BATAM

NASIONAL

EKONOMI

POLITIK

SPORT

Politeknik Negeri Batam Resmikan Hanggar Perawatan Pesawat Udara

By On 08.03


BATAM - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak, siang ini akan meresmikan hanggar perawatan pesawat udara Politeknik Negeri Batam, Kamis, 18 Juli 2019.

Menurut Muslim Ansori, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Politeknik Negeri Batam, pembangunan hanggar pesawat udara ini didanai oleh Asean Development Bank (ADB).

Hanggar akan difungsikan sebagai pusat pendidikan taruna ahli perawatan pesawat udara berlisensi internasional yang telah berlangsung sejak 3 tahun yang lalu.

Selain itu juga untuk bengkel pesawat terbang di dalam kampus

Politeknik Negeri Batam bekerja sama dengan perusahaan bengkel pesawat dari Belanda dan Indonesia.

Nah bagi warga Batam dan Kepri lainnya yang bercita-cita ingin menjadi seorang teknisi pesawat terbang, segera daftarkan diri Anda kuliah di jurusan ini hanya di Poltek Negeri Batam. **

Sukses Gaet Pegatron, BP Diundang ke Singapura Bahas Infrastruktur Batam

By On 14.48


SINGAPURA - Sebagai tindak lanjut dari kegiatan Co-chairs Joint Working Group Batam, Bintan dan Karimun (BBK) di Singapura pada tanggal 10 Juli 2019 yang lalu, BP Batam yang diwakili oleh Dendi Gustinandar, Direktur Promosi dan Humas dan Nasrul Amri Latief, Direktur Badan Pengelola Pelabuhan Batam, kembali menghadiri pertemuan 7th Singapore-Indonesia Six Bilateral Economic Working Groups, Senior Officials' Meeting (SOM) pada tanggal 17 Juli 2019 di Hotel Mandarin Orchard, Singapura.

Dalam pertemuan SOM yang dipimpin oleh Rizal Affandi Lukman, Deputi Menteri bidang Kerjasama Ekonomi Internasional dan Gabriel Lim, Sekretaris Jenderal Kementerian Industri dan Perdagangan, tersebut membahas mengenai 6 working group yang mencakup bidang BBK dan SEZ, Investasi, Tenaga Kerja, Perhubungan, Agribisnis dan Pariwisata.

Khusus terkait Batam, Senior Officials' Meeting SOM membahas mengenai keberhasilan Batam dalam menarik Pegatron, perusahaan ke 2 terbesar didunia dalam manufaktur elektronik. Dengan demikian diharapkan dapat menjadi tren positif untuk menarik perusahaan-perusahaan suplier pendukung Pegatron untuk turut berinvestasi di Batam.

Dalam kesempatan tersebut, juga dibahas sekaligus ditawarkan kembali sejumlah proyek infrastruktur di Batam. Beberapa diantaranya adalah perkembangan infrastruktur untuk meningkatkan Logistik di Batu Ampar dengan fasilitas baru seperti Mobile Crane, Reach Stacker dan lainnya, serta juga menambah rute kapal Batam - Singapura.

Dengan beberapa peningkatan tersebut, diharapkan dapat menurunkan biaya logistik di Batam sebesar 50 % menjadi 350 SGD / 250 SGD. Pengembangan lainnya adalah Proyek  Desalinasi yang akan selesai sekitar 2021 dengan produksi air bersih 250 l/dtk untuk kebutuhan industri di Batam.

Dendi Gustinandar sangat mengapresiasi kerjasama antara Indonesia dan Singapura ini yang juga sangat konsen terhadap pembahasan pengembangan Batam. Dendi juga mengemukakan adanya rencana kerjasama dengan Singapore Economic Development Board (EDB) untuk program magang logistik di Singapura, sehingga dapat lebih mengetahui biaya logistik dan prosesnya di Singapura, dan juga Vocational Training untuk beberapa pelatihan di Singapura guna mendukung kegiatan industri di Batam.

“Dengan demikian, kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas yang positif antara Batam dan Singapura dalam berbagai bidang industri,” pungkas Dendi.

PLN Batam Lakukan Perbaikan IPP Tanjung Kasam

By On 21.38


BATAM - Hingga kini PLN Batam terus melakukan perbaikan terhadap gangguan Pembangkit IPP (Independent Power Producer) PLTU Tanjung Kasam Unit 1. Gangguan tersebut menyebabkan padam di beberapa wilayah di Batam dan setelah gangguan tersebut terjadi, Tim teknis melakukan investigasi penyebab gangguan dan tingkat kerusakan pembangkit.

Sesuai dengan hasil pengecekan tim teknis PLTU maka dibutuhkan waktu perbaikan 4 (empat) hari dimulai dari tanggal 16 Juli 2019 sampai dengan 19 Juli 2019.

Akibat gangguan tersebut menyebabkan sistem kelistrikan Batam – Bintan mengalami penurunan pasokan listrik dengan estimasi defisit maksimal sebesar 15 % dari beban puncak (470 MW) selama masa perbaikan PLTU Tanjung Kasam Unit 1.

Informasi wilayah-wilayah yang terkena pemadaman bergilir, PLN Batam akan menginformasikan melalui contact centre bright PLN Batam 123 dari Telpon rumah atau 0778 123 dari HP dan dapat juga dilihat pada website www.plnbatam.com pada menu informasi pemadaman serta laman media sosial bright PLN Batam (facebook dan Instagram).

Untuk mengurangi dampak terjadinya pemadaman, PLN Batam menghimbau para pelanggan dapat melakukan penghematan penggunaan tenaga listrik selama dilakukannya perbaikan, misalnya dengan mematikan lampu, dan alat-alat elektronik apabila tidak dipergunakan dan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas terjadinya gangguan ini.

PT PLN Batam tetap berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan kelistrikan yang terbaik bagi masyarakat.

