KEPRI

NASIONAL

EKONOMI

POLITIK

SPORT

Lebaran Ala Jefridin, Merayakan Kemenagan Tanpa Mengabaikan Protokol Kesehatan

By On 21.54



BATM - Takbir, tahmid, dan tahlil berkumandang di Masjid Baitirahman, Sekupang, Kamis (13/5/2021). Raut wajah ceriah terpancar dari wajah jemaah saat merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa di Bulan Ramadan.


Salah satu dari ribuan jemaah yang merayakan kemenangan tersebut yakni Jefridin. Dengan berbusana teluk belanga, Jefridin menyapa dan mengingatkan jemaah terkait protokol kesehatan.


"Merayakan kemenangan tidak berarti mengabaikan protokol kesehatan," ujar Jefridin.


Jefridin pun mengapresiasi pengurus masjid yang mampu mengatur jarak dan mewajibkan jemaah memakai masker. Bahkan, jemaah juga tidak diperkenankan bersalaman.


"Ini yang ingin kita pastikan. Semoga, dengan semua patuh protokol kesehatan ini, kita berhasil keluar dari pandemi," ujarnya.


Dalam salat yang dipimpin Muhammad Faizal dan sebagai khatib Asep Izuddin itu, jemaah dibagi dua; di dalam masjid dan di halaman masjid. Semua jemaah melaksanakan salat dengan berjarak sesuai protokol kesehatan. Usai salat, masing-masing jemaah saling bermaafan tanpa melaksanakan salam-salaman.


"Silaturahmi tahun ini harus beradaptasi di masa pandemi. Melalui ini pula, saya pribadi, keluarga dan mewakili Pemko Batam, menyampaikan minal aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin," ujar Sekda.


Usai salat di Masjid Baiturahman, Jefridin langsung melaksanakan tradisi sungkeman. Pertama yang ditemui Jeridin adalah sang ibu. Ia bersujud dan menyampaikan maaf di hari yang fitri tersebut.


Usai dari kediaman sang ibu di Batuaji, Jefridin pun menuju kediaman Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, Datok Nyat Kadir kediamannya di Sekupang untuk merayakan Lebaran bersama keluarga. Jefridin juga menyampaikan, dalam perayaan kali ini fokus dengan keluarga. Pasalnya, dirinya tak boleh mengundang banyak warga, mengingat masih dalam kondisi pandemi.


"Meski tak bertemu, silaturahmi bisa kita jalankan melalui telepon maupun aplikasi perpesanan. Meski di masa pandemi, silaturahmi dengan adaptasi baru ini tak mengurangi makna Idulfitri," ujarnya.


Usai melaksanakan rangkaian perayaan Lebaran itu, Jefridin pun menyempatkan diri menuliskan pantun khusus di momen lebaran tersebut. Setidaknya, ada tiga bait pantun yang ditulis Jefridin untuk semua masyarakat Kota Batam.


"Semat sunting situan putri, tenun songket pakaian pengantin, selamat merayakan idulfitri, mohon maaf lahir batin," Jefridin membacakan pantun.


"Bedelau sungguh bunga jembangan, motif menawan bunga melati, walau tidak berjabat tangan, maaf dipinta setulus hati," sambung dia.


Jefridin juga kembali mengingatkan pandemi masih mengancam, untuk itu, ia menekankan protokol kesehatan dengan ketat agar perayaan Lebaran tidak menjadi klaster baru menyebaran Covid-19.


"Jangan lengah dan tetap waspada. Patuhi protokol kesehatan; pakai masker, suci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan, dan kurangi mobilitas," pesan Jefridin.

Turut Dihadiri Amsakar, Salat Idul Fitri di Masjid Sultan Berjalan Penuh Khusyuk

By On 19.11



BATAM - Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Ketua 1 TP PKK Kota Batam Erlita Sari melaksanakan Salat Idul Fitri di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Kamis (13/5/2021 pagi. Meski pandemi, pelaksanaan salat id di masjid ini berjalan khusyuk  dengan melaksanakan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.


"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Mungkin ada kata yang tersalah nada atau cakap yang salah terucap, mohon maaf lahir dan bathin," ucap Amsakar.


Pelaksanaan prokes pada salat id tidak mengurangi kekhidmatan pelaksanaan salat id. Oleh panitia, jarak antar jamaah di atur sesuai dengan aturan berlaku. Bertindak sebagai khatib Habiburrohman, M.Pdi sedangkan Imam Sufyan Muttaqin, SQ, MA.


Sebelum masuk ke area salat, panitia tidak lupa mengecek suhu tubuh dan mengingatkan jamaah untuk mencuci tangan dan melaksanakan prokes lainnya. Usai salat, jemaah langsung meninggalkan lokasi dengan tertib dengan menghindari kontak fisik seperti bersalaman dan lainnya. 


Amsakar mengapresiasi pelaksanaan salat id di Masjid Sultan sesuai prokes yang dianjurkan pemerintah. Ia tidak bosan-bosannya menyampaikan harapan agar masyarakat dapat menjalankan imbauan ini dalam kesehariannya. Tak terkecuali pada momen idul Fitri 1442 hijriah ini.


"Silaturahmi memang berharga tapi lebih berharga lagi untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kita semua. Mari tetap terapkan prokes sebagai ikhtiar agar terhindar dari paparan Covid-19," ajaknya.


Tidak hanya kali ini, sosialisasi serupa kerap ia sampaikan setiap kegiatan. Amsakar menyadari kesadaran kolektif semua pihak akan mempercepat penanganan Covid-19. Lebih lanjut, ia berharap masyarakat saling mengingatkan satu sama lain.


"Semua kita harus mewaspadai sebaran virus ini,” ucap dia.


Sementara itu, Ketua Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Yumasnur mengatakan, selain menerapkan prokes pada umumnya. Pihaknya juga menyediakan masker cadangan seandainya jamaah lupa membawa atau kehilangan masker.


"Kami siapkan 2 ribu masker," imbuhnya.

Rayakan Idul Fitri 1442 H, Rudi Ajak Masyarakat Batam Tak Abai Protokol Kesehatan

By On 15.49



BATAM - Umat Islam di Kota Batam merayakan Idul Fitri 1442 H, Pemko Batam juga mengizinkan untuk pelaksanaan salat Idul Fitri berjamaah. Dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.


Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan bersyukur karena di tengah pandemi Covid-19 umat Islam dapat melaksanakan salat Idul Fitri berjamaah. Namun pihaknya tetap mengingatkan agar selalu menjalankan imbauan pemerintah.


Jangan sampai perayaan Idul Fitri lantas membuat masyarakat mengabaikan protokol kesehatan. Penyebaran Covid-19 masih terjadi hingga saat ini, karena itu masyarakat diharapkan dapat selalu menjaga kewaspadaan.


"Intinya protokol kesehatan jangan sampai kendor," kata Rudi di Dataran Engku Putri, Kamis (13/5/2021).


Di hari kemenangan ini pihaknya berharap Covid-19 bisa segera berakhir. Memasuki tahun ke dua pihaknya berharap kesadaran masyarakat bisa terus ditingkatkan terkait dengan protokol kesehatan.


"Covid-19 tidak hanya mengganggu kesehatan kita, tapi juga ekonomi. Mudah-mudahan bisa cepat hilang," katanya.


Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi memberikan apresiasi kepada umat Islam yang telah menjalankan salat Idul Fitri dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.


"Hari ini kita lihat, salat Idul Fitri dapat terlaksana dengan baik dan tentunya tetap menjaga jarak aman," kata Marlin.


Sementara itu, Kepala Kantor Agama Kota Batam, Zulkarnain mengatakan tahun ini untuk di Kota Batam pelaksanaan Salat Idul Fitri digelar di 557 titik yang tersebar di 12 Kecamatan yang ada di Batam. Jika dibandingkan tahun 2019 mengalami penurunan.


"Tahun 2019 lalu salat Idul Fitri digelar di 627 titik, perbandingannya tahun 2019 karena tahun lalu kita tidak menyelenggarakan salat berjamaah," katanya.

Raih Kemenangan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Rudi-Amsakar Ucapkan Permohonan Maaf

By On 14.33

 


BATAM - Idul Fitri tahun ini masih sama seperti tahun lalu, karena pendemi Covid-19 belum berlalu. Namun, kemenangan Idul Fitri tetap bisa dirasakan meski di tengah Pandemi.


"Saya pribadi, keluarga dan mewakili Pemerintah Kota Batam, mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri mohon maaf lahir dan batin," ujar Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Rabu (12/5/2021).


Ia mengatakan, di Idul Fitri kali ini sebaiknya masyarakat mengurangi mobilitas dan berjumpa langsung dengan orang lain. Ia mengatakan, di masa pendemi ini, protokol kesehatan harus diperketat.


"Meski tak boleh berjabat tangan, kita semua masih bisa bermaafan," kata Rudi.




Terpisah, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Batam melalui diri pribadi, keluarga maupun Pemerintah Kota Batam.


"Semoga di Idul Fitri ini, kita benar-benar kembali ke kesucian dan saling memaafkan," ujarnya.


Selain itu, setelah berpuasa sebulan penuh, ia mendoakan agar umat yang menjalankan ibadah wajib tersebut makin meningkatkan ketakwaan kepada Allag SWT.


"Semoga kita semua masih bertemu dengan Ramadan tahun depan," katanya.

Prestasi Moncer BP Batam Realisasikan Target Investasi Tuai Pujian dari APINDO

By On 23.15



BATAM - Berkaitan dengan prestasi BP Batam yang berhasil melampaui target investasi yang ditetapkan di masa Pandemi Covid-19, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Batam memberikan apresiasi atas kinerja Muhammad Rudi cs.


Mengingat hal tersebut sangat tidak mudah untuk merealisasikan investasi di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu seperti sekarang ini.


"Menurut saya ini merupakan pertanda akan bangkitnya ekonomi Batam setelah terpuruk akibat Pandemi. Dengan kembali naiknya investasi maka secara makro pertumbuhan ekonomi akan terkerek naik memasuki zona positif setelah sempat mengalami resesi beberapa triwulan belakangan ini," ujar Rafki Rasyid Ketua APINDO Kota Batam.


APINDO Batam berharap prestasi BP Batam ini bisa terus ditingkatkan lagi di masa mendatang. Karena dari sisi pengeluaran, investasi bagi Batam itu paling penting mengalahkan kontribusi pengeluaran rumah tangga untuk pertumbuhan ekonomi.


"Dengan menjaga investasi bisa terus tumbuh positif maka saya yakin pertumbuhan ekonomi Batam dan Kepri akan kembali positif," pungkasnya.



Jelang Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, Disbudpar Batam Buat Anyaman Ketupat

By On 16.29



BATAM - Menganyam ketupat salah satu tradisi yang dilaksanakan  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam setiap  jelang Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih pegawai agar mempunyai keahlian baru khususnya dibidang budaya. 


Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata menyampaikan kegiatan menganyam ketupat tersebut dilaksanakan di Bucu Budaya, salah satu pojok ruangan untuk pegawai melakukan kegiatan kebudayaan. Aktivitas menganyam ketupat ini juga termasuk melaksanakan sepuluh Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). 


"Dalam rangka melestarikan tradisi Melayu sekaligus menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah Pegawai Disbudpar Kota Batam menganyam ketupat bertempat di bucu budaya," katanya, Senin (10/5/2021). 


Kegiatan menganyam ketupat untuk melestarikan budaya supaya tidak hilang ditelan zaman sekaligus mengenalkan budaya kepada anak muda. "Ketupat ini sebagai hidangan utama saat Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, jadi sangat penting bagi kita semua belajar cara membuat sarang ketupat agar tetap lestari," ucapnya. 


Selain menganyam, di bucu budaya ada kegiatan menekat (menyulam) tudung manto, membuat lilin sambang, dan sebagainya. Ardi menyampaikan akan terus mengajak pegawainya untuk melestarikan tradisi Melayu. 


"Diwaktu istirahat ada saja kegiatan yang dilakukan di bucu budaya menekatlah, bercerita tentang sejarah Melayu, makan berhidang, dan sebagainya," ucapnya.

Kepala BP Batam : Pembangunan Jalan Bundaran Madani-Ocarina Tingkatkan Aktivitas Perdagangan dan Pariwisata

By On 14.19

 


BATAM - Pandemi Covid-19 menjadi mimpi buruk bagi manusia di seluruh belahan dunia. Meski demikian, tidak bisa dipungkiri, pandemi juga telah membawa perubahan positif terhadap pola hidup masyarakat global. 


Berbagai aktivitas untuk meningkatkan daya tahan tubuh sebagai bentuk pertahanan untuk melawan virus menjadi lumrah dilakukan. Mulai dari sekadar berjalan santai bersama keluarga di akhir pekan, hingga tren bersepeda yang menjamur, turut menghiasi keseharian masyarakat Indonesia, begitu juga di Kota Batam. 


Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, melihat fenomena tersebut sebagai sebuah upaya untuk meningkatkan kualitas Kota Batam dengan melaksanakan Pembangunan Jalan Kolektor Bundaran Madani sampai dengan Ocarina, Bengkong Sadai.


Oleh karena itu, pihaknya membangun jalan dari Bundaran Madani menuju Ocarina (Bengkong Sadai) yang dilengkapi dengan pedestrian dan jalur sepeda. 


Muhammad Rudi mengatakan, salah satu alasan utama mengapa ia menginiasi pembangunan tersebut adalah untuk menyediakan fasilitas yang mudah diakses bagi para pejalan kaki dan pesepeda, selain para pengguna kendaraan bermotor.


“Kita sudah lihat betapa cepatnya masyarakat menyadari pentingnya menjaga metabolisme tubuh dengan berolahraga. Pembangunan jalan ini kami hadirkan untuk memfasilitasi hal tersebut. Kita bangun juga jalur pejalan kaki dan pesepedanya, sudah kita bedakan juga warnanya per jalur agar memudahkan,” terang Muhammad Rudi, Minggu (9/5/2021).


Pembangunan Jalan Kolektor Bundaran Madani sampai dengan Bengkong Sadai memiliki nilai kontrak sebesar Rp23,59 miliar, yang ditangani oleh PT Multi Sindo Internasional sebagai kontraktor dan PT Wadah Cipta Teknik sebagai konsultan pengawas.


Adapun lebar pembangunan Jalan Bundaran Madani bervariasi di setiap bagiannya, yakni Simpang Pasir Putih dengan lebar rata-rata 12 meter, Jalan Engku Putri dengan lebar rata-rata 7 meter, dan ruas jalan di depan Sekolah Mondial dengan lebar rata-rata 7 meter.


“Yang paling mendekati akhir pengerjaan dari beberapa proyek yang sedang berlangsung adalah pembangunan jalan di Bundaran Madani sampai Ocarina. Progresnya sudah 96,4 persen, dengan total panjang ruas jalan 2 kilometer dan lebar jalan 10,5 meter,” ujar Muhammad Rudi.


Selain sebagai fasilitas bagi pejalan kaki dan pesepeda, pembangunan jalan ini juga dilakukan sebagai konektivitas aktivitas perdagangan dan industri pariwisata yang berkembang di seputar kawasan Bengkong Sadai dan sekitarnya.


“Aktivitas perdagangan tersebut berperan penting untuk kelancaran perputaran ekonomi di sana. Begitu juga dengan wisata kulinernya. Sehingga dengan adanya pembangunan jalan ini, semuanya dapat terhubung dan warga yang berada di daerah lain dapat dengan mudah berkunjung ke Bengkong,” ujar Muhammad Rudi.


Adapun pembangunan jalan Bundaran Madani ini dilaksanakan selama 120 hari kalender, dengan masa akhir kontrak masing-masing jatuh pada tanggal 21 Mei 2021 mendatang. (rud)

Triwulan I 2021: Sebanyak 79 Persen Ekspor Hasil Industri Kepri Berasal dari Batam

By On 12.04



BATAM - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam merilis data ekspor untuk di kedua wilayah pada Selasa (4/5/2021) silam. 


Tercatat, ekspor kumulatif nonmigas Kota Batam mencapai USD 2,31 Milyar dan menyumbang 78 persen dari ekspor nonmigas kumulatif (Januari-Maret) Kepulauan Riau Triwulan Pertama 2021.


“Di bulan Maret saja, Kota Batam menyumbang 74 persen dari total ekspor nonmigas se-Kepri atau sekitar USD 829 Juta. Ini menunjukkan tren positif kegiatan ekspor di Kota Batam masih berlangsung dengan baik dan prima,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar.


Dendi menuturkan, menurut data dari BPS Kota Batam, naiknya nilai ekspor Bulan Januari-Maret 2021 disebabkan oleh meningkatnya ekspor kumulatif sektor nonmigas Kota Batam sebesar 6 persen.


“Sektor nonmigas didominasi oleh Hasil Industri, di mana hasil ekspor hasil industri Batam menyumbang 79 persen dari ekspor hasil industri Kepri. Hal ini didukung dengan adanya 26 Kawasan Industri dan Ribuan PMA di Batam, maka hasil industri di Batam sangat dominan. Untuk Triwulan I 2021, nilai ekspornya sendiri yang terbesar adalah golongan barang mesin/peralatan listrik dengan peran sebesar 43 persen atau USD986 juta, kemudian golongan mesin-mesin/pesawat mekanik, serta minyak dan lemak hewan/nabati masing-masing 12 persen atau sebesar USD279 juta,” terang Dendi.


Sedangkan Nilai Ekspor pada Triwulan 1, menurut Pelabuhan utama terbesar di Provinsi Kepulauan Riau adalah melalui Pelabuhan Batu Ampar dengan kontribusi sebesar 39 persen, dengan nilai ekspor USD1,4 miliar. Kemudian disusul oleh Pelabuhan Tanjung Balai Karimun sebesar 18 persen atau USD671 juta dan Pelabuhan Sekupang sebesar 14 persen atau USD521 juta.


Selain pembangunan infrastruktur sebagai fasilitas pendukung kegiatan investasi yang saat ini gencar dilakukan oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, sejumlah promosi dan perjanjian kerja sama internasional telah dilakukan BP Batam dalam rangka mendorong kegiatan ekspor di Kota Batam.


Dendi mengungkapkan, ini merupakan buah manis dari kerja keras seluruh masyarakat dan para pemangku kepentingan yang telah bahu-membahu untuk meningkatkan perekonomian di Kota Batam.


“Semua ini tidak terlepas dari peran kita semua, seluruh masyarakat Kota Batam. Dan tentunya kita tidak boleh berpuas diri. Masih ada tiga triwulan ke depan yang harus kita tingkatkan agar Kota Batam terus tumbuh dan berkembang sebagai pusat perdagangan internasional dan kontributor utama perekonomian Kepri,” kata Dendi. (rud)

Dilarang Mudik, Ratusan Ribu Warga Batam Serbu Mall dan Pasar Hilangkan Rasa Kesal

By On 19.28



BATAM - Gegara larangan mudik dari pemerintah serta merasa muak dengan informasi corona yang tak jelas juntrungannya, membuat warga Batam kesal.


Alhasil ratusan ribu warga yang sejak tahun lalu terbendung rasa rindu kampung halamannya, terpaksa melampiaskan dengan menyerbu pusat perbelanjaan seperti mall dan pasar.


"Kita sudah setahun tak bisa mudik, eh kok sekarang dilarang lagi. Tapi aneh kenapa orang China malah dibolehkan datang ke Indonesia, kesannya entah ada entah tidak nih corona," kata Rusli, warga Bengkong.


Banyak dari pengunjung mall tersebut cuek bebek mematuhi anjuran protokol kesehatan (prokes). Tampak jelas mereka tak memakai masker dan menjaga jarak.


Akibat berjubelnya manusia yang akan berbelanja, membuat petugas pintu mall seakan tak kuasa memeriksa suhu tubuh para pengunjung. Mereka membiarkan warga yang terus berduyun-duyun datang, semakin sore semakin padat.


"Ngapain di rumah. Ada THR pun gak bisa mudik, lebih baik ke mall setor duit ke pengusaha seperti anjuran bu Sri (Menkeu)," timpal Sherly.






Satu Komando Rudi, Pemko dan BP Batam Semakin Sinergi Percepat Pembangunan

By On 15.12



BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) dan Badan Pengusahaan (BP) Batam terus bersinergi mempercepat proyek-proyek infrastruktur untuk pembangunan Batam.


Satu komando di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam Muhammad Rudi, saat ini tak ada lagi isu dualisme. Perencanaan untuk pembangunan Batam saat ini juga telah sejalan.


Sinergitas antara Pemko Batam dan BP Batam bisa dilihat pada Minggu (9/5/2021) kemarin. Rudi yang didampingi Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad serta pejabat eselon II Pemko Batam dan BP Batam secara bersama-sama turun langsung ke lapangan.


Rudi mengajak para pejabat Pemko dan BP Batam tersebut untuk meninjau sejumlah proyek infrastruktur. Baik yang saat ini dikerjakan oleh Pemko Batam ataupun BP Batam.


Peninjauan diawali dari pembangunan Jalur Kedua Jalan Hang Kesturi Tahap I, Kabil, Nongsa. Pembangunan jalan ini dilakukan guna meningkatkan konektivitas, terutama aktivitas logistik yang rutin terjadi di seputar Kawasan Industri Kabil.


"Dengan peningkatan jalan disini kita harapkan aktivitas kegiatan industri bisa berjalan lancar," kata Rudi.


Setelah itu, dilanjutkan meninjau peningkatan Jalan Ahmad Yani, Batam Center (Kawasan Industri Cammo) dan Jalan menuju Kawasan Wisata Ocarina. Ia memberikan arahan agar beberapa permasalahan yang menghambat dapat segera diselesaikan.


Kemudian, Rudi juga meninjau proyek jalan di depan Southlink menuju arah Tiban atau Sekupang. Selama ini kemacetan sering terjadi pada ruas jalan ini, terlebih lagi jika ada kendaraan berat yang mogok.


"Karena itu kita buka ruas jalan baru disampingnya ini biar tidak terjadi lagi kemacetan," ujarnya.


Tidak berhenti disitu, peninjauan dilanjutkan ke Taman Kolam Sekupang. Di mana kawasan ini akan menjadi destinasi pariwisata baru, untuk menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan.


Selanjutnya, Rudi juga menyempatkan diri meninjau langsung proyek Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kampung Tua Tanjung Riau. Dan dilanjutkan peninjauan pelebaran jalan di Simpang Basecamp dan Simpang Tembesi.


"Proyek-proyek pemerintah ini terus digesa supaya bisa memberikan dampak terhadap ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 saat ini," katanya.

BKDI BP Batam Serahkan Bingkisan Lebaran Kepada Imam Masjid dan Marbot

By On 11.58



BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) menyerahkan Bingkisan Ramadan 1442 H/2021 M kepada imam dan marbot di 36 Masjid dan Mushola di Kota Batam. 


Secara keseluruhan total bingkisan yang dibagikan pada Ramadan 1442 H/2021 M sejumlah 355 paket, yang disalurkan kepada Tenaga Cleaning Servis, Tenaga Outsourcing, Imam dan Marbot Masjid, Guru TK BKDI BP Batam, duafa serta korban musibah kebakaran di Perumahan Baloi Ditpam.


355 paket bingkisan Ramadan disalurkan kepada Tenaga Outsourcing sebanyak 65 paket, Tenaga Cleaning Servis 156 paket, Guru TK BKDI BP Batam 6 paket, Imam Masjid dan Marbot 117 paket, korban musibah kebakaran Baloi Ditpam 11 paket.


Bingkisan Ramadan tersebut berisi bahan makanan berupa beras 5 kilogram, minyak 2 liter, gula 1 kilogram, tepung 1 kilogram, sirup dan mie instan.


Ketua BKDI BP Batam, Asep Lili Holilullah, mengatakan, penyerahan Bingkisan Ramadan merupakan bentuk kepedulian BP Batam, di mana bingkisan tersebut berasal dari pengumpulan dana infaq, sadaqah pegawai BP Batam dan kas keuangan BKDI BP Batam.


Sejumlah kegiatan untuk menyemarakan Ramadan tahun 1442 H/2021 M, antara lain penyerahan bingkisan, santunan untuk Panti Asuhan, tausyiah agama di Masjid B.J. Habibie BP Batam, program Talkshow Ngobras Ramadan, pengumpulan dan penyaluran zakat, infak dan sadaqah, yang merupakan agenda rutin yang dilakukan BKDI BP Batam setiap tahunnya. (cc)

Kepala BP Batam: Pembangunan Jalan Hang Kesturi Kabil Tingkatkan Konektivitas Akses Logistik

By On 10.35



BATAM - Program pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, di tahun 2021 sebagai langkah strategis untuk mendukung investasi dan pemulihan ekonomi Batam.


Hal ini juga selaras dengan program Presiden RI, Joko Widodo, dalam upaya pemulihan perekonomian nasional akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia. 


Infrastruktur juga digadang-gadang Kepala BP Batam sebagai kunci dari kebangkitan perekonomian Batam.


Berbagai proyek strategis dilakukan BP Batam sebagai Badan Layanan Umum (BLU) yang bertugas untuk meningkatkan nilai investasi serta pelayanan publik di Batam.


Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melakukan peninjauan Pembangunan Jalur Kedua Jalan Hang Kesturi Tahap 1, Kabil, pada Minggu (9/5/2021) pagi.


Muhammad Rudi mengatakan, pembangunan jalan ini dilakukan guna meningkatkan konektivitas, terutama aktivitas logistik yang rutin terjadi di seputar Kawasan Industri Kabil.


“Hari ini bisa kita lihat, industri di Kabil didominasi oleh industri alat berat. Frekuensi kebutuhan distribusi logistiknya pasti tinggi. Jika tidak kita fasilitasi dengan benar, akan merugikan seluruh pihak nantinya,” kata Muhammad Rudi.


Ia melanjutkan, dengan dibangunnya Jalur Kedua Jalan Hang Kesturi ini, juga sebagai penghubung industri kreatif di Nongsa dan akses menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam.


“Jadi visinya adalah menghubungkan jalan ke tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam. Ada Nongsa Digital Park, kemudian Maintenance Repair Overhaul (MRO) dan Aerocity di Bandara Hang Nadim. Ini jelas menjadi nilai tambah untuk daya saing Batam,” jelas Muhammad Rudi.


Menurutnya, pembangunan infrastruktur ini selaras dengan apa yang dicita-citakan Presiden RI, Joko Widodo, untuk memulihkan perekonomian, khususnya Batam yang berada di wilayah terdepan bagian Barat Indonesia.


“Saya yakin, bila infrastrukturnya sudah bagus, kawasan industri juga akan serta-merta berkembang dengan baik. Kepercayaan investor asing otomatis akan meningkat. Jadi efek bola saljunya bisa kita lihat, karena konsep pembangunannya jelas dan transparan,” pungkas Muhammad Rudi.


Pembangunan Jalur Kedua Jalan Hang Kesturi Tahap 1, Kabil ini sendiri memiliki nilai kontrak sebesar Rp35,45 miliar dengan total panjang ruas jalan 5 kilometer dan lebar jalan 7 meter. 


Pekerjaan ini dilaksanakan oleh PT Barelang Konstruksi sebagai kontraktor dan PT Multi Forma Riau Konsultan selaku konsultan pengawas.


“Saat ini, progres pengerjaan fisik sudah mencapai 80 persen dan masa akhir kontrak jatuh pada tanggal 20 Juni 2021,” tutup Muhammad Rudi.


Selain itu, Muhammad Rudi, beserta rombongan juga berkesempatan untuk meninjau Peningkatan Jalan Ahmad Yani, Batam Center (Kawasan Industri Cammo).


Turut hadir dalam peninjauan ini Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad; Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar; Kepala Dinas Infokom Pemko Batam, Azril Apriansyah; Kasubdit Pembangunan Jalan dan Jembatan BP Batam, Himawansyah Putra; dan Kasi Pembangunan dan Pemeliharaan Jembatan sekaligus PPK Infrastruktur Kawasan BP Batam, Muhammad Gazali Djajasasmita. (rud)

Meski Pandemi, Realisasi Investasi di Batam Tahun 2020 Lampaui Target

By On 10.27



BATAM - Meski terkendala pandemi Covid-19, Batam masih menjadi salah satu destinasi investasi untuk menanamkan modal. Hal ini menandakan optimisme para penanam modal terhadap iklim investasi di Batam.


Ini dibuktikan dengan adanya perkembangan investasi di Batam pada 2020 berhasil melebihi target yang telah ditetapkan.


Hal ini disampaikan melalui Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, pada Jumat (7/5/2021).


Dendi mengatakan, Tahun 2020 merupakan tahun tantangan untuk seluruh negara di dunia. 


Tercatat, hanya China dan Vietnam yang berhasil membukukan pertumbuhan ekonomi positif. Sedangkan untuk ratusan negara lainnya, justru membukukan hasil yang sebaliknya. Demikian halnya dengan Batam yang pada Tahun 2020 menyentuh angka pertumbuhan -2,55 persen. 


“Walaupun angka itu masih lebih baik dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau, tapi tetap masih menjadi tantangan bagi Batam yang merupakan daerah investasi dengan status FTZ,” ujar Dendi.


Selama masa pandemi berlangsung, BP Batam kemudian mengambil beberapa langkah strategis untuk terus meningkatkan daya saing Batam sebagai kawasan tujuan investasi internasional dan nasional.


“Beberapa prioritas pembangunan infrastruktur, seperti Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Batu Ampar dan infrastruktur jalan, ditingkatkan dengan cepat. Kami juga terus meningkatkan hubungan dengan para investor internasional dengan meningkatkan kegiatan pemasaran yang efektif, melalui platform digital dan membuka Kantor Hubungan Ekonomi Internasional di Singapura,” terang Dendi.


Seluruh usaha tersebut berbuah manis saat BP Batam mampu melampaui total target Investasi, dari yang semula ditargetkan Rp14,6 triliun mampu tercapai hingga Rp22,3 triliun atau 152% dari target 2020.


“Penanaman Modal Asing (PMA) berhasil mencapai Rp9,3 triliun. Sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berhasil unggul mencapai Rp13 triliun. Ini tentu melebihi ekspektasi kita semua,” kata Dendi.


Berdasarkan data yang dihimpun oleh Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, dari data Realisasi investasi PMA berdasarkan negara pada 2020 masih dipimpin oleh negara Singapura dengan nilai investasi USD360,4 juta dan 867 proyek. 


Kemudian Luxembourg dengan nilai investasi USD140,7 juta dan 15 proyek, dan di posisi ketiga adalah Jerman dengan nilai investasi USD26,6 juta dan 25 proyek.


“Total dari 34 negara yang berinvestasi di Batam, nilai investasinya sebesar USD643 juta dan 1.714 proyek. Ini harus kita jaga dan tingkatkan, agar capaian realisasi investasi di tahun 2021 semakin baik,” kata Dendi.


Sedangkan realisasi investasi PMDN berdasarkan sektor pada 2020, sektor Industri Kimia dan Farmasi merupakan penyumbang utama capaian realisasi investasi dan di posisi pertama dengan nilai investasi sebesar Rp4,2 triliun dan 33 proyek.


“Kemudian disusul oleh sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran. Nilai investasinya Rp3,4 triliun dan 124 proyek, lalu di posisi ketiga sektor Pertambangan dengan nilai investasi Rp2,6 triliun dan 20 proyek. Untuk jumlah proyek terbanyak adalah sektor Perdagangan dan Reparasi dengan jumlah proyek 1.119,” lanjut Dendi.


Ia juga menambahkan, dengan meningkatnya realisasi investasi PMA, menunjukkan optimisme negara asing untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya Batam. 


Ini juga sekaligus menjadi pertanda kondusivitas iklim investasi di Batam yang baik. 


“Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, didapati realisasi investasi asing Kota Batam mulai dari Tahun 2016-2020 mencapai angka USD2,78 miliar dan 4.369 proyek. Kita harapkan ini dapat meningkat di Tahun 2021,” kata Dendi. (rud)

Kadisperindag Gustian Riau Pastikan Penerapan Prokes di Pusat-Pusat Perbelanjaan di Kota Batam

By On 21.15

 


BATAM - Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag) Kota Batam Melakukan Pengawasan Prokes Covid - 19 di pusat Perbelanjaan Kota Batam, Sabtu ( 8/5/2021 ). 


"Pengawasan Prokes Covid - 19 di pusat perbelanjaan kota batam dibagi menjadi 2 kelompok, yang mana kelompok 1 di pimpin Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gustian Riau sedangkan kelompok II di pimpin Sekretaris Disperindag Ade Sofiyan, serta melibatkan seluruh personil Disperindag kota batam dan bekerja sama Polri, TNI, Satpol PP dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan," ujar Gustian Riau.


Kegiatan ini dilaksanakan untuk kesehatan masyarakat kota batam, ekonomi tetap bergerak di masa pendemi Covid - 19.


Pengawasan di fokuskan pada kepatuhan terhadap penerapan prokes di dalam mall, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi, kata Gustian Riau. 


Ia juga menyampaikan penerapan prokes dilakukan juga terhadap pengelola mall, setiap 30 menit pengunjung mall diingatkan agar patuhi protokol kesehatan, menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh di bawah 37,5 serta tidak berdesakan di lift. 


"Ayo kita tetap mematuhi Protokol Kesehatan, lindungi keluarga, terutama orang tua untuk memakaikan masker pada anak-anaknya" Ucap Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau.

Pembagunan Kota Tanpa Kumuh di Tanjungriau, Murni Gagasan Pemko Batam

By On 16.46



BATAM - Kampung Tua Tanjungriau yang berada di Kecamatan Sekupang, kini telah berubah menjadi salah satu destinasi wisata baru. Saat ini juga menjadi pilot project program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kementerian PUPR.


Penataan Kampung Tua Tanjungriau murni gagasan dari Pemko Batam. Mulai dari menyusun Detail Engineering Design (DED), hingga melobi Kementerian PUPR untuk membantu anggaran pembangunannya.


Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan ada dua sumber anggaran untuk pembangunan Kotaku Tanjungriau. Pertama berasal dari APBN sebesar Rp15 miliar dan kedua adalah APBD murni Kota Batam sebesar Rp1,562 miliar.


"Jadi sejarahnya itu Pemko Batam yang mengusulkan kepada Kementerian PUPR, supaya Kampung Tua Tanjungriau ini bisa dijadikan pilot project program Kotaku," kata Rudi saat meninjau langsung di Tanjungriau, Minggu (9/5/2021).


Penataan Kotaku sudah direncanakan sejak tahun 2018 silam. Kemudian pengerjaan dilakukan tahun 2019. Awal tahun 2020 proyek ini sempat dihentikan sementara karena dampak penyebaran Covid-19, namun akhirnya dapat diselesaikan tahun 2021. 


Proyek Kotaku ini juga menjadi bagian dari upaya Pemko Batam dalam menyelesaikan 37 titik Kampung Tua di Kota Batam. Kampung Tua Tanjungriau adalah salah satu kampung tua yang masyarakatnya sudah menerima sertifikat hak milik.


"Jadi prosesnya ini panjang dan ini juga janji kami berdua (Bersama Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad) untuk menyelesaikan masalah kampung tua," katanya.


Karena itu pihaknya sangat menyayangkan adanya klaim-klaim sepihak dari sejumlah kalangan terkait pembangunan Kotaku di Tanjungriau. Pasalnya sejak awal hanya Pemko Batam yang mengusulkan pembangunan di Tanjungriau.


"Kalau hari ini ada yang klaim memperjuangkan, saya juga bingung jadinya. Kapan memperjuangkannya. Karena dari mulai merencanakan hingga mengusulkan ke Kementerian PUPR dilakukan Pemko Batam semua," katanya.


Pada kesempatan itu, Rudi juga meminta agar masyarakat tidak menjual beli sertifikat yang dimiliki. Kampung tua yang tidak bermasalah lagi akan ditata menjadi cantik. Sehingga ke depan dapat menjadi tujuan wisata dan dapat dikunjungi wisatawan mancanegara.


"Inilah kita tunjukan kepada turis manca negara. Karena, di negara maju tidak ada kampung seperti ini. Kalau Kotaku Tanjungriau kita akan pasang jaring-jaring di bawah perumahan biar sampahnya tak masuk. Secara bertahap akan dikerjakan nanti," ucapnya.


Kampung Tua Tanjung Riau  menjadi pilot project Kampung Tua Kotaku. Adapun penataan skala kawasan kampung tua meliputi area gapura, plaza, ruang terbuka, pelantar, pusat pertemuan dan lainnya. Bahkan, sejumlah kampung tua lainnya akan menjadi target selanjutnya. Seperti Tanjung Uma, Batu Merah, Nongsa.


"Intinya saya ingin Tanjung Riau ini menjadi contoh Kampung Tua Kotaku. Kalau ini selesai saya bisa bergeser ke kampung tua lainnya. Mungkin Tanjung Uma, Batu Merah mungkin juga ke Nongsa. Kalau bisa, dua atau tiga kampung tua sekaligus kita bangun," jelasnya saat itu.


Sejarah Pembanggunan Kotaku Tanjungriau


Kepala Dinas Perkimtam Kota Batam Eryudi Apriadi menjelaskan,  penataan Kampung Tua Tanjungriau merupakan bagian upaya penuntasan permukiman kumuh Kota Batam dengan Luas penanganan 19 Hektar. 


Dari identifikasi permasalahan kekumuhan yang ada di Kampung itu terutama pada masih belum memadainya jalan penghubung antar rumah, sanitasi yang tidak layak berupa pembuangan air Limbah dan Persampahan.


"Dengan karakteristik sebagian rumah di atas laut, maka dilakukan penataan pesisir dengan melakukan pembatasan zona permukiman," kata Eryudi.


Dengan merencanakan Jembatan Lingkar sekaligus pelantar penghubung antar rumah-rumah warga. Selain itu direncanakan pengelolaan sanitasi dan fasilitas pendukung lainnya. Secara keseluruhan konsep desain ini melakukan penataan komperhensif dan terintegrasi.


Sosialisasi pertama secara umum dilakukan langsung oleh Wali Kota Batam dengan pemaparan langsung di depan seluruh masyarakat Tanjungriau di Lapangan Bola bagian depan, pada saat Musrenbang Kelurahan Tanjungriau Tahun 2019. 


"Kemudian secara terus menerus dilakukan sosialisasi kepada warga terutama yang terdampak langsung dengan rencana pembangunan," katanya.


Dari konsep yang sudah direncanakan ini, Wali Kota Batam mengusulkan rencana ini untuk dilaksanakan oleh Kementerian PUPR melalui Program kotaku. Dalam usulan awal, diajukan jembatan lingkar yang lebih panjang, penataan lapangan sepak bola, akses masuk, plaza di atas laut, toilet dan pendukung lainnya dengan ajuan anggaran sebesar Rp35 Miliar.


'Dari hasil pembahasan, usulan yang diajukan disetujui sebesar Rp15 Miliar untuk dilaksanakan," katanya.


Adapun anggaran tersebut diperuntukan untuk pembangunan pelantar lingkar sepanjang 469 meter, pelantar penghubung 329 meter, perbaikan jalan akses masuk 384 meter, pedestarian 500 meter, gerbang, papan signed di gerbang, drainase jalan masuk 878 meter, publik toilet, plaza utama, jaring sampah 469 meter, tong sampah dan lampu penerangan.


Karena ada beberapa pekerjaan yang perlu penambahan, selanjutnya Pemko Batam menganggarkan melalui APBD murni sebesar Rp1,562 miliar. Dengan rincian untuk DED dan UKL UPL, drainase lingkungan, Ipal Komunal, dan penerangan jalan umum.


"Kemudian untuk pembangunan lapangan futsal dan sepak takraw serta pembangunan taman," ujarnya.


Selain itu Pemko Batam juga mengadvokasi instansi lain untuk berkolaborasi dalam penataan Tanjung Riau ini. Anggaran advokasi ke instansi lainnya ini diantaranya sebesar Rp1,8 miliar. Digunakan untuk sertifikasi tanah masyarakat, RTLH sebanyak 151 unit dan IPAL Komunal.


"Jadi memang kalau dilihat dari perencanaan hingga pembangunan selesai, semua gagasan dari Pemko Batam," katanya.

Jelang Idul Fitri 1442 Hijriah, Disperindag Batam Perketat Prokes di Pasar dan Mall

By On 12.42



BATAM - Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam melakukan pengawasan aktivitas pusat perbelanjaan agar patuh terhadap protokol kesehatan (protkes). Pengawasan dilakukan baik terhadap pengunjung maupun pengelola mal menjelang perayaan hari raya Idul Fitri, Sabtu (8/5/2021). 


Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendorong aktivitas ekonomi tetap bergerak, namun keselamatan dan kesehatan masyarakat Kota Batam menjadi prioritas utama dengan selalu menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.


Ada beberapa titik yang menjadi sasaran pemantauan penerapan protkes tersebut yakni di Grand mal, BCS mal, Nagoya Hill mal, DC mal, Mega mal, Mal Botania 2.


Sekretaris Disperindag Kota Batam, Ade Sofiyan mengatakan, pengawasan akan difokuskan pada kepatuhan terhadap penerapan protokol kesehatan dalam mal. Antara lain wajib menggunakan masker, jaga jarak minimal 1,5 meter antar pengunjung, pastikan suhu tubuh di bawah 37,5 derajat celcius, menyediakan tempar cuci tangan atau hand sanitizer, tidak berdesakan di lift yang maksimal lima orang dan dianjurkan bertransaksi dengan cara non 

tunai demi mencegah penularan Covid-19.


”Untuk itu, kami rutin melakukan monitoring pengawasan protkes Covid-19 di pusat perbelanjaan Kota Batam. Kami libatkan seluruh personel Disperindag Kota Batam yang dibagi 2 kelompok dan bekerjasama TNI/Polri, Satpol PP dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan,” terangnya.


Ia juga mengimbau kepada seluruh manajemen pengelola mal, pusat perbelanjaan, toko swalayan, pasar rakyat/tradisional selalu waspada, tidak boleh lengah dan tidak menyepelekan Covid-19. Senantiasa mengingatkan pengunjung melalui pengeras suara. Petugas pusat informasi setiap 30 menit sekali mengingatkan agar pengunjung mematuhi protokol kesehatan dan aktifkan posko penanganan Covid-19 yang sudah ada di masing-masing lokus.  


"Apalagi menjelang lebaran hari raya Idulfitri, kita tahu tradisi masyarakat kita menjelang lebaran meningkat, untuk memenuhi kebutuhan pokok dan lainnya, namun lupa dengan aturan-aturan sehingga menjadi perhatian serius dari pemerintah untuk sering mengingatkan," katanya.


Ia berharap pengelola bisa mempertahankan pegetatan dan pengawasan penerapan prokes secara ketat terhadap karyawan dan pengunjung mal seperti tahun lalu. Bahkan lebih ditingkatkan lagi terhadap protokol 

kesehatan.


”Ayo, kita harus kerja sama dalam upaya memutus rantai penyebaran virus Corona ini, patuhi protokol kesehatan dimanapun kita berada, kesehatan pulih ekonomi bangkit,” pungkasnya.

Tinjau Operasi Pasar Murah, Rudi Minta Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

By On 10.54



BATAM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meninjau langsung operasi pasar murah yang digelar Pemko Batam. Dalam rangka menekan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.


Ada dua titik lokasi operasi pasar murah yang dikunjungi Rudi, pertama berada di Sei Beduk dan yang ke dua di Nongsa. Dalam kesempatan itu pihaknya mengingatkan masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan.


"Antre yang tertib, patuhi protokol kesehatan. Semua pasti akan kebagian," kata Rudi di Batubesar Nongsa, Sabtu (8/5/2021).


Pemko Batam bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam memiliki gagasan untuk menyediakan Operasi Pasar Murah. Tim ini bekerjasama dengan para distributor bahan pokok yang ada di Batam.


Pada dasarnya Operasi pasar memiliki tujuan untuk menekan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri agar masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan dana mereka yang terbatas.


"Tujuannya tentu membantu masyarakat, tadi ada daging, beras, sayur dan kebutuhan pokok lainnya. Lengkap dan murah," katanya.


Pantauan di lokasi, masyarakat terlihat sangat antusias menyambut operasi pasar murah. Pasalnya harga yang dijual  lebih murah jika dibandingkan dengan harga pasar pada umumnya.


Seperti daging, jika di pasar saat ini sekitr Rp95.000/kg, di pasar murah hanya dijual Rp85.000/kg. Kemudian monya goreng 1,8 liter Rp21.500, beras 5 kg Harumas Rp61.000, Beras Bumi Ayu 5 kg Rp62.500 dan Tepung Segitiga biru 1 kg Rp7.200.

Kota Batam Siap Sambut Pemberlakuan Travel Corridor Arrangement

By On 13.36

 


BATAM - Dinas Kebudayaan dan Periwisata (Disbudpar) Batam bersama pelaku pariwisata dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) membahas persiapan pemberlakuan Travel Corridor Arrangement (TCA) Batam, Jumat (7/5/2021).


Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, mengatakan, pintu pariwisata Batam sudah dipersiapkan dan sudah melaksanakan vaksinasi bagi pelaku pariwisata. "Jika Pemerintah Pusat sudah menentukan, apapun kebijakannya akan didukung," ujar Ardi.


Ia mengaku, Pemko Batam terus mendorong jika TCA segera diterapkan, maka perlu Standar Operasional Prosedur (SOP). Pasalnya, dengan rencana dibukanya gerbang pariwisata tersebut harus mempertimbangkan dampak terburuknya.


"Kita memahami kebijakan ini demi memulihkan pariwisata di tengah pandemi Covid-19," katanya.


Ardi pun melaporkan, TCA tersebut diberlakukan di Kawasan Nongsa. Ia menyampaikan, Pemko Batam masih fokus menangani Covid-19, bahkan demi menekan angka penyebaran Covid-19 pemerintah makin memperketat protokol kesehatan.


"Tadi juga kita bahas bersama Pemprov Kepri. Batam sejauh ini sangat fokus menangani pandemi," katanya.


Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri TS Arif Fadillah melaporkan capaian vaksinasi pada sektor pariwisata di Kepri per 5 Mei 2021. Untuk travel bubble di Nongsa sensation dengan sasaran 1.913 orang telah divaksin 1.812 orang atau 94,7 persen. Sedangkan untuk Lagoi dengan sasaran 4.083 orang telah divaksin 3.812 orang atau 93,4 persen.


Deputi I Kantor Staf Presiden Febry Calvin Tetelepta menyampaikan agenda rapat membahas progres vaksinasi pada zona prioritas, rencana perubahan Permenkumham terkait visa wisatawan, penyiapan aplikasi tracing, kesiapan destinasi pariwisata dan asuransi Covid-19.


“Nanti 8 juni kita akan rapat kembali di Batam. Tidak lagi bicara wacana yang hari ini mendapat titik terang tapi juga tugas masing-masing baik Kementerian Lembaga juga Pemda. Termasuk kesiapan Pemda. Hitung secara strategis dan teknis siap atau tidak untuk ini” tutupnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *