BATAM

NASIONAL

EKONOMI

POLITIK

SPORT

BP Batam Segera Tertibkan Sejumlah Reklame Nakal

By On 14.33


BATAM -Badan Pengusahaan (BP) Batam segera menata ulang pemasangan sejumlah reklame di sejumlah wilayah guna membenahi estetika kota. Hal ini ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kota yang bersih, indah dan hijau.

“Tim gabungan penertiban reklame baik reklame digital atau konvensional sudah ditandatangani oleh Plt Anggota 4/Deputi bidang Pengusahaan Sarana Lainnya BP Batam. Sebelum itu, kami melaksanakan sosialisasi kepada pengusaha dan asosiasi,” kata Direktur Pembangunan Prasarana dan Sarana Purnomo Andiantono usai sosialisasi penertiban reklame di Gedung Pusat PDSI BP Batam, Jumat (23/8/2019) siang.

Purnomo Andiantono menjelaskan penertiban reklame diatur dalam Peraturan Kepala BP Batam Nomor 7 Tahun 2017, di mana penertiban terhadap setiap penyelenggara reklame dalam beberapa kondisi. Pertama, tidak memiliki izin penempatan reklame atau telah dicabut. Kedua, masa berlaku izin reklame telah habis dan tidak diperpanjang. Ketiga, dimensi kontruksi reklame tidak sesuai izin. Keempat, penempatan reklame tidak sesuai pada titik reklame yang telah ditetapkan dalam penetapan lokasi reklame. Kelima, Konstruksi tidak dirawat dengan baik sehingga berbahaya bagi pengguna jalan.

“Perkiraan bulan depan bisa terlaksana penertibannya,” ungkapnya.

Ia pun mengimbau agar seluruh pelaku usaha di bidang periklanan untuk menaati peraturan yang berlaku dan menjadi mitra dalam upaya menciptakan iklim investasi yang semakin baik.

“Kami meminta dukungan dari semua pihak, khususnya kepada pengusaha advertising (periklanan). Dalam hal ini masih banyak papan reklame yang bermasalah dengan perijinannya dan faktor keselamatannya agar menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perusahaan Periklanan Batam Hendri Rahman mendukung penuh program pemerintah dalam menertibkan kegiatan usaha yang menyalahi aturan.

“Satu atau dua tahun terakhir penataan sudah mulai bagus, aturan sudah mulai dilaksanakan dan masterplan yang dibuat sesuai dengan aturan, jadi ke depan kalau memang sinkronisasi berjalan dengan baik, pengusaha bisa nyaman berusaha, pemberi regulasi bisa memberikan regulasi yang tepat, maka kami asosiasi mendukung program ini,” ujarnya setelah menghadiri sosialisasi oleh BP Batam.

Hendri Rahman pun menegaskan agar program yang telah disusun dan yang akan dilaksanakan oleh BP Batam dapat dilaksanakan dengan baik.

“Beberapa poin yang kami sampaikan salah satunya masterplan dibuat dan ditelaah dengan baik, saya rasa harus dijalankan dengan baik karena di lapangan banyak masterplan yang telah dibuat itu tidak sesuai dengan aturan. Sebagai contoh di Nagoya itu hanya beberapa titik saja yang diperuntukkan, tapi pada hari ini, baik di Nagoya, Jodoh, Batam Centre, dan pelebaran jalan itu sudah menjamur, jadi ini memang tugas kita untuk bersama menertibkan supaya keindahan kota tercipta sesuai yang diharapkan,” jelasnya.

“Perka (BP Batam) yang telah dibuat kalau bisa ditambah, dibuat aturan yang baru lagi, menyesuaikan dengan persoalan yang berada di lapangan. Namun saya rasa ini sudah cukup bagus,” pungkasnya.

Pasokan Listrik PLN Batam Siap Jangkau Ujung Barelang

By On 11.01


BATAM - Semangat menerangi negeri terus dilakukan bright PLN Batam dengan antusiasme dan terus berupaya memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat di daerah yang terpencil. Demi mewujudkan pemerataan penerangan, bertempat di Kelurahan Galang Baru bright PLN Batam melakukan peresmian program Listrik Desa Barelang Terang pada Selasa, 20 Agustus 2019.

Kesuksesan ini, ditandai dengen penyalaan sambungan listrik untuk dua Desa di Kampung Baru dan Kampung Air Lingka secara simbolis di Kantor Lurah Kampung Baru, Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Provinsi Kepri oleh Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri Isdianto bersama Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha bright PLN Batam, Buyung Abdul Zalal, Lurah Kampung Baru, Lurah Galang Baru, Pereakilan Kecamatan Galang, Perwakilan Kota Batam, serta masyarakat setempat. Hal ini juga menandakan bahwa bright PLN Batam sudah merampungkan pembangunan infrastruktur listrik di daerah kerjanya di mainland.

"Setelah dua desa ini teraliri, maka Tugas bright PLN Batam dalam melistrikan daerah-daerah di pelosok di Batam sudah selesai. Namun demikian, kegiatan penyambungannya tidak hanya berhenti disini saja. Untuk kedepannya akan tetap dan terus kami tingkatkan sehingga dapat mencapai seluruh pelosok desa," ungkap Buyung Abdul Zalal dalam sambutannya.

Buyung juga menambahkan bahwa rasio elektrifikasi bright PLN Batam dalam mengaliri wilayah kerja, dalam hal ini adalah Pulau Batam sudah 100 persen. Namun untuk wilayah Barelang secara keseluruhan 99 persen. Artinya masih ada desa-desa yang memiliki jarak cukup jauh dari infrastruktur utama yang harus dilistriki.

“Untuk program-program yang akan datang. Kami sudah membuat roadmap bersama institusi terkait untuk melistriki semua dusun. Mudah-mudahan dapat kita selesaikan di tahun 2020,” terangnya.
Pembangunan infrastruktur listrik di mainland khususnya di Trans Barelang dimulai sejak bulan Juni 2015 lalu. Agar daerah Barelang terang benderang, bright PLN Batam menarik jaringan sejauh 60 kilometer (KM) dari pembangkit di Panaran, dengan kondisi jaringan utamanya mencapai 12 KM dan 8 KM untuk jaringan yang masuk hingga pelosok desa. Hingga kini, setidaknya sudah ada sekitar 26 wilayah di Trans Barelang yang sudah menikmati listrik. 

Sementara itu Plt. Gubernur Kepri Isdianto mengucapkan terimakasih dan mengatakan apa yang sudah dilakukan oleh bright PLN Batam dalam menerangi daerah pelosok di Batam ini perlu mendapatkan apresiasi yang tinggi, mengingat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Bagi saya, apa yang dilakukan oleh bright PLN Batam perlu mendapatkan apresiasi lebih. Dan kita berharap semua desa-desa yang belum dialiri di Provinsi Kepri, nantinya bisa ikutan juga mendapatkan fasilitas seperti ini. Namun tentunya ini tugas dari PLN, bukan bright PLN Batam. Yang jelas saya sangat bangga dan apresiasikan ini semua,” terangnya.

Isdianto yakin perekonomian daerah ini akan semakin baik dengan pasokan listrik 24 jam. Dulu, aktivitas yang membutuhkan listrik hanya bisa didapat selama enam jam.“Sekarang, alhamdulillah hingga tengah malam masih bisa berusaha dan melakukan aktivitas ekonomi lainnya,” kata Isdianto.

Karena itu, Isdianto mengajak masyarakat bersyukur dengan nikmat listrik ini. Salah satunya dengan tetap membuat kawasan ini aman dan nyaman. Apalagi, dengan pasokan 24 jam ini menunjukkan bahwa kawasan ini maju selangkah dari daerah lain yang belum dapat aliran listrik.
Kegembiraan dan sambutan riang juga ditunjukkan masyarakat Kampung Baru dan Air Lingka terkait program Listrik Desa Barelang Terang ini.

“Kami sangat bersyukur oleh adanya program listrik desa selama 24 jam ini. Sebelumnya, kami hanya bisa menikmati aliran listrik dari pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB, itu pun menggunakan genset,” terang Emi, Salah satu warga Kampung Baru.

Ia juga mengatakan, dengan hadirnya listrik pedesaan ini secara tidak langsung membantu masyarakat dalam berbagai hal. Salah satunya biaya yang harus dikeluarkan.

“Saat menggunakan genset selama 6 jam itu, kami harus membayar (iuran) Rp 8 ribu hingga Rp 10 ribu untuk setiap kepala keluarga. Jadi dalam sebulan setidaknya saya mengeluarkan uang sekitar Rp 300 ribuan untuk listrik selama 6 jam setiap harinya,” tambahnya.

Menurutnya, keberadaan listrik yang andal di pedesaan ini secara tidak langsung membantu perekonomian warga."Ketika masih menggunakan genset, kami harus membayar iuran listrik Rp 300 ribu. Sudah mahal, listriknya hanya hidup 6 jam saja. Dengan adanya lustrik 24 jam ini saya bisa memaksimalkan usaha sembako saya hingga malam hari," bebernya.

Hal senada diungkapkan oleh Sabtu, Ketua RT 1/RW 5 di Desa Air Lingka yang mengatakan bahwa keberadaan listrik pedesaan akan membuat pelajar di daerahnya bisa belajar dengan maksimal.

“Kadang sedih juga lihat anak-anak kita yang dapat tugas dari gurunya, namun mengerjakannya harus di laptop. Kadang tidak maksimal dalam kondisi kelistrikan yang sebelumnya. Sekarang saya yakin anak-anak bisa belajar lebih giat,” terangnya. (*) 

Apa Saja Layanan Yang Ditawarkan IT Center BP Batam, Simak Penjelasannya...

By On 07.50


BATAM - IT Center BP Batam memiliki fokus bisnis sebagai penyedia layanan data center di Indonesia secara eksternal dan menerapkan seluruh proses layanan operasional dari sisi IT based di sisi internal.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Pusat PDSI BP Batam,  Sylvia Malaihollo pada acara Business Gathering yang mengusung tema “Solusi Data Center Pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Era Revolusi Industri 4.0”, di Grand Ballroom Trans Luxury Hotel, Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/8/2019).

Sylvia mengatakan, saat ini sudah tidak ada lagi yang dilakukan secara manual oleh BP Batam, semuanya diselesaikan dengan sistem informasi yang terintegrasi dengan pemerintah pusat.

“Kebutuhan terhadap infrastruktur IT yang kompleks dan andal sangat diperlukan. Selain itu, mendorong pemanfaatan komputasi awan (cloud computing) juga  sangat penting. Karena kita tidak harus memikirkan infrastruktur IT yang rumit dan harus kita kelola sendiri," ujar Sylvia.

Untuk itu, ia mendorong para peserta yang hadir dalam acara itu agar menggunakan kemudahan yang dimiliki Data Center BP Batam yang dapat memberikan layanan aman dan andal untuk kebutuhan penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang berstandar internasional bagi Instansi Pemerintahan.

Pusat PDSI BP Batam juga meluncurkan layanan IT Center berupa Private Cloud, Colocation, Replikasi Data, dan Layanan yang dikelola secara profesional yang dapat memberikan sumber daya dan efisiensi yang maksimum dengan kebutuhan dari instansi. Layanan ini dinilai fleksibel—menyesuaikan dengan kebutuhan instansi—dengan harga yang kompetitif.

Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Kementerian Komunikasi & Informatika RI Bambang Dwi Anggono, sebagai salah satu narasumber dalam talkshow menjelaskan, bahwa sistem analisa merupakan salah satu kunci dalam penerapan industri 4.0 yang menyeluruh dan maksimal.

“Kalau kita hanya berkutat bagaimana mengintegrasikan e-planning dan e-budgeting, maka kita masih berada di era 3.0. Sedangkan industri 4.0 adalah bagaimana kita mampu menganalisa kedua sistem tadi menjadi nilai tambah,” jelas Bambang.

Adapun kendala yang dialami instansi pemerintahan dalam implementasi industri 4.0, menurut Bambang antara lain, minimnya dokumen perencanaan, belum meratanya telekomunikasi, kerentanan terhadap informasi, duplikasi informasi yang sangat tinggi, dan SDM yang bersertifikasi IT.