Isdianto Minta Para ASN Pemprov Bekerja Tidak ABS

By On 19.00


TANJUNGPINANG - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri H Isdianto mengajak seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemprov untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab dalam bekerja dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku. Dia juga menekankan tidak ingin para pegawainya dalam bekerja hanya asal bapak senang alias ABS saja.

“Jangan mengatakan suatu hal itu iya jika faktanya adalah tidak. Sampaikan kebenaran walaupun itu pahit. Jangan hanya asal bapak senang. Tapi kaji betul dasar-dasar peraturannya,” ujar Isdianto dalam amanatnya saat memimpin apel pagi di lapangan kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (15/7).

Isdianto mengingatkan hal tersebut karena dirinya tidak ingin ada lagi pegawai di lingkungannya terjerat dalam kesalahan dan penyelewengan dalam melaksanakan tugas.

“Bekerjalah dengan baik, jangan asal bos senang, apalagi untuk level staf jangan takut mengatakan yang benar kepada pimpinan. Saya siap berdiri di belakang saudara-saudara semua jika memang saudara benar,” kata Isdianto.

Isdianto kembali menceritakan bahwa pada hari Sabtu lalu, dirinya diberikan mandat oleh Mendagri RI dalam penyerahan SK Plt Gubernur, yang menurut dirinya itu merupakan tugas yang berat yang diemban olehnya.

“Maka kami berharap kepada seluruh pegawai, untuk bantu saya bersama melaksanakan tugas yang sudah digariskan bapak Gubernur agar terlaksana secara baik,” tambah Isdianto.

Terakhir, menutup amanatnya Isdianto mengajak seluruh peserta apel agar mendoakan Gubernur Nurdin Basirun yang saat ini sedang berhalangan dalam bertugas agar senantiasa sehat dan kuat serta kepada keluarga agar diberikan ketabahan.

“Kita harap Pak Nurdin dapat kembali lagi bersama kita, kita masih butuh beliau di sini. Karena setiap terobosan yang dilakukan beliau nyata dan nampak hasilnya,” tutup Isdianto. (hmk)

Sosialisasi Untuk Percepat Legalitas Kampung Tua

By On 13.31












BATAM- Walikota Batam, Muhammad Rudi bersama Wakil Walikota Batam, Amsaka Achmad melakukan sosialisasi penyelesaian legalitas Kampung Tua di Kampung Tua Batu Merah, Rabu (26/6) malam.

Sosialisasi ini akan di lakukan di 37 titik Kampung Tua yang tersebar di beberapa kecamatan. Walikota menyampaikan tim verifikasi yang turun ke lapangan, nantinya akan meminta tandatangan dari masyarakat, sebagai bukti telah dilakukan pengukuran luas lahan.

Atas dasar ini pula, Walikota akan mengeluarkan SK, siapa saja yang diusulkan mendapat legalitas lahan. Masyarakat diminta untuk segera melapor dengan tim verifikasi, jika ada kendala di lapangan. Sesuai perintah Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Sofyan Djalil, mereka yang diberikan legalitas hak milik hanyalah yang memiliki rumah di atas lahan kampung tua.

Sedangkan bagi masyarakat yang tinggal di tanah bukan hak miliknya, diminta untuk segera menyelesaikan dengan pemilik lahan. Untuk masyarakat kampung tua yang tinggal di darat, akan diselesaikan persoalannya.

Begitupun yang tinggal di laut. Namun masyarakat kampung tua yang tinggal di atas laut tidak menuntut hak yang sama. Karena terhadap mereka, tak akan diberikan hak milik. Melainkan hak guna bangunan (HGB).(HP)













Ini Penyebab Mati Lampu di Sejumlah Titik di Kota Batam

By On 10.22


BATAM -  Direktur Operasi PLN Batam, Awaluddin Hafid menyampaikan kepada seluruh pelanggan bahwa pada hari Senin, tanggal 15 Juli 2019, pukul 19.48 WIB telah terjadi gangguan pembangkit IPP PLTU Tanjung Kasam unit 1 yang menyebabkan terjadinya kekurangan pasokan listrik ke sistem kelistrikan Batam – Bintan.

"Saat ini tim PLTU Tanjung Kasam sedang melakukan investigasi penyebab gangguan dan tingkat kerusakan pembangkit yang sangat menentukan waktu untuk dioperasikannya kembali PLTU Tanjung Kasam unit 1," kata Awaluddin, Selasa (16/7/2019).

Atas kekurangan pasokan listrik tersebut PT PLN Batam akan menerapkan pengurangan pasokan listrik secara bergantian kepada pelanggan dan untuk meminimalisir pengurangan pasokan tersebut dimohon kesediaan pelanggan untuk bersama – sama melakukan penghematan dan pengurangan pemakaian listrik (jadwal pengurangan pasokan secara bergantian segera kami informasikan).

Untuk itu atas Manajemen PT PLN Batam, dirinya mohon maaf kepada seluruh pelanggan dan stakeholders lainnya atas terjadinya ketidaknyamanan dalam penggunaan listrik pada saat ini. Manajemen PT PLN Batam tetap berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Pulau Batam.

"Demikian kami sampaikan atas pengertian dan kontribusi pelanggan serta stakeholders dalam menyikapi kondisi sistem kelistrikan Batam – Bintan kami ucapkan terimakasih," pungkasnya. 

Beli Suzuki Pick Up di Indomobil Batam Gratis Biaya Perawatan Selama 3 Tahun

By On 13.54


BATAM - Setelah diluncurkannya generasi terbaru raja Pick Up Indonesia di Batam pada 25 Mei 2019 lalu, Suzuki Indomobil Batam (PT. Rodamas Makmur Motor) selaku Main dealer  Suzuki mobil di Kota Batam berkomitmen menjaga kepuasan pelanggan dengan memperkuat layanan purnajunal produk terbarunya tersebut melalui program promosi untuk perawatan New Carry Pick Up selama masa garansi.

“Salah satu factor kepercayaan pelanggan memilih Suzuki Carry Pick Up sebagai kendaraan andalan adalah biaya perawatan yang terjangkau, terlebih untuk para pelaku usaha yang memperhatikan segi ekonomis. Dengan adanya generasi terbaru New Carry Pick Up ini, kami juga memberikan biaya servis berkala yang sangat terjangkau dan program gratis oli mesin 5x dan gratis jasa servis 6x. Harapan kami, New Carry Pick Up ke depannya akan semakin mendorong aktivitas niaga di Indonesia, dan menguntungkan para pengusaha khususnya di Batam,” ujar Andy Santana selaku PIC Marketing Suzuki Indomobil Batam.

Promo perawatan tersebut sudah meliputi layanan jasa, suku cadang, dan Suzuki Genuine Oil (SGO) namun belum termasuk biaya operasional kendaraan sehari-hari dan biaya tidak terduga lainnya. Suzuki Indomobil Batam mengadakan program gratis oli mesin, penggantian filter oli dan oil gasket sampai dengan pemakaian 50.000 km, sehingga biaya servis berkala akan jauh lebih murah. Nantinya, konsumen akan diberikan stiker khusus pada halaman depan buku servis dan halaman Kupon Servis Gratis (KSG).

Konsumen kendaraan niaga Suzuki telah secara konsisten memberikan kepercayaan kepada Carry Pick Up karena telah mampu mendukung perkembangan usaha pemiliknya. Dari generasi ke generasi, Carry Pick Up terbukti tampil sebagai armada angkut yang andal dan irit.

“Kepercayaan pelanggan terhadap Suzuki Carry merupakan bukti bahwa kami terus selalu meningkatkan produk dan kualitas pelayanan dan purnajual melalui jaringan penjualan, servis dan suku cadang yang hadir di seluruh nusantara. Selain itu, harga jual kembalinya yang tinggi, turut menjadikan pick up Suzuki sebagai armada usaha dan investasi yang menguntungkan,” tutup Andy

Isdianto Terima SK Plt Gubernur Kepri dari Kemendagri

By On 14.30


JAKARTA - Pelaksana Tugas Gubernur Kepri H Isdianto mengatakan dukungan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk semakin menyukseskan pembangunan. Karena itu, dukungan dan sinergisitas masyarakat sangat diperlukan dalam pembangunan apapun.

“Kebersamaan seluruh elemen sangat penting dalam memperlancar pembangunan,” kata Isdianto, di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (13/7).

Isdianto ke Jakarta sempena penyerahan SK dirinya sebagai Plt Gubernur Kepri. Sebelum penyerahan SK, Isdianto terlebih dahulu berbincang bersama Kapuspen Kemendagri, Bahtiar di ruang kerja Puspen.

Dari ruang Puspen Kemendagri, Isdianto kemudian tampak berbincang dengan Sekjen Hadi Prabowo. Isdianto mengatakan ada sejumlah pesan yang disampaikan Sekjen Kemendagri kepada dirinya. Salah satunya adalah supaya pelayanan terhadap masyarakat semakin maksimal.

“Para pegawai dipesan untuk bekerja sesuai dan taat aturan. Semua itu tujuannya agar sasaran pembangunan untuk masyarakat tercapai dengan maksimal,” kata Isdianto.

Dalam kesempatan itu, Isdianto mengatakan pihaknya mengundang Mendagri untuk memberi pengarahan kepada para pegawai di lingkungan Pemprov Kepri. Direncanakan pada 25 Juli nanti, Sekjen, Irjen, dan Dirjen akan ke Tanjungpinang untuk acara tersebut.

Isdianto, juga berpesan agar para ASN harus berperan aktif dalam menjalankan tugas dan amanah sebagai aparatur pemerintah dalam menjalankan tanggungjawab sesuai tupoksi masing-masing.

Dalam acara penyerahan SK tersebut, Isdianto tampak didamping Asisten Administrasi Pemerintahan Raja Ariza dan Kepala Dinas Sosial Kepri Doli Boniara. Penyerahan Surat Keputusan Nomor 121.21/6344/Sekjen tertanggal 12 Juli tahun 2019 yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo itu dilakukan Hadi Prabowo kepada Wagub Kepri Isdianto, di Gedung A, Kementerian Dalam Negeri, Jl. Medan Merdeka Utara Nomor 7, Jakarta Pusat pada Sabtu (13/7) tepat pukul 10.00 WIB.

Kepada wartawan, setelah penyerahan SK, Isdianto mengatakan, dirinya akan menjalankan aturan dan tahapan sesuai mekanisme. Karena, semuanya sudah ada aturannya dan tinggal melaksanakannya saja.

Isdianto menambahkan bahwa pihaknya berharap pemerintahan Kepri ini berjalan sebagimana mestinya. Agar pemerintahan ini bisa berjalan baik, kata adik almarhum H Muhammad Sani ini, harus didukung oleh semua di pemerintahan dan pihak lainnya termasuk DPRD Kepri dan lapisan masyarakat Kepri.

“Kita harus bersinergi dan bersama-sama menjalankan roda pemerintahan ini dengan baik. Koordinasi dan komunikasi jangan sampai terputus demi melayani masyarakat,” kata Isdianto. (hmk)

Wagub Beri Semangat Para Pegawai Pemprov Kepri

By On 22.00


TANJUNGPINANG - Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto menghimbau agar jajaran pegawainya tetap menjalankan aktivitas kerja sehari-hari seperti biasa. Pelayanan kepada masyarakat juga berlangsung sebagaimana mestinya.

Semua pegawai diminta tetap menjalankan pelayanan sehari-hari seperti biasa. Jangan ada yang sampai patah semangat akibat peristiwa yang sedang dihadapi Pemprov Kepri saat ini. Hal ini dia katakan, Jumat (12/7) di kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang.

Isdianto membenarkan memang ada aktifitas penyegelan oleh aparat penegak hukum (KPK). Adapun kantor yang disegel yakni kantor sekretariat Gubernur dan kantor Dinas Kelautan dan Perikanan. Namun hal tersebut diharapkan tidak berlarut terlalu lama, sehingga aktivitas kerja Pemerintahan bisa tetap berjalan seperti biasa.

