HEADLINE NEWS

EKONOMI

POLITIK

BATAM

BINTAN

Walikota Serahkan Anugerah Batam Madani Pada 10 Tokoh

 

 

BATAM - Puncak Hari Jadi Kota Batam ke-188 berlangsung meriah di Dataran Engku Putri Batam Centre, Senin (18/12/2017) malam. Kegiatan ini ditandai dengan penganugerahaan Batam Madani kepada 10 tokoh.

 

Pada kesempatan tersebut Wali Kota Batam HM Rudi menyampaikan terima kasih kepada para tokoh karena telah bersumbangsih bagi Batam.

 

"Anugerah madani tulus diberikan pada pengabdi yang penuh kesetiaan bagi Batam," ujarnya.

 

Rudi juga berkomitmen membangun kota Batam bersama dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam dan DPRD Batam.

 

"Kalau semua pemangku jabatan sudah bersatu, maka wajib hukumnya semua masyarakat ikut mendukung," katanya.

 

Malam Anugerah Madani juga diiringi pesta rakyat, ribuan warga memadati Dataran Engku puteri Batam. Kemeriahaan puncak acara hari jadi Batam didukung oleh penyanyi jebolan Indonesia Mencari Bakat, Puteri Ayu kemudian dilanjutkan penampilan band asal medan yaitu Amigos.

 

Berikut daftar penerima Anugerah Batam Madani tahun 2017:

 

1. Bidang Sosial diberikan pada Efrizal, pendiri Yayasan Embun Pelangi. Ia aktif memberikan bantuan advokasi, penyelamatan dan pendampingan terhadap korban kekerasan terhadap perempuan dan anak.

 

2. Bidang Pengusaha diberikan pada Hartono alias Akau. Hartono dikenal sebagai Pendiri PT Citra Buana Prakarsa, pusat pembelanjaan Kepri Mall, Pelabuhan Harbour Bay, Swiss Bell Hotel dan proyek yang akan dikerjakan ke depan pembangunan Hotel JW Marriot, office tower 14 lantai.

 

3. Sementara tokoh keagamaan diberikan kepada kepala bidang tilawah seni membaca alquran di Qur’an Centre Batam Junaidi Jum’ah. Bersama rekan-rekannya.

 

4. Tokoh perempuan diberikan pada Nuraeni martin Langi yang merupakan pelopor berdirinya Yayasan Graha Lansia Batam. Diketahui yayasan ini sudah memiliki 400 anggota. Para lansia mengikuti beragam kegiatan dari kerajinan tangan, pengajian, terapi kesehatan dan ceramah agama.

 

5. Raja Zahari Ibni Raja Muhammad Nur mendapat anugerah bidang kebudayaan. Ia merupakan keturunan ke -7 dari Raja Isa Ibni Raja Ali (marhum pulau bayan) yang dipertuan muda ke-5. Di masa hidupnya beliau sehari-harinya sebagai nelayan tradisional yang tinggal di nongsa. Beliau juga merupakan tokoh agama yang mengajarkan mengaji, asrakal dan berzanzi. Semasa hidupnya ia begitu menjunjung adat istiadat melayu. Bertepatan 29 desember 2014 beliau menghadap sang khalik.

 

6. Bidang olah raga diberikan pada Kris Wiluan yang fokus mengembangkan olahraga perahu layar di Batam. Saat ini terdapat 30 anak binaan PT Citra Mas yang di didik menjadi atlet layar. Sebagai bentuk keseriusannya memajukan olahraga di batam, ia telah mendirikan gelanggang olahraga citra mas di kawasan industri kabil.

 

7. Bidang istiadat Melayu diberikan pada Wakil Ketua Harian Lembaga Adat Melayu Batam Said Indra dan Ketua 4 LAM Batam.

 

8. Bidang pendidikan diberikan pada Hardi S. Hood. Anggota DPD perwakilan Kepri ini membidangi pendidikan di lembaga tempatnya mengabdi, delapan tahun mejabat ketua Dewan Pendidikan dan dikenal melalui program SABAS (siap aktif bantu sekolah).

 

9. Penghargaan juga diberikan pada Tokoh Masyarakat masing masing kecamatan. Kecamatan Batam Kota, H. Andi Sudarmi Dahlan, Kecamatan Bengkong Ermin Yudi. Kecamatan Bulang Timat Rahmat / Long Timat, Kecamatan Galang Muhammad Amin. Kecamatan Belakang Padang Suly Abas.

 

10. Kecamatan Sei Beduk Suparno, Kecamatan Batu Aji Idham Arrahman. Kecamatan Sagulung Usman Hadi, Kecamatan Batu Ampar Ahmad Dasuki, kecamatan Lubuk Baja Syahlan Sully, Kecamatan Nongsa H. Ramlan serta Kecamatan Sekupang diberikan pada Hendro Apendi. (tya)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *