EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

PLN Batam Kunjungi Apindo Kota Batam dan Kepri Tingkatkan Silaturahmi

On 19.07

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Zulhamdi bersama Manager Komunikasi dan TJSL Bukti Panggabean foto bersama pengurus Apindo Kepri dan Apindo Batam. Foto/Furqon


BATAM - PT PLN Batam bersilaturahmi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam dan Kepri di Menara Aria Harbour Bay, Batam. 


Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Zulhamdi bersama Manager Komunikasi dan TJSL Bukti Panggabean disambut langsung oleh Stanly Rocky Ketua DPP Apindo Kepulauan Riau dan Rafki Rasyd DPK Apindo Kota Batam.


Selain sebagai sarana mempererat hubungan baik, PLN Batam dan Apindo juga berbincang terkait _tariff adjustment_ (TA) PT PLN Batam yang dikeluarkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jendral (Dirjen) Ketenagalistrikan pada 28 Juni lalu.


PLN Batam menjelaskan bahwa TA ditetapkan Berdasarkan empat parameter (kurs, ICP, inflasi, dan HBA), jika sejak tahun 2017 belum dilakukan penyesuaian maka seharusnya penyesuaian tarif tenaga listrik ini. 


Apindo memahami bahwa tarif adjustment ini berlaku sejak 1 Juli 2024 dan sudah diputuskan oleh Kementerian ESDM, maka Stanly sebagai Ketua DPP Apindo Kepri berharap PLN Batam dapat meningkatkan kualitas pelayanannya, seperti tidak terjadi pemadaman listrik dan menyiapkan cadangan kapasitas listrik yang cukup bagi kota batam;


Menanggapi hal tersebut, Zulhamdi memastikan bahwa PLN Batam selalu berkomitmen untuk menjaga mutu pelayanan dan pasokan listrik, melalui momen TA ini menjadi kesempatan bagi PLN Batam untuk meningkatkan pelayanan yang selama ini masih ada kekurangan.


"Kehadiran listrik sangat penting bagi pergerakan roda ekonomi. PLN Batam terus memastikan pelanggan dapat terus memperoleh listrik yang handal dan berkualitas," kata Zulhamdi.


Lebih lanjut Zulhamdi menerangkan untuk memperkuat kehandalan pasokan listrik tidak bisa hanya mengandalkan pengoperasian pembangkit saja, tetapi juga didukung dengan sistem jaringan kelistrikan yang memadai. Dengan adanya ketetapan tariff adjustment ini, PLN Batam akan terus memperkuat sistem kelistrikan Batam – Bintan dengan memberikan pelayanan kelistrikan yang optimal.


“Hal ini menjadi modal utama kami untuk memberikan pasokan listrik andal sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelas Zulhamdi.


Selanjutnya Rafki Rasyid, Ketua APINDO Kota Batam, menyampaikan bahwa sebaiknya ada _take and gift_ yang harus diberikan oleh PLN Batam. 


“Sebagai contoh, ada keluhan selama ini kalau ada industri yang dimasukan ke golongan bisnis. Sehingga memberatkan pelaku usaha industri tersebut dalam pembayaran beban tarif dan juga tarif pajak penerangan jalan yang lebih tinggi,” ujar Rafki.


Rafki juga meminta supaya PLN Batam kembali mengecek apakah golongan tarif yang ada saat ini sudah tepat atau belum. Jika ada pelaku usaha industri yang masuk ke bisnis, maka seharusnya dikembalikan ke golongan industri. 


“Bagi pelaku usaha industri yang ingin memasang sambungan listrik baru, jangan sampai diarahkan lagi masuk ke golongan bisnis atau golongan lain yang tidak sesuai dengan jenis usahanya. Dengan begitu penggolongan tarif tersebut akan lebih tepat sasaran dan mampu meringankan beban pengusaha tertentu di tengah kenaikan tarif PLN Batam saat ini,” beber Rafki.


Menanggapi hal itu, Zulhamdi berjanji akan membicarakan lagi persoalan tersebut dengan manajemen PLN Batam. 


“Intinya PLN Batam menghargai setiap apapun masukan dari pelanggan dan akan selalu menjaga hubungan baik dan kualitas pelayanannya tambah Zulhamdi lagi,” tutup Zulhamdi.(thr)





Editor: taher

Industri Mesin dan Elektronik Dominasi Realisasi Penanaman Modal Asing di Batam

On 08.56

Salah satu kawasan industri di Batam ini terlihat tertata rapih yang mampu menyerap lapangan kerja. Foto/Agam


BATAM - Penanaman Modal Asing (PMA) di Kota Batam tumbuh positif sepanjang Triwulan I Tahun 2024.


Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI mencatat, realisasi PMA sepanjang Januari hingga Maret Tahun 2024 di Batam mencapai USD 382,20 juta atau setara Rp 5,73 triliun.


Jumlah tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan realisasi pada kuartal pertama tahun 2023 lalu yang hanya sebesar USD 174,063 juta atau senilai Rp 2,61 triliun.


Pertumbuhan nilai realisasi PMA tersebut tidak terlepas dari perkembangan beberapa sektor industri di Batam. Terutama industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik dan jam yang kembali mendominasi sepanjang Triwulan I 2024 dengan nilai USD 151,68 juta atau Rp 2,275 triliun.


Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengapresiasi kerja keras seluruh pihak atas pencapaian positif tersebut.


Menurut Rudi, BP Batam dan seluruh komponen daerah berhasil menjaga iklim investasi dan situasi kondusif Kota Batam sehingga para investor pun merasa aman.


"Jika keamanan dan kenyamanan investor terjamin, maka investasi akan berjalan lancar. Mari kita terus menjaga kondisi ini agar ekonomi Batam bangkit dan memberikan dampak kesejahteraan terhadap masyarakat," ujarnya, Rabu (17/7/2024).


Rudi optimistis, nilai investasi di Batam pun akan terus meningkat dengan hadirnya sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) dari pemerintah pusat.


Dengan harapan, PSN yang ada mampu memberikan stimulus terhadap peningkatan nilai investasi ke depannya.


"Investasi yang hadir kita harapkan mampu mendukung peningkatan ekonomi daerah. Oleh sebab itu, butuh kolaborasi dari seluruh pihak agar produksi yang ada saat ini berjalan lancar dan maksimal," pungkasnya. (adh)




Editor: taher

DPRD Batam Gelar Parpurna Jawaban Walikota atas Pandangan Fraksi Terkait APBD-P

On 16.29

Ketua DPRD Batam pimpin Rapat Paripurna RanperdaAPBD-P 2024. Foto/Waldi


BATAM - DPRD Kota Batam menggelar rapat paripurna dengan agenda Tanggapan dan/atau Jawaban Wali Kota Batam atas Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2024, Kamis (18/07/2024) pagi. Seluruh pimpinan DPRD hadir mengikuti rapat tersebut.



Palu rapat pimpinan pada paripurna hari ini diserahkan kepada Wakil Ketua III Ahmad Surya. Sementara pimpinan DPRD lainnya yaitu Ketua DPRD Nuryanto SH MH, Wakil Ketua I Muhammad Kamaludin, dan Wakil Ketua II Muhammad Yunus SE ikut mendampingi. Sedangkan Sekdako Drs Jefridin Hamid hadir mewakili Wali Kota Batam Muhammad Rudi SE MM.


"Setelah rapat paripurna kemaren kita mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD, maka pada paripurna hari ini kita akan mendengarkan tanggapan atau jawaban Wali Kota Batam atas pandangan tersebut," ungkap Ahmad Surya sembari mempersilahkan Sekdako Jefridin Hamid untuk membacakan tanggapan Wali Kota Batam tersebut.