“Kita minta kepada para pegawai tetap beraktivitas seperti biasa. Jangan patah semangat karena adanya peristiwa ini. Kita juga berharap kasus hukum yang menimpa Gubernur bisa segera terlalui dan bisa kembali berkumpul bersama untuk beraktivitas seperti sedia kala,” ucap Isdianto.

Jika dimungkinkan dan tidak melanggar aturan, Pemerintah Provinsi Kepri juga akan menyediakan pengacara untuk Gubernur guna menangani kasus yang sedang dihadapinya. Bahkan akan menambah jumlah pengacara, diluar pengacara yang memang sudah terikat kerjasama dengan Pemprov Kepri selama ini.

“Kita kan punya pengacara sendiri. Jika dibolehkan dan dibutuhkan tentu kita siap untuk menurunkan pengacara tersebut. Intinya kita ingin masalah ini segera selesai dan Gubernur bisa segera kembali bersama-sama kita guna beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Terakhir, Isdianto berharap Gubernur bisa melewati cobaan yang sedang dijalani ini dengan tabah dan sabar.

“Kita yakin sekali hal ini bisa dilalui oleh Gubernur. Praduga tak bersalah pasti tetap harus di kedepankan oleh para aparat hukum. Dan semoga semua berakhir baik-baik saja,” tutupnya. (hmk)

Wagub Isdianto Buka Raker LAM Kepri Tahun 2019

By On 20.30


TANJUNGPINANG - Wakil Gubernur Kepri H.Isdianto didamping Sekretaris Daerah H.TS Arif Fadilah membuka Rapat Kerja Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri tahun 2019di Gedung LAM Kota Tanjungpinang Jl Agus Salim, Tanjungpinang, Jumat (12/7)

Tampak hadir pada Kesempatan ini mantan Walikota Tanjungpinang Hj. Suryati A Manan, Mantan Wakil Walikota H. Edward Muarsili, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Syamsul Bahrum, Ketua LAM Kota Tanjungpinang Wan Raffiwar, Pengurus LAM Provinsi Raja Hafis, Pengurus LAM Kota Tanjungpinang, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, FKPD Kota Tanjungpinang dan para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Isdianto mengatakan bahwa adat istiadat yang dimiliki secara turun temurun merupakan warisan yang ditinggalkan oleh nenek moyang yang harus terus dipertahankan dan dilestarikan.

Hal ini seiring juga dengan Tanjungpinang sebagai pusat Budaya Melayu yang identik dengan Islam dapat menjadi pemersatu dan mendidik sebagai generasi penerus yang berakhlaq dan bermartabat yang harus didukung oleh pelaku adat .

“Kami mengapreasiasi atas realisasi rapat kerja ini. Tujuannya agar mendapat rumusan-rumusan yang cemerlang dan memantapkan kaedah-kaedah dan legitimasi budaya Melayu nantinya. Ini menjadi harapan kita untuk melahirkan kriteria-kriteria berazam dari hati dalam membina dan membangun bersama, maka mari kita lahirkan hal terbaik bagi provinsi Kepri ,” ujar Isdianto.

Isdianto, yang juga sebagai Timbalan Datuk Setia Amanah ini menyebutkan kegiatan rapat kerja LAM Kota Tanjungpinang di tahun ini dapat menjadi awal yang baik bagi kelangsungan dalam rangka ikut sertanya membantu jalannya roda pembangunan bagi Kepri. Apalagi Kepri merupakan salah satu yang punya kelebihan dan selalu dijadikan contoh oleh daerah lain. Yang mana hal ini harus di syukuri.

“Kami ini tidak ada apa-apanya. Kami hebat karena ada unsur masyarakat. Tolong agar LAM nanti saling ingat mengingat sebagai perekat dalam kesatuan dan kekompakan agar kedepan lebih baik. Karena nantinya agar menjadi acuan-acuan dari mulai dari pendidikan anak-anak sampai dewasa, agar harapan ini kedepan tambah baik,” ucap Isdianto.

Oleh sebab itu, Isdianto berharap kepada seluruh pengurus LAM hingga kecamatan yang ada agar mampu memelihara dan melestarikan adat istiadat yang dimiliki merupakan warisan yang harus terus dipertahankan dan lestarikan, LAM diharapkan dapat menjadi penyejuk.

“Mari kita bekerja dengan sebaik mungkin, imbauan ini sebagai motivasi kita, agar Melayu semakin jaya dan tak lekang dari bumi,” tutup Isdianto. (hmk)

Kepala BP Lantik 8 Pejabat Baru dan Ingatkan Tetap Fokus Investasi - Ekspor

By On 01.59


BATAM - Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady melantik 8 pejabat stuktural  Eselon II dan III di lingkungan BP Batam pada Jumat (12/7/2019) pagi. Pelantikan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Kepala BP Batam lantai 8. Pelantikan ini disaksikan oleh Anggota 1/Deputi Bidang Administrasi dan Umum Purwiyanto, Anggota 3/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Dwiyanto Eko Winaryo, serta seluruh Eselon II, III, dan IV di lingkungan BP Batam.

Adapun pejabat Eselon II yang dilantik antara lain, Purnomo Andiantono selaku Direktur Pembangunan Prasarana dan Sarana, Asep Lili Holilulloh selaku Kepala Biro Perencanaan, Lilik Wijayanti selaku Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Endry Abzan sebagai Direktur Pelayanan Satu Pintu (PTSP), Siswanto menjabat sebagai Kepala Biro Keuangan, Herawan sebagai Direktur Pemanfaatan Aset, dan Dendi Gustinandar sebagai Direktur Promosi dan Humas. Sedangkan Eselon III, Ibrahim dilantik sebagai Kepala Bagian Administrasi Kantor Pengelolaan Air dan Limbah.

Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady, tak lupa memberi ucapan selamat dan mengingatkan pejabat-pejabatnya yang telah dilantik untuk tetap fokus dalam bekerja dan memupuk dedikasi terhadap lembaga.