“Sehingga dalam penerapannya, di tahun 2021 sebuah daerah, baik berupa lembaga tingkat Kabupaten, Kota, maupun Provinsi, diharuskan memiliki satu Data Center saja sebagai upaya meminimalisir pengeluaran APBN di tiap daerah,” kata Bambang.

Sementara itu Kepala Biro Perencanaan Pengembangan Usaha, Pelayanan, dan Pentarifan BP Batam, Asep Lili Holilullah, dalam sambutannya mengatakan, saat ini sektor pemerintahan dituntut agar setiap layanan yang bersifat manual, ikut bertransformasi menjadi layanan berbasis elektronik, sesuai dengan kebijakan pemerintah lewat Peraturan Presiden RI Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Business Gathering dengan tema “Solusi Data Center Pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Era Revolusi Industri 4.0”, sebagai upaya mempromosikan Data Center BP Batam sebagai pusat data dan pusat pemulihan data kepada calon tenant yang berasal dari instansi pemerintah maupun swasta.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Pusat PDSI BP Batam dan dihadiri peserta yang berasal dari 80 instansi Pemerintah Kota dan Kabupaten di wilayah Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah dan sebagian Jawa Timur.

Turut hadir dalam acara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Provinsi Jawa Barat Setiadji, Kepala BMKG Bandung Toni Agus Wijaya, Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Sekretariat Kabinet RI Yulyati Kristina, Walikota Madiun Maidi, dan Wakil Bupati Pandeglag Tanto W. Arban.

Guru TPQ Batam Harus Kreatif Mengajar di Era Teknologi Informasi

By On 14.25



BATAM - Guru Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) ditantang menciptakan metode pembelajaran yang kekinian. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin saat membuka pelatihan guru TPQ di Aula Kantor Walikota Batam, Rabu (21/8).

“Dulu sewaktu kecil, kita mengaji, tangan kanan gurunya memegang lidi penunjuk, tangan kiri rotan. Sekarang sudah tidak bisa seperti itu lagi. Saat ini kita berada di tengah dunia yang serba canggih. Artinya tantangan semakin menganga depan kita. Bapak ibu sebagai guru TPQ punya tantangan bagaimana metode mengajar yang cocok dengan anak kita saat ini,” tutur mantan guru Bahasa Indonesia ini.

Keberadaan guru TPQ sekarang ini sangat penting. Karena sebagian besar orang tua bekerja. Sehingga tak memiliki waktu untuk mengajarkan anaknya membaca Al-Quran. Maka itu perlu bantuan guru-guru di TPQ.

“Pemerintah bersama Kementerian Agama juga membuat kebijakan, bagi anak yang mau masuk SMP wajib bisa membaca Al-Quran. Oleh karena itu peluang menjadi guru TPQ ini juga besar,” ungkapnya.

Jefridin mengatakan perhatian pemerintah terhadap guru TPQ juga besar. Ada insentif yang diberikan bagi lebih dari 4.000 guru TPQ terdaftar.

“Walaupun belum maksimal, setidaknya ada. Daerah lain tidak ada. Baru di Kepri dan itu pun hanya Batam serta Karimun. Di Karimun juga termasuk baru ada insentif ini,” ujarnya.

Karena itu kepada para guru TPQ, Walikota Batam berharap untuk benar-benar mengajarkan anak islam di Kota Batam. Supaya tak sekadar bisa membaca tapi juga memahami hingga mengamalkan isi Al-Quran.

“Di sekolah formal tak cukup waktu. TPQ bisa membantu,” kata dia.

Kepala Bagian Kesra Setdako Batam, Riama Manurung mengatakan pelatihan ini diikuti 100 peserta. Berlangsung dua hari, Rabu-Kamis (21-22/8). Dengan narasumber Sarbaini (Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kemenag Batam), Anne Putri Harini (BNN Kota Batam), dan Cahaya Permata (Dosen UIN Sumatera Utara).

Ketua Badan Musyawarah Guru TPQ (BMGQ) Batam, Deden Sirajudin berpesan kepada peserta pelatihan agar mengikuti kegiatan ini dengan baik. Dan apa yang didapat melalui pelatihan bisa diteruskan ke rekan-rekan sesama guru TPQ.

“Karena ini terbatas jumlahnya, maka saya harap apa yang didapat, disampaikan juga kepada teman-teman TPQ masing-masing. Baik metode pengajaran dan yang lainnya. Sehingga teman yang belum berkesempatan bisa ikut mendapat ilmunya," pesan Deden.(mc)

Walikota Batam Janji Sampaikan Aspirasi Buruh Terkait Tolak Penghapusan Pesangon PHK

By On 11.06


BATAM - Massa buruh dari Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPSI) Kota Batam melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemko Batam, Rabu (21/8/2019).

Mereka demo lantaran resah dengan rencana rezim Jokowi bersama DPR akan merevisi undang-undang no. 13 tahun 2003.

Dimana poin yang dipersoalkan terkait rencana penghapusan pesangon saat buruh terkena PHK.

"Apakah kita akan diam kawan kawan," teriak orator dari mobil komando.

"Tolak, tolak, tolak. Bisa mampus kita kawan-kawan," serunya lagi.

"Pesangon adalah jejaring sosial kita di masa tua kita. Apa kita mau jadi ojek semua, ojek sudah ribuan kawan kawan. Apa kita mau jadi pengemis, masa banyakan jadi pengemis dari pemberi," teriak lagi.

Para buruh mendesak pemerintah untuk tidak hanya pro pengusaha terlebih beralasan untuk investasi asing.

Puas berorasi massa buruh akhirnya ditemui Walikota Batam M Rudi yang langsung naik ke mobil komando.

"Tadi saya sudah terima keluhan aspirasi dari pak Syaiful. Besok saya sampaikan ke pemerintah pusat," ujar Rudi.

Kapolres Barelang AKBP Prasetyo menyatakan rasa salut pada buruh. Ia minta para buruh ikut bersama menjaga Batam tetap sejuk. "Batam kota terbuka untuk siapa saja. Pertahankan Batam tetap aman dan nyaman," kata Prasetyo. (tya)



Batam Disiapkan Jadi Pusat Blockchain di ASEAN

By On 20.46


BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Edy Putra Irawady, membuka seminar BlockBatam dengan mengusung tema “Creating the Blockchain Capital of South East Asia” yang berlangsung di Aston Hotel Batam, Selasa (20/8/2019) pagi.

Kegiatan yang digagas oleh Black Arrow Conferences ini dihadiri oleh Asisten Deputi Menteri Bidang Moneter dan Neraca Pembayaran Kementerian Koordinator Perekonomian Dr. Edi Prio Pambudi, CEO dClinic International Dr. Richard Satur, CEO & Founder Indodax Oscar Darmawan, CEO Quantum Hedge Fund Jan Janssen, dan Chairman PLMP Fintech Group Dr. Peter Lim Chairman.

Kegiatan yang digadang sebagai konferensi blockchain terbesar ini digelar sebagai wujud dari deklarasi Kota Batam sebagai Zona Ekonomi Digital Indonesia dan proyeksi Indonesia sebagai pasar blockchain terbesar di ASEAN. Selain itu, acara ini juga bertujuan sebagai platform bagi para pelaku teknologi blockchain seluruh Indonesia di Batam.

Dalam sambutannya, Edy Putra Irawady mengatakan bahwa Batam merupakan pionir dan kini memimpin implementasi blockchain di Indonesia. Untuk menjadi Blockchain Capital di Asia Tenggara, BP Batam telah merancang dan merencanakan fasilitas premium berupa layanan di Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) BP Batam sebagai host beberapa platform blockchain guna mendukung program Zona Ekonomi Digital.

“Saya pikir kita punya skill labor di Batam. Sisi multietnis di sini luar biasa, artinya komunikasi internasionalnya lebih mudah. Yang kedua adalah pengalaman untuk membangun perusahaan-perusahaan yang berbasis IT dan selaras dengan industri 4.0, seperti PT Schneider, PT Pegatron, PT Excelitas Technologies, PT Infineon Technologies dan PT Sammyung Precision,” kata Kepala BP Batam.

Tidak hanya itu, menurutnya, perkembangan ini tidak akan dapat terlaksana secara maksimal tanpa dukungan dari pemerintah pusat. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, telah menegaskan bahwa Batam sebagai Jembatan Digital Indonesia—Singapura pada September 2017, setelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengajukan rencana untuk mengembangkan Batam sebagai fasilitas untuk Perbankan Lepas Pantai dan Tax Haven pada Oktober 2016.

“Kita sudah punya ICT-based dan blockchain. Jadi saya berharap ke depannya kerjasama dengan perusahaan swasta di Batam cukup melewati aplikasi blockchain saja, tidak usah dengan perundingan. Karena Batam memiliki keunggulan kompetitif dengan adanya SKA Form A dan Kartu In Land FTA bagi para investor, di samping kita juga berbentuk FTZ. Belum lagi dari sisi geografis, kita hanya 20 kilometer dari akses pasar internasional di antara perniagaan pasifik dan atlantik.” Jelas Edy.

Meski begitu, Edy tidak menampik bahwa terdapat beberapa kelemahan, terutama dari sisi ekosistem berupa logistik, infrastruktur yang mengarah ke industri, dan atraksi untuk mendorong masuknya industri 4.0.

“Untuk itu, blockchain ini hadir guna memberikan kepastian dan kemudahan kepada para investor. Artinya, dengan blockchain, regulasi tidak lagi menakutkan,” katanya.

Sementara itu, dClinic, BP Batam dan Rumah Sakit BP Batam secara resmi telah menandatangani kontrak senilai $140juta USD yang bermitra dengan Deloitte Southeast Asia dan JP Consulting, Australia akhir Juli lalu, di mana dClinic akan mengimplementasikan platform Blockchain Kesehatan Publik dengan membuka Pusat Kesehatan dan Vitalitas premium pertama di RSBP Batam dan Batam CBD dalam 6 bulan pertama di tahun 2020.

Asisten Deputi Menteri bidang Moneter dan Neraca Pembayaran Kementerian Koordinator Perekonomian, Dr. Edi Prio Pambudi menyatakan perlunya menciptakan efisiensi dalam proses berbisnis, termasuk di dunia medis.

“Sekarang ini sudah menjadi tuntutan bahwa kita harus mengetahui informasi di luar profesi. Jadi, dokter juga harus tahu mengenai pengembangan teknologi. Apalagi blockchain ini merupakan teknologi ledger yang terdistribusi. Jadi dokter dapat mengetahui data lengkap pasien, baik jenis penyakit, obat, maupun tindakan yang telah dilakukan sebelumnya, tanpa harus bertanya kepada bersangkutan. Karena datanya sudah tersedia di blockchain.” Jelas Edi Prio Pambudi.

Ia juga mengatakan, bahwa dokter dapat memberikan jaminan integritas bahwa apa yang tersedia di dalam blockchain bisa dimanfaatkan oleh semua pihak.

Untuk perkembangan KEK RSBP Batam, Edi menyampaikan bahwa saat ini pihaknya masih menjalani proses jejak pendapat. Hal itu dilakukan guna menghindari pemikiran adanya dukungan untuk memasukkan tenaga kerja asing di Batam.

“Kami justru membuat percepatan yang bernama transfer of technology. Presiden selalu mendorong untuk berkompetisi dengan dunia, sehingga kita harus cepat menguasai teknologi. Jangan sampai tertinggal dengan negara lain,” kata Edi lagi.

Sebagai pendekatan bisnis yang baru, Edi berharap RSBP Batam dapat cepat berkembang, mendatangkan investor, dan pelanggan yang membutuhkan layanan dari RSBP Batam.

1.396 Warga Binaan Terima Remisi

By On 12.57


BATAM - Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Batam memberikan remisi kepada 1.396 dari 2.643 total keseluruhan jumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP). Dengan rincian remisi umum I diberikan kepada 1.342 WBP, remisi RU II sebanyak 54 orang dan langsung bebas 40 orang. 



Remisi ini diberikan sempena HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Kepala Lapas Kelas II Kota Batam, Surianto merinci jumlah WBP di Lapas Kelas IIA Batam yang memperoleh RU I berjumlah 908 orang dan RU II berjumlah 13 orang. 



Selain pemberian remisi, kemarin juga diserahkan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada anak didik pemasyarakatan Kelas II A Batam. Lapas Kelas II B Batam perolehan remisi RU I diperoleh 114 WBP dan RU II diperoleh 3 WBP. Rutan Batam perolehan remiai RU I diberikan kepada 285 WBP dan RU II diperoleh 34 WBP. 



Lembaga Pembinaan khusus anak Batam perolehan remisi RU I 35 orang dan RU II diperoleh 4 orang. Selain itu, Warga binaan yang mendapat remisi ini merupakan warga binaan yang berkelakuan baik dan aktif mengikuti kegiatan-kegiatan positif di lembaga pemasyarakatan. 



Upacara Penyerahan Remisi Umum Hari Kemerdekaan RI Ke-74 UPT Pemasyarakatan Se Kota Bata mini dihadiri Wali Kota Batam, Muhammad Rudi beserta jajaran Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD). Secara simbolis Rudi menyerahkan bingkisan kepada warga binaan yang menerima remisi ini.(HUMAS PEMKO BATAM)  











UAS Dilaporkan ke Polisi, Waspada Adu Domba

By On 22.25


JAKARTA - Menyikapi pelaporan UAS ke polisi karena diduga melecehkan salib dan menistakan agama. Cendikiawan dan Guru Besar Universitas Paramadina, Prof DR Abdul Hadi WM berkata ada indikasi adu domba di balik pelaporan tersebut.

Ia menuturkan keriuhan yang sekarang terjadi pada soal viralnya ceramah UAS ini mengingatkannya pada suasana yang terjadi di tahun 1960-an. Kala itu terjadi perang ideologi yang dahsyat.

Umat Islam kala itu terus berusaha dipancing dan disudutkan dengan berbagai isu. Kala itu hujatan-hujatan kepada agama Islam bermunculan. Ada ketoprak (teater rakyat), ludruk atau kesenian apa saja dimunculkan dengan tujuan mengganggu keharmonisan hubungan antarumat beragama.

"Dahulu ungkapan Nietzsche tentang ‘Tuhan telah mati’ ramai ramai diomongkan. Ada ketoprak dan ludruk di sekitar Jawa Tengah dan Jawa timur dengan lakon ‘Patine Gusti Allah’, 'Gusti Allah Mantu', dan lainnya. Jadi sengaja ada yang buat panas. Nah, karena saya mengalaminya maka harus bersikap sabar. Sekali lagi umat Islam sabar dan jangan terpancing," kata Abdul Hadi.

Lalu siapa pelaku yang ingin mengadu domba? Secara tak terduga Abdul Hadi mengatakan, ’’Saya lihat dilakukan oleh sekelompok mereka yang atheis dan terindikasi sebagai kaum liberal. Mereka bicara HAM, kebebasan, dan demokrasi menurut ukurannya sendiri yang kebolak-balik. Dan saya merasa kepentingan modal di belakang keriuhan ini semua. Saya merasa itu."

Prof Abdul Hadi mengaku bersyukur UAS tetap tenang dengan pelaporan dirinya ke polisi.  "Saya bersyukur Ustaz Abdul Somad tenang. Dia menanggapi soal viral cemarah videonya dengan sikap biasa saja,’’ kata Prof Abdul Hadi.

Budayawan yang sangat intes sekali mengamati dunia tarekat sufi ini berulangkali mengucapkan syukurnya. “Terus terang, kalau saya malah omongkan lagi saja ceramah itu sebab ini adalah jalan pikiran atau pendapatnya ketika ditanya seorang jamaah. Diucapkannya pun di tempat tertutup. Dia punya hak seperti ucapan pengkhutbah agama lain yang juga kini viral. di media sosial. Maka umat Islam santai saja. Ini bagian dari perang proxy saja,’’ kata Abdul Hadi dalam perbincangan dengan Republika.co.id (Ahad, 18/8).

Abdul Hadi menegaskan, khusus kepada umat Islam memang harus menahan diri. Kepada umat agama lainnya juga harus bersikap sama. Ingat sebab soal-soal yang kini ramai diviralkan itu soal biasa. Sudah menjadi pengetahuan umum.

“Kalau mau menengok secara jernih  misalnya kasus novel Ayat-Ayat Setan-nya Salman Rushdi yang jelas jelas menghina Islam dan Nabi Muhammad di tahun 1980-an dahulu. Dia ternyata tak diapa-apakan, bahkan dilindungi oleh Inggris dan dunia internasional atas nama HAM dan kebebasan berbicara. Kalau soal Ahok itu berbeda konteks karena dia adalah pejabat publik dan diomongkan di  ruang publik terbuka. Dia bukan ustaz atau pendeta. Dia gubernur,’’ ujarnya.

Kabar UAS dilaporkan datang dari Polda Nusa Tenggara Timur, Sabtu (17/8). Sekelompok orang atas nama Brigade Meo Nusa Tenggara Timur (NTT) dikabarkan melaporkan UAS karena diduga telah menghina lambang-lambang agama Kristen dan Katolik, seperti salib dan patung, sebagaimana terekam dalam video yang tersebar via media sosial.

Lantas apa jawaban UAS?

Saat dihubungi Republika.co.id, UAS menjelaskan video tersebut menampilkan kejadian yang sudah lewat bertahun-tahun silam. Saat itu, kata UAS, sesi tanya-jawab berlangsung dalam kajian tertutup di suatu masjid di Pekanbaru, Riau.

UAS menegaskan kajian itu dijadwalkan tiap Sabtu pada waktu subuh. Karena sifatnya tertutup, hanya kaum Muslimin saja yang hadir.

''Saya menjawab pertanyaan jamaah dalam kajian tertutup yang diadakan di Masjid Agung an-Nur Pekanbaru. Itu bukan tabligh akbar semisal di lapangan terbuka atau disiarkan melalui stasiun TV," jelas UAS kepada Republika.co.id, Sabtu (17/8).

Saat kajian, UAS menjelaskan antara lain ihwal kedudukan Nabi Isa AS. Kemudian, penjelasan juga diberikannya mengenai soal patung dan jin. Hal ini agar hadirin dapat memahami bagaimana ajaran tauhid dan syariat Islam memandang Nabi Isa AS, hukum memiliki patung, dan makhluk bernama jin. Jadi, tujuannya hanya memberikan pemahaman keilmuan.

