EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Blackout Total, BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air Bersih Masyarakat

On 18.44



BATAM - Blackout total alias mati listrik seharian di Batam, Bintan dan Tanjungpinang, Senin (12/10/2026) mulai pukul 06.30 hingga berita ini dirilis 18.40 WIB belum teratasi. Tidak jelas apa penyebabnya namun dugaan pasokan batubara ke pembangkit listrik tersendat.


Menyikapi hal tersebut Badan Pengusahaan (BP) Batam bergerak cepat berkoordinasi dengan PLN Batam untuk mendukung percepatan pemulihan pasokan listrik yang mengalami gangguan di sebagian besar wilayah Kota Batam dan sekitarnya.


Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan koordinasi dilakukan untuk mengoptimalkan penanganan gangguan, terutama dalam menjaga keberlangsungan layanan pada objek vital seperti rumah sakit, bandara dan fasilitas pelayanan publik lainnya.


“BP Batam terus berkoordinasi dengan PLN Batam untuk mendukung percepatan pemulihan listrik. Kami memahami dampak yang dirasakan masyarakat dan berharap penanganan dapat berjalan cepat dengan tetap mengutamakan keselamatan serta keandalan sistem,” kata Ariastuty di Batam Centre, Senin (12/10/2026).


Ia menjelaskan, gangguan listrik berdampak pada operasional sejumlah instalasi pengolahan air (IPA), sehingga produksi dan distribusi air berpotensi terganggu atau mengalami penurunan tekanan.


Saat ini, pihaknya bersama mitra mengoptimalkan dengan penggunaan genset di IPA namun hanya bisa mencakup sekitar 30 persen produktivitas air. 


Disebutkan, pemadaman listrik (PLN Off) berdampak pada operasional Water Treatment Plant (WTP) di beberapa lokasi, yaitu Ladi, Harapan, MK, Piayu, Tembesi, Nongsa dan DK 1–5.


Lebih lanjut, pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perkembangan lebih baru. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan hingga pasokan listrik kembali normal.


“Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk dapat mengantisipasi kondisi ini dengan menyiapkan cadangan air secukupnya sesuai kebutuhan. Kami akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pelanggan ABH,” terang Ariastuty.


Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menekankan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan faktor penting bagi keberlangsungan kegiatan usaha sekaligus daya saing investasi Batam.


Menurutnya, upaya pemulihan perlu diikuti evaluasi menyeluruh bersama PLN Batam untuk mengidentifikasi penyebab gangguan dan memperkuat ketahanan sistem kelistrikan.


“Keandalan listrik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus penopang aktivitas industri dan investasi. Kami mendorong evaluasi bersama untuk mengidentifikasi penyebab gangguan, meningkatkan kesiapan sistem, serta memperkuat langkah mitigasi agar kejadian serupa dapat diantisipasi ke depan,” jelas Fary.


BP Batam mendorong penguatan koordinasi dan evaluasi lintas pihak guna meningkatkan keandalan pasokan listrik, menjaga keberlangsungan pelayanan publik, mendukung aktivitas ekonomi dan iklim investasi Batam.


Diketahui, PLN Batam terus melakukan upaya pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap. Hingga pukul 08.49 WIB, sejumlah jaringan distribusi telah berhasil dinormalkan dan kembali menyalurkan pasokan listrik ke beberapa wilayah di Kota Batam.


Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memberikan perhatian khusus pada pasokan listrik untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik, seperti bandara, rumah sakit, pelabuhan, Dan fasilitas strategis lainnya.

TMA Waduk Nongsa Alami Penyusutan, BP Batam Percepat Langkah Teknis Amankan Pasokan Air Warga

On 14.55



BATAM - Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, turun langsung ke Waduk Nongsa untuk melihat kondisi sumber air sekaligus merespons keluhan warga terkait gangguan suplai air di kawasan tersebut.


Dalam peninjauan tersebut, Amsakar menjelaskan bahwa Tinggi Muka Air (TMA) Waduk Nongsa saat ini berada pada kisaran 5,5 meter di atas permukaan laut, atau mengalami penurunan sekitar 4,5 meter dibandingkan kondisi normal.


Saat kondisi normal, rata-rata TMA Waduk Nongsa berada pada kisaran 10 meter di atas permukaan laut. Pada kondisi puncak, TMA dapat mencapai sekitar 12,7 meter di atas permukaan laut.


Minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir turut memengaruhi debit air yang masuk ke waduk. Kondisi tersebut berdampak terhadap ketersediaan air baku dan selanjutnya memengaruhi distribusi serta suplai air kepada masyarakat di wilayah Nongsa.


“Hari ini saya turun langsung agar persoalan air bagi masyarakat Nongsa bisa diatasi dengan cepat. Beberapa langkah teknis juga sudah dilakukan agar persoalan ini tidak berlarut-larut sehingga mengganggu aktivitas masyarakat,” tegas Amsakar di lokasi.


Ia menjelaskan, BP Batam telah menyiapkan sejumlah langkah teknis untuk mengantisipasi dampak penurunan TMA Waduk Nongsa sekaligus menjaga ketersediaan air bagi masyarakat.


Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengalirkan air dari embung yang berada di kawasan Kebun Raya Nongsa melalui pemasangan pipa interkoneksi menuju Waduk Nongsa.


Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan debit air sehingga TMA Waduk Nongsa dapat meningkat secara bertahap.


“Kami berupaya mendorong debit air di waduk ini agar posisi 5,5 meter ini secara bertahap bisa meningkat. Paling tidak, dengan interkoneksi pipa ini, bisa naik satu atau dua meter,” tambahnya.


Selain mengalirkan air dari embung ke waduk tersebut, BP Batam juga mengupayakan penyambungan pipa 250 mm dan pipa 300 mm sebagai bagian dari sistem interkoneksi.


Penyambungan tersebut dilakukan untuk meningkatkan efektivitas booster sehingga dorongan air menuju masyarakat berjalan lebih optimal.


“Kita ingin agar pekerjaan teknis ini bisa cepat selesai sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat,” tambah Amsakar.


Amsakar menjelaskan bahwa gangguan distribusi yang terjadi saat ini dipengaruhi oleh kondisi Waduk Nongsa yang mengalami penurunan TMA.


Ia juga mengajak agar masyarakat untuk bersama-sama melakukan salat istisqa sebagai bentuk ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan.


“Ikhtiar teknis kita lakukan, mari ikhtiar spiritual juga kita lakukan agar persoalan bisa teratasi,” tutup Amsakar. (dpn)

Akhiri Puasa Gelar Selama 35 Tahun, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN CUP 2026

On 13.15



JAKARTA - Tuan rumah Indonesia menjadi juara Piala ASEAN FIFA edisi perdana, menang adu penalti atas sepuluh pemain Thailand 4-2. Di waktu normal hingga perpanjangan waktu yang penuh dramatis, gol Indonesia: Dean James (84), Elkan Baggott (116). Gol Thailand: Iklas Sanron (87), Peeradol Chamrasamee (111).


Kemengan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang 35 tahun Timnas Garuda senior juara SEA GAMES 1991. Dan memutus catatan delapan pertandingan dengan rentang waktu sepuluh tahun terakhir Indonesia mengalahkan Thailand. 

Garuda akhirnya menemukan momen terbaik untuk mengakhiri catatan tersebut dengan menjuarai final FIFA ASEAN CUP yang berlangsung dramatis dan penuh perubahan momentum di Jakarta, yang akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.

Setelah pertunjukan kembang api yang menjadi puncak upacara penutupan berakhir di langit Jakarta, dua raksasa Asia Tenggara tersebut mulai menentukan siapa yang berhak membawa pulang trofi Piala ASEAN FIFA.

Pola permainan sudah terlihat sejak awal, dengan Thailand bermain lebih bertahan dan menunggu peluang melalui transisi menghadapi Indonesia yang lebih berani saat menguasai bola.

Namun, peluang bersih sulit tercipta sepanjang satu jam pertama. Mitch Baker dan Calvin Verdonk sempat melepaskan tembakan yang melebar dari sasaran. Thailand kemudian kehilangan Suphanan Bureerat karena cedera pada babak kedua sebelum pertandingan memasuki fase dramatis pada penghujung waktu normal.

Pertama, bek sayap Thailand Nicholas Mickelson menerima dua kartu kuning dalam rentang lima menit sehingga membuat Changsuek bermain dengan 10 pemain. Pada kartu kuning keduanya, Dean James melepaskan tendangan bebas dari tepi kotak penalti yang membentur pemain pengganti Thailand, Iklas Sanron, sebelum meluncur melewati Saranon Anuin dan membawa tuan rumah unggul pada menit ke-84.

Tiga menit kemudian, Thailand menyamakan kedudukan dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Umpan silang dalam dari Seksan Ratree disambut Iklas dengan tendangan voli gemilang di tiang jauh.

Pada babak tambahan, Thailand yang bermain dengan 10 pemain justru mengejutkan tuan rumah. Anan Yodsangwal merebut bola dari Elkan Baggott dan mengirimkannya kepada Peeradol Chamrasamee, yang menaklukkan Emil Audero pada menit ke-111.

Secara luar biasa, drama kembali terjadi ketika Baggott, yang lahir di Bangkok, menyamakan kedudukan lima menit kemudian melalui tembakan yang membentur bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang dan membawa final ke adu penalti.

Setelah kapten Sarach Yooyen gagal mengeksekusi penalti ketiga Thailand, penjaga gawang Garuda, Emil Audero, muncul sebagai pahlawan pertandingan. Ia menggagalkan tendangan Nattapong Sayriya untuk memastikan gelar juara bagi Indonesia.






sumber: fifa

Interkoneksi Pipa, BP Batam Lakukan Penguatan Suplai Air Untuk Wilayah Nongsa

On 20.59



BATAM - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) terus melakukan langkah mitigasi untuk menjaga pelayanan air di wilayah Nongsa dan sekitarnya.


Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan Denny Tondano mengatakan dengan mempertimbangkan kondisi sumber air baku di Nongsa, pihaknya menyiapkan langkah penguatan dengan interkoneksi pipa dari IPA Duriangkang dan pengaturan suplai air, agar pelayanan bagi warga tetap terjaga.


“Memang kondisi sumber air baku Nongsa saat ini perlu kita sikapi bersama. Kondisi cuaca dan curah hujan yang relatif rendah turut memengaruhi ketersediaan air baku. Karena itu, pekerjaan interkoneksi ini kami lakukan untuk mengejar kebutuhan pelayanan bagi warga dan pengaturan suplai perlu dilakukan agar sumber air yang tersedia dapat dikelola secara optimal,” jelasnya.


Denny mengatakan pembangunan interkoneksi pipa 250 mm sepanjang 30 meter di Jl. Hang Lekiu Sambau dikebut dan dijadwalkan rampung pada Senin malam ini (5/10/2026).


Pasca-interkoneksi, normalisasi air ke rumah warga diperkirakan mengalir secara bertahap mulai besok malam. Untuk memenuhi kebutuhan selama masa pengerjaan, armada tangki air disiagakan di depan Polda (hidran pemadam) dan pendistribusiannya dikawal oleh Polsek Nongsa dan Tim SPAM.


“Khusus wilayah Bakau Serip, Kelurahan Sambau, Nongsa dan sekitarnya, sedang disiapkan dukungan suplai dari IPAM Duriangkang. Langkah ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat di tengah kondisi sumber air baku Nongsa saat ini,” imbuhnya.


Setelah sistem nantinya kembali stabil, diharapkan aliran air ke wilayah tersebut dan sekitarnya menjadi lebih baik.


Sementara itu, pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga awal Oktober 2026, fenomena El Niño masih berada pada kategori sangat kuat. Kondisi tersebut tercermin dari nilai Southern Oscillation Index (SOI) sebesar -20,4 dan indeks Niño 3.4 sebesar +3,44 Dasarian I Oktober.


BMKG menyebut kondisi El Niño tersebut cenderung membatasi pembentukan awan hujan secara luas di wilayah Indonesia.


Bagi Batam, Waduk Nongsa tercatat menjadi salah satu yang paling terdampak akibat minimnya curah hujan selama periode musim kemarau hingga Dasarian I Oktober 2026. 


“Memang kondisi sekarang ini terjadi tidak hanya di Batam, melainkan juga di sebagian besar wilayah Indonesia, ada gejala El Niño yang sangat kuat sehingga mengakibatkan banyak kekeringan meteorologis.” jelasnya.


Selain faktor alam, aktivitas perambahan dan penambangan pasir di kawasan tangkapan air dinilai dapat mengurangi kemampuan lahan menyerap air. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap jumlah air yang dapat tersimpan dan kemudian dialirkan menuju waduk.


Lebih lanjut, Denny menerangkan pengaturan suplai air juga akan dilakukan untuk menjaga keberlanjutan pelayanan menyeluruh.


"PT Air Batam Hilir bersama BU SPAM BP Batam akan melakukan penyesuaian pengaturan suplai air untuk menjaga pelayanan dengan mempertimbangkan kondisi sumber air baku di Nongsa." Terang Denny.


Denny menjelaskan, proses penyesuaian suplai tersebut berpotensi memengaruhi tekanan maupun waktu aliran air di sejumlah wilayah lain, khususnya pada jam pemakaian puncak.


Beberapa wilayah berpotensi terdampak di antaranya Batam Center, Panorama Regency, Buana Vista, Prasetya, Renggali, Bintang Raya, Bida 3, The Hill, Paragon, Bukit Palem, Pemko Sekawan, Taman Raya, BSI dan sekitarnya, serta pada area Batu Aji–Sagulung, Sei Lekop dan sekitarnya.


“Penyesuaian ini merupakan langkah mitigasi untuk menjaga keseimbangan sistem secara keseluruhan. Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sumber air baku maupun distribusi di lapangan sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan,” ujar Denny.


Denny mengimbau masyarakat yang aliran airnya terpenuhi, agar dapat menggunakan air dengan bijak, menghindari pemakaian berlebihan, mengatur penggunaan pada jam puncak, dan menyiapkan cadangan air secukupnya. 


"Terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan kerja sama pelanggan. Bersama, kita gunakan air secara bijak.” kata Denny.


Masyarakat juga diimbau memperoleh informasi dan menyampaikan keluhan melalui saluran resmi layanan pelanggan Air Batam Hilir.


Dengan langkah mitigasi dan penguatan suplai tersebut, BP Batam berharap penyesuaian yang dilakukan dapat berjalan dengan baik sekaligus menjaga keberlanjutan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Batam.(gam)

Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Southern Sumatra Siapkan Wakil ke Panggung Nasional

On 20.51



PALEMBANG – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand AXIS menggelar Final Regional AXIS Nation Cup (ANC) 2026 Southern Sumatra pada Rabu, 30 September 2026, di GOR Dempo Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan. 


Mempertemukan tim-tim terbaik dari rangkaian Preliminary ANC 2026 di wilayah Southern Sumatra, ajang ini menjadi tahapan menuju Final Nasional AXIS Nation Cup 2026 yang akan berlangsung pada 31 Oktober 2026 di Istora Senayan, Jakarta. SMAN 18 Palembang dan SMAN 1 Kepahiang Bengkulu yang meraih Juara 1 pada Final Regional Southern Sumatra akan mewakili wilayah tersebut di panggung nasional.

 

Senior Vice President Mobile Sales Southern Sumatra XLSMART, Desy Sari Dewi mengatakan, “AXIS Nation Cup menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan menunjukkan kemampuan melalui kompetisi. Final Regional Southern Sumatra menjadi momentum bagi para juara dari berbagai kota untuk memberikan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama daerah ke panggung nasional. Kami juga ingin memastikan pengalaman selama kompetisi didukung konektivitas yang cepat, stabil, dan andal, sehingga peserta, supporter, dan pelanggan dapat tetap terhubung dalam berbagai aktivitas digital.”

 

Hadir pada kesempatan tersebut, Senior Vice President Mobile Sales Southern Sumatra XLSMART, Desy Sari Dewi; GM Mobile Sales Sumatera Selatan XLSMART, Budi Utama Lubis; GM Mobile Region Operations XLSMART, Aldian Garilbaldi; dan Territory Sales Manager Palembang XLSMART, Suraji.

 

Palembang sebagai lokasi Final Regional Southern Sumatra telah didukung jaringan 5G XLSMART. Untuk mendukung pengalaman digital selama AXIS Nation Cup, pelanggan dapat merasakan pengalaman AXIS 5G AF (Absolute Fast) yang hadir untuk mendukung berbagai aktivitas digital, mulai dari mengakses media sosial, mengunggah konten pertandingan, berbagi momen bersama komunitas, hingga menikmati berbagai aktivitas digital selama acara.

 

Penguatan jaringan di Palembang merupakan bagian dari komitmen XLSMART dalam membangun Responsible Digital Infrastructure dan menghadirkan konektivitas yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat. Saat ini, Sumatra Selatan didukung lebih dari 10.000 BTS, sementara Kota Palembang didukung oleh lebih dari 2.500 BTS, termasuk lebih dari 600 BTS 5G. Secara nasional, jaringan XLSMART didukung oleh lebih dari 265 ribu BTS yang melayani lebih dari 69 juta pelanggan.

 

Kualitas jaringan XLSMART juga memperoleh pengakuan independen melalui Ookla Speedtest Awards H1 2026. Melalui brand XL, XLSMART meraih empat penghargaan, yaitu Best Mobile Network in Indonesia 2026, Best 5G Network in Indonesia 2026, Fastest 5G in Indonesia 2026, dan Best 5G Video Experience in Indonesia 2026. Pengakuan tersebut menjadi bukti independen atas kualitas jaringan XLSMART dalam menghadirkan kualitas jaringan terbaik dan jaringan tercepat bagi masyarakat.

 

Final Regional Southern Sumatra mempertemukan para juara Futsal Putra dari rangkaian Preliminary yang berlangsung di Bengkulu, Bangka Belitung, Padang, Palembang, Lampung, dan Jambi. Rangkaian tersebut menjadi tahapan awal bagi sekolah-sekolah peserta untuk mendapatkan kesempatan melanjutkan perjuangan menuju Final Regional.

 

Pada Preliminary Bengkulu, SMAN 10 Kota Bengkulu menjadi Juara 1 Futsal Putra. Selanjutnya, SMAN 3 Pangkal Pinang menjadi Juara 1 Futsal Putra pada Preliminary Bangka Belitung, sementara SMAN 1 Payakumbuh menjadi Juara 1 Futsal Putra Preliminary Padang.

 

Dari Palembang, SMAN 18 Palembang menjadi Juara 1 Futsal Putra dan SMAN 1 Kepahiang Bengkulu menjadi Juara 1 Futsal Putri. Pada Preliminary Lampung, SMA Tri Sukses menjadi Juara 1 Futsal Putra. Sementara itu, Preliminary Jambi melahirkan SMAN 5 Kota Jambi sebagai Juara 1 Futsal Putra.

 

Untuk kategori Futsal Putri, Preliminary Palembang juga mempertemukan SMAN 1 Kepahiang Bengkulu sebagai Juara 1 dan SMK Dharmapala Lampung sebagai Juara 2. Para peserta tersebut menjadi bagian dari perjalanan kompetisi menuju tahapan Regional dan Nasional AXIS Nation Cup 2026.

  

Hasil Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Southern Sumatra

Kategori Futsal Putra

Juara 1: SMAN 18 Palembang

Juara 2: SMA Tri Sukses Lampung

Laga Final: SMAN 18 Palembang (1) – SMA Tri Sukses Lampung (0)

 

Kategori Futsal Putri – Wakil Southern Sumatra

Juara Regional: SMAN 1 Kepahiang Bengkulu

 

Sebagai juara regional, SMAN 18 Palembang akan membawa nama Southern Sumatra pada kategori putra di Final Nasional AXIS Nation Cup 2026. Sementara SMAN 1 Kepahiang Bengkulu akan menjadi wakil Southern Sumatra untuk kategori putri pada kompetisi nasional tersebut.

 

Selain pertandingan futsal, AXIS Nation Cup menghadirkan berbagai aktivitas yang dekat dengan karakter generasi muda, mulai dari Supporter Competition, Dance Competition, booth activation, permainan interaktif, hingga aktivitas komunitas. Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya AXIS menghadirkan pengalaman yang memadukan olahraga, kreativitas, hiburan, dan interaksi komunitas.

 

Kehadiran konektivitas 5G di lokasi penyelenggaraan juga memungkinkan pelanggan dan masyarakat menikmati berbagai aktivitas digital dengan pengalaman jaringan yang cepat, stabil, dan andal. Hal ini menjadi bagian dari upaya XLSMART menghadirkan manfaat konektivitas yang semakin dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.

 

Secara nasional, AXIS Nation Cup 2026 mengusung tema “Laga Para Juara” dan menjadi rangkaian kompetisi futsal pelajar yang digelar di 40 kota. Melalui kompetisi, pembinaan talenta, sportainment, serta dukungan konektivitas, ANC menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun pengalaman dan jejaring melalui olahraga.

 

Perjalanan SMAN 18 Palembang dan SMAN 1 Kepahiang Bengkulu selanjutnya akan berlanjut ke Final Nasional AXIS Nation Cup 2026 di Istora Senayan, Jakarta, pada 31 Oktober 2026. Keduanya akan membawa semangat “Laga Para Juara” dari Southern Sumatra dan bersaing bersama para juara Regional lainnya di panggung nasional.

 

Melalui AXIS Nation Cup, XLSMART terus menghadirkan kombinasi olahraga, pembinaan talenta, sportainment, dan konektivitas digital sebagai bagian dari komitmen menjadi perusahaan infrastruktur digital terpercaya yang mendukung aktivitas masyarakat serta generasi muda Indonesia.(ina)