EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

UNCTAD Catat Batam Masuk 10 Besar Konektivitas Pelayaran Tertinggi di Dunia

On 18.33



BATAM - Posisi Batam sebagai kawasan strategis dalam jaringan perdagangan mendapat pengakuan dunia internasional.


Terbaru, UN Trade and Development (UNCTAD) mencatat, Batam masuk dalam 10 pelabuhan dengan pertumbuhan Port Liner Shipping Connectivity Index (PLSCI) tertinggi di dunia untuk periode Kuartal II 2016 hingga Kuartal II 2026. Dalam daftar tersebut, Batam berada di peringkat keenam dari 10 pelabuhan dengan pertumbuhan konektivitas tertinggi.


UNCTAD mencatat, pelabuhan-pelabuhan dalam daftar mengalami pertumbuhan konektivitas yang kuat selama satu dekade, dengan pertumbuhan mencapai sekitar 274 persen hingga 697 persen, di luar tiga pelabuhan teratas yang mencatat pertumbuhan lebih tinggi.


Malaga (Spanyol) mencatat pertumbuhan persentase tertinggi dalam Indeks Konektivitas Pelayaran Kapal Lini Pelabuhan selama periode tersebut; Posisi berikutnya ditempati oleh Puerto Bolivar (Ekuador), Aliaga (Nemrut) (Turki), Pulau Batam (Indonesia), Zhapu (Tiongkok), Chabahar (Iran (Republik Islam), Arkhangelsk (Federasi Rusia), Port Hueneme (Amerika Serikat), Haugesund (Norwegia), dan Derince (Turki). 


Catatan ini menjadi salah satu gambaran perkembangan konektivitas Batam dalam jaringan pelayaran global. Hal ini sejalan dengan upaya Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam memperkuat konektivitas pelabuhan dan layanan pelayaran langsung atau direct call.


Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menjelaskan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari posisi geografis Batam yang terletak di jalur strategis perdagangan internasional.


Namun demikian, menurutnya, keunggulan geografis perlu diikuti dengan pembangunan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan dunia usaha.


“Keunggulan geografis saja tidak cukup. Kita harus memastikan pelabuhan dan infrastruktur pendukung terbangun maksimal sehingga aktivitas investasi dan industri dapat tumbuh dan memberikan manfaat kepada ekonomi daerah dan masyarakat,” ujar Amsakar, Selasa (29/9/2026).


Pertumbuhan konektivitas tersebut juga tercermin dari meningkatnya aktivitas di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar.


Sepanjang Januari–Mei 2026, layanan direct call internasional di TPK Batu Ampar mencapai 106 kunjungan kapal, meningkat 212 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 34 kunjungan.


Pada periode yang sama, volume peti kemas melalui layanan direct call mencapai 58.237 TEUs, meningkat 125 persen dibandingkan Januari–Mei 2025 yang sebesar 25.904 TEUs. 


Menurut Amsakar, perkembangan tersebut menunjukkan semakin kuatnya akses Batam terhadap jaringan perdagangan internasional.


Penguatan konektivitas Batam juga berlangsung di sektor digital melalui Nongsa–Changi Cable (NCC) yang mendarat di Batam pada 20 Juli 2026.


Kabel bawah laut tersebut menghubungkan Nongsa Digital Park, Batam, dengan Changi, Singapura, melalui 24 pasang serat optik. Kehadirannya memperkuat konektivitas digital Indonesia–Singapura sekaligus mendukung kebutuhan pusat data, komputasi awan, kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI), dan interkoneksi data center. 


Dengan demikian, konektivitas Batam tidak hanya berkembang melalui jalur laut, tetapi juga melalui jaringan digital yang semakin dibutuhkan industri berbasis teknologi.


“Kita ingin Batam semakin terhubung. Bukan hanya terhubung secara fisik melalui pelabuhan dan jalur perdagangan, tetapi juga terhubung secara digital. Keduanya akan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem investasi dan industri yang memberi kemanfaatan bagi ekonomi kita,” ungkap Amsakar. (dp)

XLSMART dan Mitra Rekrut 850 Talenta Muda melalui Future Ready, Target 1.000 hingga Akhir 2026

On 15.45



JAKARTA – Di tengah tantangan pasar kerja yang semakin kompetitif, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) memperkuat peran program XLSMART Future Ready untuk membantu generasi muda tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga memperoleh kesempatan kerja nyata.


Hingga September 2026, sebanyak 850 talenta muda telah direkrut oleh XLSMART dan perusahaan mitra melalui Future Ready. Program rekrutmen dan pengembangan talenta akan terus berlangsung hingga akhir tahun dengan target sedikitnya 1.000 talenta muda memperoleh pekerjaan melalui ekosistem Future Ready pada akhir 2026.


Pencapaian tersebut menjadi milestone penting bagi Future Ready, program CSR unggulan XLSMART yang dibangun dengan pendekatan “Skill Ready – Career Ready – Future Ready”. Program dirancang untuk membangun jalur yang lebih terintegrasi mulai dari pengembangan kompetensi, sertifikasi dan kesiapan karier, hingga mempertemukan peserta dengan kebutuhan serta proses rekrutmen XLSMART dan perusahaan mitra.


Hingga September 2026, lebih dari 5.700 peserta telah mengikuti berbagai program pelatihan dan sertifikasi Future Ready. Sementara itu, platform pembelajaran digital melalui website XLSMART Future Ready telah diakses oleh lebih dari 50 ribu pengguna.


Group Head Corporate Communications & Sustainibility XLSMART, Reza Z. Mirza, mengatakan, “Di tengah pasar kerja yang semakin kompetitif, pelatihan saja tidak cukup. Bagi kami, keberhasilan Future Ready tidak hanya diukur dari berapa banyak anak muda yang mengikuti pelatihan atau memperoleh sertifikasi, tetapi seberapa jauh kompetensi tersebut dapat membawa mereka menuju pekerjaan. Hingga September, 850 talenta muda telah direkrut oleh XLSMART dan perusahaan mitra melalui program ini. Kami menargetkan angka tersebut mencapai 1.000 hingga akhir 2026.”


“Karena itu Future Ready kami bangun sebagai sebuah ekosistem. Kami membantu peserta mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja, sekaligus menghubungkan mereka dengan proses rekrutmen XLSMART dan berbagai perusahaan mitra. Semakin luas kolaborasi yang dibangun, semakin besar pula peluang yang dapat dibuka bagi generasi muda Indonesia,” lanjutnya.



Dari Pelatihan hingga Pekerjaan


Future Ready dikembangkan agar tidak berhenti pada tahapan pelatihan. Melalui pendekatan Skill Ready – Career Ready – Future Ready, peserta memperoleh rangkaian pengembangan mulai dari peningkatan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, sertifikasi dan pembekalan kesiapan karier, hingga akses terhadap peluang dan proses rekrutmen di XLSMART maupun perusahaan mitra.


Program dijalankan melalui pelatihan tatap muka dan daring, Career Day, sertifikasi, e-learning, serta berbagai aktivitas yang mempertemukan peserta dengan informasi dan peluang karier.


Pengembangan kompetensi mencakup berbagai bidang yang relevan dengan perkembangan dunia kerja, antara lain Digital & IT, Data & AI, Telecom Engineering, Sales & Commercial, serta Finance & Business, termasuk keterampilan pendukung seperti communication skill, negotiation skill, career readiness, dan kemampuan profesional lainnya.


Kolaborasi menjadi salah satu fondasi utama Future Ready. XLSMART bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan, termasuk melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi serta jaringan peserta pembinaan pelatihan vokasi dan produktivitas BINALAVOTAS.


Kolaborasi juga dikembangkan bersama institusi pendidikan dan berbagai mitra, antara lain Universitas Pakuan, Forum Women in Business Universitas Indonesia, Eka Tjipta Foundation, sekolah menengah, komunitas lokal, serta perusahaan dan mitra industri.


Melalui kolaborasi tersebut, XLSMART berupaya membangun hubungan yang lebih erat antara pendidikan, pelatihan, kebutuhan industri, dan rekrutmen, sehingga kompetensi yang dikembangkan peserta semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja.



850 Talenta Muda Direkrut XLSMART dan Mitra


Selain meningkatkan keterampilan, Future Ready mulai menunjukkan dampak langsung terhadap akses ketenagakerjaan. Hingga September 2026, 850 peserta telah direkrut oleh XLSMART dan perusahaan mitra melalui ekosistem Future Ready.


Capaian tersebut akan terus ditingkatkan melalui rangkaian program rekrutmen dan pengembangan talenta hingga Desember 2026. XLSMART menargetkan setidaknya 1.000 talenta muda memperoleh pekerjaan hingga akhir tahun.


Untuk memperluas jangkauan, mulai September hingga akhir 2026 XLSMART juga menjalankan Future Ready Goes to Campus di 10 kampus, yang ditargetkan menjangkau ribuan peserta. Program menyasar mahasiswa, fresh graduates, pencari kerja, lulusan SMA dan SMK, serta peserta jaringan BINALAVOTAS Kementerian Ketenagakerjaan.


Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pembekalan keterampilan dan kesiapan kerja, tetapi juga kesempatan untuk semakin dekat dengan kebutuhan industri dan ekosistem rekrutmen yang dibangun bersama XLSMART dan perusahaan mitra.



Workshop IoT Targetkan 1.000 Peserta


Penguatan kompetensi teknologi juga dilakukan melalui rangkaian Workshop Internet of Things (IoT) yang menargetkan sekitar 1.000 peserta.


Program dirancang untuk memperkuat literasi digital sekaligus memberikan pengalaman praktis teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan.


Kegiatan perdana telah berlangsung di SMK Ananda Bekasi pada 29 Agustus 2026 dengan melibatkan 180 peserta. Rangkaian selanjutnya direncanakan berlangsung di SMKN 3 Tangerang, SMK Strada Jakarta, SMK Ananda Deltamas Cikarang, SMK Pustek Tangerang Selatan, serta dua sesi workshop di BBPVP Bekasi. Secara keseluruhan, rangkaian ini mencakup tujuh lokasi/sesi, terdiri dari satu kegiatan yang telah terlaksana dan enam agenda lanjutan.


Melalui Future Ready, XLSMART ingin mendorong konektivitas berkembang menjadi sarana pemberdayaan yang membantu generasi muda meningkatkan keterampilan, memperkuat kesiapan kerja, dan memperoleh akses terhadap peluang ekonomi yang lebih luas.


Future Ready akan terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan pemerintah, institusi pendidikan, dunia usaha, dan komunitas agar semakin banyak talenta muda Indonesia yang tidak hanya memiliki keterampilan yang relevan, tetapi juga mampu mengubah keterampilan tersebut menjadi peluang kerja nyata.


Informasi mengenai program dan materi pembelajaran XLSMART Future Ready dapat diakses melalui futureready.xlsmart.co.id. (ina)

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

On 13.39



BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat sebanyak 1.182 permohonan perizinan yang masuk melalui sistem Online Single Submission (OSS) sepanjang periode 1 September 2025 hingga 20 September 2026. Permohonan tersebut mencakup 16 bidang layanan perizinan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.


Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan seluruh proses pelayanan perizinan dilakukan sesuai dengan persyaratan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Tercatat, sebanyak 423 permohonan telah ditangani atau diterbitkan, sementara 284 permohonan belum memenuhi persyaratan, 276 dikembalikan untuk dilakukan perbaikan dan 199 masih dalam proses verifikasi.


“Data ini menunjukkan proses pelayanan perizinan terus berjalan. Setiap permohonan kami proses berdasarkan kelengkapan dan kesesuaian persyaratan, sehingga pemohon mendapatkan kepastian dalam setiap tahapan layanan,” kata Ariastuty di Batam Centre, Selasa (22/9).


Ia menjelaskan, data tersebut merupakan permohonan yang tercatat melalui OSS untuk 16 sektor di KPBPB Batam. Sementara itu, layanan perizinan melalui LMS dan IBOSS juga telah berjalan efektif dan menjadi bagian dari ekosistem pelayanan BP Batam.


Jika dirinci berdasarkan jenis layanan, pada PKKPR Laut terdapat 18 permohonan yang telah ditangani atau diterbitkan, 222 belum memenuhi persyaratan, satu dikembalikan untuk diperbaiki dan 21 masih dalam proses verifikasi.


Pada layanan Persetujuan Lingkungan, yang mencakup SPPL, PL, AMDAL, serta UKL-UPL, sebanyak 144 permohonan telah ditangani atau diterbitkan. Sementara satu permohonan belum memenuhi persyaratan, 16 dikembalikan untuk diperbaiki dan 11 masih dalam proses verifikasi.


Untuk PPKH, sebanyak dua permohonan telah ditangani atau diterbitkan, 26 belum memenuhi persyaratan dan sembilan masih dalam proses verifikasi.


Sementara, Perizinan Berusaha (PB), sebanyak 136 permohonan telah ditangani atau diterbitkan. Kemudian, 20 permohonan belum memenuhi persyaratan, 147 dikembalikan untuk diperbaiki dan 62 masih dalam proses verifikasi.


Adapun Perizinan Berusaha untuk Menunjang Kegiatan Usaha (PBUMKU) mencatat 123 permohonan telah ditangani atau diterbitkan, 15 belum memenuhi persyaratan, 112 dikembalikan untuk diperbaiki dan 96 masih dalam proses verifikasi.


Menurut Ariastuty, data tersebut menunjukkan proses perizinan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung aktivitas investasi dan kegiatan usaha di KPBPB Batam. 


Lebih lanjut, dijelaskan, di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, BP Batam terus mendorong peningkatan kualitas layanan melalui berbagai insentif kebijakan dan penyederhanaan proses perizinan. 


Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong penguatan Batam melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi, penyederhanaan regulasi dan perizinan, penyelesaian persoalan lahan, optimalisasi sektor-sektor strategis serta penguatan Batam sebagai destinasi investasi.


Khusus regulasi perizinan, pemerintah pusat turut memperkuat kemudahan berusaha dan iklim investasi di Batam, antara lain melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2025, PP Nomor 28 Tahun 2025, dan PP Nomor 47 Tahun 2025.


Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjadikan Batam semakin atraktif dalam menarik investasi yang memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi daerah.


Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, sebelumnya mengatakan bahwa peningkatan layanan perizinan merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian dan kemudahan bagi pelaku usaha di KPBPB Batam.


“Pemerintah terus mendorong agar proses perizinan semakin mudah dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha. BP Batam akan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar investasi dan kegiatan usaha di Batam dapat berjalan dengan lancar dan baik,” ujar Amsakar.(gam)

TransNusa Buka Rute Baru Denpasar - Surabaya Dua Kali Penerbangan Sehari Mulai Oktober

On 13.02

TransNusa buka rute baru Denpasar-Surabaya


JAKARTA - Jaringan penerbangan TransNusa dari Bali kembali bertambah. Setelah sepanjang 2026 membuka dan mengembangkan sejumlah koneksi baru dari berbagai kota di Indonesia, maskapai dengan konsep Premium Service Carrier ini menambahkan Surabaya ke dalam jaringan penerbangannya dari Denpasar, Bali, melalui pembukaan rute langsung Denpasar (DPS)-Surabaya (SUB) pulang-pergi mulai 21 September 2026.


Kehadiran rute ini menambah pilihan koneksi langsung antara Bali dan Jawa Timur, sekaligus menjadi bagian dari pengembangan jaringan domestik TransNusa dari Denpasar sebagai salah satu basis operasional utama maskapai. Dari Bali, TransNusa juga menghubungkan pelanggan dengan sejumlah destinasi domestik maupun internasional yang terus berkembang sejalan dengan penambahan rute dan frekuensi penerbangan. 


Surabaya menjadi tambahan terbaru dalam jaringan TransNusa dari Bali. Sebagai salah satu kota utama di Pulau Jawa, Surabaya memiliki peran penting sebagai tujuan perjalanan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari aktivitas bisnis hingga perjalanan personal 

Group CEO TransNusa, Datuk Bernard Francis, mengatakan penambahan rute Denpasar-Surabaya merupakan bagian dari upaya TransNusa untuk terus mengembangkan jaringan domestik dengan Bali sebagai salah satu titik penting dalam ekspansi tersebut.


“Kami terus melihat bagaimana TransNusa  dapat berkembang dengan menambahkan koneksi yang memiliki relevansi bagi perjalanan domestik. Surabaya menjadi tambahan terbaru dalam jaringan kami dari Bali dan sekaligus memperluas pilihan destinasi yang dapat dijangkau langsung oleh pelanggan. Kami akan terus mengevaluasi dan mengembangkan jaringan secara bertahap, dengan Bali tetap menjadi salah satu basis penting dalam ekspansi TransNusa di Indonesia,” ujarnya.


Koneksi Bali–Surabaya Hadir Setiap Hari 

Rute Denpasar–Surabaya akan mulai beroperasi pada 21 September 2026 dengan frekuensi satu kali sehari. Penerbangan 8B-5376 berangkat dari Denpasar pukul 18.05 dan tiba di Surabaya pukul 18.10 waktu setempat. Untuk arah sebaliknya, penerbangan 8B-5377 berangkat dari Surabaya pukul 18.50 dan tiba di Denpasar pukul 20.55 waktu setempat.


Mulai 10 Oktober 2026, TransNusa akan menambah satu frekuensi penerbangan pada rute tersebut sehingga tersedia dua penerbangan setiap hari untuk kedua arah. Penerbangan tambahan 8B-5370 dari Denpasar berangkat pukul 07.10 dan tiba di Surabaya pukul 07.05 waktu setempat. Sementara itu, penerbangan 8B-5371 dari Surabaya dijadwalkan berangkat pukul 07.35 dan tiba di Denpasar pukul 09.25 waktu setempat. 

Penambahan frekuensi tersebut menghadirkan pilihan waktu perjalanan pada pagi dan sore hari, sehingga pelanggan dapat menyesuaikan jadwal penerbangan dengan kebutuhan perjalanan masing-masing. 


Bali sebagai Salah Satu Basis Pengembangan Jaringan TransNusa


Perluasan jaringan ke Surabaya semakin memperkuat peran Bali dalam jaringan TransNusa yang terus berkembang. Sebagai salah satu basis operasional maskapai, Denpasar menjadi titik penting dalam jaringan TransNusa untuk menghubungkan Bali dengan berbagai destinasi di Indonesia maupun kawasan regional. 


Dari Bali, TransNusa saat ini melayani sejumlah destinasi seperti Jakarta, Manado, Lombok, Bima, Wakatobi, Waingapu, Singapura, Perth, Guangzhou, dan Phuket. Kehadiran rute Surabaya–Bali semakin memperkuat konektivitas domestik TransNusa dari Denpasar, sekaligus memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat yang ingin bepergian antara Bali dan salah satu pusat ekonomi utama di Jawa Timur. 


Pengembangan jaringan tersebut merupakan bagian dari langkah TransNusa untuk memperluas cakupan penerbangannya secara bertahap, baik melalui penambahan rute baru maupun peningkatan frekuensi pada rute yang telah dilayani. Dengan demikian, pengembangan konektivitas dari Bali tidak hanya mencakup destinasi domestik, tetapi juga terus terhubung dengan sejumlah kota di kawasan regional. 


“Bali memiliki posisi penting dalam jaringan TransNusa, baik untuk penerbangan domestik maupun regional. Karena itu, kami akan terus melihat bagaimana jaringan dari Bali dapat dikembangkan secara tepat, termasuk melalui penambahan destinasi dan frekuensi penerbangan. Kami ingin memastikan setiap rute yang kami hadirkan memiliki peran dalam membangun jaringan yang semakin terhubung dan memberikan lebih banyak pilihan bagi pelanggan,” tambah Datuk Bernard Francis, Group CEO TransNusa.


Sebagai Premium Service Carrier, TransNusa menawarkan pilihan produk layanan melalui SEAT, SEAT-PLUS, dan FLEXI-PRO, yang memberikan pilihan fasilitas dan fleksibilitas sesuai dengan kebutuhan perjalanan pelanggan. Dalam setiap perjalanan, pelanggan juga mendapatkan fasilitas 20 kg bagasi tercatat dan 7 kg bagasi kabin, serta pilihan ruang kaki yang lebih lega. Kehadiran berbagai pilihan produk tersebut menjadi bagian dari konsep Premium Service Carrier yang diterapkan TransNusa dalam melayani perjalanan domestik maupun internasional.


Tiket rute Denpasar–Surabaya dan Surabaya–Denpasar telah tersedia untuk dipesan dengan harga mulai dari Rp800.000 sekali jalan. Penjualan tiket telah dibuka sejak 11 September 2026 dan dapat dilakukan melalui kanal resmi TransNusa di www.TransNusa.co.id serta kanal penjualan resmi lainnya.


Dengan hadirnya rute baru ini, TransNusa memberikan pilihan penerbangan langsung bagi pelanggan yang melakukan perjalanan antara Bali dan Surabaya, dengan pilihan jadwal pagi dan sore mulai Oktober 2026. (thr)


Pemko Batam Bentuk Tim Kawal Hak Ribuan Buruh PT Ghim Li Indonesia

On 07.38




BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memastikan Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengawal persoalan ketenagakerjaan yang dihadapi 1.025 pekerja PT Ghim Li Indonesia. Ia meminta para pekerja tetap tenang dan mempercayakan proses penyelesaian persoalan tersebut kepada pemerintah.

“Percaya kepada pemerintah ya, Insya Allah, kita akan cari jalan keluar terbaik,” ujar Amsakar.

Ia mengatakan, Pemko Batam akan mendalami kondisi perusahaan secara menyeluruh, termasuk memastikan hak-hak pekerja menjadi perhatian dalam proses penyelesaian.

Aktivitas produksi PT Ghim Li Indonesia di Kawasan Industri Tunas, Batam Kota, dilaporkan terhenti sepenuhnya sejak 7 September 2026. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap 1.025 pekerja, baik karyawan tetap maupun pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Berdasarkan pendataan Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, para pekerja menghadapi ketidakpastian, terutama terkait gaji periode Agustus 2026 dan hak ketenagakerjaan lainnya yang belum dibayarkan manajemen.

Amsakar menyampaikan, proses negosiasi terkait persoalan PT Ghim Li juga sedang berlangsung di Singapura. Pemko Batam, kata dia, tidak ingin persoalan tersebut berujung pada terabaikannya hak para pekerja.

“Kita tidak ingin perusahaan lepas tangan. Hak-hak bapak dan ibu harus kita perjuangkan,” katanya.

Untuk menelusuri persoalan secara menyeluruh, Pemko Batam akan membentuk tim yang bertugas melakukan pendalaman dan investigasi. Tim tersebut akan berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.


Pendalaman dilakukan antara lain menyusul informasi mengenai perubahan status PT Ghim Li Indonesia. Berdasarkan informasi dari serikat pekerja, perusahaan yang sebelumnya berstatus Penanaman Modal Asing (PMA) asal Singapura berubah menjadi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada 5 Agustus 2026.

Perubahan tersebut juga disebut diikuti perpindahan alamat hukum perusahaan dari Batam ke Bekasi, Jawa Barat. Pemko Batam bersama instansi terkait akan menelusuri perubahan tersebut, termasuk kaitannya dengan kewajiban perusahaan terhadap para pekerja.

Amsakar menegaskan, pemerintah akan terus mengikuti perkembangan persoalan tersebut hingga ditemukan titik terang.

“Insya Allah saya tidak akan lepas dari problem yang bapak dan ibu hadapi ini. Saya akan terus dalami dan telusuri,” tegasnya.

Terkait kepesertaan BPJS, Amsakar memastikan Pemko Batam tetap menanggung pembiayaan BPJS bagi para pekerja sebagai bentuk perhatian pemerintah di tengah kondisi yang mereka hadapi.

Ia juga mengapresiasi para pekerja yang selama ini turut menjaga situasi Batam tetap kondusif.

“Terima kasih sudah menjadikan Batam tetap kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC SPAI FSPMI Kota Batam, Hartono, mengatakan kondisi PT Ghim Li Indonesia hingga kini belum memperoleh kejelasan setelah aktivitas produksi perusahaan berhenti sejak 7 September 2026.

Menurutnya, para pekerja membutuhkan kepastian mengenai keberlangsungan perusahaan serta hak-hak yang belum mereka terima.

“Intinya kami mengadukan nasib. Kalau bisa, manajemen dipanggil untuk hadir dan memperjelas sebenarnya apa yang terjadi di PT Ghim Li,” kata Hartono.(rud)

Empat Juara Daerah Bertanding di Medan untuk Memperebutkan Tiket ke Panggung Nasional

On 20.19

SKO Riau Jadi Juara Laga Para Juara



MEDAN - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand AXIS menggelar Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Northern Sumatra di Stadion Kebun Bunga, Medan, Sabtu (12/9). Mempertemukan empat juara dari babak preliminary di wilayah Northern Sumatra, laga regional ini menetapkan SKO Riau sebagai Juara Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Northern Sumatra dan wakil kategori putra menuju Grand Final AXIS Nation Cup 2026 di Jakarta.


Pada laga final, SKO  Riau menghadapi SMAN 9 Tunas Bangsa Banda Aceh dan berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1 dari adu pinalti. Hasil tersebut menjadi puncak persaingan empat tim terbaik yang sebelumnya telah menjadi juara di wilayah masing-masing, yaitu SMAN 9 Tunas Bangsa, SMA PAB 4 Sampali, SKO Riau, dan SMAN 5 Batam.


Sementara itu, untuk kategori futsal putri, SMAN 25 Batam akan menjadi perwakilan Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026. SMAN 25 Batam sebelumnya berhasil menjadi Juara 1 Futsal Putri Preliminary Batam, sehingga mendapatkan kesempatan untuk langsung bertanding di Grand Final Nasional bersama perwakilan putri dari regional lainnya.


Baik perwakilan putra maupun putri Northern Sumatra akan melanjutkan perjuangan pada Grand Final AXIS Nation Cup 2026 di Istora Senayan, Jakarta, pada 31 Oktober 2026. Dengan demikian, Final Regional Northern Sumatra menjadi penentu wakil putra, sementara SMAN 25 Batam telah memastikan tempat di kompetisi nasional untuk kategori putri.


Antusiasme terhadap Final Regional Northern Sumatra juga terlihat dari kehadirann lebih dari seribu  pengunjung dan supporter yang menyaksikan rangkaian pertandingan di Medan. Dukungan komunitas sekolah turut menjadi bagian dari pengalaman kompetisi dan memperkuat semangat “Laga Para Juara” yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai daerah.


Regional Group Head XLSMART Northern Sumatra, Winetou Lubis mengatakan, “Selamat kepada SKO Riau yang berhasil menjadi juara Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Northern Sumatra. Seluruh tim telah menunjukkan kemampuan, kerja sama, semangat kompetisi, dan sportivitas sepanjang pertandingan. Kami juga mengapresiasi SMAN 25 Batam yang akan membawa nama Northern Sumatra pada kategori putri di Grand Final.”


“Perjalanan para wakil Northern Sumatra belum berakhir. Kami berharap SKO Riau dan SMAN 25 Batam dapat memberikan penampilan terbaik di Grand Final, sekaligus membawa nama sekolah dan daerahnya bersaing di tingkat nasional,” tambah Winetou.



Empat Juara Daerah Bertemu di Medan


Perjalanan menuju Final Regional Northern Sumatra dimulai dari babak preliminary yang digelar di masing-masing daerah.


SMA PAB 4 Sampali menjadi juara Medan setelah melalui persaingan yang diikuti 40 tim futsal SMA/SMK sederajat, yang terpilih dari lebih dari 90 sekolah pendaftar. Pada babak tersebut, SMAN 7 Binjai menjadi juara kedua.


Dari Aceh, SMAN 9 Tunas Bangsa menjadi wakil setelah meraih posisi terbaik di wilayahnya. Sementara SKO Riau menjadi juara Preliminary Pekanbaru dan SMAN 5 Batam menjadi juara Preliminary Batam.


Keempat juara tersebut kemudian bertemu dalam Final Regional Northern Sumatra di Medan. Sesuai jadwal pertandingan, fase grup diawali dengan laga SMA PAB 4 Sampali vs SKO Riau pada pukul 10.00 WIB dan SMAN 5 Batam vs SMAN 9 Tunas Bangsa pada pukul 11.00 WIB.


Pertandingan dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB dan 14.00 WIB berdasarkan hasil fase grup, sebelum dua tim terbaik bertemu pada laga final pukul 16.00 WIB untuk menentukan juara regional.


Pertemuan empat juara daerah tersebut menjadi bagian dari konsep “Laga Para Juara”, yang memberikan kesempatan bagi tim terbaik dari masing-masing wilayah untuk kembali berkompetisi dan menentukan satu wakil Northern Sumatra menuju tingkat nasional.



Hasil Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Northern Sumatra

Kategori Futsal Putra

Juara 1 : SKO Riau

Juara 2 : SMAN 9 Tunas Bangsa Banda Aceh


Laga Final : SKO Riau (2) – SMAN 9 Tunas Bangsa Banda Aceh (1)


Kategori Futsal Putri – Wakil Northern Sumatra

Juara Preliminary Batam: SMAN 25 Batam

Juara 2 Preliminary Batam: SMK Negeri 7 Batam


Sebagai juara regional, SKO Riau akan membawa nama Northern Sumatra pada kategori putra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026. Sementara SMAN 25 Batam akan menjadi wakil Northern Sumatra untuk kategori putri pada kompetisi nasional tersebut.



Dua Wakil Northern Sumatra Menuju Panggung Nasional


Kehadiran SMAN 25 Batam di Grand Final menambah representasi Northern Sumatra pada kompetisi nasional AXIS Nation Cup 2026. Kategori futsal putri menjadi bagian dari komitmen AXIS untuk memberikan ruang yang semakin luas bagi pelajar perempuan dalam mengembangkan potensi dan berprestasi melalui futsal.


Pada Grand Final AXIS Nation Cup 2026, SKO Riau dan SMAN 25 Batam akan membawa nama Northern Sumatra dan bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai regional di Indonesia. Grand Final dijadwalkan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 31 Oktober 2026.


Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, AXIS Nation Cup 2026 menjangkau 40 kota di Indonesia dengan target partisipasi sekitar 1.680 sekolah dan 16.800 pelajar. Kompetisi ini juga memperkuat pembinaan talenta melalui kolaborasi AXIS bersama Federasi Futsal Indonesia (FFI).


Para juara mendapatkan kesempatan mengikuti Intensive Training Program bersama pelatih berlisensi serta proses talent scouting, sehingga AXIS Nation Cup tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga membuka akses bagi talenta muda menuju jenjang olahraga yang lebih tinggi.


Dalam tiga tahun penyelenggaraan sebelumnya, sebanyak lima alumni AXIS Nation Cup telah bergabung dengan Tim Nasional Futsal U-19 Indonesia dan turut mengantarkan Indonesia meraih posisi runner-up AFF U-19 Futsal Championship 2025.


Dukungan Konektivitas 5G untuk Aktivitas Digital


Penyelenggaraan Final Regional AXIS Nation Cup 2026 di Medan juga didukung oleh penguatan jaringan XLSMART. Medan, Binjai, dan Deli Serdang telah didukung lebih dari 1.000 BTS 5G XLSMART, sebagai bagian dari perluasan jaringan 5G di Sumatra Utara.


Dukungan konektivitas tersebut melengkapi aktivitas generasi muda selama penyelenggaraan ANC. Melalui AXIS 5G AF (Absolute Fast), pelanggan dapat menikmati pengalaman konektivitas 5G yang cepat dan stabil untuk mendukung berbagai aktivitas digital, termasuk berkomunikasi, membuat konten, dan berbagi momen pertandingan.


Kehadiran jaringan tersebut juga sejalan dengan komitmen XLSMART dalam membangun Responsible Digital Infrastructure, dengan menghadirkan konektivitas yang mendukung kebutuhan digital masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.


Melalui AXIS Nation Cup 2026, XLSMART terus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi, mengembangkan kemampuan, membangun karakter, dan mengejar prestasi. Setelah menjadi bagian dari Laga Para Juara Northern Sumatra, SKO Riau dan SMAN 25 Batam kini bersiap membawa nama wilayah tersebut ke Grand Final AXIS Nation Cup 2026 di Istora Senayan, Jakarta, 31 Oktober 2026.




Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional, BP Batam Ikut Pameran Medical Fair Asia 2026

On 22.13



SINGAPURA - Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat promosi investasi sektor kesehatan melalui partisipasinya dalam Medical Fair Asia 2026, salah satu pameran dagang internasional terkemuka di Asia Tenggara yang mempertemukan pelaku industri medis, teknologi kesehatan, serta penyedia layanan kesehatan dari berbagai negara.


Diselenggarakan oleh Messe Düsseldorf Asia Pte. Ltd., Medical Fair Asia 2026 berlangsung pada 9–11 September 2026 di Marina Bay Sands, Singapura. Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai negara di Asia dan menjadi salah satu platform strategis untuk memperluas jejaring bisnis serta membuka peluang investasi di sektor kesehatan.


Dalam ajang tersebut, BP Batam secara khusus memperkenalkan potensi dan peluang investasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kesehatan Internasional Batam kepada investor global dan pelaku industri kesehatan.


Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan keikutsertaan BP Batam pada Medical Fair Asia 2026 merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan posisi Batam sebagai salah satu destinasi investasi potensial bagi pengembangan ekosistem pariwisata kesehatan di kawasan regional.


“Kami memanfaatkan momentum Medical Fair Asia 2026 untuk memperkenalkan Batam sebagai kawasan yang memiliki posisi strategis dan didukung KEK di bidang pariwisata kesehatan. Potensi ini kami tawarkan kepada investor sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kesehatan yang terintegrasi dan berdaya saing di kawasan regional,” ujar Dendi.


Tidak hanya memperkenalkan potensi kawasan, Dendi juga mendapat kesempatan menjadi pembicara dalam sesi Market Entry Briefing: Indonesia. Dalam forum tersebut, ia memaparkan berbagai peluang bisnis, prospek investasi, serta potensi pasar sektor kesehatan di Indonesia, khususnya Batam.


Lebih lanjut, Dendi menegaskan bahwa pengembangan sektor kesehatan di Batam tidak hanya diarahkan untuk memperkuat layanan kesehatan nasional, tetapi juga membuka peluang bagi Batam untuk tumbuh sebagai pusat layanan kesehatan berstandar internasional di kawasan regional.


Potensi tersebut diharapkan dapat mendorong masuknya investasi baru, memperluas lapangan kerja, meningkatkan transfer pengetahuan dan teknologi, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian Batam dan Indonesia.


Menanggapi partisipasi RSBP Batam dalam Medical Fair Asia 2026, Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menyambut positif langkah promosi investasi tersebut.


Keduanya berharap keikutsertaan BP Batam melalui RSBP Batam dalam forum internasional dapat semakin memperluas jejaring investasi dan memperkuat kepercayaan dunia usaha terhadap Batam sebagai salah satu kawasan strategis Indonesia untuk pengembangan industri dan jasa bernilai tambah.


Partisipasi RSBP Batam dalam Medical Fair Asia 2026 sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat branding Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif, terbuka, dan terintegrasi dengan pasar global.


Melalui pengembangan KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam, BP Batam terus mendorong hadirnya investasi berkualitas yang tidak hanya memperkuat sektor kesehatan, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, industri pendukung, dan peningkatan daya saing Batam sebagai hub ekonomi regional.(NR/NA).