“Dengan dilantiknya pejabat Eselon II dan III hari ini diharapkan dapat mengisi kekosongan pejabat struktural di BP Batam serta mampu mengoptimalkan kinerjanya, khususnya dalam mengemban misi peningkatan investasi dan kegiatan ekspor.” Ujar Edy dalam sambutannya.

Pada kesempatan itu, Edy juga mengirimkan permohonan maafnya atas keterlambatan pelaksanaan pelantikan pejabat struktural di BP Batam.

“Memang saya akui tidak mudah untuk melakukan ini. Karena saya bersama dengan kedua Deputi sudah melakukan evaluasi dan konsultasi baik kepada Menteri Koordinator Perekonomian RI maupun Tim Teknis serta Dewan Pengawas dan lainnya. Akhirnya kami memutuskan tadi malam  untuk dilaksanakan pagi ini.” Jelasnya.

Terakhir, Edy berpesan para pejabat yang telah dilantik dapat bekerja sesuai aturan dan kebijakan yang telah ditentukan, menghindari adanya kepentingan pribadi dan kelompok tertentu, serta memberikan pelayanan sebaik-baiknya bagi investor dan masyarakat Batam.

Sektor Pariwisata dan Manufaktur Masih Potensial Dongkrak PAD Kepri

By On 18.00


TANJUNGPINANG - Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto melalui sidang paripurna terbuka DPRD Kepri, Kamis (11/7) menyampaikan jawaban pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi DPRD tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kepri tahun anggaran 2018 bertempat di ruang rapat utama DPRD di Dompak.

Dalam kesempatan ini Isdianto berterimakasih kepada jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kepri yang senantiasa memberikan masukan berupa kritik dan saran terhadap Pemprov Kepri demi terwujudnya pembangunan yang lebih baik kedepan.

Dari pemandangan fraksi-fraksi yang ada di DPRD terkait Ranperda LPJP APBD 2018, dalam sambutannya Isdianto menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri telah merangkumnya menjadi empat kelompok permasalahan penting yang harus diperhatikan.

Kelompok permasalahan dimaksud adalah meliputi permasalahan pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan; masalah pendapatan daerah ; masalah belanja daerah ; dan masalah pengelolaan keuangan daerah.

Menurut Isdianto ada sektor yang potensial untuk mendongkrak PAD Kepri, yakni pariwisata dan manufaktur. Keduanya masih berpotensi tinggi untuk dikembangkan.

“Untuk hal ini Pemprov Kepri sudah melakukan kerjasama dengan sejumlah stakeholder, seperti BP Batam dan sebagainya. Selain itu Pemprov juga sedang gencar meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah guna mendongkrak PAD,” kata Isdianto.

Dalam kesempatan ini Isdianto juga mengakui jika industri dan manufaktur di Kepri sedang mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan jumlah permintan pasar yang melemah. Hal ini berkaitan erat dengan suasana ekonomi global yang kurang sehat. Kemudian hal ini berdampak pula terhadap kemiskinan. Penyebabnya karena banyak tutupnya perusahaan dan pemutusan hubungan kerja.

“Namun demikian selama 2018 kita menemukan solusi. Diantaranya melalui pengembangan UMKM. Dan hasilnya tercatat data penduduk miskin hanya tersisa 125.362 jiwa. Jumlah ini berkurang sebanyak 6324 dari tahun sebelumnya yang mencapai 131.686 jiwa,” terang Isdianto.

Adapun masalah Pendapatan Daerah di Kepri menurut Isdianto juga mengalami peningkatan. Yakni mencapai Rp3,5 triliun dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp3.25 triliu. Atau selama 2018 telah mengalami peningkatan sebesar 7.62 persen.

“Adapun masalah belanja daerah Kepri 2018 adalah sebesar Rp3.4 triliun deegan porsi sebesar 68.07 persen adalah belanja operasional. Dalam belanja operasional tersebut didalamnya juga ada hibah, bansos, belanja pegawai dan barang dan sebagainya. Kedepannya untuk porsi belanja infrastruktur akan terus kita tingkatkan agar hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Adapun masalah yang keempat yakni masalah pengelolaan keuangan daerah. Beberapa diantaranya yang sudah diupayakan oleh Pemprov Kepri adalah berupaya mempertahankan penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan peraturan nomor 21 tahun 2010 tentang standar akuntansi pemerintahan.

“Kita juga berupaya agar program-program pembangunan bisa dilaksanakan lebih awal. Tujuannya agar tidak ada tunda bayar dan proses penganggaran di tahun berikutnya juga bisa lebih lancar,” kata Isdianto. (hmk)

BP Batam Sambut Antusias Kehadiran Politeknik Kirana Angkasa

By On 14.46


BATAM - Kepala BP Batam Edy Putra Irawady berkomitmen membangun kompetisi sumber daya manusia (SDM) Indonesia sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan mendorong pertumbuhan industri nasional yang berkelanjutan.

Wujud Komitmen tersebut ia sampaikan saat menerima kunjungan Ketua Tim Pendiri Kirana Angkasa Polytecnic Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc dari Yayasan Lion Pendidikan di Ruang Rapat lt. 8 BP Batam pada Kamis (11/7/2019) siang. Kirana Angkasa Polytechnic adalah sebuah perguruan tinggi swasta vokasi (kejuruan) yang berfokus di bidang aero – marine yang akan berdiri di Batam pada 28 Agustus 2019 mendatang.

“Alhamdulilah obsesi saya tercapai tadinya saya mau ketemu Pak Rusdi Kirana (Dubes RI) di Malaysia karena beliau konsen di pendidikan dan ternyata tercapai, hari ini Prof Ari yang memulai, artinya pendidikan SDM penting bagi kita di sini, kedua saya mengharapkan Batam menjadi kota pendidikan,” kata Edy.

Kirana Angkasa Polytechnic nantinya akan membuka 3 (tiga) program studi vokasi diploma yaitu program pemeliharaan pesawat udara (aircraft maintenance), program elektronika pesawat udara (avionic system technology), dan program manajemen logistic (logistic management).

Ia pun menyampaikan apresiasi terhadap pihak Lion yang turut mengembangkan dunia pendidikan. “Hari ini saya bahagai Lion mau bikin vokasi mengenai perawatan pesawat, logistic, avionic system, dan akan menampung siswa sebanyak 150 dari program studi yang dibuka, dimana tahun keduanya akan membuka vokasi marine artinya kita punya sumber daya baru dibidang penerbangan,” ucapnya.

“Berarti lengkap Batam di sini sudah ada Politeknik Negeri Batam yang saya bangun untuk vokasi logistik yang kerjasama sama Singapura dan kawasan berikat Jakarta, kemudian Pak Chris (Kinema) juga bikin IT Apple School dan sekarang saya dapat lagi Lion mau bikin vokasi dibidang aero berarti mimpi saya untuk menjadikan Batam ini sebagai kota pendidikan seperti Massachusetts ini hampir tercapai,” sambungnya.

Ketua Tim Pendiri Kirana Angkasa Polytecnic Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc menyambut baik dukungan yang diberikan BP Batam atas komitmen pihaknya mendukung dunia pendidikan di kota Industri tersebut.

“Kami menyambut baik dan terimakasih bahwa mimpi dan obsesi Kepala BP Batam dengan kami nyambung jadi mungkin Allah mengabulkan, namun tidak hanya apresiasi kami juga merasa bersyukur karena beliau memberikan support yang luar biasa dan insyaallah akan terwujud dan ini sebuah kehormatan bagi kami pendiri Kirana Angkasa Polytechnic,” ungkapnya.

Ia mengatakan pendidikan menjadi skala prioritas bagi pendiri Lion (Rusdi Kirana) dan menurutnya melalui pendidikan vokasi akan menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu, sehingga dapat menjawab tantangan zaman dan kebutuhan industri.

“Dalam suatu pembicaraan dengan saya beliau (RK) mengatakan obsesi saya mewujudkan pendidikan untuk pendidikan perawatan pesawat terbang, karena memang kebutuhannya tinggi sekali, untuk proyeksi MRO di Batam sepuluh ribu tenaga kerja, ini adalah wujud dari obsesi tersebut,” terangnya.

“28 agustus ini akan launching dan harapannya Presiden dan Menteri terkait bisa hadir, untuk lokasi sementara kita sudah mendapat ijin menggunakan gedung di area Bandara Hang Nadim dan jangka waktu 5 (lima) tahun nanti kita akan bangun gedung sendiri dengan perkiran luas 5 Ha untuk politeknik tersebut,” harapnya. 

DPR RI Dukung Peningkatan Pelabuhan Batuampar Batam

By On 12.31


BATAM - Dalam mengembangkan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (KPBPBB) tidak terlepas pada rencana pembangunan, Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifikasi ke Provinsi Kepulauan Riau (Batam) masa persidangan V tahun sidang 2018-2019 di Gedung Golden Prawn Batam, pada Rabu (10/9/2019) siang.

Turut Hadir Dito Ganinduto selaku pimpinan rombongan kunjungan kerja Komisi VI DPR RI. Dito menyampaikan dalam sambutannya bahwa kunjungan kerja ke Batam ini guna mengevaluasi persoalan pembangunan dan pengembangan batam kedepan salah satunya pengembangan pelabuhan Batu Ampar. 

“Salah satu persoalan dibatam ini mengenai pengembangan pelabuhan logistik di Pelabuhan Batu Ampar. Ada beberapa hal  yang  masih kurang sesuai yang diharapkan pada pelabuhan batu ampar saat ini yakni kurang memadai fasilitas bongkar muat dan tingginya biaya pengiriman sehingga tidak efisien.” Ujar Dito

Ia menjelaskan bahwa saat ini, Investor yang masuk ke batam sudah meningkat dengan baik. Fasilitas yang ada di Batam harus didukung oleh infrastruktur yang memadai seperti pelabuhan. Semakin banyak investor yang melakukan investasi, maka fasilitas infrastukturnya juga harus diperbaiki khususnya pelabuhan.

“Pihaknya akan menyampaikan kepada pemerintah khususnya Kemeterian Perekonomian untuk dapat merealisasikan perluasan pelabuhan batu ampar ini, sehingga kedepannya pelabuhan ini bisa menjadi fasilitas yang memadai” imbuh Dito.

Kunjungan tersebut disambut baik oleh Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady didampingi oleh Anggota 3/ Deputi Bidang Sarana Usaha Dwianto Eko Winaryo. Edy menyampaikan BP Batam dalam menyusun rencana strategis (RENSTRA) tahun 2020-2024 mendatang dengan berpatokan kepada Pembangunan Ekonomi dan Pembangunan Infrastruktur Batam dalam 4 Sektor prioritas utama.

Adapun empat sektor prioritas utama yakni pertama, pengembangan industri manufaktur yang berorientasi pada industri bernilai tambah tinggi. Kedua, pengembangan sektor jasa seperti MRO ( _Maintenance and overhaul_ ), _shipbuilding_ dan _shipyard_. Ketiga, pengembangan logistik hub yang berskala internasional pengembangan pelabuhan _transhipment_. Terakhir pengembangan pariwisata seperti pengembangan objek wisata yang berskala internasional serta industri kreatif.

“Salah satu fokus BP Batam pada sektor prioritas pembangunan batam yakni memperbaiki dan mengembangkan logistic hub seperti fasilitas di pelabuhan Batu Ampar. Kondisi semula kapasitas di pelabuhan ini memang sangat terbatas hanya beroperasi untuk  400.000 TEUs. Hal ini yang mengakibatkan pola perdagangan biaya logistik di Batam sangat tinggi.” Ungkap Edy

Permasalahan tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor. Pertama, tata kelola logistik di pelabuhan yang masih dilakukan perusahaan logistik asal Singapura secara _door-to-door_ . Kedua, menghadapi beban _handling cost_ . Ketiga, fasilitas bongkat muat kontainer tidak teratur kurang dari standar kepelabuhan.

Sehingga rencana kedepannya BP Batam segera melakukan perbaikan di pelabuhan batu ampar. Edy berharap komisi VI DPR RI dapat membantu terealisasinya anggaran untuk pelabuhan ini dikarenakan Batam salah satu logistik hub. Barang logistik yang masuk ke Batam  selanjutnya akan dikirim ke Singapura.

Pemkab Bintan Gelar Lomba Gerak Jalan Tri Lomba Juang Berhadiah Total Rp 80 Juta

By On 11.28

Pendaftaran Mulai 10 Juli 2019


BINTAN - Bupati Bintan Apri Sujadi menuturkan penyelenggaraan Gerak Jalan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 74 diselenggarakan di Tanjung Uban,  Kec Bintan Utara.  Dirinya meminta dengan terselenggaranya kegiatan tersebut melalui Dinas Pemuda dan Olahraga yang akan membuka pendaftaran dimulai pada hari Rabu, 10 Juli sd 29 Juli 2019.

Adapun untuk pendaftaran peserta berlokasi di dua titik yaitu di Kantor Dispora Kabupaten Bintan serta Kantor Kecamatan di daerahnya masing-masing.

"Kita meminta dukungan dan partisi masyarakat untuk memeriahkan kegiatan ini," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Bintan Hasfi Handra menuturkan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74.  Adapun pelaksanaan kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 3 Agustus 2019 didua sesi yaitu pukul 06.30 pagi dan 20.00 malam.

"Pelepasan dipusatkan di Taman Makam Pahlawan Dwikora Tanjung Uban, Kec Bintan Utara.  Untuk jarak 5 Km dan 8 Km dilepas jam 06.30 Wib dan jarak 17 Km dilepas pukul 20.00 Wib " ujarnya, Senin (8/7) siang.

Sementara itu, Plt Kabag Protokol Setda  Kabupaten Bintan Ayu Suwastari menuturkan bahwa pendaftaran peserta terhitung mulai tanggal 10 Juli sd 29 Juli 2019. Sementara untuk  teknikal meeting terkait pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2019.

"Nanti akan diinformasikan terkait kegiatannya saat teknikal meeting.  Rencananya peserta akan dibagi atas 3 kelompok yaitu kelompok pelajar,  umum serta dari instansi pemerintahan " ujarnya

Dikatakannya juga bahwa untuk kategori pelajar terdiri atas kelompok SD dengan jarak tempuh 5 Km terdiri dari putra dan putri,  sementara kelompok SMP dengan jarak tempuh 8 Km terdiri dari putra dan putri sedangkan kategori  kelompok SMA, Umum dan Instansi dengan jarak tempuh 8 Km hanya khusus untuk Putri.

"Dan juga ada kategori beregu kelompok SMA, Umum dan Instansi dengan jarak tempuh 17 Km khusus untuk Putra. Dan masing-masing regu kita sarankan untuk menggunakan pakaian yang melambangkan semangat perjuangan serta jangan menampilkan kostum yang bertentangan dengan adat, budaya serta tidak mengandung unsur SARA " tutupnya. 

Paktel Bakal Relokasi Antena Satelit ke Batam

By On 13.46


BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan industri telekomunikasi PT Pasifik Indotama (PAKTEL) pada Senin (8/7/2019) sore. Pertemuan ini diterima langsung oleh Kepala BP Batam Edy Putra Irawady di Ruang Rapat Kepala BP Batam.

John Lester selaku President Director PT Pasifiktel Indotama (PAKTEL) mengatakan, perusahaannya tertarik untuk merelokasi antena satelit ke Batam karena lokasinya yang strategis.

“Asia Satellite Internet Exchange Limited (ASIX) yang merupakan pemegang saham pasar Hong Kong Group, yang memiliki teleport satelit besar baru-baru ini memutuskan untuk menjual lahan yang menampung 11 antena satelit besar dengan diameter 6-15 meter. Sehingga, kami membutuhkan ruang untuk merelokasi antena satelit tersebut lebih-kurang satu hektar. Untuk merelokasi tentunya butuh banyak persiapan dan kemudahan akses terutama transportasi, dan Batam memiliki kemudahan tersebut.” Jelas Lester.

Untuk relokasi sendiri, Lester menambahkan, selain Batam terdapat 2 daerah lainnya yang akan mereka sambangi, yaitu Filipina dan Malaysia. Ia menegaskan, bahwa Batam merupakan pilihan pertama yang Ia dan timnya sepakati.

“Batam kami rasa sempurna untuk melakukan relokasi ini selain karena lokasi strategisnya adalah minimnya gedung pencakar langit yang dapat menghalau akses ke satelit di luar angkasa.” Katanya.

Selain ketersediaan lahan yang cukup untuk menampung 11 antena satelit besar, PT PAKTEL juga memerlukan fasilitas penampung daya beserta genset listrik dan bangunan yang akan dijadikan sebagai kantor, pusat jaringan kontrol, infrastruktur IT, serta menampung peralatan stasiun satelit di darat. Rencananya, apabila bisnis ini terlaksana, PT PAKTEL akan menyerap 50-100 tenaga kerja yang terdiri dari insinyur dan teknisi.

PT PAKTEL sendiri merupakan didirikan di Republik Indonesia pada tahun 1995 yang berpusat di Jakarta dengan satu kantor cabang di Balikpapan, Kalimantan Tengah. Perusahaan ini bergerak di layanan jaringan telekomunikasi, dengan spesialisasi dalam outsourcing dan menawarkan solusi jaringan lengkap. PT PAKTEL telah memiliki lisensi untuk Very Small Aperture Satellite (VSAT), Internet Service Provider (ISP), Network Access Provider (NAP), dan Radio Trunking.

Menanggapi hal ini, Kepala BP Batam Edy Putra Irawady memberikan dukungannya kepada bisnis yang dimaksud.

“Kami akan memberikan tiga pilihan. Pertama, BP Batam akan merelokasi lahan untuk PT PAKTEL. Kedua, PT PAKTEL dapat menggunakan bangunan yang dimiliki oleh BP Batam yang telah dilengkapi peralatan dan tower. Dan yang terakhir, menggunakan fasilitas IT Center BP Batam. Masing-masing dari pilihan ini tentunya menguntungkan dari sisi yang berbeda. Tapi yang pasti, kami mendukung penuh bisnis ini.” Terang Edy.

Edy berharap dapat mendapatkan daftar kebutuhan investasi PT PAKTEL secepatnya agar kerjasama ini dapat segera terlaksana.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh  Chief Technology Offcer PT PAKTEL Ishaq H Ansyah, Kepala Kantor Lahan BP Batam Imam Bachroni, Direktur Aset BP Batam Dendi Gustinandar, Plh. Kepala Pusat Pengelolaan Data dan Sistem Informasi BP Batam Sylvia Malaiholo, dan Kepala Biro Umum BP Batam Ilham Eka Hartawan.

Genjot Investasi dan Ekspor, Badan Pengusahaan Batam Perkuat Pelayanan Frontliners

By On 23.16


BATAM - Badan pengusahaan (BP) Batam melalui Unit kerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) bersama Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) gelar sosialisasi percepatan pengembangan kebijakan prioritas investasi dan ekspor serta peningkatan pelayanan frontliners di Balairung sari BP Batam, Senin (8/7/2019).

Pelaksanaan Ini guna memberikan informasi dan pemahaman maupun implementasi kebijakan pengembangan investasi yang baik bagi perusahaan dan pembekalan substansi untuk pelayanan frontliners dalam standart pelayanan yang berkualitas.

Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady menyampaikan untuk peningkatan investasi BP Batam mengandalkan pelayanan frontliner.  Untuk saat ini, BP Batam memiliki 3 unit frontliner yakni Klinik berusaha untuk mempermudah penyelesaian masalah berusaha, OSS (Online Single Submission) untuk mempermudah perizinan investasi, dan Garda sebagai pengawal investasi.

“Pada pengajuan investasi para frontliner harus dibekali dengan pengetahuan yang luas mengenai investasi tersebut, sehingga pengaju dapat menerima informasi yang lengkap dan jelas agar tidak menjadi kesalahapahaman di kemudian hari," ujar Edy.

Ia menambahkan bahwa BP Batam saat ini telah membentuk satuan tugas (Satgas) percepatan investasi dan ekspor guna menggenjot investor dalam dan luar negeri untuk menanamkan modal di Kota Batam. Satgas tersebut terdiri dari empat bagian yakni garda restrukturisasi dan revitalisasi investasi, garda pengawalan percepatan, garda penyelesaian operasional investasi dan atau ekspor, terakhir garda evaluasi dan pengembangan investasi baru dan ekspor. Kedepannya garda ini diharapkan bisa mempercepat investasi dan ekspor

Ia menambahkan bahwa salah satu fasilitas yang diberikan untuk investasi yakni insentif bagi pelaku usaha. Insentif ini terdiri dari fiskal dan non-fiskal. Dalam hal ini, Fiskal berarti bebas bea masuk dan bebas PPN. Tiap tahunnya BP Batam mendapatkan biaya investasi dari APBN bagi FTZ yang merupakan insentif fiscal. Sedangkan Non fiscal, seperti suku bunga, pembiayaan, kemudahan perijinan lahan dan pengurusan ijin lalu lintas barang.

Pada kesempatan ini, Turut hadir Kasubdit Luar Negeri BKPM, Sri Endang Novitasari selaku salah satu narasumber. Sri Endang menyampaikan pada paparannya, bahwa saat ini pemerintah sangat fokus pada perbaikan kemudahan berusaha yang spesfik dalam bentuk perbaikan pelayanan perizinan.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di atas 5% pada tahun 2018 namun masih rendah dibandingkan beberapa negara kompetitor lainnya seperti Vietnam, Filipina dan Myanmar. Salah satu penyebab melambatnya pertumbuhan ekonomi karena terhambatnya realisasi investasi dan defisit neraca perdagangan di Indonesia” jelas sri.

BKPM perupaya terus memperbaiki iklim investasi guna meningkatkan investasi berkualitas di Indonesia. "BKPM telah mendapat mandat dari Presiden Jokowi untuk fokus dalam tiga hal yaitu perbaikan proses perizinan investasi, debottlenecking realisasi investasi yang terkendala, dan perbaikan iklim investasi, "ujar Sri

Adapun 6 sektor prioritas investasi pemerintah indonesia yakni Infrasuktur (Transportasi, Jalan Tol, Kawasan Ekonomi Khusus,Kawasan Industri) , Industri Manufaktur (berorientasi ekspor, substansi impor dan industri bernilai tambah) , Maritim (Perikanan), Agrikultur, Pariwisata dan Industri Gaya hidup (ekonomi kreatif dan ekonomi digital). 

Benediktus Dwi Hari Prasetyo, Staff Khusus Kementerian Perekonomian menyampaikan selaku narasumber bahwa BP Batam sedang mengembangkan IBOSS (Indonesia Batam Online Single Submission) yang merupakan penyederhanaan dari OSS.

Ia menjelaskan Pada tahun 2018, pemerintah mengeluarkan PP mengenai OSS yang pelaksanaannya diatur dalam PP Nomor 24 Tahun 2018, merupakan upaya pemerintah dalam menyederhanakan perizinan berusaha dan menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat dan murah, serta memberi kepastian,” Ujar Benediktus.

"Dalam hal ini, regulasi sudah diperbaiki dalam konteks tata kelola yang lebih luas. PP-24/2018 ini merupakan milestone positif dan komprehensif untuk menyinkronkan regulasi perizinan di Pusat dan Daerah” ujar Benediktus.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota 3/ Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha, Dwianto Eko Winaryo, Plh. Direktur PTSP Evi Bangun, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam, Lucky Agung Binarto, Anggota Kelompok Kerja IV Satuan Tugas Kemenko Perekonomian, Dyah Purbandari, dan lebih dari 60 peserta pelaku usaha.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *