EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Malam Ta'aruf MTQH X Kepri, Wako Batam Sambut Hangat Seluruh Kafilah

On 22.57

Para pejabat teras mualai bupati, walikota hingga gubernur menyambut kafilah MTQH X Kepri di Batam. Foto/Ijan


BATAM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyambut dengan hangat semua kafilah Musabaqoh Tilawatil Qur'an dan Hadis (MTQH) X Kepri. Ia menekankan, Batam harus menjadi tuan rumah terbaik pelaksanaan MTQH X Kepri.


"Selamat datang di Kota Batam, semoga selama di Batam pelaksanaan MTQH lancar, dan nanti (peserta) kembali bisa membawa oleh-oleh terbaik saat kembali ke daerah masing-masing," ujar Wali Kota saat menghadiri  Malam Ta'aruf MTQH X Tingkat Provinsi Kepri di Pacific Palace Hotel, Batam, Minggu (19/5/2024).


Ia berpesan kepada semua kafilah se-Kepri untuk menikmati Kota Batam dengan nyaman dan aman. Ia menekankan, saat ini Batam siap menjadi tuan rumah terbaik, Batam juga sudah siap menyukseskan MTQH X Kepri.


"Yang tidak enak tinggalkan di Batam, yang enak-enak silakan dibawa pulang. Kehadiran para khafilah sangat dinanti di Kota Batam Bandar Dunia Madani," ujarnya.


Ia juga menyampaikan kebahagiaanya atas kehadiran para peserta MTQH X Kepri yang memenuhi undangan untuk menyukseskan kegiatan MTQH X Kepri.


"Sebagai tuan rumah, Batam siap melayani para tamu peserta MTQH X Kepri," ujarnya.


Di kesempatan itu, Wali Kota juga menegaskan dewan hakim MTQH X Kepri untuk berbuat adil kepada peserta. Ia ingin para peserta mendapat hasil sesuai keahlian.


"Tidak boleh ada kecurangan dalam MTQH X Kepri di Kota Batam," tegas Rudi.


Di hadapan 7 kafilah se-Kepri itu, Wali Kota memaparkan sejumlah capaian dan program Pemerintah Kota (Pemko) dan Badan Pengusahaan (BP) Batam saat ini. Beberapa program pemerintah mulai dari pembangunan bandara, pelabuhan, jalan protokol, dan sejumlah program pembangunan lainnya.


"Dengan saya paparkan tentang Batam, para peserta dari luar daerah lebih mengenal Batam yang kini sebagai tuan rumah MTQH X Kepri," katanya.


Adapun, MTQH X Tingkat Provinsi Kepri akan digelar mulai 20-27 Mei 2024 dan dipusatkan di Dataran Engku Putri, Batam Centre.


Dalam kegiatan ini, sejumlah lomba digelar yakni Cabang Seni Baca Al-Qur’an, Cabang Qira’at Al-Qur’an, Cabang Hafalan Al-Qur’an, Cabang Tafsir Al-Qur’an, Cabang Fahmil Al-Qur’an, Cabang Syarhil Al-Qur’an, Cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an, Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, Cabang Musabaqah Hadits Nabi, Cabang Eksibisi dan Qasidah Rebana.


Di lokasi sama, Wakil Gubernur Kepri yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an  (LPTQ) Provinsi Kepri, Marlin Agustia, menyampaikan bahwa rangkaian MTQH X Kepri mulai dari Malam Ta'aruf, Pawai Ta'aruf, Pelantikan Dewan Hakim, Pembukaan Bazar MTQH X, Pembukaan MTQH X, hingga Penutupan MTQH X Kepri.


"Selamat datang para peserta, kita berkumpul dengan semangat sama menyukseskan MTQH X Kepri. Dengan acara ini, semoga kita saling mengenal dan memperkuat tali persaudaraan. Dan semoga acara MTQH X Kepri berlangsung lancar tanpa kendala dalam sepekan ke depan," katanya.


Ia berpesan agar peserta menyiapkan diri dengan matang. Ia ingin hasil MTQH X bisa membentuk kafilah Kepri terbaik untuk MTQH tingkat nasional nanti.


"Suatu kebanggan kita STQH di Jambi mendapat peringkat 4 di Indonesia dari sebelumnya di peringkat 7. Semoga ke depan Kepri bisa lebih baik lagi," ujarnya. (thr)






Editor: Rozi

Wako Batam Serahkan Sertifikat Tanah Kampung Tua Tembesi Lestari

On 14.50

Warga Kampung Tua Tembesi Lestari foto bersama walikota Batam usai terima sertifikat tanah rumahnya. Foto/Anggi


BATAM - Wali Kota Batam Muhammad Rudi, menghadiri Halal Bihalal tingkat Kecamatan Sagulung, di Lapangan SP Plaza, Tembesi, Sagulung, Batam, Jumat (17/5/2024) malam.

Acara juga dihadiri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Batam, Camat Sagulung Muhammad Hafis Rozie, Lurah se-Kecamatan Sagulung, RT/RW, tokoh, dan ratusan masyarakat Sagulung.

Sedangkan yang mengisih ceramah pada acara Halal Bihalal ini adalah Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam Lukman Rifai, yang juga merupakan Ketua Ikatan Persaudaraan Imam Masjid/Mushalla (IPIM) Kota Batam.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Batam tersebut walikota juga menyerahkan sertifikat tanah kampung tua Tembesi Lestari.

Upaya warga memperjuangkan hak haknya akhirnya terwujud di masa kepemimpinan walikota Batam menjabat ex officio Kepala BP Batam.(tgh)






Editor: Rozi

Muhammad Rudi : Muslimat NU Provinsi Kepri Salah Satu Motor Penggerak Batam Modern yang Madani

On 09.12

Warga Nahdiyin Kepri terlihat antusias menyambut kehadiran Kepala BP Batam sekaligus Walikota Batam Muhammad Rudi. Foto/Agam


BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi menghadiri pelantikan pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), masa bakti 2024-2029 di Harmoni One Hotel, Kamis (16/5/2024).


Wakil Gubernur Kepri, sekaligus Ketua Umum Pikori BP Batam, Marlin Agustina secara resmi memimpin salah satu Badan Otonom, dari organisasi massa Islam terbesar di Indonesia tersebut. Pelantikan ini, dipimpin langsung Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Khofifah Indar Parawansa.


Muslimat Nahdlatul Ulama, adalah organisasi kemasyarakatan yang didirikan pada tanggal 26 Rabiul Akhir 1365 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 29 Maret 1946 di Purwokerto. Dengan misi, terwujudnya masyarakat yang sejahtera, berkualitas, dan menjiwai ajaran islam.


Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Rudi menyampaikan selamat dan turut berbahagia atas dilantiknya PW Muslimat NU Provinsi Kepri masa bakti 2024-2029. 


Muhammad Rudi mengungkapkan, peran dan kontribusi dari Muslimat NU sangat penting bagi pembangunan Kota Batam yang dilaksanakan saat ini. Muslimat NU mempunyai peran besar, dalam memberikan pembekalan ilmu agama terhadap masyarakat.


Menurutnya, pembekalan ini sangat penting. Mengingat pembangunan Kota Batam yang pesat, akan mendatangkan banyak orang ke Kota Batam, termasuk dengan budaya nya.


"Batam dibangun makin modern, tapi masyarakat kita, khususnya perempuan harus tetap dibekali ilmu agama, sehingga keimanannya bisa tetap terjaga," katanya.


Pesan tersebut disampaikan Muhammad Rudi demi terwujudnya Kota Batam sebagai Bandar Dunia Madani yang Modern dan Sejahtera. 


Dalam mendukung Batam sebagai Bandar Dunia Madani, pembangunan dilaksanakan mulai dari pembangunan Masjid Tanjak, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah hingga Masjid Agung Batam atau disebut Masjid Raya Batam.


"Semua ini tak lepas dari peran dari Muslimat NU untuk bersama-sama mewujudkan Batam sebagai kota yang madani,” katanya.


Sementara itu, Ketua PW Muslimat NU Provinsi Kepri, Marlin Agustina menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terima kasih, atas amanah yang diberikan kepadanya dan jajaran Muslimat NU Kepri.


Marlin berharap, para kader NU yang berasal dari berbagai kalangan, dapat menjadi talenta-talenta hebat di Muslimat NU. Kader yang akan mampu menggerakkan perubahan pada kesejahteraan perempuan, mencetak generasi yang kokoh, dan berperan dalam pembangunan.

 

"Dengan semakin banyaknya warga Nadhliyin yang cendikiawan, kaum profesional, wirausaha, dan para teknolog akan membuat Muslimat NU semakin memberikan warna, dalam dunia baru yang makin berubah," Katanya.


Kepada seluruh kader PW Muslimat NU Kepri, Marlin berpesan untuk terus menjaga amanah yang telah diberikan, dan menjadi contoh bagi perempuan di Kepri.


"Inilah saatnya kita bersatu-padu memberikan karya dan prestasi terbaik bagi Provinsi Kepulauan Riau, sesuai dengan kapasitas, kapabilitas dan kompetensi kita masing-masing. Mari kita bersama-sama memajukan Provinsi Kepulauan Riau yang kita banggakan ini," imbuhnya. (tgh)





Editor: Rozi

PDSI Badan Pengusahaan Batam Kenalkan Layanan Data Center ke Diskominfo Sumsel

On 22.33

Peserta diskusi terlihat serius mengikuti FGD terkait pentingnya data center. Foto/Tari


BATAM - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) menggelar Focus Group Discussion bertajuk “Peran Pusat Data Dalam Keberlanjutan dan Pemulihan Pasca Bencana”. 


Kegiatan ini dihelat pada Kamis (16/5/2024) di Novotel Palembang-Hotel & Residence, dengan menghadirkan dua narasumber, yaitu Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Pusat BSSN, Chairul Akbar Hutasuhut dan Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Siswanto. 


FGD ini sendiri diramaikan oleh lebih dari 50 peserta yang terdiri dari pejabat dan staf Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan. 


Selain itu, PDSI BP Batam turut mengundang Kepala UPTB Pusat Pengelolaan Informasi dan Aplikasi Pendapatan Bapenda Sumatera Selatan, Aidi Purnawan untuk memberikan testimoni, selaku pionir tenan Data Center BP Batam di Provinsi Sumatera Selatan. 


Kepala Pusat PDSI BP Batam, Sylvia J. Malaihollo mengatakan hadirnya BP Batam ke Sumatera Selatan adalah untuk memasarkan layanan Data Center kepada calon tenan di luar Provinsi Kepri. 


Selain itu, kegiatan ini juga terselenggara dalam rangka mendukung program Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018. 


“Data Center BP Batam menjawab kebutuhan SPBE yang memerlukan media sebagai fasilitas untuk penempatan, penyimpanan dan pengolahan data, serta pemulihan data,” imbuh Sylvia. 


Menurutnya, Data Center BP Batam memiliki keunggulan pada aspek stabilitas geologis dan berada di luar ring of fire (cincin api), sehingga aman dari gangguan bencana alam. 


“Dalam menghadapi bencana tersebut, salah satu senjata terkuat yang kita miliki adalah data. Data merupakan aset yang sangat berharga. Dengan data yang tepat, kita dapat merencanakan langkah-langkah yang efektif untuk meminimalkan dampak bencana,”


Lebih lanjut ia menjelaskan, tenan-tenan Data Center sampai saat ini berasal Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sebesar 59 persen, perusahaan swasta dan ISP 31 persen, serta Perguruan Tinggi 10 persen. 


Adapun layanan Data Center BP Batam yang saat ini dimanfaatkan oleh para tenan adalah Colocation, Virtual Private Server dan Managed Service. 


“Sebagai bentuk komitmen kami, BP Batam saat ini telah mendapatkan Sertifikasi Internasional Uptime Tier 3 by Design untuk masuk menjadi bagian dari ekosistem Pusat Data Nasional (PDN) maupun Pusat Komputasi Daerah,” pungkasnya. 


Meski demikian, Sylvia menekankan bahwa Data Center BP Batam akan terus meningkatkan fasilitas layanan sebagai bagian dari ekosistem pusat data nasional dalam penyelenggaraan SPBE. 


“Kami berharap FGD ini memberikan edukasi kepada para peserta kegiatan tentang pentingnya fungsi data center dalam proses administrasi,” harapnya. (fah)





Editor: Rozi

Khofifah Resmi Lantik Marlin Agustina Rudi dan PW Muslimat NU Kepri 2024-2029

On 22.22

Ketum Muslimat NU Kofifah dan Ketua Muslimat NU Kepri foto bersama para pengurus yang baru dilantik. Foto/Agam


BATAM - Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina Rudi resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kepulauan Riau (Kepri), pada Kamis (16/5/2024).


Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Nomor 1147/SK/A/PPMNU/V/2024 tentang Susunan Pengurus Pimpinan Wilayah Muslimat NU Provinsi Kepulauan Riau Masa Bakti 2024-2029 ditetapkan di Jakarta 6 Mei 2024.


Bertempat di Harmoni One Hotel, Batam Centre, pelantikan ketua dan pengurus organisasi dihadiri langsung Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa dan disambut meriah oleh sekitar 3.000 keluarga besar Muslimat NU.


Pelantikan ditandai dengan penyerahan Bendera Pataka dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, ke Ketua PW Muslimat NU Kepri Marlin Agustina Rudi.


Orang nomor dua di Kepri tersebut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas amanah yang diberikan kepadanya dan jajaran Muslimat NU Kepri.


“Terima kasih Ibu Ketua Umum Pimpinan Muslimat NU Ibu Khofifah. Kami bangga dan bahagia Ibu dapat hadir melantik PW Muslimat NU Kepri.” Kata Marlin.


Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam tersebut, mengatakan dengan jumlah NU yang sangat besar dan sangat lengkap, NU merupakan potensi bangsa yang sangat luar biasa. 


Marlin pun berharap dengan pengurus dan anggota NU di seluruh Kepri, yang berasal dari berbagai kalangan, dapat menjadi talenta-talenta hebat di Muslimat NU dan yang kemudian akan mampu menggerakkan perubahan pada kesejahteraan Perempuan, mencetak generasi yang kokoh, dan berperan dalam pembangunan.

 

"Dengan semakin banyaknya warga Nadhliyin yang cendikiawan, kaum profesional, wirausaha, dan para teknolog akan membuat Muslimat NU makin memberikan warna dalam dunia baru yang makin berubah.” Kata Marlin dalam sambutannya.


Marlin menekankan bahwa para pengurus dan anggota agar menjaga amanah dan menjadi contoh bagi kaum Perempuan Kepri.


“Inilah saatnya kita bersatu-padu memberikan karya dan prestasi terbaik bagi Provinsi Kepulauan Riau, sesuai dengan kapasitas, kapabilitas dan kompetensi kita masing-masing. Mari kita majukan Provinsi Kepulauan Riau yang kita banggakan ini.” Pungkas Marlin disambut hangat ribuan

keluarga besar NU Provinsi Kepri.


Selanjutnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa dalam sambutan menyatakan bahwa Muslimat NU menjadi Marwah yang menjaga harmoni di Indonesia.


Khofifah Indar Parawansa optimis, dengan dilantiknya Marlin Agustina Rudi sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muslimat NU Kepri dan seluruh jajaran, maka segudang prestasi dan peran penting Muslimat NU akan semakin berjaya bagi perjalanan kaum perempuan Kepri dalam berkontribusi untuk kemajuan bangsa Indonesia. 


Ia berpesan bagi pengurus yang telah dilantik agar dapat ikhlas dan ridho melaksanakan tugas sehingga keberkahan senantiasa tercurah bagi keluar besar NU dan pengabdian bagi masyarakat dan bangsa.


“Alhamdulillah PW Muslimat NU Kepri hari ini telah kita lantik. Kebersamaan kita luar biasa. Inovasi program yang kita bisa sinergikan dengan pemerintah daerah. Menjaga NKRI dengan kekuatan muslimat Nahdlatul Ulama.” Pesan Khofifah.


Ia ingin kader NU di daerah dapat bersama menyampaikan pada dunia bawah hal-hal yang berkaitan dengan kedamaian ketenangan Perempuan Indonesia ingin dunia damai dan tentram.


Dalam acara tersebut, Khofifah juga menekankan salah satu program penting peran Muslimat NU adalah mengurangi dan pencegahan stunting di daerah Kepri.


Ia mengapresiasi angka stunting di Batam yang lebih rendah dan cukup terkendali.


Berdasarkan data SSGI pada tahun 2023 Prevalensi Stunting Kota Batam sebesar 16,01%, lebih rendah dibandingkan dengan Provinsi Kepri yakni sebesar 16,8%. 


“Batam bagus 16% dibawah nasional 21%. Ini baik ya artinya pengendalian stunting di sini holistic bagus. Terima kasih Pak Rudi dan Ibu Marlin." Kata Khofifah menyapa awak media.


"Kenapa kami concern di stunting, jangan lupa kita harus menyiapkan SDM kualitatif pada Indonesia Emas 2045. Sebagaimana preferensi surat An Nisa ayat 9, kita tidak boleh meninggalkan generasi yang lemah. Kita angkat bersama anak-anak kita, khusus melalui Muslimat NU saya titipkan ini." tutup Khofifah.


Dalam acara tersebut juga dilangsungkan pengukuhan Ibu Asuh Stunting PW Muslimat NU Provinsi Kepri ditandai dengan pemasangan selempang pada 20 Ibu Asuh Muslimat NU yang mampu.(tgh)





Editor: Rozi