EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

60 Wartawan di Provinsi Jambi Ikut UKW Gratis Yang Difasilitasi Dewan Pers

On 20.55



JAMBI - Dewan Pers kembali memfasilitasi kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) gratis. Kali ini di Provinsi Jambi, pada Selasa-Rabu, 28-29 Juni 2022 di Hotel Aston. Pada UKW tersebut, yang menjadi leader pelaksanaan kegiatan adalah Lembaga Uji UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta. 


Sebanyak 60 orang wartawan dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Jambi menjadi peserta UKW gratis tersebut. Bahkan, ada yang peserta yang datang dari luar Provinsi Jambi, di antaranya dari Provinsi Lampung. 


Peserta UKW yang difasilitasi Dewan Pers 36 orang diuji oleh Lembaga Uji UPN "Veteran" Yogyakarta, sisanya diuji PWI. Penguji dari UPN "Veteran" Yogya Dr. Susilastuti Dwi N, M.Si, Dr. Agung Prabowo M.Si, Drs. Arif Wibawa, M.Si, Dra. Esti Susilarti, M.Pd, Mahmud Marhaba dan Saibansah Dardani, S.Ag.


Saat membuka UKW di Jambi, anggota Dewan Pers yang menjabat sebagai Ketua Komisi Pemberdayaan Organisasi Periode 2022-2025, Asmono Wikan mengatakan, Dewan Pers sangat menaruh perhatian dengan upaya meningkatkan  kompetensi wartawan di seluruh Indonesia. 


Hanya dengan dukungan wartawan yang kompeten dan berkualitaslah, perusahaan pers dan dan pers Indonesia akan tumbuh dan berkembang. Hal itu akan mendorong berkembangnya iklim demokrasi di Indonesia. 


"Wartawan dituntut untuk berperan menjaga iklim demokrasi di Indonesia, sebagai pilar keempat. Untuk itu, wartawan Indonesia harus kompeten dan terus meningkatkan skill dan kemampuan diri mereka," ujarnya.


Selain itu, lanjut Asmono Wikan, jika wartawan Jambi sudah kompeten, maka Jambi akan paten. "Wartawan kompeten, Jambi paten," tegasnya yang disambut aplaus antusias para perta UKW Fasilitasi Dewan Pers. 


Sementara itu, Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi UPN "Veteran" Yogyakarta, Dr. Agung Prabowo M.Si mengatakan, sebagai institusi akademis negeri, UPN Veteran Yogyakarta memiliki hubungan historis yang cukup dekat dengan PWI. Terutama, saat Ketua Umum PWI Pusat masih dijabat oleh Tarman Azam. Beberapa kali, UPN Veteran Yogyakarta memfasiliasi kegiatan organisasi wartawan tertua di Indonesia itu. 


"Hubungan kami dengan PWI selama ini sangat bagus, beberapa kali kami memfasilitas kegiatan PWI di Yogyakarta. Semuanya itu demi kemajuan dunia jurnalistik dan profesionalisme wartawan Indonesia," ujar Agung Prabowo. 


kegiatan UKW kali ini menjadi momentum bagi UPN Veteran Yogyakarta dan PWI untuk kembali mengulang kebersamaan tersebut. Apalagi, 4 orang penguji UPN Veteran Yogyakarta yang menguji kali ini, Susilastuti, Esti Susilarti, Mahmud Marhaba dan Saibansah Dardani adalah anggota PWI. 


" UPN Veteran Yogyakarta sebagai lembaga uji yang mendapat lisensi dari Dewan Pers, merasa bersyukur dan bangga ikut berkontribusi bersama-sama dengan PWI meningkatkan kompetensi wartawan di Indonesia," tambah Agung Prabowo.


Seusai pelaksanaan UKW, Direktur Lembaga Uji UPN Veteran Yogyakarta, Dr. Susilastuti Dwi N, M.Si mengatakan, para wartawan yang menjadi peserta UKW oleh UPN Veteran Yogyakarta, telah mengikuti seluruh rangkaian tes dengan baik. 


Peserta UKW yang berjumlah 36 orang, tidak ada satu orang pun yang telat hadir. Sungguh ini satu bukti, betapa wartawan Jambi begitu serius dan berkomitmen tinggi dalam menjalani UKW gratis tersebut. 


"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta UKW yang diuji oleh UPN Veteran Yogyakarta  karena tidak ada satu orang pun yang terlambat hadir, semuanya hadir tepat waktu dan mengikuti seluruh rangkaian mata uji dengan baik," ujar Susilastuti saat penutupan kegiatan UKW gratis itu. 


Meskipun masih ada peserta yang dinyatakan belum kompeten, lanjut dosen UPN Veteran Yogyakarta yang juga anggota PWI itu, tapi itu bukanlah akhir dari karir jurnalistik mereka. Masih ada kesempatan untuk kembali mengikuti UKW paling cepat enam bulan mendatang. 


"Para peserta yang dinyatakan kompeten pada UKW gratis di Jambi ini, akan menjadi bagian dari keluarga besar alumni UKW UPN Veteran Yogyakarta yang saat ini berjumlah 831 orang dan tersebar di seluruh Indonesia," ungkap anggota Dewan Redaksi Majalah Suara Aisyiah itu mengakhiri.

Wagub Marlin Buka Lomba Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman

On 20.37



BATAM - Wakil Gubernur Kepri Hj Marlin Agustina Rudi menegaskan bahwa pemerintah secara gencar pemerintah melakukan upaya diversifikasi konsumsi pangan. Upaya tersebut dilakukan tidak untuk mengganti beras secara total, tetapi mengubah pola konsumsi pangan.


Sehingga nantinya masyarakat menkonsumsi lebih banyak jenis atau ragam pangannya baik untuk jenis pangan sumber karbohidrat, sumber protein, serta sumber vitamin dan mineral, yang menjadikan kualitas gizi lebih baik.


"Kepulauan Riau punya banyak potensi pangan lokal yang bisa diolah menjadi beragam menu. Tentu menu yang lezat dan sehat. Kami akan terus mendukung menu-menu lokal ini mengglobal," kata Wagub Marlin saat membuka Demo Masak dan Lomba Cipta Menu B2SA Tingkat Kota Batam di Panggung Utama Dataran Engku Putri, Kota Batam, Kamis (30/6). 


Lomba Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) ini diikuti seluruh kecamatan di Kota Batam. 

Untuk mendapatkan hasil yang baik, para juri dengan kompetensi di bidang dihadirkan. Mulai dari para chef berbagai hotel terbaik di Batam. Dari kampus-kampus dan para ahli gizi.


Ketua TP PKK Kota Batam ini melihat beragam bahan lokal diolah perwakilan kecamatan menjadi menu-menu yang lezat. Tentu kelezatan itu harus dipadukan dengan isi yang bergizi dan sehat.


Menurut Wagub Marlin, persoalan gizi memang menjadi fokus perhatian pemerintah. Terlebih saat ini, pemerintah mengajak semua untuk mencegak stunting dan menurunkan angka prevalensi yang ada. 


Karena itu, tak heran kalau belakangan ini, Wagub Marlin begitu gencar melakukan sosialisasi dan edukasi tentang stunting. Ke berbagai kelompok masyarakat. 


Sebab, menurut Perempuan kelahiran Karimun ini, stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi dan tidak hanya disebabkan oleh faktor gizi buruk yang dialami oleh ibu hamil maupun anak balita, namun juga terhadap remaja putri.


Begitu pentingnya terus tercipta menu-menu yang bergizi, seimbang dan aman ini, Marlin kembali menegaskan bahwa Road Show dan LCM B2SA ini akan kita jadikan program tahunan TP-PKK Kota Batam yang bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Dengan harapan, kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan keterampilan masyarakat umumnya dan ibu-ibu PKK khususnya dalam menciptakan dan menyajikan menu yang beragam, bergizi seimbang dan aman, sebab ibu-ibu rumah tangga merupakan pilar utama pembangun gizi keluarga.


"Penganekaragaman konsumsi pangan melalui pengembangan pangan pokok lokal sangat diperlukan sehingga akan berdampak terhadap sektor pariwisata khususnya pada bidang kuliner," Ketua Pikori BP Batam ini.


Olahan dari bahan gonggong dan sagu mendapat perhatian khusus Wagub Marlin. Dia ingin kreasi menu dari dua bahan pangan ini terus bermunculan. Terlebih gonggong yang banyak ditemui di Kepulauan Riau.

Percepat Batam Bandar Dunia Madani Dimulai Siapkan SDM Unggul dengan Penguatan Akhlak

On 08.10



BATAM - Ketua TP PKK Kota Batam Hj Marlin Agustina Rudi mengajak ibu-ibu untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul melalui penguatan akhlak. Sebagai madrasah pertama bagi anak-anak, para ibu bisa membekali mereka dengan pendidikan karakter.


"Tentu kita ingin anak-anak kita tumbuh hebat dengan penguasaan ilmu pengetahuan yang terus berkembang, penguasaan teknologi yang juga semakin maju, yang kita bekali dengan pendidikan akhlak," kata Marlin, di Masjid Baitul Amal, Perumahan Marchelia, Taman Baloi, Kita Batam, Selasa (14/6).


Kegiatan di Masjid Baitul Amal ini merupakan rangkaian Pembinaan Akhlak Mulia Tim Penggerak PKK Kota Batam. Kali ini, tema pembinaan akhlak mulia adalah Keutamaan dan Tata Cara Shalat Dhuha.


Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kepulauan Riau ini banyak berkisah tentang pembangunan sumber daya manusia. Terlebih di akhir pekan kemarin, Wagub Marlin hadir di pelepasan anak-anak sekolah di sebuah SD dan SMP. 


Dengan pembangunan Batam yang terus melaju, Ketua GOW Kota Batam ini pun mengingatkan semua pihak untuk bersama-sama menyiapkan SDM. SDM yang siap mengisi pembangunan negeri ini dan membawanya semakin maju dan sejahtera.


Pembinaan akhlak mulai ini, menjadi agenda rutin TP PKK Kota Batam. Mereka berkunjung dari satu masjid ke masjid lainnya yang berbeda tiap kecamatan. Sehingha  program ini bisa menyentuh lebih banyak masyarakat.


Pada kesempatan itu, Ketua PIKORI BP Batam ini kembali menyampaikan pentingnya untuk terus berbuat baik dan selalu memaafkan. Karena, dengan memaafkan, hati akan lega untuk melanjutkan dan melangkah ke hari berikutnya.


"Teruslah berpikir dan berbuat baik," kata Marlin.


Tanpak hadir pada pembinaan akhlak mulia itu Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Batam Umiyati dan Camat Batam Kota Novi Harmadyastuti, Ketua Majelis Taklim Shofwatunnisa Perumahan Marchelia Asmawati.

Sinkronisasi Program, Bunda Marlin Buka Rakor PAUD dan Pelatihan K-13

On 14.03



BATAM - Bunda PAUD Kota Batam Hj Marlin Agustina Rudi mengajak semua untuk terus meningkatkan kepedulian lada pendidikan anak usia dini. Kepedulian-kepedulian itu, akan mendorong lahirnya generasi yang berkualitas, generasi terbaik dari Kota Batam.


"Kepedulian kita kepada anak-anak untuk meraih pendidikan harus tinggi. Kita harus memikirkan dan berbuat untuk masa depan mereka," kata Bunda Marlin di Hotel Golden View, Bengkong, Kota Batam, Kamis (9/6) pagi.


Ketua TP PKK Kota Batam ini menghadiri dua agenda terkain dengan pendidikan, yang semuanya dilaksanakan di hotel ini. Bunda Marlin langsung membuka Rapat Koordinasi Mitra Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Setelah itu, Marlin menghadiri Pelatihan Kurikulum 13.


Karena itu, Wakil Gubernur Kepulauan Riau ini mengingkat semuanya untuk mengsingkronkan program-program untuk meningkatkan kualitas anak. Kalau secara tingkatan, bisa dilinier dan singkronkan sejak kelurahan, kecamatan hingga kota.


Rakon dan pelatihan itu, harus melahirkan program-program yang bisa membuat anak mandiri dan kreativitas mereka keluar. Untuk PAUD, harus dipahami bahwa mereka berada pada usia bermain, jangan dipaksa belajar dan les bermacam-macam. Pemahaman ini pun harus dimiliki para orang tua.


"Semoga dari Rakor ini terlahir ide dan gagasan yang membuat program PAUD semakin mantap. Semua ini demi anak-anak kita," kata Ketua GOW Kota Batam ini.


Bagi Marlin, masa depan anak sangat penting untuk disiapkan. Marlin pun berterima kasih kepada para pengajar dan para pengurusnya karena menjadi leader  yang hebat untuk memajukan PAUD di Batam.

Hadiri Milad IGTKI-PGRI, Rudi Sebut Guru TK Berperan Penting di Pendidikan

On 23.08



BATAM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menghadiri langsung peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTK-PGRI). 


Kegiatan HUT ke 72 IGTKI-PGRI juga dibarengi Festival Kebhinekaan Nusantara dan Kostum Tematik Kreasi Guru. Diikuti peserta dari guru dan siswa TK dari kecamatan yang ada di Batam.


Dalam sambutannya, Rudi memberikan apresiasi yang tinggi terselenggaranya Festival Kebhinekaan Nusantara dan Kostum Tematik Kreasi Guru. Kegiatan ini tentunya salah satu kegiatan yang positif.


Rudi juga mengatakan guru TK memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa. Karena pendidikan sangat penting dan harus dimulai sejak diri.


"Peran guru TK sangat penting untuk menyiapkan bibit generasi emas di masa depan," kata Rudi, Jumat (3/6/2022).


Rudi menjelaskan Pemko Batam sangat mendukung penuh Festival Kebhinekaan Nusantara dan Kostum Tematik Kreasi Guru. Bahkan menurutnya ke depan kegiatan seperti ini harus rutin diselenggarakan lebih meriah.


"Setelah ini harus dilakukan lagi yang lebih meriah. Pemko Batam pasti akan mendukung," jelasnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi. Kemudian Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Azril Apriansyah, Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata dan sejumlah pejabat lainnya.

Dewan Pers: Wartawan Haram Hukumnya Menulis Berita Hasil Multilevel Quoting

On 21.24

Pembekalan Peserta UKW Gratis Dewan Pers di Kalimantan Barat




PONTIANAK - Wartawan profesional haram hukumnya menulis berita berdasarkan keterangan narasumber yang diambil dari multilevel quoting. Karena tugas wartawan, sesuai undang-undang pers adalah, melakukan konfirmasi untuk menguji informasi yang didapatnya sebelum dipublikasikan. 


Saat ini, fenomena kutip mengutip keterangan dari media lain tanpa menjelaskan sumber aslinya itu sering terjadi di media siber. Banyak sekali perilaku wartawan yang hanya mengejar kecepatan dengan mengabaikan kebenaran dan etika jurnalistik. 


Demikian ungkap Ketua Komisi Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi Dewan Pers, Paulus Tri Agung Kristanto saat memberikan pembekalan pra-UKW (Uji Kompetensi Wartawan) secara zoom untuk para wartawan di Pontianak Kalimantan Barat, Rabu, 25 Mei 2022.  


"Ingin cepat-cepat mengunggah berita, tidak peduli sumbernya dari mana demi mengejar clickbait. Harapannya semakin cepat diunggah di media, semakin banyak yang membaca dan adsensenya akan melimpah, namun realitasnya tidak seperti itu," ujarnya.


Anggota Dewan Kehormatan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Pusat itu menambahkan, tren negatif atas kutip-mengutip berita secara multilevel quoting itu bisa berakibat munculnya masalah pelanggaran Undang-Undang (UU) Pers No. 40 tahun 1999 dan kode etik jurnalistik (KEJ) serta Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).


Dalam kegiatan pra-UKW yang digelar oleh Dewan Pers bersama dengan dua lembaga uji, Lembaga Penguji Kompetensi Wartawan (LPKW) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta dan AJI (Aliansi Jurnalis Independen) itu juga menghadirkan dua orang pemakalah lain. 


Yaitu, dosen UPN Veteran Yogyakarta yang juga mantan wartawan Tabloid Kontan, Kurnia Arofah dan pemakalah dari AJI, Sunarti Sain yang menyampaikan makalah Teknik wawancara dan Penulisan berita (Straight News, Feature, Tajuk). Lalu lintas pembekalan ini dipandu oleh Direktur LPKW UPN Veteran Yogyakarta, Dr. Susilastuti DN, M.Si.


UKW gratis yang difasilitasi Dewan Pers tersebut akan digelar pada 3-4 Juni 2022 di Hotel Aston Pontianak. "Semua peserta yang telah lulus administrasi dan Pra-UKW masih punya waktu untuk terus menelaah dan membaca ulang semua materi yang disampaikan oleh para pemateri," ujar Susilastuti.


UKW di Pontianak tersebut, lanjut Susilastuti, adalah kalanjutan dari program serupa yang dipercayakan Dewan Pers di Hotel Grand Jatra, Pekanbaru-Riau, 22-23 Maret 2022 lalu. Kemudian, pada tanggal 7-8 Juli 2022, UPN Veteran Yogyakarta juga dipercaya Dewan Pers untuk melaksanakan UKW di Makasar Sulawesi Selatan.


"Pada tanggal 28-29 Juni 2022, UPN Veteran Yogyakarta juga dipercaya Dewan Pers untuk menggelar UKW gratis di Jambi, untuk itu, bagi para calon peserta UKW di Jambi yang belum memenuhi persyatan administasi agar segera melengkapi. Karena semua persyaratan sistem administrasi Dewan Pers harus dilengkapi, jika ada satu peserta yang tidak lengkap, maka sistem akan menolak," papar Dewan Redaksi Majalah Suara Aisyiah itu mengakhiri.

Pimpin Upacara Hardiknas, Walikota Batam Berikan Penghargaan Kepada Sejumlah Guru

On 17.31



BATAM - Walikota Batam Muhammad Rudi menjadi inspektur pada Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kota Batam yang digelar Jumat (13/5/2022) pagi di Dataran Engku Putri, Batam Center. Dalam upacara itu Walikota memberikan penghargaan kepada sejumlah guru dan lembaga pendidikan.


Pemberian penghargaan dilakukan usai upacara. Adapun para guru yang mendapat penghargaan tersebut adalah mereka yang betugas di hinterland yakni; Fatma dengan masa bakti 38 tahun, Abdul Rahim masa bakti 37 tahun dan Zaleha dengan masa kerja 35 tahun. Walikota juga memberikan penghargaan kepada guru asesor guru penggerak Hari Purwani Simangunsong.


Penghargaan juga diberikan kepada lembaga pendidikan keterampilan LPK Batam Profesional dan LPK Global Lentera Kasih atas dedikasi ikut menyukseskan program pendidikan. Demikian juga Bank RiauKepri Cabang Batam dan Baznas Kota Batam juga diberikan penghargaan atas dukungannya terhadap dunia pendidikan.


Ikut mendampingi Walikota, tampak Wakil Walikota Amsakar Achmad dan sejumlah Forkompinda. Upacara itu sendiri diikuti Dewan Pendidikan, PGRI, TNI, Polri, Mahasiswa, siswa SMP, SMA, dan SD. Walikota juga menandatangani prasasti pembangunan sekolah untuk SMPN 59, SMPN 60, SMPN 62, SMPN 63, dan SMPN 64.


Ditemui usai upacara, Walikota Muhammad Rudi memberikan apresiasi kepada para guru dan seluruh insan pendidikan. Mereka dianggap dapat mempertahankan proses pembelajaran pada saat pandemi lalu sehingga anak-anak tetap mendapatkan pendidikan.


"Kita sangat apresiasi dan berterima kasih kepada para guru karena walaupun pandemi mereka tetap memiliki semangat untuk mengajar dan anak-anak kita tetap memperoleh pendidikan. Saat ini sudah bisa belajar tatap muka dan kita harap semakin banyak ilmu yang diberikan kepada anak didiknya sesuai kemampuan. Jayalah guru, jayalah anak-anak Kota Batam," papar Walikota.


Sebelumhya dalam upacara itu Walikota membacakan sambutan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim. Dalam sambutan tersebut ditekankan bahwa dunia pendidikan tanah air tetap berjalan meski dalam masa pandemi, dengan menggunakan metode Merdeka Belajar.


"Dengan Merdeka Belajar terbukti mampu mengatasi masalah pembelajaran di masa pendemi," ungkap Walikota membacakan pidato Menteri.


Sebelumnya Walikota juga menjawab soal pendidikan tatap muka 100 persen. Dia menyerahkan hal itu sepenuhnya kepada guru dan pihak sekolah.


"Sekarang kan sudah tatap muka, untuk sepenuhnya kita serahkan ke guru atau pihak sekolah untuk mengaturnya karena mereka yang tahu kondisi di sekolahnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa normal semua," singkat Walikota.