EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Tingkatkan Literasi Masyarakat Terkait Penyakit Jantung Bawaan, RSBP Lakukan Edukasi ke Pengunjung

On 13.53

Petugas medis RSBP Batam sosialisasi penanganan penyakit jantung secara terbuka kepada pengunjung. Foto/Tari


BATAM - Dalam rangka meningkatkan literasi kesehatan jantung, Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) menggelar edukasi terbuka mengenai Penyakit Jantung Bawaan (PJB), pada Kamis (12/2/2026).


Kegiatan ini ramai diikuti oleh pasien serta keluarga pasien di ruang tunggu Poliklinik Jantung RSBP Batam.


Ketua Tim Proctorship PJB RSBP Batam, dr. Priyandini Wulandari, Sp.JP(K), FIHA, FASCC, mengatakan bahwa edukasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai deteksi dini, pengobatan, dan peran keluarga dalam penanganan penyakit jantung bawaan.


“Selain itu, edukasi ini merupakan bagian penting dari keberhasilan pelayanan PJB di RSBP Batam, sekaligus membangun kewaspadaan serta kesadaran masyarakat untuk berkonsultasi,” jelasnya.


Kegiatan berlangsung interaktif disertai antusiasme para peserta saat sesi diskusi seputar proses tindakan hingga pola hidup pascapenanganan PJB.


Pada kesempatan yang berbeda, Ketua FErKI Batam, dr. Fandi Ahmad mengatakakan bahwa edukasi publik menjadi pelengkap penting dari upaya deteksi dini dan pelayanan medis.


Menurutnya, pemahaman yang baik di tingkat keluarga akan mempercepat proses penanganan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.


Senada dengan dr. Fandi, Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, SpJP, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari rangkaian layanan jantung RSBP Batam pada awal tahun 2026.


“Sesuai arahan pimpinan BP Batam, kami berkomitmen agar RSBP Batam tidak hanya fokus pada layanan kuratif, tetapi juga edukatif dan preventif,” ujarnya.


Ia juga mengatakan, bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan upaya RSBP Batam untuk mewujudkan nilai PRIMA (Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat) dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan pasien serta kebermanfaatan sosial bagi masyarakat. (tar)



Editor: teguh

Musim Kemarau, Wali Kota Batam Terbitkan Surat Edaran Antisipasi Kebakaran Hutan

On 15.12

Kadiskominfo Batam Rudi Panjaitan. Foto/Humas


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengeluarkan peringatan dini terkait potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring masuknya musim kemarau di wilayah Batam.

Langkah antisipatif tersebut dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Batam Nomor 9 Tahun 2026 tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan.


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menyampaikan bahwa surat edaran tersebut merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, guna memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.

“Mengingat kondisi cuaca panas disertai angin kencang yang melanda Batam dalam beberapa waktu terakhir, potensi kebakaran hutan dan lahan cukup tinggi. Karena itu, kami meminta seluruh elemen masyarakat hingga perangkat daerah meningkatkan kewaspadaan,” ujar Rudi.

Dalam surat edaran tersebut, Pemko Batam menekankan sejumlah poin penting yang wajib dipatuhi oleh masyarakat dan instansi terkait. Di antaranya, larangan membakar sampah dalam bentuk apa pun di area terbuka serta larangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar karena api dapat merambat dengan cepat dan sulit dikendalikan. Masyarakat juga diimbau tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di area kering dan bervegetasi rapat.

Selain itu, Camat, Lurah, hingga Ketua RT dan RW diinstruksikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta berkoordinasi aktif dengan TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, dan Dinas Pemadam Kebakaran. Apabila menemukan titik api, masyarakat diminta segera melapor melalui layanan darurat bebas pulsa Batam Siaga 112 atau Contact Center Polri 110.

Rudi menambahkan, Pemko Batam juga telah memperkuat sinergi antara Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam dengan Pemadam Kebakaran BP Batam serta relawan pemadam kebakaran.

“Kesiapsiagaan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap para Ketua RT dan RW dapat menyosialisasikan edaran ini kepada warga di lingkungannya masing-masing agar tidak terjadi aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran,” tegasnya.

Melalui langkah preventif tersebut, Pemko Batam berharap risiko kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat serta merusak ekosistem dapat diminimalkan.(rud)






Editor:  teguh

Peringati HPN 2026, SMSI Kabupaten Natuna dan Lintas Organisasi Gelar Baksos

On 14.25

Ketua SMSI Natuna serahkan sembako sempena HPN 2026. FotoSMSI


NATUNA - Dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Natuna bersama lintas organisasi pers, yakni PWI, PJN, dan IWO Indonesia, menggelar kegiatan bakti sosial di Kota Tua Penagi, Kecamatan Bunguran Timur.


Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penyerahan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan serta bantuan satu tong cat untuk Masjid Al-Mukarromah di Kota Tua Penagi sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap lingkungan dan rumah ibadah.


Ketua SMSI Natuna, Doni Papilius, menyampaikan bahwa momentum HPN tidak hanya dimaknai sebagai peringatan bagi insan pers, tetapi juga sebagai ajang memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan dengan masyarakat.


“Di momen HPN tahun ini, SMSI Natuna berkolaborasi dengan lintas organisasi pers untuk melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian sembako serta bantuan cat untuk rumah ibadah. Ini adalah bentuk kepedulian dan pengabdian insan pers kepada masyarakat,” ujar Doni.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata serta mempererat hubungan antara insan pers dan masyarakat, khususnya di wilayah Kota Tua Penagi.


“Semoga apa yang kami lakukan ini bisa bermanfaat, meringankan beban masyarakat, dan menjadi pengingat bahwa pers hadir tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga bagian dari masyarakat itu sendiri,” tambahnya.


Kegiatan bakti sosial ini juga menjadi simbol sinergi dan soliditas antarorganisasi pers di Natuna dalam menyambut Hari Pers Nasional 2026, sekaligus menegaskan peran pers sebagai mitra sosial dalam pembangunan dan kemanusiaan.


Sementara itu, Sekda Natuna Boy Wijanarko yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan,  kegiatan sosial tersebut menjadi wujud nyata kepedulian insan pers terhadap masyarakat serta memperkuat kolaborasi positif antara media dan pemerintah daerah.


“HPN ini bukan hanya momen untuk merayakan profesi wartawan, tapi juga momentum untuk menunjukkan kepedulian kepada sesama. Kami pemerintah daerah sangat mengapresiasi peran media yang tidak hanya memberitakan, tapi juga berbuat langsung untuk masyarakat,” ujar Boy Wijanarko.


Kegiatan bakti sosial tersebut merupakan salah satu rangkaian peringatan HPN 2026 yang puncaknya akan berlangsung di Provinsi Banten pada 9 Februari mendatang. 


Gaung HPN tentunya tidak hanya terfokus di nasional saja namun tersebar diseluruh penjuru Indonesia. 


Di Natuna, insan pers berinisiatif menyemarakkan peringatan dengan aksi sosial di lingkungan Masjid Al-Mukaromah Penagi.


Sekda Boy berharap semangat kolaborasi antara pemerintah dan insan pers terus terjaga dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Sinergi antara media dan pemerintah sangat penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Pers juga berperan besar dalam menciptakan opini publik yang positif dan edukatif,” tambahnya.


Melalui kegiatan seperti ini, lanjut Boy, insan pers diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun Natuna yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.


Kegiatan turut dihadiri Sekda Natuna Boy Wijanarko, Wakapolres Natuna Kompol Paten Tarigan, Wakil Ketua II DPRD Natuna Wan Aris Munandar, Kasi Intel Kajari Natuna Tulus Yunus serta rekan media di Natuna.





Editor: teguh

Tim Gabungan Ditpam BP Batam Dibantu TNI-Polri Tertibkan Tambang Pasir Ilegal di Hutan Bandara

On 15.05

Tim gabungan BP Batam dibantu TNI Polri tertibkan tambang pasir ilegal di kawasan hutan bandara. Foto/Agam


BATAM - Direktorat Pengamanan (Ditpam) Aset dan Kawasan BP Batam bersama TNI dan Polri melaksanakan penertiban tambang pasir ilegal di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Hang Nadim pada Rabu (4/2/2026). 


Sebanyak 200 personel gabungan dari Ditpam, Lanud Hang Nadim, Polsek Bandara, Kodim 0316 dan Pengelola Kawasan Bandara BP Batam mengikuti kegiatan penertiban. 


Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan, Mujiyono mengatakan Bandara Hang Nadim merupakan salah satu pintu gerbang datangnya investasi dan pariwisata di kota Batam.


Menurutnya, dengan adanya aktivitas ilegal di kawasan tersebut berpotensi menggangu layanan penerbangan dan telah merusak lingkungan. Untuk itu, pihaknya berupaya mengamankan dan menjaga KKOP Bandara melalui penertiban aktivitas ilegal dan sinergi lintas sektoral.


"Bandara merupakan obyek vital nasional yang harus diamankan dalam rangka menjaga dan meningkatkan investasi Kota Batam," katanya usai memimpin apel.


Lebih lanjut, ia berharap dan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas ilegal di kawasan bandara tersebut demi keselamatan penerbangan dan mendorong pertumbuhan investasi. 


"Dan yang paling penting adalah keberlanjutan dari kegiatan ini sehingga kegiatan itu (tambang pasir) tidak terjadi lagi," ujarnya.(gam)




Editor: teguh

Kepala BP Batam Dukung Program Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang dan Galang

On 17.19

Kepala BP sekaligus Wako Batam, Amsakar mensosialisasikan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Rempang Galang. Foto/Dipa


BATAM — Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menemui warga Rempang Galang untuk memaparkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih, Selasa (27/1/2026).


Hadir bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pertemuan ini menjadi momentum untuk Amsakar dalam membangun pemahaman bersama tentang arah pembangunan pendidikan yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto.


Ia menjelaskan bahwa Sekolah Terintegrasi Merah Putih ini menghadirkan sekolah berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin/prasejahtera agar tetap bisa belajar dan membangun masa depan tanpa terbebani biaya.


Di samping itu, program ini juga bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul sejak dini, sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.


“Sekolah rakyat ini hadir untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan berkembang,” ujar Amsakar.


Secara teknis, sekolah ini akan menerapkan konsep boarding school dengan fasilitas pendidikan unggulan dan asrama yang layak secara gratis.


Berdiri di atas lahan kurang lebih seluas 19 hektare, berbagai sarana pendukung seperti lapangan sepak bola, kolam renang berstandar olimpiade/internasional, klinik kesehatan, serta central kitchen juga akan tersedia di sana.


Melalui konsep tersebut, peserta didik akan mendapatkan pembinaan yang menyeluruh, mulai dari aspek akademik, karakter, hingga pengembangan potensi diri.


Di samping itu, Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih ini juga bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter, nilai-nilai kebangsaan, serta keterampilan teknologi.


“Program Presiden Prabowo ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan di Indonesia, khususnya di Batam. Oleh sebab itu, kami memerlukan dukungan dari seluruh warga dan para tokoh masyarakat. Mari kita bersama-sama menyiapkan generasi terdidik untuk Batam yang lebih baik,” jelas  Amsakar. (dpn)



Editor: teguh

Kasus Amdi Jukir Ocarina Dikeroyok, Kerabat Berkad Terus Awasi Proses Hukum

On 18.21

Korban pengeroyokan jukir Ocarina lapor Kerabat Berkad Kota Batam. Foto/Zabur


BATAM - Kepedulian dan solidaritas terhadap anggota kembali ditunjukkan oleh pengurus Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Kabupaten Karimun–Batam (KERABAT) bersama Barisan Keamanan Daerah (BARKAD). 


Kedua organisasi tersebut menyerahkan santunan kepada Amdi (40), juru parkir yang sempat viral usai menjadi korban pengeroyokan di kawasan Ocarina, Bengkong, Kota Batam.


Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis di sela-sela Rapat Kerja (Raker) Pengurus KERABAT–BARKAD, yang berlangsung di ruang VIP Rumah Makan Tigo Sambilan, Bengkong, Minggu (25/8/2026).


Santunan diserahkan langsung oleh Ketua Harian KERABAT Amuri, SE, MH bersama Ketua BARKAD Satria, kepada Amdi yang diketahui merupakan anggota aktif KERABAT dan BARKAD.


Ketua Harian KERABAT Amuri, SE, MH menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk empati dan tanggung jawab moral organisasi terhadap anggota yang mengalami musibah.


“KERABAT adalah rumah besar bagi anggotanya. Ketika ada anggota yang tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban kita untuk hadir dan memberikan dukungan, baik secara moril maupun materil,” ujar Amuri.


Menurutnya, KERABAT - BARKAD telah meminta Zabur Anjasfianto dan Hari Bambang Wahyudi untuk mendampingi Amdi dalam proses hukum.


"Kita akan ajukan kedua nama tersebut ke LAM Batam untuk menjadi pendamping hukum Amdi juru parkir korban pengeroyokan. Biar satu tim hukum untuk mendampingi korban dan mengawal kasus tersebut," katanya.


Senada dengan itu, Ketua BARKAD Satria menegaskan bahwa pihaknya mengecam segala bentuk kekerasan terhadap warga, terlebih terhadap petugas yang menjalankan tugas resmi.


“Kami berharap kasus ini ditangani secara serius oleh aparat penegak hukum. Ke depan, harus ada jaminan keamanan bagi juru parkir yang bekerja berdasarkan surat tugas resmi,” tegasnya.


Sementara itu, Ketua Umum KERABAT–BARKAD, Muhammad Fadhli, SE, MM, menyatakan bahwa peristiwa yang dialami Amdi menjadi perhatian serius organisasi. 


Ia menegaskan komitmen KERABAT–BARKAD untuk mengawal anggotanya dan mendorong penegakan hukum yang adil.


“Apa yang dialami saudara Amdi tidak boleh terulang. KERABAT–BARKAD akan berdiri bersama anggota dan mendukung penuh proses hukum agar ada kepastian dan rasa keadilan. Organisasi tidak boleh diam ketika anggotanya menjadi korban kekerasan,” ujar Fadhli.


Fadhli juga meminta kepada instansi terkait, khususnya Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian, agar memberikan perlindungan maksimal bagi petugas parkir yang menjalankan tugas resmi di lapangan.


Dalam kesempatan tersebut, Amdi mengungkapkan kronologi kejadian yang menimpanya. 


Ia mengaku baru tiga hari bertugas sebagai juru parkir di kawasan Ocarina, Bengkong, setelah sebelumnya bertugas di kawasan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Botania 1, Batam Center.


Pemindahan tugas tersebut dilakukan berdasarkan surat tugas resmi dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, menyusul perpindahan kantor BRI dari lokasi lama.


“Saya baru tiga hari bertugas. Saat mengatur parkir, tiba-tiba ada beberapa orang yang memprotes dan melarang saya menarik retribusi,” kata Amdi.


Menurutnya, meski telah menunjukkan surat tugas dari Dishub Batam, sekelompok orang tersebut justru marah dan melakukan pemukulan secara bersama-sama.


“Saya dipukul dan dikeroyok ramai-ramai. Dalam video yang beredar hanya terlihat dua orang, padahal yang memukul saya lebih dari itu,” ungkapnya.


Amdi menambahkan, adik laki-lakinya yang datang untuk melerai juga ikut menjadi korban pemukulan. 


Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Bengkong dengan pendampingan koordinator lapangan juru parkir.


“Saya sudah membuat laporan dan saya juga menerima SP2HP dari penyidik,” ujarnya.


Akibat kejadian itu, Amdi mengaku belum kembali bekerja dan masih mengalami trauma. 


Ia berharap adanya jaminan keamanan dari Dishub Kota Batam dan pihak kepolisian agar dapat kembali menjalankan tugasnya tanpa rasa takut.(*)




Editor: teguh

BP Batam Jawab Tuntutan Warga Sengkuang, Percepat Solusi Air Bersih

On 22.26

Amsakar temui massa demo tuntut air bersih di Tanjungsengkuang. Foto/Tari


BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dan jajaran menemui langsung masyarakat Kelurahan Tanjung Sengkuang yang melakukan aksi penyampaian aspirasi, Kamis (22/1/2025).


Kehadiran Amsakar dan jajaran BP Batam bertujuan untuk mendengarkan secara langsung tuntutan masyarakat sekaligus memberikan penjelasan terbuka terkait upaya penyelesaian persoalan distribusi air bersih di Kota Batam.


Dalam aksi tersebut, masyarakat menyampaikan tuntutan utama, yakni percepatan aliran air bersih ke seluruh wilayah Batam, serta distribusi air yang adil. 


Menanggapi hal itu, Amsakar menyampaikan penjelasan secara lugas di hadapan massa. Ia menegaskan bahwa BP Batam tidak pernah membedakan pelayanan air bersih kepada masyarakat.


“Azaznya berkeadilan. Tidak ada perbedaan pelayanan air bersih,” tegas Amsakar.


Namun demikian, Amsakar mengakui masih terdapat beberapa wilayah yang masuk kategori stress area dalam distribusi air bersih, termasuk Kelurahan Tanjung Sengkuang. 


Menurutnya, kondisi tersebut terus menjadi perhatian utama BP Batam.


“Area-area tersebut setiap hari kami tangani dengan langkah-langkah cepat. Distribusi terus kami upayakan sebagai bentuk komitmen kami kepada masyarakat,” ujarnya.


Sebagai langkah darurat, BP Batam telah mengerahkan armada tangki air untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak. 


Distribusi air melalui tangki akan terus dilakukan hingga pasokan air bersih kembali normal.


“Kami akan terus dorong distribusi tangki air langsung ke rumah-rumah warga apabila terjadi kekurangan,” kata Amsakar.


Ia menegaskan, BP Batam tidak pernah menunda penyelesaian persoalan air bersih. 


Amsakar memastikan seluruh jajaran pimpinan terus bekerja untuk menuntaskan permasalahan tersebut.


“Yang terpenting bagi saya dan jajaran adalah memperjuangkan amanah masyarakat. Itu yang kami lakukan setiap hari,” pungkas Amsakar.


Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap kooperatif dan mendukung langkah-langkah pemerintah agar persoalan distribusi air bersih di Batam dapat segera diselesaikan secara berkelanjutan.


“Kami butuh dukungan semua pihak agar solusi yang sedang dan akan dijalankan dapat berjalan optimal,” ujarnya.(tar)





Editor: teguh