Dalam jawaban tertulis Wali Kota Batam yang dibacakan Sekdako Jefridin Hamid, menjawab seluruh pemandangan fraksi-fraksi partai politik di DPRD terkait Ranperda Perubahan APBD yang diajukan pemerintah. Yang pertama Jefridin menjawab pandangan dari Fraksi PDI Perjuangan. Diantara jawabannya terkait pandangan F-PDI Perjuangan agar Pemko meningkatkan penerimaan PAD.


 “Pemko sepakat atas saran Fraksi PDI Perjuangan, dalam hal peningkatan PAD dengan mengoptimalkan pelayanan pajak dan retribusi daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi antara lain uji potensi berkala, penempatan alat rekam, pendataan objek pajak baru, dan kerjasama antar stake holder,” ungkap Jefridin yang menyatakan jawaban tersebut sekaligus menanggapi pandangan Fraksi Demokrat-PSI.


Menurutnya, Pemko Batam akan menegaskan OPD penghasil agar melakukan berbagai upaya dan inovasi untuk meningkatkan penerimaan daerah khususnya PAD sehingga dapat mencapai target. Jawaban ini, kata Jefridin, sekaligus menanggapi pandangan umum dari F-Partai Gerindra, F-PAN dan F-Partai Hanura.

Walikota juga menanggapi pandangan umum F-Partai Nasdem terkait peningkatan realisasi belanja. Menurut Sekdako Jefridin, Pemko sepakat atas saran yang disampaikan agar OPD di lingkungan Pemko meningkatkan kinerja dalam merealisasikan anggaran sehingga fungsi dan tujuan APBD dapat tercapai dengan baik, pendapatan yang ditargetkan dapat tercapai, pemenuhan belanja mandatory spending dan kewajiban dapat segera diselesaikan dan pembangunan dapat dinikmati seluruh masyarakat.


Sementara terkait pandangan F-PKS mengenai tidak tercapainya target pendapatan dalam lima tahun terakhir, Walikota menjawab akan menjadi perhatian bersama untuk dilakukan evaluasi apakah target terlalu tinggi atau ada penyebab lainnya. Beliau juga sepakat atas saran F-PAN agar belanja daerah dilaksanakan secara efektif dan efisien sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.


Walikota juga sepakat dengan pandangan umum F-PKB terkait penerapan parkir berlanggganan dan akan meningkatkan pengawasan terhadap petugas parkir di tepi jalan umum. Sedangkan terkait retribusi sampah yang belum optimal, Pemko melalui OPD terkait terus berupaya memaksimalkan digitalisasi dan elektronifikasi pembayaran. 


“Sedangkan untuk armada angkut sampah yang tidak memadai, sudah dialokasikan anggaran untuk pemeliharaan secara rutin dan peremajaan secara bertahap,” ungkapnya yang sekaligus menjawab pandangan umum dari F-Demokrat-PSI.


Jefridin juga membacakan jawaban Walikota atas permintaan penambahan alokasi pokir dari F-Demokrat-PSI. “Permintaan penambahan alokasi anggaran pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD tahun 2024 dapat dijelaskan bahwa permasalahan yang disampaikan harus tertuang dalam rencana kerja (renja) dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2021-2026 sesuai kemampuan keuangan daerah,” tegas beliau.


Di akhir bagian jawabannya, Sekdako Jefridin menyatakan sangat menyadari uraian yang disampaikan belum memenuhi semua tanggapan. Untuk itu, akan dilengkapi saat pembahasan secara teknis antara Banggar DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).


Usai jawaban Wali Kota, pimpinan rapat Ahmad Surya mengatakan sesuai mekanisme Ranperda tersebut akan dilanjutkan pembahasannya oleh DPRD yang memiliki fungsi budgeting sebagaimana undang-undang yang berlaku.


Jadwal Pengesahan 24 Juli


Sementara itu Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto berharap pembahasan teknis di komisi dan Banggar dapat selesai sesuai komitmen bersama. “Kita harapkan sesuai jadwal tanggal 24 Juli ini bisa selesai pembahasan dan disahkan. Namun itu sangat tergantung pada komitmen bersama baik di Komisi dan Banggar untuk menuntaskan pembahasan sesuai jadwal,” tegas Nuryanto.(adh)






Editor: taher

POPDA IX Kepri di Kota Batam Bakal Pertandingkan 10 Cabang Olahraga

On 16.18

Pemko Batam gelar rakor persiapan Popda IX Kepri. Foto/Reni


BATAM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengajak semua masyarakat Batam menyukseskan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) IX Kepulauan Riau Tahun 2024.


"Batam menjadi tuan rumah, mari kita sukseskan POPDA IX Kepri," ujar Rudi, Kamis (18/7/2024).


Adapun, POPDA IX Kepri akan digelar 23-27 Juli 2024. Event ini akan diikuti atlet dari kalangan pelajar dari tujuh kabupaten dan kota se-Provinsi Kepulauan Riau.


"Ini akan menjadi event besar dan akan memberikan dampak positif bagi Batam dan Kepri," katanya.


Bahkan, ruan rumah akan menyambut para atlet dengan berbagai rangkaian demi menyukseskan POPDA IX di Kota Batam.


Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Batam, Zulkarnain, menambahkan bahwa POPDA IX Kepulauan Riau Tahun 2024 di Kota Batam, akan mempertandingkan 10 Cabang Olahraga (Cabor) yaitu: Atletik, Renang, Bola Basket, Bola Voli, Sepak Bola, Sepak Takraw, Pencak Silat, Bulu Tangkis, Tenis Meja dan Tenis Lapangan.


"Sebelum pertandingan, Batam akan menyambut para atlet dengan acara Welcome Dinner akan dilaksanakan pada Senin 22 Juli 2024 di AP Premier Hotel Batam," ujarnya.


Rangkaian acara itu akan dilanjutkan pembukaan POPDA IX Kepulauan Riau yang akan digelar Selasa, 23 Juli 2024, di Dataran Engku Putri Batam Center.POPDA IX Kepri digelar hingga Sabtu 27 Juli 2024.


"Mari sama-sama kita sukseskan POPDA IX Kepri Tahun 2024," ajak Zulkarnain.(adh)





Editor: taher

Opus Bay Township Laris di Batam Meresmikan Pop-Up Store di The Grand Outlet Karawang

On 15.03

Pengguntingan pita dimulainya operasional Opus Bay Pop-up Store di The Grand Outlet Karawang oleh CEO Tuan Sing Holdings Limited William Liem (kiri) , Kabiro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait (tengah), Head Asset & Fund Management Tuan Sing Holdings Limited Patrick Tan (kanan). Foto/Ayu


KARAWANG - Tuan Sing Holdings Limited ("Tuan Sing" atau "the Group") secara resmi membuka Opus Bay Pop-Up Store di The Grand Outlet Karawang, Jakarta Timur, Indonesia, Kamis (18/7/2024).


Acara pembukaan dihadiri oleh manajemen Tuan Sing, antara lain William Liem, CEO Tuan Sing Holdings Limited, Patrick Tan, Head Asset & Fund Management Tuan Sing Holdings Limited, Ibu Dessy Maulidya, AVP Sales & Marketing, Batam Opus Bay dan sekaligus juga perwakilan dari BP Batam Ariastuty Sirait, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Promosi, dan Protokol BP BATAM, sebagai bentuk support akan adanya pengembangan township pertama di Batam.

Pembukaan Pop-Up Store ini memungkinkan para investor properti untuk mempelajari lebih lanjut mengenai Opus Bay, fully integrated township yang sedang dibangun di Batam. Opus Bay, yang dikenal sebagai salah satu kota terpadu pertama di Batam sedang dalam proses pembangunan tahap awal. Proyek ini adalah proyek prestisius yang dikembangkan oleh Tuan Sing Holdings Limited, salah satu developer terkemuka di Singapura.

Langkah Opus Bay untuk membuka Pop-Up Store di The Grand Outlet yang juga bagian dari pengembangan Tuan Sing di Indonesia, bukanlah kebetulan. The Grand Outlet di Karawang adalah salah satu pipeline Tuan Sing dengan konsep luxury retail outlet yang menyediakan berbagai macam brand kelas atas, mencerminkan visi pengembangan yang serupa dengan Opus Bay untuk menciptakan lingkungan yang berdaya tarik dan berkelanjutan bagi komunitas lokal. 

Dengan membuka Pop-Up Store di The Grand Outlet, kami berharap untuk tidak hanya memperluas kehadiran kami di Indonesia tetapi juga untuk memperkenalkan nilai- nilai dan gaya hidup sophisticated dari Opus Bay kepada masyarakat yang tinggal di daerah Jakarta, Karawang sampai Bandung.

Dessy Maulidya, Assistant Vice-President, Sales & Marketing Batam Opus Bay, mengatakan bahwa investasi dalam hunian vertikal, khususnya apartemen, terus menjadi favorit dan diminati di Kota Batam. Hal ini tercermin dari minat yang tinggi dari investor terhadap Apartemen Balmoral di Opus Bay, yang berhasil menjual 85 persen dari total 559 unit yang dipasarkan. 

Saat ini, progress pembangunan Apartemen Balmoral telah mencapai lantai 35 dari total 36 lantai struktur bangunan. Hal ini menunjukkan kepercayaan yang besar dari pasar terhadap proyek ini, serta kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan hunian vertikal di kawasan ini.

Hunian dengan view laut hadap Singapura, Marina Bay Sands ini akan topping off di kuartal ketiga tahun ini dan serah terima pada akhir tahun 2025. Apartemen ini merupakan pilihan investasi yang membanggakan bagi para pemiliknya. Balmoral apartemen dibandrol dari harga mulai dari Rp 800 juta’an terdiri dari type Studio, 1 – 2 Bedroom. 




"Kami juga memberikan skema investasi attractive rental returns selama 10 tahun* dan fully furnished untuk setiap unit apartemen yang dipasarkan. Selain itu, proyek Cluny Villa juga menunjukkan kemajuan signifikan. Fase 1 pembangunan villa telah mencapai tahap finishing stage hampir 100 persen dan dijadwalkan untuk proses serah terima pada akhir bulan Juli di tahun ini," kata Dessy Maulidya, Assistant Vice-President, Sales & Marketing Batam Opus Bay.


Dessy menjelaskan bahwa, Batam adalah salah satu wilayah pertumbuhan yang paling signifikan di Indonesia. Batam juga salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang dibuat pemerintah Indonesia untuk menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. KEK Batam juga mendapat pengecualian dari sebagian peraturan pajak dan cukai serta kunci pemerintah untuk meningkatkan konektivitas wilayah tersebut melalui investasi.

Opus Bay memiliki potensi untuk meningkatkan nilai investasi Batam dengan berbagai fasilitas bertujuan membangun komunitas terintegrasi di mana seseorang dapat hidup, bekerja, bermain dan belajar. Pembangunan tahap dua kedepannya Opus Bay termasuk juga akan memperkenalkan fasilitas pendidikan, fasilitas medis dan sekolah internasional. 

Proyek bergengsi ini berlokasi di sebelah Terminal Feri Waterfront di Batam, yang berfungsi sebagai terminal feri internasional khusus untuk para penghuni dan pengunjung. 

"Hanya diperlukan 40 menit dari Terminal Feri Harbourfront Singapura untuk mencapai lokasi tersebut," pungkas Dessy.

Tunggu apa lagi, unit yang dipasarkan saat ini sangat terbatas, para calon pembeli yang tertarik untuk memesan unit di apartemen Opus Bay, ada potongan harga yang menarik dan hadiah langsung berupa iPhone 15 Pro Max, logam mulia, perangkat elektronik rumah tangga, voucher belanja MAP, serta hadiah utama berupa mobil Mitsubishi Xpander.

Informasi lebih lanjut bisa menghubungi sales hotline kami di no 0811 7070 555 atau kunjungi website kami di www.opus-bay.com. (thr)








Editor: taher