauzubillahiminzalik.

 

Kondisi tersebut tentu saja membuat gemas umat Islam karena propaganda itu merupakan ancaman pada keutuhan umat Islam Indonesia.

 

Inilah siasat jahat dan keji zionis Syiah di hampir seluruh penjuru negeri muslim. Agama yang lahir di negeri majusi Iran ini kerap membentur-benturkan aqidah sesama ahlussunnah wal jamaah, katakanlah NU, Muhammadiyah, Alwasliyah, Persis dan sebagainya agar gontok-gontokan.

 

Padahal, sesungguhnya aqidahnya ormas Islam tersebut sama yakni bersumber dari Al-Quran dan Sunnah. Tapi agama zionis Syiah tidak bisa disamakan karena bukan berasal dari Al-Quran dan Sunnah alias bukan Islam.

 

Propaganda pecah belah zionis Syiah terus dilancarkan di sejumlah media nasional yang dimiliki Yahudi. Melalui para pentolannya zionis Syiah kerap mengatakan dirinya sebagai Ahlulbait. Bagaimana bisa mereka mengatakan demikian jika kenyataannya mereka membenci bahkan melaknat keluarga Nabi, istri  Nabi dan para sahabat-sahabatnya kecuali Saidini Ali R.a.

 

Celakanya propaganda agama Syiah ini kerap ditelan mentah-mentah oleh masyarakat awam. Oleh karenanya wahai umat Islam Indonesia, awasi dan waspada terhadap ancaman agama pemecah belah umat Islam satu ini.

 

Salah satu ciri orang-orang beragama Syiah adalah bila disebut dirinya beragama Syiah, ia lantas mengatakan lawannya sebagai wahabi bahkan tak tanggung-tanggung, salah satu pentolah Syiah di Indonesia Jalaludin Rahmat menyamakan wahabi dengan ISIS (teroris).

 

Mengutip hadis Rasulullah, umat Islam akhir zaman memang akan terus mendapat cobaan secara bertubi-tubi. Baik fitnah pembusukan dari internal yang dilakukan agama syiah juga dari eksternal dimotori poros barat (Amerika dan Eropa) dan poros timur (Rusia, Iran, Jepang, China dan Korea).

 

Fitnah terhadap umat Islam ini kian akan bertambah amat berat, ketika si mata satu alias Dajjal laknatullah muncul yang diikuti 70 ribu bala tentaranya dari Yahudi Isfahan di Iran.

 

Bila kita telaah hadis Rasulullah tersebut, telah nyata dan gamblang betapa Iran (Persia) sebagai pusat kelahiran agama Syiah punya misi membunuh dan menyesatkan Ahlulsunnah.

 

Ini tidak terlepas dari sejarah, dahulu Persia adalah kekuatan kedua setelah Romawi. Namun ketika Abu Bakar dan diteruskan Umar Bin Khattab menghancurkan sehancur-hancurnya imperium Persia, penyembah majusi ini. Maka dendam kepada umat Islam terus membara hingga detik ini, salah satunya melalui ajaran Islam-KW atau Syiah. (wawan) 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *