EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Maksimalkan Sistem Pelaporan, Pemkab Lingga Teken MoU dengan BPKP Kepri

On 21.08


BATAM - Guna meningkatkan sistem pelaporan yang lebih berkualitas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga melaksanakan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Simda Integrated dengan BPKP perwakilan Provinsi Kepulauan Riau. Acara tersebut berlangsung pada Jum'at (24/01) di Sekupang, Batam.

BPKP yang diwakili oleh Indra Khaira Jaya.SE. MM selaku Kepala Perwakilan BPKP Prop. Kepulauan Riau dan Pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga ditanda tangani oleh Bupati Lingga H. Alias Wello, S.IP.M.Tr.IP, sekda lingga Drs.H.M. Juramadi Esram, SH.MT.MH.

"Kami sudah lama sekali menunggu sebuah sistem perencanaan dan penganggaran sampai pelaporan yang terintegrasi yang online. Kami berharap hal ini dapat terbangun sesegera mungkin sehingga dapat menyelesaikan permasalahan permasalahan yang kami hadapi selama ini",kata Bupati Lingga dalam sambutannya.

Sementara itu Kepala BPKP mengatakan merupakan  tugas BPKP untk mendorong pemerintah daerah mencapai Akuntabilitas dengan membangun sistem pelaporan yang maksimal sehingga tidak keluar dari yang diharapkan.

SIMDA Integrated merupakan sebuah alat yang diformat dan disesuaikan dengan kondisi kekinian guna membantu Daerah mencapai predikat Akuntabilitas. Aplikasi ini akan menyatukan Sistem Perencanaan, tata kelola keuangan sampai dengan pelaporan.Nilai plus dari Aplikasi ini dapat menghasilkan Laporan Kinerja Kepala Daerah.

Hadir dalam acara tersebut  Kepala BPPP Kabupaten Lingga Drs. Muhammad Asward,Kepala BPKAD Kabupaten Lingga Azet, SE,Sekretaris DPRD Kab. lingga Drs. Sa'ad, Inspektur Kabupaten Lingga Drs. Alwan sertak abag. Kominfo dan Humas kab. Lingga Jumadi. S.Sos. (oj)

Gelar Rapat Persiapan STQ Lingga 2020, Ada Nama Ustadz Abdul Somad

On 15.34


LINGGA - Menjelang pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) VIII Tingkat Kabupaten Lingga tahun 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga menggelar rapat persiapan di Daik Lingga, Rabu (15/01/2020).

Rapat lanjutan tersebut membahas persiapan STQ Lingga yang akan berlangsung di Kecamatan Senayang.Selain itu juga membahas persiapan menyambut kedatangan Ustadz Abdul Somad yang diagendakan pada Februari mendatang.

"Persiapan yang kita lakukan sejak awal bertujuan mengurangi kendala - kendala yang akan dihadapi nantinya,” ujar Jaya Atmajaria, Kabag Kesra Pemkab Lingga.

M.Nizar Wakil Bupati Lingga dalam hal ini selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Lingga menyampaikan harapannya agar STQ VIII berjalan lancar. Selain itu Nizar juga meminta tempat dewan hakim dipersiapkan secara baik.

"Hal ini sangat penting kita lakukan persiapan supaya ketika pelaksanaan kegiatan yang berlangsung nantinya bisa berjalan dengan baik sesuai harapan kita semua,” kata Nizar.
Pada kesempatan yang sama Camat Senayang mengatakan akan menyiapkan 64 rumah untuk peserta dan kafilah yang mengikuti kegiatan STQ tersebut.Sedangkan untuk mobilitas berupa transportasi laut dari Pancur - Senayang dan Sungai Tenam - Senayang disiapkan oleh dinas Perhubungan Kabupaten Lingga. Hadir dalam acara tersebut Kapolsek Lingga, Kabag Kesra, Kemenag, Pimpinan OPD, serta Camat se Kabupaten Lingga.(oji)

Dua Ruas Jalan di Lingga Timur Butuh Pengaspalan

On 10.28

Ruas jalan Sungai Pinang - pantai Mempanak (atas) dan ruas jalan Kudung - desa Teluk (bawah)

LINGGA -  Dua ruas jalan di Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga membutuhkan pengaspalan. Adapun ruas jalan tersebut terletak di Desa Sungai Pinang - Pantai Mempanak dan Desa Kudung - Desa Teluk.

Sekretaris Desa (Sekdes) Sungai Pinang Bukhari mengatakan, jalan Sungai Pinang - Pantai Mempanak tersebut sudah beberapa kali diusulkan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tapi sampai sekarang belum terealisasi.

"Jalan ini merupakan prioritas usulan kita, sudah 6 kali kita usulkan lewat Musrenbang, tapi sampai sekarang belum juga diaspal,mudah-mudahan tahun ini ada perhatian pemerintah,” ungkap Bukhari, Senin(13/01/2020).

Salah satu warga Sungai Pinang Novi Afriadi (43) mengungkapkan harapan agar jalan dari Sungai Pinang - Pantai Mempanak segera diaspal. "Saya selaku masyarakat Desa Sungai Pinang sangat berharap jalan segera diaspal sebab merupakan tempat wisata kita, acara-acara pun sering kita buat di situ,” tutur Novi.

Di tempat terpisah Penjabat Sementara (PJS) Desa Teluk, Safruddin mengutarakan harapan agar pengaspalan ruas jalan dari Desa Kudung - Desa Teluk bisa secepatnya terealisasi, apalagi sejak 19 Desember silam Desa Teluk sudah masuk ke wilayah administrasi Kecamatan Lingga Timur yang notabene lebih dekat ke ibukota kecamatan.

"Pengaspalan jalan ini dari tahun ke tahun terus kita usulkan, mudah - mudahan dengan masuknya Desa Teluk ke wilayah administrasi Kecamatan Lingga Timur berdampak pada perhatian pemerintah ke desa kami ini, sebab tidak begitu jauh dari ibukota kecamatan,” kata Safruddin.

Hal senada diungkapkan Amiril (26) warga Desa Teluk. "Kalau bisa secepatnyalah, pengaspalan ini penting sekali untuk sarana mobilitas dan perkembangan ekonomi serta pariwisata di daerah kami,” ucap Amiril.

Camat Lingga Timur Drs.Abang Syafril


Menanggapi hal ini Camat Lingga Timur, Abang Syafril mengatakan akan mengakomodir keluhan masyarakat tersebut dan akan menjadikan pengaspalan ini sebagai usulan prioritas pada Musrenbang tingkat kabupaten mendatang.

"Pengaspalan jalan ini penting sekali, sebab perkembangan suatu daerah harus kita mulai dari pelosok wilayah dan ini akan kita jadikan usulan prioritas dan mudah - mudahan ada perhatian pemerintah sebab ini menyangkut kepentingan masyarakat,” ungkap pria yang kerap disapa bang Cap ini. (Oji)

BPS Lingga Siap Laksanakan Sensus Penduduk Tahun 2020

On 13.35


LINGGA - Badan Pusat Statistik (BPS)  Kabupaten Lingga tadi pagi, Jumat (10/01/2019) melaksanakan sosialisasi sensus penduduk tahun 2020 di ruang rapat Kantor Bupati Lingga di Daik Kabupaten Lingga.

Hadir di acara tersebut Bupati Lingga Alias Wello dan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga.

Pada kesempatan itu Bupati Lingga Alias Wello menyampaikan dukungan serta harapan untuk pelaksanaan sensus ini.

"Kegiatan ini sangat penting dilakukan mengingat hal ini adalah merupakan hubungannya dengan sensus penduduk apalagi menjelang pilkada", tutur Pria yang kerap disapa Awe ini.

"Kesimpangsiuran data data jumlah penduduk antara pemerintah pusat dengan daerah adalah penyebab ketidakstabilan dalam pelaksanaan pendataan kependudukan. Angka kemiskinan dari tahun ke tahun cenderung menurun di Kabupaten Lingga. Semoga kita tetap semangat dan tetap komitmen untuk memajukan daerah kita tercinta ini," tutur Awe lagi.

Sementara itu Kepala BPS Kabupaten Lingga Sumarmono menyebutkan, "sensus penduduk adalah merupakan kegiatan yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) setiap 10 tahun sekali guna mencatat seluruh penduduk Indonesia tanpa terkecuali".

Dijelaskannya BPS telah melaksanakan sensus penduduk sejak tahun 1961, dan sensus penduduk tahun 2020 ini merupakan sensus penduduk yang ke tujuh.Selain itu, pada pada tahun 2020 akan ada 2 tahap sensus yaitu sensus penduduk online dan sensus penduduk wawancara.

"Masyarakat yang belum mengisi data secara mandiri pada sensus penduduk online, akan dikunjungi oleh petugas saat sensus penduduk wawancara.Sensus penduduk online adalah merupakan kegiatan pertama dalam sejarah sensus penduduk," ujar Sumarmono.

Sumarmono bahwa jumlah penduduk miskin Kabupaten Lingga mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Berdasarkan data BPS Kabupaten Lingga Tahun 2019, jumlah penduduk miskin Kabupaten Lingga mencapai 11.560 jiwa.

Angka ini mengalami penurunan yang signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2015 yang mencapai 13.220 jiwa.

Ini menandakan, di masa pemerintahan AWe - Nizar, jumlah penduduk miskin Lingga mengalami penurunan sekitar 1.660 jiwa.

Turut hadir di acara ini Kapolres lingga, Bupati lingga, Danlanal Dabo, perwakilan kajari lingga, perwakilan Kepala Satpol PP, Kabag Kominfo, Kabid Humas, Ka rutan, perwakilan KA bandara Dabo, kepala imigrasi, camat Singkep, kepala dinas pertanian, danramil Dabo, kepala BMKG, ketua FKUB, PJU polres lingga, club speda Singkep.(Oji)

Tunjukkan Sinergitas TNI/Polri Bersama Perangkat Desa Teluk Lakukan Penghijauan

On 22.47


LINGGA - Bhabinkamtibmas bersama Babinsa Desa Teluk dan Pemerintahan Desa Teluk Kecamatan Lingga Timur melaksanakan kegiatan tanam bibit mangga sebagai wujud nyata TNI/Polri peduli penghijauan, Rabu (08/01) di halaman kantor Desa Teluk.
 
Bhabinkamtibmas Desa Teluk Briptu Ivan Safiin mengatakan, kegiatan penghijauan ini diharapkan membuat lingkungan di sekitar Desa Teluk ini menjadi lebih sehat.
 
"Semoga juga dengan adanya kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat di Desa lain agar dapat melakukan hal serupa di daerah mereka," tambah Briptu Ivan.

Di tempat yang sama, Babinsa Desa Teluk Pelda Benny Saragih mengungkapkan dukungan dan apresiasinya kepada masyarakat yang ikut serta dalam kegiatan penanaman kali ini.

"Komandan Kodim 0315 Bintan melalui Danramil 05 Daik sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan penghijauan melalui penanaman bibit mangga di desa Teluk ini," ungkap Benny.

Sementara itu penjabat Sementara (PJS) Desa Teluk, Syafruddin juga tak luput memberikan dukungannya untuk program penanaman bibit ini.

"Saya sepakat, program penanaman ini bagus sebagai percontohan, untuk langkah awal kali ini kita menanam di pekarangan kantor Desa dan diharapkan untuk kedepannya setiap rumah dan Kepala Keluarga (KK) juga turut melakukan hal yang sama," kata Syafruddin.(Oji)

Bupati Lingga Lantik 160 Pejabat Eselon III dan IV

On 16.10


LINGGA - Bupati Lingga, Alias Wello melantikan 160 Pejabat Eselon III dan eselon IV  di Madani, Daik Lingga (07/01). Adapun yang dilantik tersebut adalah Pejabat Administrator, Jabatan Pengawas, Jabatan Fungsional Pol PP dan Jabatan Analis Kebijakan.

Hadir dalam acara pelantikan tersebut Ketua DPRD Lingga Ahmad Nashirudin, Wakil ketua I Aziz Martindas dan Perangkat daerah se-kabupaten Lingga.

"Pelantikan ini menjadi penting dan harus dilaksanakan mengingat beban kerja kita yang semakin berat, maka diperlukan orang-orang yang memiliki kreativitas  dan orang-orang yang mampu mengemban amanah dengan baik", ungkap Bupati Lingga seperi yang disampaikan Humas Pemkab Lingga kepada Kepriupdate.com.

Dikatakannya lagi dalam waktu dekat juga akan dilakukan pergeseran dan perubahan-perubahan pada pejabat Eselon II.

Menurut beliau walaupun banyak tempat yang lebih baik untuk melakukan acara pelantikan tersebut, namun terpilihnya bandar Madani karena mempunyai filosopi yang bermaksud akan banyak tantangan berat yang harus dilewati kedepannya.

"Visi-misi saya membangunkan konsep Daik Bandar Madani ini kedepannya akan menjadi tempat yang besar, dan akan ada pelabuhan besar layaknya sebuah bandar, ujar Humas Pemkab Lingga", tutup Bupati Lingga.(Oji)