EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Tragedi Oktober di Kanjuruhan, 134 Suporter  Arema Malang Tewas

On 09.02

Dr Dhimam Abror Djuraid


DUNIA sepak bola Indonesia berduka cita. Kompetisi Liga 1 yang mempertandingkan Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022) berakhir menjadi tragedi. 


Arema kalah dari Persebaya 2-3, suporter marah, dan kerusuhan meledak menjadi huru-hara yang menewaskan sedikitnya 134 orang.


Ini merupakan jumlah korban kerusuhan sepak bola terbesar dalam sejarah sepak bola Indonesia. Bahkan, sangat mungkin jumlah ini merupakan yang terbesar dalam sejarah kerusuhan sepak bola di seluruh dunia. Jumlah korban di Malang masih sangat mungkin bertambah, karena sampai pagi ini masih tercatat 180 orang dirawat di rumah sakit.


Tragedi ini jauh lebih mengerikan dari tragedi Heysel di Brussel, Belgia pada 1985. Ketika itu berlangsung final Piala Champions antara Juvenetus melawan Liverpool, yang dimenangkan oleh Juventus dengan skor 1-0. Suporter Liverpool mengamuk dan membuat kerusuhan. Ratusan orang terluka akibat dinding stadion yang berjatuhan dan 39 meninggal dunia.


Otoritas sepak bola Eropa, UEFA, bertindak tegas dengan menjatuhkan sanksi keras berupa larangan bagi seluruh klub Inggris untuk mengikuti kompetisi apa pun di level Eropa. Bukan hanya Liverpool yang dikenai sanksi, tapi seluruh klub Inggris. Yang berbuat onar adalah suporter Liverpool, tapi yang menanggung sanksi adalah seluruh klub sepak bola Inggris.


Dengan sanksi tegas dan keras tanpa kompromi itu seluruh klub di Eropa berbenah dan menata hubungan dengan suporter. Organisasi suporter di seluruh Eropa berbenah dengan memperbaiki manajemen dan memberikan edukasi terhadap suporter-suporter yang menjadi anggota. Sanksi keras yang dijatuhkan oleh UEFA membawa efek jera yang kongkret.


Di Inggris suporter Hooligan yang terkenal fanatik dan beringas akhirnya bisa memperbaiki diri. Mereka kemudian berubah menjadi kelompok suporter yang punya fanatisme tinggi tapi tidak lagi beringas dan anarkis. Demikian halnya dengan kelompok suporter garis keras klub-klub Italia yang dikenal sebagai ‘’ultras’’. Mereka berbenah dan memperbaiki manajemen, sehingga berhasil menjadi kelompok suporter yang militan tapi tidak brutal.


Di Indonesia tragedi kematian suporter sangat sering terjadi, baik akibat perkelahian antar-suporter maupun karena kecelakaan di dalam atau di luar stadion. Tapi, sampai sejauh ini sanski yang dijatuhkan oleh PSSI, sebagai otoritas tertinggi sepak bola Indonesia, tidak memberikan efek jera yang bisa membawa reformasi total dalam pengelolaan suporter di Indonesia.


Sebelum kompetisi Liga 1 dimulai sudah terjadi korban tewas dalam pertandingan pra-musim Piala Presiden 2022, Juni lalu. Dalam laga di Geloran Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, antara Persib melawan Persebaya, 2 orang bobotoh, suporter Persib, meninggal dunia akibat terjatuh dan terinjak-injak oleh penonoton lain.


Dari laporan match summary terungkap bahwa kerusuhan terjadi karena penonton berdesak-desakan berebut memasuki stadion. Kapasitas GBLA yang 38 ribu full house hampir 100 persen. Data yang terungkap dari penjualan tiket menunjukkan bahwa jumlah penonton mencapai 37. 872 orang. Ini berarti 99,7 persen stadion dipenuhi suporter.


Hal ini merupakan pelanggaran karena aturan Piala Presiden menyebutkan bahwa kapasitas stadion maksimal hanya boleh diisi 75 persen. Dalam pernyataan resmi juga disebutkan bahwa panitia hanya mencetak 19.000 tiket setiap pertandingan. Dalam kenyataannya tiket yang beredar jumlahnya dua kali lipat. Semua penonton yang hadir dalam pertandingan itu diketahui memegang tiket resmi.


Pelanggaran prosedur penjualan tiket, dan antisipasi keamanan yang tidak maksimal, menyebabkan dua nyawa melayang. Harusnya ada evaluasi dan ada sanksi atas kejadian ini. Tetapi ternyata keputusan yang diambil hanya formalitas saja.


Alarm tanda bahaya juga sudah muncul di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo dua minggu yang lalu. Ketika itu ratusan suporter  Bonek mengamuk setelah Persebaya kalah 1-2 dari Rans Nusantara. Suporter Bonek mengamuk, turun ke lapangan, merusak fasilitas stadion, dan melakukan penjarahan. Akibat kerusuhan ini Persebaya harus mengganti kerusakan stadion sampai seratus juta lebih. Persebaya dijatuhi sanksi 5 kali bermain tanpa penonton dalam pertingan home.


Peristiwa di GBLA dan Gelora Delta menjadi alarm tanda bahaya akan munculnya tragedi yang lebih dahsyat. Dan tragedi itu pun akhirnya menjadi kenyataan di Stadion Kanjuruhan. Sampai sekarang masih belum diketahui penyebab jatuhnya korban yang begitu besar. 


Bisa dipastikan bahwa korban meninggal bukan karena bentrok dengan suporter Bonek Persebaya, karena pihak keamanan sudah melarang suporter Bonek untuk datang ke Malang. Kemungkinan yang terjadi adalah suporter meninggal karena mengalami sesak nafas, karena dari video dan foto-foto yang beredar tidak terlihat korban tewas yang mengalami luka parah.


Dugaan sementara menyatakan korban tewas karena sesak nafas oleh gas air mata. Jika benar bahwa gas air mata dipakai untuk membubarkan kerusuhan di stadion maka hal ini merupakan pelanggaran terhadap aturan FIFA, federasi sepak bola internasional, yang tidak memperbolehkan gas air mata dipakai di stadion. PSSI menghadapi risiko sanksi dari FIFA jika terbukti melakukan pelanggaran.


Tragedi Kanjuruhan terjadi ketika publik sepak bola Indonesia masih menikmati sisa-sisa euforia karena penampilan timnas Indonesia yang mengesankan. Dua kemenangan dalam pertandingan FIFA Match Day melawan Curacao, pekan lalu, membuat publik sepak bola nasional terhibur. 


Di level kompetisi internasional Indonesia sedang menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Polesan pelatih timnas Shin Tae-yong berhasil membawa timnas senior berhasil lolos ke Piala Asia 2023. Timnas junior U-20 juga lolos ke Piala Asia 2023 di Uzbekhistan. Timnas Indonesia U-20 juga lolos otomatis dalam Piala Dunia U-20 yang bakal digelar di Indonesia, Mei tahun depan.


Tragedi Oktober di Kanjuruhan dikhawatirkan akan membawa sanksi yang memengaruhi keikutsertaan Indonesia di ajang kompetisi internasional itu. PSSI harus segera melakukan antisipasi terhadap hal ini. Sanksi tegas harus dijatuhkan terhadap siapa pun yang bersalah, tanpa pandang bulu. Tim gabungan ‘’fact finding’’ dari PSSI, Polri, dan unsur lain harus dibentuk untuk mengungkap tragedi ini secara tuntas.


Selama ini, PSSI selalu gamang dalam mengambil keputusan tegas, karena adanya konflik kepentingan di internal PSSI. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa banyak petinggi PSSI yang mempunyai klub yang berkompetisi di liga Indonesia. Kali ini PSSI tidak punya pilihan lain kecuali bertindak tegas dan menyingkirkan berbagai konflik kepentingan. 


Publik tahu bahwa seorang petinggi PSSI mempunyai saham pribadi di Arema Malang. Konflik kepentingan ini harus disisihkan. Kalau tidak, PSSI akan terancam disisihkan dari perhelatan sepak bola internasional. 


Oleh: Dr Dhimam Abror Djuraid, Wakil Ketua Dewan Pakar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat


Serunya Malam Final Turnamen Futsal Piala Kepala BP Batam

On 12.10



BATAM - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melangsungkan laga final Istana Sport Cup Turnamen Piala Kepala BP Batam 2022, pada Minggu (4/9/2022) malam di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal Kota Batam.

 

Sebelumnya, pembukaan telah berlangsung pada Jumat (2/9/2022) yang diikuti oleh 67 tim, terdiri dari kategori umum sebanyak 33 tim dan kategori pelajar sebanyak 34 tim. Ini menjadikan Turnamen Piala Kepala BP Batam sebagai event olahraga futsal terbesar di Provinsi Kepulauan Riau.

 

Pertandingan final dimulai dari kategori pelajar antara SMKN 7 Batam melawan SMAN 20 Batam.

 

Pada babak pertama, SMKN 7 Batam berhasil memimpin pertandingan dengan skor 7-0 atas SMAN 20 Batam. 

 

Memasuki babak kedua, SMAN 20 Batam berusaha menambah skor untuk menyamakan kedudukan, namun SMKN 7 Batam berhasil mendominasi permainan. 

 

Perlawanan sengit diberikan oleh kedua tim. Jual-beli serangan terjadi dengan intens di lapangan futsal. 

 

Hingga pluit wasit mengakhiri pertandingan, SMKN 7 Batam menang atas SMAN 20 Batam dengan skor akhir 9-1. 

 

Memasuki pertandingan final kategori umum, Putu Warok FC berhadapan dengan Futsal Aku Tahu. 

 

Putu Warok FC memberikan serangan-serangan agresif, sementara Futsal Aku Tahu berusaha membobol pertahanan lawan. 

 

Persaingan memperebutkan angka semakin sengit. Atmosfer pertandingan pun memanas. 

 

Hingga babak pertama selesai, Putu Warok FC unggul dengan skor sementara 6-2 atas Futsal Aku Tahu. 

 

Alur serangan pada babak kedua semakin cepat. Dengan gesit Futsal Aku Tahu berusaha mengejar ketertinggalan dengan melancarkan tendangan-tendangan pamungkas. 


Namun usaha tersebut berhasil dihalau oleh Putu Warok FC dengan sempurna hingga pertandingan berakhir dengan skor 9-4. 


Kemenangan Putu Warok FC pun menandakan berakhirnya rangkaian laga final Istana Sport Cup Turnamen Piala Kepala BP Batam 2022 malam itu. 


Berikut nama-nama pemenang:


1. Kategori Pelajar


- Juara 1 SMKN 7 Batam

- Juara 2 SMAN 20 Batam

- Juara 3 SMAN 3 Batam 

- Best Player Muhammad Agus Saputra (SMKN 7 Batam)

- Top Scorer Muhammad Ropur (SMKN 7 Batam)

- Juara 1 Best Suporter SMKN 1 Batam

- Juara 2 Best Suporter SMKN 5 Batam

- Best Coach Muhammad Sabri (SMAN 20 Batam)


2. Kategori Umum


- Juara 1 Putu Warok FC

- Juara 2 Futsal Aku Tahu

- Juara 3 bersama PLN Batam dan Tempat Teduh

- Best Player Angga Yudha (Putu Warok FC)

- Top Scorer Afif Rizki (Putu Warok FC)

- Best Goal Keeper Elgi (Tempat Teduh)

- Best Coach Jemizar (Futsal Aku Tahu)

 

Direktur Pengelolaan Pertanahan BP Batam, Ilham Eka Hartawan, mewakili Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyampaikan sambutan dalam acara tersebut. 


Ilham menyampaikan apresiasi atas sportivitas para pemain dan dukungan seluruh pihak yang membantu kesuksesan pertandingan. 


“Kepala BP Batam melihat antusiasme masyarakat yang besar. Jadi mudah-mudahan ke depannya akan kita laksanakan kegiatan serupa,” ujar Ilham. 


Owner Istana Sport, Harpreet Singh yang akrab disapa Aldo, juga berharap kegiatan ini dapat menjadi turnamen tahunan BP Batam sebagai sarana  mengembangkan olahraga futsal di Batam. 


“Terima kasih kepada BP Batam, yang mendukung kegiatan ini hingga akhir. Dan semoga menjadi agenda tahunan BP Batam,” tutup Aldo. (rud) 

Kepala BP Batam Buka Turnamen Futsal di Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal

On 13.06



BATAM - Kepala BP Batam, Muhammad Rudi membuka Turnamen Futsal Perebutan Piala Kepala BP Batam 2022 yang ditandai tendangan kick off di Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal Batam.


Para suporter berbondong-bondong datang ke Sport Hall Temenggung Abdul Jamal Batam, tentu saja kehadiran suporter ini untuk mendukung langsung seluruh tim yang akan bertanding dalam Turnamen Futsal Perebutan Piala Kepala BP Batam 2022.


Pembukaan yang berlangsung dimeriahkan dengan antusias seluruh suporter Turnamen Futsal Perebutan Piala Kepala BP Batam 2022, ribu suporter yang memadati Sport Hall Temenggung Abdul Jamal Batam membuat atmosfer turnamen menjadi bersemangat dan bergelora.


Turnamen ini merupakan event olahraga futsal terbesar di Provinsi Kepulauan Riau, sebanyak 67 tim yang mengikuti turnamen. Tim tersebut terdiri dari kategori umum sebanyak 33 tim dan kategori pelajar sebanyak 34 tim.

 

Kegiatan ini terselenggara sebagai upaya untuk mengembangkan olahraga futsal di Batam, termasuk untuk melahirkan bibit-bibit pemain muda yang berbakat.

 

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dalam sambutannya menyampaikan kepada seluruh tim futsal yang akan bertanding untuk menjunjung sportifitas.


“Selamat bertanding, junjung sportifitas, jadikan turnamen ini sebagai ajang untuk mengukir prestasi dan membangun kebersamaan,” kata Muhammad Rudi, Jumat (2/9/2022).





Pada kesempatan tersebut, owner Istana Sport, Harpreet Singh yang akrab disapa Aldo, memberikan apresiasinya kepada BP Batam yang turut membantu dan mendukung penuh kegiatan turnamen futsal ini.


"Turnamen ini merupakan kerja sama antara BP Batam dan Istana Sport, kami mengapresiasi sekali semua dukungan, mulai dari hadiah, akses lapangan, dan penanganan medis," ungkap Aldo.


Adapun pertandingan Kategori Umum dilaksanakan pada 24-28 Agustus 2022 dan untuk Kategori Pelajar dilaksanakan pada tanggal 2-4 September 2022 di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal Kota Batam.


Dan puncak turnamen akan ada 8 pertandingan kategori pelajar serta untuk babak final kategori umum pertandingan antara PUTU WAROK FC melawan FUTSAL AKU TAHU akan diselenggarakan pada Minggu (4/9/2022) malam di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal Kota Batam.

Turnamen Sepakbola Piala Muhammad Rudi Desa Kote 2022 Resmi Dibuka

On 20.45



LINGGA - Turnamen Sepak Bola Piala Muhammad Rudi Desa Kote 2022 resmi dibuka di Lapangan Desa Kote, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Sabtu (3/9/2022) sore. 


Putra daerah asli Desa Kote, Tabarani mendapat kehormatan untuk mewakili Muhammad Rudi membuka Piala Muhammad Rudi Desa Kote 2022. Pembukaan ditandai dengan tendangan pertama oleh Tabarani.


"Sedianya bapak Muhammad Rudi yang akan membuka, tetapi karena ada kegiatan bersamaan yang terjadwal, maka beliau menugaskan saya untuk mewakili membuka turnamen ini," kata Tabarani saat membuka sambutan. 


Melaluinya, Muhammad Rudi memberikan apresiasi atas terlaksananya turnamen ini. 


"Apresiasi yang tinggi setingginya kepada masyarakat Desa Kote dan seluruh panitia pelaksana yang telah membantu mendukung menyelenggarakan kegiatan yang baik dan positif ini," ujar Tabarani. 


Disebutkan, Muhammad Rudi berharap turnamen ini dapat menjadi ajang silaturahmi dan membentuk SDM yang berkualitas. 


"Turnamen ini harus kita jadikan sebagai sarana mencapai tujuan yang baik, animo masyarakat yang hadir tinggi untuk itu diharapkan dapat membentuk SDM yang baik secara fisik dan mental serta meningkatkan persaudaraan," sebut Tabarani membacakan sambuta  Muhammad Rudi. 


Meski tak dibuka langsung Muhammad Rudi, pembukaan tersebut tetap berjalan meriah. Masyarakat antusias hadir untuk melihat upacara Pembukaan Piala Muhammad Rudi Desa Kote 2022 yang disemarakkan dengan penampilan marching band Bahana Kasih Semesta Dabo Singkep dan dilanjutkan penampilan tarian khas Melayu, Zapin Melayu dari anak-anak masyarakat Desa Kote.  


Ketua Panitia Piala Muhammad Rudi Desa Kote 2022 Parman Sahdi mengungkapkan animo masyarakat begitu tinggi. Mengingat panitia telah membatasi tim yang ikut dalam turnamen.


"Animo masyarakat sangat tinggi, pendaftaran kami batasi hanya 60 tim saja," ujarnya. 


Ia pun berharap dengan antusias masyarakat di Kabupaten Lingga, even serupa dapat digelar secara continue di tahun yang akan datang. 


"Masyarakat Desa Kote mengharapkan Pak Rudi bisa melaksanakan acara seperti ini lagi di tahun berikut nya, even ini membantu ekonomi para orang tua kami, sangat bermanfaat bagi para pedagang," imbuhnya. 


Hadir dalam acara pembukaan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lingga, Armia; Wakapolres Dabo Singkep Kompol Haryono; Anggota DPRD Kabupaten Lingga Raja Muhksin dan Yanwar; Kepala Desa Kote Rifani; Camat Singkep Pesisir Muhammad Saman dan Sejumlah Forkopimda Kabupaten Lingga. 


Nantinya, Piala Muhammad Rudi Desa Kote 2022 akan merebutkan total hadiah sebesar 80 juta rupiah. Diikuti 60 tim dari tim lokal Kabupaten Lingga dan dihelat dari 3 September hingga final pada 9 Oktober 2022 mendatang.

Sebanyak 60 Kesebelasan Siap Berebut Piala Muhammad Rudi Desa Kote 2022

On 21.04



LINGGA - Panitia Persiapan turnamen sepak bola Piala Muhammad Rudi Desa Kote 2022 Kabupaten Lingga memastikan siap digelar pada Sabtu sore, 3 September 2022. 


"Persiapan pembukaan besok secara umum hanya tinggal finishing, pasang banner, penebalan garis lapangan dan kursi tamu undangan," kata Ketua Panitia Parman Sahdi. 


Piala Muhammad Rudi Desa Kote 2022 diikuti 60 tim dari tim lokal Kabupaten Lingga dan akan dihelat 3 September hingga final pada 9 Oktober 2022 mendatang.


"Animo masyarakat antusias, Panitia akan memberikan sebanyak seribu free tiket masuk pada pertandingan  pembukaan," ungkapnya. 


Ia menyebutkam, panitia juga menyiapkan 50 stand UMKM untuk kuliner. 


"Harapannya masyarakat kembali terhibur dengan even ini dan ekonomi masyarakat sekitar juga ikut terbantu," ujarnya.



Sementara Muhammad Rudi mengharapkan turnamen sepak bola yang ia inisiasi dapat mengobati rasa rindu masyarakat Kabupaten Lingga terhadap euforia masyarakat pada olahraga sepakbola. 


"Mari kita ramaikan dan nikmati setiap pertandingan, junjung tinggi sportivitas dan selamat bertanding kepada para pemain," imbaunya. 


Piala Muhammad Rudi Desa Kote 2022 dihelat merupakan penghargaan kepada masyarakat Kabupaten Lingga yang menggemari olahraga sepak bola.  

PS BP Batam Juara Piala Kemerdekaan, Usai Gasak Polres Natuna 2-1

On 21.09



NONGSA - Persatuan Sepak Bola BP Batam (PS BP Batam) turut meramaikan Final laga Piala Kemerdekaan yang diselenggarakan oleh Polda Kepri bersempena dengan HUT Kemerdekaan RI ke-77, di Lapangan Sepak Bola Polda Kepri, pada Sabtu (13/8/2022).


Dalam laga puncak ini, PS BP Batam di bawah pembinaan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi berhasil merebut kemenangan dengan menundukkan PS Polri Natuna, dengan skor 2-1. Gol pertama yang dilakukan PSBP Batam pada menit 31 yang di cetak oleh Rizki Fauzan dan goal ke dua di cetak oleh Lutfi Rahayu pada menit ke 61. 


Pertandingan berlangsung sengit, masing-masing tim berupaya menjebol gawang lawan.


Ketegangan juga memuncak, di saat kedua supporter beradu yel-yel, memberikan dukungan kepada masing-masing tim yang sedang bertanding.


Meski sempat berlangsung alot saat kedua kesebelasan berada pada skor 1-1, kemenangan akhirnya menjadi milik PS BP Batam.


Kemenangan PS BP Batam pada laga final Piala Kemerdekaan 2022 didapat berkat perjuangan dan kerja keras para pemain.


Manajer PS BP Batam, Aris Mu’ajib menyampaikan, apresiasi terhadap perjuangan para pemain pada hari ini. Tim PS BP Batam bermain sangat baik dan sportif. 


“Mudah-mudahan kedepannya BP Batam bisa lanjut ke level nasional,” ungkap Aris. 


Ia juga mengaku takjub dengan cara bermain tim PS BP Batam dalam memperebutkan final piala kemerdekaan ini. 


Pertandingan berakhir pada skor 2-1 untuk kemenangan PSBP Batam atas PS Polres Natuna. Atas kemenangan ini, PSBP Batam mendapatkan piala kemerdekaan dan uang pembinaan.


Pelatih PS BP Batam, Suhendra Djamal mengatakan pertandingan yang telah dilaksanakan ini secara teknik sudah baik yang dilakukan para pemain. Kedepan ia berharap para pemain bisa terus semangat dalam menghadapi pertanding-pertanginan selanjutnya. 


“Saya bersama tim PS BP Batam akan terus berupaya untuk memberikan piala-piala terbaik diajang pertandingan selanjutnya untuk BP Batam,” ungkap Suhendra. 


Kapten PS BP Batam di laga piala kemerdekaan, Agus Setiawan, menyampaikan kegigihan seluruh peserta merupakan kunci keberhasilannya pada laga kali ini.


"Tiap pagi hingga sore petang, tim PS BP Batam terus latihan di Temenggung Abdul Jamal. Latihan yang telah kami lakukan ternyata mendapatkan hasil yang terbaik sehingga tim PS BP Batam meraih kemenangan." Katanya.


Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada squadnya yang telah berjuang.

 

“Saya mengapresiasi kepada tim saya, pelatih dan BP Batam yang menjadi garda terdepan mendukung tim ini menang,” pungkas Agus. 

Gol Tunggal Pemkab Bintan Fc Hantarkan Roby dan Punggawa Menangkan Laga Eksebisi

On 05.55



BINTAN - Pemkab Bintan Fc kembali beraksi dalam laga eksebisi melawan BRC All Stars, Rabu (20/07) di Lapangan Bola BRC Lagoi. Laga persahabatan ini menandai pembukaan Turnamen BRC Cup Tahun 2022.


Kick Off yang ditandai dengan tendangan Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan mengawali turnamen yang ditargetkan berlangsung hingga dua pekan ke depan ini. Apresiasi pun disampaikan Roby saat dirinya memberikan sambutan sebelum pertandingan berlangsung.


"Event semacam ini sangat penting. Selain menandakan bahwa kondisi saat ini semakin baik, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silahturahmi. Kita yakin bersama, perlahan Bintan akan bangkit" terangnya. 


Laga eksebisi yang berlangsung cukup sengit ini menarik perhatian para penonton yang hadir. Gol perdana Pemkab Bintan Fc di babak pertama bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hingga akhir babak kedua, papan skor sama sekali tak berubah dan menghantarkan kemenangan bagi Pemkab Bintan Fc yang dipunggawai Plt Bupati Bintan, Kapolres Bintan, Anggota DPRD Bintan, Kepala OPD Bintan serta ASN Setda Bintan.


Usai pertandingan Roby sempat menyampaikan harapannya agar kegiatan semacam ini bisa semakin banyak dilaksanakan. Terlebih lagi jelang peringatan Hari Kemerdekaan RI nantinya.