''Ada orang Islam yang memotong-motong video itu. Dia mem-posting. Tujuannya supaya orang paham tentang hukum patung. Jadi, ini untuk internal saja (umat Islam --Red),'' tegas alumnus Universitas al-Azhar (Mesir) itu.

Akan tetapi, UAS belakangan mengetahui bahwa video tersebut tersebar melalui jejaring internet. Karena itu, katanya, orang-orang non-Muslim pun mungkin saja mengaksesnya. Padahal, sekali lagi, sasaran dakwahnya semata-mata adalah kaum Muslimin.

''Video itu sampai ke grup Katolik. Mereka posting di instagram-instagram mereka, jadi ramai,'' kata UAS.

Alumnus Darul Hadits (Maroko) itu mengungkapkan, sudah tiga tahun belakangan ini dirinya tak lagi mengisi kajian Sabtu subuh rutin di Masjid Agung an-Nur Pekanbaru. ''Artinya, (yang terekam di video) itu kajian lama sebelum viral,'' ujar dia.

Puluhan Hektar Hutan Galang Baru Batam Terbakar

By On 20.27


BATAM - Kebakaran hutan di Pulau Galang Baru Batam semakin meluas. Hingga Ahad petang (18/8/2019) api tak kunjung padam.

Diperkirakan puluhan hektare hutan tersebut ludes dilahap si jago merah. Namun tidak terlihat ada upaya dari pihak terkait untuk memadamkan api.

Teriknya cuaca disertai hembusan angin memperparah kebakaran ini. Terlebih Batam belakangan ini mengalami kemarau panjang.

Asap putih terus mengepul sepanjang mata memandang. Semerbak aroma khas jerebu membuat sesak pernapasan.

Para pengendara yang melintas terpaksa ekstra hati-hati. Sebab asap tersebut membuat jarak pandang terbatas.

Belum tau apa penyebab kebakaran hutan ini. Namun diduga disebabkan puntung rokok yang dibuang orang tidak bertanggungjawab.


Edy : Saatnya Merdeka! Enyahkan Saling Menjatuhkan

By On 13.03


BATAM - Terlihat kompak berseragam Korpri dan hitam-putih, segenap karyawan/ti Badan Pengusahaan (BP) Batam melaksanakan upacara pengibaran bendera Merah Putih memperingati Hari Kemerdekaan RI Ke-74, Sabtu (17/8) yang dimulai tepat pukul 07.00 WIB di halaman parkir BP Batam dengan Kepala BP Batam sebagai Pembina upacara.

Upacara pengibaran bendera Merah Putih berlangsung khidmad diiringi lagu Indonesia Raya oleh tim paduan suara BP Batam.

Dalam amanatnya, Kepala BP Batam menyampaikan bahwa sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang senantiasa menjunjung nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme, dengan mempertahankan dan mengisi kemerdekaan sebagai kekuatan positif dalam mewujudkan Negara Indonesia menjadi semakin hebat.

“MERDEKA! MERDEKA! MERDEKA!” seru Edy kepada seluruh karyawan/ti BP Batam.

Sebagaimana tema HUT RI tahun ini ialah “SDM Unggul Indonesia Maju”, Kepala BP Batam mengajak karyawan/ti BP Batam untuk dapat menjadi SDM yang _problem solver_ atau bagian dari solusi permasalahan.

"Kini bukan saatnya untuk adu pendapat untuk saling menjatuhkan, namun yang terpenting adalah adu manfaat melalui kerja nyata yang hebat," kata Kepala BP Batam.

Edy menambahkan, “Selain infrastruktur yang memadai, perlunya SDM yang unggul dan kompetitif dalam segala bidang menjadi syarat mutlak ketika memasuki era 4.0. Peningkatan kualitas SDM dapat dilakukan dengan perbaikan pendidikan serta pelatihan yang sesuai dengan kemajuan industri 4.0."

Usai upacara, Edy mengungkapkan kesannya menikmati momentum perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-74 di BP Batam. Ia sangat bangga terhadap kesakralan, tidak hanya seremonial yang dilakukan oleh teman-teman BP dalam memaknai kemerdekaan ini, namun juga kekhidmadan jalannya upacara.

Lilik Lujayanti selaku Kepala Biro SDM BP Batam menambahkan, “Guna mendukung SDM unggul Indonesia maju, kami bekomitmen untuk meningkatkan kompetensi SDM, tidak hanya kompetensi teknis, tetapi juga kemampuan manajerial.”

Turut hadir dalam upacara Anggota 1/Deputi Bidang Administrasi dan Umum, Purwiyanto, Anggota 3/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha, Para Pejabat Eselon II, III, dan IV di lingkungan BP Batam, serta para karyawan/ti perwakilan masing-masing unit kerja BP Batam.

Lomba Makan Kerupuk Meriahkan HUT RI 74 di Batam

By On 11.03



BATAM - Kemerdekaan Indonesia ke 74 di Kota Batam dirayakan oleh warga dengan aneka lomba. Salah satunya lomba makan kerupuk.

Perlombaan ini menjadi kesenangan tersendiri bagi para anak anak. Mereka cukup antusias meski harus bersusah payah di tengah kencangnya angin dan cuaca panas.

Berikut potret kecil keseruan lomba di bilangan Tembesi Sagulung Batam.




BP Batam Lakukan Penyegaran SDM

By On 20.14


BATAM - Sebagai upaya dalam meningkatkan kompetensi dan integritas kinerja, Kepala BP Batam Edy Putra Irawady lantik/rotasi 19 Pejabat Eselon III dan 26 Pejabat Eselon IV dilingkungan BP Batam pada Kamis (15/8/2019) siang di Balairung Sari Lantai 3, Gedung BP Batam.

Pelantikan ini disaksikan oleh Anggota 1/Deputi Bidang Administrasi dan Umum Purwiyanto, Anggota 3/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Dwiyanto Eko Winaryo, serta seluruh Eselon II di lingkungan BP Batam.

Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady mengucapkan selamat kepada pejabat yang dilantik maupun yang rotasi.  Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja Sumber Daya Manusia (SDM) dilingkungan BP Batam di masa yang akan datang.

Adapun pejabat Eselon III yang dilantik/rotasi antara lain Ariastuty Sirait, Adi Nugroho, Mochamad Badrudjamal, Gunadi, Irwan, Wildan Arief, Kurnia Budi, Arie Handini, Hesty Susiana, Irfan Syakir Widyasa, Yudi Haripurdjaja, Andi Yunus, Mohamad Taofan, Sumiati, Anni Maret, Raden Ferdiana Sukmawati, Rafikah, Eva Rosalina Nababa, Erik Aditama.

Sedangkan, pejabat eselon IV yaitu Jaenudin, Rahmat, Idul Priady, Linda Anggraini, Boyke Laksamana, Hendry Ariesseno, Apen Saepudin, Pudjo Purwanto, Muhammad Ali, Komarudin, Ronny Ansis, Sunarsi, Andi Rendra Rangkuti, Nengcitrawaty, Ridha Ulfi Felani, Moch. Fajar Priyonggo, Johan, Reni Asmara, Tahrim, Ade Tahmad, Azhari, Sumandar, Darma Yanto Agus, Yulfrinal, Dana Kristina, Siti Rahmalisa.

Edy berharap para pejabat yang baru dilantik/rotasi untuk dapat melakukan terobosan-terobosan dalam bekerja. Hal itu perlu dilakukan guna menciptakan inovasi dalam menyelesaikan pekerjaan.

“Kita harus mampu bekerja tidak seperti biasanya, harus memiliki terobosan-terobosan dalam melakukan tugas-tugas dengan penuh loyalitas, dedikasi, komitmen, dan menghasilkan kinerja yang penuh dengan prestasi yang dapat membanggakan bagi instansi BP Batam” Ungkap Edy.

Lebih lanjut edy meminta kepada pejabat baru untuk terus bekerja bahu-membahu, bersinergi satu sama lain agar mencapai target yang kita harapkan. 

Hotel di Inggris Jual Teh Seharga Rp2,8 Juta Per Cangkir

By On 09.21


LONDON - Tradisi minum teh di Inggris telah dikenal sejak lama. Kini, sebuah hotel di London menghadirkan menu tea blend atau campuran teh yang langka dengan harga menjulang. Menu tersebut bahkan diklaim sebagai teh termahal di Inggris.

Campuran teh tersedia di The Rubens at The Palace. Satu pot tea blend dibanderol dengan harga US$620 atau setara dengan Rp8,8 juta. Sementara satu cangkir dijual seharga US$200 atau Rp 2,8 juta.

Tak main-main, teh bernama Golden Tips ini diboyong langsung dari dataran tinggi Sri Lanka. Teh dipetik langsung oleh para ahli dan dijemur di bawah sinar matahari dengan menggunakan kain beludru.

Melansir CNN, teh digambarkan hadir dengan tekstur yang halus, ringan, dan lembut. Saat dicecap, semerbak aroma buah akan masuk menggoda hidung.

Seraya mencecap aroma teh yang khas, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan indah The Royal Mews Buckingham Palace.

Teh juga bisa dibeli dalam menu Royal Afternoon Tea dengan harga US$55 per orang. Selain bisa menikmati aroma teh yang khas, pengunjung juga mendapatkan pengalaman ritual upacara minum teh ala Kerajaan Inggris.

Pengunjung juga disarankan untuk meminumnya sebelum menikmati sepotong sandwich.

Kepala BP Batam Qurban Sapi Limosin Seberat 1 Ton Lebih

By On 14.07



BATAM  - Badan Pengusahaan (BP) Batam mengadakan pemotongan Hewan Qurban dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1440 H. Pemotongan Hewan Qurban ini sebagai wujud  kepedulian sesama dan merupakan kegiatan perdana yang dilakukan  oleh intitusi plat merah ini sejak berdiri.

Pada kegiatan itu, Tampak hadir Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady  bersama sejumlah  Pejabat teras dilingkungan BP Batam dan ratusan pegawai BP Batam.

Rasa kepedulian kepada sesama, Kepala BP Batam menyumbangkan 1 Ekor Sapi Limosin dengan berat 1.050 Kg, 1 Ekor sapi Limosin disumbangkan Purwanto dan 2 ekor sapi dari hasil sumbangan yang dikumpulkan dari seluruh Pegawai BP Batam.

Jumlah hewan Qurban yang  disembelih pada peringatan Idul Adha 1440 H / 2019 M, BP Batam menyediakan 7 Ekor Hewan Kurban yang  terdiri dari 4 ekor sapi dan 3 ekor kambing.

Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1440 H kepada seluruh pegawai dan masyarakat kota Batam. Semoga di hari Raya Idul Adha  selalu diiringi dengan kebaikan. Kegiatan pemotongan kurban pada hari ini, adalah merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan Oleh BP Batam, dan rencananya kegiatan ini bisa  berkelanjutan.

"Mudah mudahan bisa berlanjut pada tahun tahun berikutnya, daging qurban ini akan disalurkan kepada kaum yang membutuhkan." Ujar Edy sekaligus menyerahkan secara simbolis 1 ekor Sapi Limosin kepada Panitia Qurban, Selasa (13/8/19) dilapangan Parkir BP Batam, Batam Center,  Kepulauan Riau.

Untuk menjaga lingkungan Hidup , panitia Hewan Qurban BP Batam tidak memakai plastik untuk membungkus daging qurban yang sudah dipotong. Panitia Hewan Qurban akan membungkus daging dengan bahan besek bambu yang ramah lingkungan sebelum diserahkan kepada masyarakat. Hal itu dilakukan BP Batam dalam uapaya mewujudkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, dengan menggunakan bahan mudah terurai. **

Ombudsman Terbitkan 4 Poin Maladministrasi Seleksi Anggota KPI

By On 22.30


JAKARTA - Ombudsman RI mengakui ada kendala dalam pemeriksaan maladministrasi Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) periode 2019-2022.

Komisioner Ombudsman RI, Adrianus Meliala, mengaku sempat mendapat penolakan dari sejumlah pemangku kepentingan dalam penyelidikan, seperti dari Komisi I DPR, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Pansel KPI itu sendiri.

"Penolakan itu terkait permintaan data dengan alasan bahwa informasi yang diminta bukan merupakan informasi publik," ujar Adrianus di Gedung Ombudsman, Kuningan, Jakarta  Senin (12/8).

Adrianus mengaku sempat kecewa dengan penolakan tersebut. Padahal Ombudsman merupakan lembaga negara yang memiliki kewenangan dalam pengawasan pelayanan publik.

Pemeriksaan terhadap penyimpangan prosedur Pansel KPI bermula dari laporan masyarakat dengan nomor registrasi 0277/LM/VII/2019/JKT atas nama Sapadiyanto dan Supardiyono.

Pada Maret 2019, beredar 27 nama calon anggota KPI yang lolos seleksi oleh Panitia Seleksi Anggita KPI untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di DPR.

Nama Supadiyanto termasuk dalam daftar tersebut. Namun, Kementerian Kominfo membantah daftar itu.

Pada 19 Juni 2019 keluar daftar berisi 34 nama calon anggota yang lolos mengikuti fit and proper test yang diumumkan oleh Komisi I DPR. Nama Supadiyanto dan sejumlah calon hilang dari daftar itu.

Berdasarkan temuan maladministrasi ini, Ombudsman memberikan empat saran. Tiga poin saran ditujukan kepada Kominfo, sementara satu poin saran untuk Komisi I DPR RI

"Untuk Kemenkominfo, yang pertama, terlebih dahulu menyusun petunjuk teknis terkait mekanisme seleksi calon anggota KPI dengan memperhatikan ketentuan dalam UU 32/2002 tentang Penyiaran, " kata Adrianus.

Kedua, menyusun standar baku penilaian atas peserta yang lolos di setiap tahapan.

"Terakhir, menyusun standar mengenai keamanan dokumen calon anggota KPI untuk mencegah terjadinya kebocoran dokumen," ujar Adrianus.

Sementara masukan untuk Komisi I DPR RI adalah memasukkan menteri terkait pengaturan seleksi calon anggota KPI dalam pembahasan revisi UU 32/2002 tentang Penyiaran.

sumber: rmol

Ribuan Umat Muslim Batam Salat Idul Adha di Engku Putri

By On 07.15



BATAM - Ribuan umat muslim dari berbagai penjuru Kota Batam melaksanakan sholat Idul Adha 1440 H di Dataran Engku Putri Batam Center, Ahad (11/8) pagi.

Dalam kesempatan itu Walikota Batam M Rudi  dan perangkat OPD terlihat melaksanakan sholat berjamaah. Selain itu sholat Idul Adha juga digelar di 635 titik di 12 kecamatan.













Sekdako Batam Jefridin mengajak masyarakat untuk bersyukur pada Allah subhanawataala, karena dengan karuniaNya kita bisa bertemu dengan Idul Adha.

Momen Idul Adha tahun ini begitu spesial mengingat berdekatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Dimana sama sama mengorbankan apa yang kita miliki dengan keikhlasan.

"Pemko Batam akan meresmikan masjid Sultan Mahmud Riayat Syah yang InsaAllah akan dihadiri Wapres dan Ustadz Abdul Somad," kata Jefridin.

Jefridin juga memohon doa pada umat Islam agar Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad diberikan haji mabrur.

Sementara itu juara pawai takbir keliling nilai 90 utusan dari Sekdako Batam, nilai  87 Kec Lubukbaja, dan juara 3 dari Kecamatan Bengkong serta harapan 1 dari Kecamatan Seibeduk.


Pemko Batam Siapkan Total Hadiah Rp36 Juta

By On 15.10

Pemenang Pawai Takbir Idul Adha




BATAM - Pemerintah Kota Batam kembali menggelar pawai takbir di malam Hari Raya Idul Adha 1440 H, Sabtu (10/8). Pawai dimulai dari depan Dataran Madani Batam Centre pukul 19.30 WIB atau bakda isya.

Total hadiah yang disiapkan bagi pemenang lomba kendaraan hias pawai takbir ini sebesar Rp 36 juta. Hadiah dibagikan untuk juara 1, 2, 3, dan 4.

“Pawai takbir ini akan diikuti peserta dari organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, masjid, Ormas Islam, dan partisipan. Peserta pawai takbir akan dilepas oleh Walikota bersama FKPD,” sebut kata Kepala Bagian Kesra Setdako Batam, Riama Manurung di Batam Centre, Jumat (9/8).

Adapun rute yang akan dilalui pawai takbir ini start dari jalan depan Edukits Batam Centre, melewati fly over Laluan Madani, Simpang Indomobil, depan Polsek Lubukbaja belok kanan menuju simpang Apartemen Harmoni. Kemudian melintasi jalan Duyung, depan Polsek Batuampar, belok kiri Sei Panas, belok kiri Bundaran Madani, dan finish di Masjid Agung Batam Centre.

“Dari Masjid Agung diharapkan peserta pawai takbir dapat kembali ke tempat masing-masing untuk menghindari penumpukan yang dapat menyebabkan kemacetan. Pemenang lomba akan diumumkan pada saat pelaksanaan Salat Idul Adha,” sebutnya.

Spesifikasi kendaraan yang bisa ikut pawai takbir ini antara lain tinggi kendaraan 4 meter dari permukaan dengan lebar 1,8 meter. Syarat lainnya yaitu kendaraan dihias sesuai dengan tema yakni Idul Adha. Penilaian lainnya adalah lafaz takbir dikumandangkan secara live, tidak rekaman.

Pada Idul Adha 1440 H, terdapat 635 titik salat Id di Batam. Jumlah ini meningkat dibanding tahun lalu, 513 titik.

Walikota Batam, Muhammad Rudi akan melaksanakan Salat Idul Adha di Dataran Engku Putri. Adapun petugas Salat Idul Adha di Dataran Engku Putri kali ini adalah ustaz Abdul Rauf selaku imam, Bilal Ustaz Rasyid Ridho, dan Khatib Ustaz Hendar Royani.

“Jika cuaca hujan maka pelaksanaan salat Idul Adha akan kita alihkan ke Masjid Agung,” ujarnya.

Usai melaksanakan Salat Idul Adha, Walikota akan menyerahkan hewan kurban di Masjid Agung Batam Center. Adapun total hewan kurban se Kota Batam berjumlah 3.904 ekor yang tersebar di 12 kecamatan. Terdiri dari sapi 1.284 ekor dan kambing 2.620 ekor. Jumlah hewan kurban tahun ini pun meningkat jika dibandingkan tahun lalu 2.768 ekor.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *