KEPRI

NASIONAL

EKONOMI

POLITIK

SPORT

Pemerintah Salurkan 7,7 Ton Beras PPKM untuk 7.736 Masyarakat Kurang Mampu di Sagulung

By On 16.44



BATAM - Penyaluran bantuan beras Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terus dilakukan. Kecamatan Sagulung menjadi kecamatan ke delapan yang menjadi lokasi penyaluran bantuan tersebut, Selasa (27/7/2021).


Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyebutkan, bantuan ini merupakan kolaborasi pemerintah dalam membantu masyarakat. Menurutnya, pemerintah terus berupaya menghadirkan solusi yang meringankan masyarakat di tengah merebaknya pandemi Covid-19.


"Demi bapak ibu makanya kami hadir bagikan sembako. Jangan lihat nilainya, ini bentuk kebersamaan pemerintah hadir untuk masyarakat," ucap Rudi saat pembagian beras untuk Kelurahan Tembesi dan Seilangkai di komplek SP Plaza Sagulung.


Sembari membangun kolektivitas melawan pandemi. Dampak ekonomi juga diperhatikan, Rudi kembali menyebutkan pembagian beras ini merupakan salah satu upaya untuk meringankan dampak tersebut.


"Mudah-mudahan terbantu. Bantuan ini untuk masyakarat pendapatannya kebawah sesuai dengan data (warga kurang mampu)," imbuh Rudi.


Sementara itu, Kepala Cabang Kantor Pos Batam Sofwan menyebutkan hingga tanggal 26 Juli 2021 beras yang sudah tersalurkan sebanyak 179 ton dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 17.937 KPM. Ini belum termasuk data bantuan untuk Kecamatan Sagulung.


"Di Sagulung ini untuk enam kelurahan. Adapun jumlah KPM mencapai 7.736 dengan jumlah beras yang disalurkan 77,36 ton," ungkapnya.


Sofwan menyampaikan terimakasih kepada Pemko Batam dan Forkopimda yang bergerak cepat menyalurkan bantuan tersebut. "Berkat kolaborasi ini, penyaluran hingga ke titik ke delapan berjalan dengan kondusif," pungkasnya.

Bantuan Penanganan Covid-19 Berdatangan, Sekda Batam Acungkan Jempol

By On 14.53



BATAM - Penonton Fest Festival Live 2021 berkolaborasi dengan First Media dan Benih Baik memberikan donasi untuk penanganan Covid-19 di Batam. Adapun barang yang disumbangkan berupa baju hazmat serta masker senilai Rp 10 juta lebih.


Mewakili Pemerintah Kota (Pemko) dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Batam, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid menerima amanah tersebut. Selanjutnya, amanah ini akan diteruskan untuk penanganan Covid-19.


"Ucapan terima kasih yang tak terhingga semoga bermanfaat untuk pengendalian Covid-19," ucap Jefridin di Kantor Wali Kota Batam, Senin (26/7/2021).


Sementara itu, upaya penanganan Covid-19 terus dilakukan. Dari  vaksinasi, pembatasan kegiatan masyarakat hingga imbauan penerapan protokol kesehatan (prokes).


"Mari bersama-sama berbuat, seperti menerapkan prokes yang ketat, sehingga pandemi ini segera teratasi," ajak Jefridin.


Sedangkan perihal vaksin, Pemko Batam terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat agar vaksin dapat disalurkan lagi ke Batam. Sementara ini, vaksinasi dijalankan sesuai dengan stok yang tersedia.


"Kami ingin masyarakat dan kita semua terhindar dari virus ini," pungkasnya.

Rudi : Jangan Khawatir, Kita Terus Lobi Pusat Agar Semua Warga Batam Divaksin

By On 17.10



BATAM - Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengungkapkan kabar yang menggembirakan. Merujuk pada informasi yang disampaikan Presiden Joko Widodo, pekan ini akan datang lagi stok vaksin bagi masyarakat Indonesia.


"Masyarakat juga harus tahu kondisi vaksin ini. Presiden sampaikan Minggu ini cukup banyak vaksin yang datang untuk masyarakat Indonesia, artinya untuk Batam maupun Kepri juga," ungkap Rudi saat meninjau vaksinasi di SP Plaza, Senin (26/7/2021).


Di SP Plaza ini sendiri, sebanyak 1.500 masyarakat penerima dosis kedua divaksin. Pelaksanaan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.


Rudi sejak dini telah bergerak cepat berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait kebutuhan vaksinasi di Batam. Terlebih antusias masyarakat Batam yang ingin divaksin sangat tinggi. Baik untuk vaksin dosis pertama maupun kedua yang target penerima vaksin 12 tahun ke atas.


"Saya sudah sudah surati Menkes. Kekurangan dosis vaksin kita sekitar 1 juta lebih. Sudah saya laporkan semua, mudah-mudahan secara bergilir datang," ucapnya.


Untuk itu, ia mengimbau masyarakat tidak usah khawatir. Menurut Rudi, semua masyarakat pasti mendapatkan layanan tersebut. Pada prinsipnya, pemerintah tetap hadir untuk masyarakat.


"Masyarakat jangan khawatir, semua akan dapat bagian. Waktunya saja bergilir, tidak serentak," imbuhnya.


Rudi mengungkapkan, hingga bulan ini vaksinasi harus mencapai 70 persen dari total populasi. Maka dari itu ke depan, saat vaksin datang, bakal banyak lokasi vaksinasi.  "Akan banyak yang saya buka lagi, sementara prioritas dosis kedua dulu. Dalam waktu tak lama buka lagi dosis yang pertama, begitu sampai semua dapat manfaat vaksin," pungkasnya.

Pesan Rudi Kepada Warga Hinterland, Sementara Waktu Jangan ke Batam

By On 15.12



BATAM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meminta kepada masyarakat yang saat ini tinggal di hinterland, untuk sementara waktu tidak datang ke mainland (Kota Batam).


Hal itu dilakukan tidak lain adalah supaya penyebaran Covid-19 tidak merambah ke pulau-pulau. Khususnya yang berada di Kecamatan Galang.


"Saya harap tidak ke Batam dulu, kalau semua sudah selesai baru kita buka kembali," kata Rudi, Senin (26/7/2021).


Dengan demikian, Rudi berharap daerah-daerah Hinterland tetap berada pada zona hijau Covid-19. Tapi pihaknya juga berpesan agar tetap meningkatkan kewaspadaan.


Rudi juga menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah membagikan bantuan beras 10 kg untuk penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH).


"Pagi hari ini saya bersama PT Pos Indonesia, Kepala Bulog, dalam rangka penyerahan bantuan BST dan PKH, ini kecamatan Hinterland ke dua,  kemarin kita juga sudah menyerahkan di Belakangpadang," jelasnya.


Pihaknya berharap bantuan yang diberikan pemerintah kepada ini dapat mengurangi beban masyarakat. Karena hampir semua sektor kegiatan usaha kena dampak dari penyebaran Covid-19.


"Intinya saya berpesan tetap jaga kesahatan," jelasnya.


Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina mengatakan pemerintah tidak berhenti untuk mengingatkan kepada masyarakat agar menjaga selalu protokol kesehatan. Sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19.


"Mungkin bapak dan ibu bosan mendengar atau diingatkan protokol kesehatan. Tapi itulah yang harus kita lakukan supaya Covid-19 tidak semakin meluas. Mudah-mudahan Covid-19 ini cepat berakhir," kata Marlin.


Adapun total penerima PKH dan BST di Kecamatan Galang berjumlah sebanyak 1.930 kepala keluarga. Dengan rincian sebanyak 1.451 kepala keluarga program PKH dan 479 program BST.

Pemko Batam Peringati Hari Anak Nasional, Rudi : Ayo Lindungi Generasi Penerus Bangsa

By On 10.32



BATAM - Indonesia merayakan Hari Anak Nasional (HAN) setiap tanggal 23 Juli setiap tahunnya. Hal itu untuk mengingatkan bahwa anak-anak merupakan aset penting sebagai generasi penerus bangsa.


Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan peringatan Hari Anak Nasional merupakan momentum untuk membangun komitmen bersama bahwa anak-anak perlu mendapatkan pembekalan, pengasuhan dan perlindungan dengan baik.


"Sehingga nantinya ketika dewasa memiliki pemikiran yang cerdas, beriman, berkepribadian dan memiliki daya saing yang baik," kata Rudi, Jumat (23/7/2021).


Pemerintah Kota (Pemko) Batam kata Rudi juga akan terus berkomitmen untuk mewujudkan hak-hak anak Kota Batam. Terutama dalam hal pendidikan dan kesehatan, karena pihaknya yakin bahwa dua hal tersebut sangat penting bagi perkembangan anak.


Itu sebabnya, dalam mengalokasikan anggaran pendidikan pada APBD Kota Batam, setiap tahunnya tidak pernah kurang dari 20 persen dan bahkan selalu lebih. Karena, pihaknya ingin semua anak-anak di Batam harus mendapatkan haknya untuk mendapatkan pendidikan.


Rudi juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Batam agar memiliki komitmen yang sama, bahwa Hari Anak Nasional harus dimaknai sebagai kepedulian bersama untuk melindungi semua anak-anak yang ada di Batam.


"Anak-anak kita harus tumbuh dan berkembang secara optimal," katanya.


Sementara, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan keluarga menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak. Karena itu, ia juga mengajak para orang tua untuk selalu memperhatikan dan memberikan hak-hak anaknya dengan baik.


Masa pandemi Covid-19 seperti saat ini tentu juga momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap anak. Baik orangtua, keluarga, masyarakat dan pemerintah terhadap pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak.


"Selamat Hari Anak Nasional, semoga anak-anak kita kelak menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia. Sehingga berguna bagi bangsa, negara dan agamanya," kata Amsakar.

Wako Batam : Selamat Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-61

By On 19.09



BATAM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad memberikan ucapan selamat memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke 61. 


Rudi mengatakan Pemko Batam akan terus mendukung setiap kegiatan Kejaksaan RI untuk membawa perubahan daerah yang lebih baik.


"Mewakili Pemko Batam dan masyarakat Kota Batam, kami ucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa Ke-61 tahun," kata Rudi, Kamis (22/7/2021).


Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kota Batam untuk tetap memberikan dukungan kepada Kejaksaan RI, khusunya Kejaksaan Negeri Batam dalam menjalankan tugas dan fungsi penegakan hukum.


"Terimakasih kepada Kejaksaan Negeri Batam yang selama ini telah mengawal pembangunan di Kota Batam," katanya.


Selain itu, Rudi juga mendoakan Kejaksaan dapat terus berkarya yang semakin dicintai serta dapat dibanggakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.


Pihaknya juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan vaksinasi untuk masyarakat yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri Batam beberapa hari yang lalu. Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke 61.


"Sekali lagi kami ucapkan selamat dan sukses untuk Kejaksaan RI," katanya.


Sebagaimana diketahui, Kejaksaan mulai berdiri menjadi lembaga mandiri sejak 22 Juli 1960. Untuk memperingati momen bersejarah tersebut, 22 Juli pun ditetapkan sebagai Hari Bhakti Adhyaksa.

Idul Adha 1442 H, BP Batam Berkurban 17 Ekor Sapi dan 35 Ekor Kambing

By On 16.28



BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam melaksanakan penyembelihan hewan kurban bersempena dengan Hari Raya Idul Adha 1442 H/ 2021 M. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 21 Juli 2021 bertempat di halaman Masjid B.J. Habibie BP Batam.


Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban ini merupakan tahun keempat yang dilaksanakan oleh Badan Koordinasi Dakwa Islam BP Batam dan sebagai bentuk wujud kepedulian terhadap sesama. Pelaksanaan pemotongan hewan kurban dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat, seluruh anggota Panitia Kurban Masjid B.J. Habibie BP Batam telah melaksanakan swab antigen dengan hasil negatif. 


Adapun jumlah hewan kurban yang disembelih pada Idul Adha 1442 H / 2021 M ini sebanyak 52 ekor yang terdiri dari 17 ekor sapi dan 35 ekor kambing.


Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyumbangkan 1 ekor hewan kurban berupa sapi limousin berwarna coklat dan dalam penyembelihan hewan kurban tersebut disaksikan langsung oleh Ibu Marlin Agustina. 


Begitu juga Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, dan Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad, masing-masing berkurban 1 ekor sapi.


Kepala Biro Umum selaku Ketua Panitia Kurban Masjid B.J. Habibie BP Batam, Budi Susilo, dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H kepada seluruh pegawai BP Batam yang beragama Islam dan masyarakat Kota Batam.


“Selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H, pada tanggal 21 Juli 2021 ini Panitia Kurban Masjid B.J. Habibie BP Batam telah melaksanakan pemohongan hewan kurban, dan semoga kurban yang kita laksanakan di masa pandemi ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” kata Budi Susilo


Budi Susilo menambahkan, dalam kurban tahun ini, karyawan BP Batam sangat antusias untuk berkurban. 


“Hal ini ditandai dengan peningkatan jumlah hewan kurban dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Protokol kesehatan telah kita terapkan, seluruh Panitia Kurban Masjid B.J. Habibie BP Batam telah melakukan swab antigen dengan hasil negatif, dan kita juga menghadirkan dokter hewan untuk meneliti dan memastikan hewan kurban ini dalam kondisi sehat,” kata Budi Susilo.  


Adapun penerapan jaga jarak fisik (Physical Distancing) penyelenggaraan kurban, antara lain melaksanakan pemotongan hewan kurban di area yang luas sehingga memungkinkan diterapkannya jaga jarak fisik, penyelenggara melarang kehadiran pihak-pihak selain petugas pemotongan hewan kurban. 


Kemudian diharuskan menerapkan jaga jarak fisik antarpetugas pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging, pendistribusian daging hewan kurban dilakukan oleh petugas ke tempat tinggal warga yang berhak, petugas yang mendistribusikan daging kurban wajib sudah divaksin serta mengenakan masker rangkap dan sarung tangan untuk meminimalkan kontak fisik dengan penerima.


Kepala Biro Umum selaku Ketua Panitia Kurban Masjid B.J. Habibie BP Batam, Budi Susilo, mengatakan, daging kurban nantinya akan distribusikan ke pihak yang menbutuhkan, baik di dalam lingkungan BP Batam, maupun di luar BP Batam. (cc)

PPKM Level 4 Berlaku Hingga 25 Juli, Rudi Ajak Masyarakat Komitmen Jalankan Imbauan Pemerintah

By On 15.17



BATAM - Pemko Batam resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Batam. Kebijakan ini berlaku hingga 25 Juli 2021 mendatang.


Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan penerapan PPKM level 4 di Kota Batam mengacu sebagaimana Intruksi Menteri Dalam Negeri No 23 Tahun 2021. Tujuannya tidak lain adalah untuk menekan angka penyebaran Covid-19.


"Tidak ada lagi istilah PPKM Darurat, tapi saat ini PPKM level 4," kata Rudi saat memimpin rapat di Dataran Engku Putri, Rabu (21/7/2021).


Namun, secara umum PPKM level 4 tidak jauh berbeda dengan PPKM Darurat yang selama 9 hari sudah diberlakukan di Batam. Pada intinya kata dia adalah membatasi mobilitas atau kegiatan masyarakat.


Dengan demikian tentunya diharapkan dapat mengurangi kontak langsung orang dengan orang lainnya. Sehingga diharapkan dapat menurunkan jumlah angka penyebaran Covid-19 di Kota Batam.


"Karena itu mari kita patuhi selalu protokol kesehatan, ikuti imbauan dari pemerinta," ujarnya.


Rudi juga meminta masukan kepada seluruh Forkominda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dokter, perawat, perbankan, tokoh agama, pelaku usaha dan perbankan terkait dengan penanganan Covid-19.


"Banyak masukan-masukan yang kita terima terkait penanganan Covid-19. Hal ini tentu akan menjadi pertimbangan agar penanganan Covid-19 lebih baik ke depannya," jelasnya.


Sementara, terkait dengan bantuan Covid-19, Rudi mengatakan pihaknya bersama Forkompinda Kota Batam tengah berupaya mencari CSR dari perusahaan-perusahaan ataupun juga bank-bank yang ada di Batam.


"Minimal paling tidak bantuan beras yang akan dibagikan kepada masyakat," jelasnya.

BP Batam dan Sunseap Group Pte. Ltd., Tandatangani Memorandum of Understanding

By On 11.01



BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Sunseap Group Pte. Ltd., melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pembangunan panel surya yang akan dioperasikan di Waduk Duriangkang, Senin (19/7/2021).


Penandatanganan MoU tersebut dilakukan secara virtual oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dengan Co-founder and CEO, Sunseap Group Pte. Ltd., Frank Phuan.


Penandatanganan dihadiri oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Wahjoe Triwidijo Koentjoro, Anggota Bidang Kebijakan Strategis Enoh P. Suharto, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi Sudirman Saad, dan Anggota Bidang Pengusahaan Sjahril Japarin, serta Kepala Urusan Ekonomi Internasional BP Batam di Singapura Michael Goutama dan pejabat BP Batam lainnya.


Sunseap Group adalah sebuah perusahaan penyedia energi bersih terbesar di Singapura yang didirikan pada tahun 2011. Solusi surya Sunseap yang telah terbukti untuk mendiversifikasi portofolio energi melalui model dan strategi biaya yang kompetitif.


Dalam MoU ini, diketahui bahwa Sunseap akan menyediakan layanan satu atap untuk solusi energi bersih, yang mencakup elemen-elemen seperti pendanaan, pengembangan, perancangan, teknik dan konstruksi tenaga surya dan pasokan listrik bersih.


Muhammad Rudi mengatakan, MoU dengan Sunseap Group yang merupakan perusahaan asal Singapura, dengan total investasi mencapai 29 Triliun. 


“Kedepannya lapangan pekerjaan akan tercipta sekitar 3.000 pekerja lokal tidak hanyak Batam, tetapi juga Indonesia,” ujar Muhammad Rudi.


Sunseap Group akan memasang panel surya di genangan waduk dengan cara mengambang (floating) di mana nanti hasilnya energinya akan diekspor ke Singapura dan sebagian untuk Batam. Ini akan menjadi salah satu yang terluas di Asia Tenggara dan pertama di Batam. 


Rudi mengatakan, proyek ini akan dilaksanakan pada tahun ini dan dimulai dengan persiapan perizinan dan kajian awal untuk implementasinya di genangan Waduk Duriangkang.


*_BP Batam dan Konsorsium Angkasa Pura I - IIAC - WIKA Tandatangani Perjanjian Awal (HoA) Kerja Sama Pengelolaan Bandara Batam_*

 

Usai penandatanganan MoU dengan Sunseap Group, BP Batam juga melakukan penandatanganan awal (heads of agreement) kerja sama pengelolaan (desain, pembangunan, pembiayaan, pengalihan, pengoperasian, dan pemeliharaan) Bandara Hang Nadim Batam dengan Konsorsium PT Angkasa Pura I (Persero) - Incheon International Airport Corporation (IIAC) - PT Wijaya Karya Tbk., (Persero) [WIKA], selaku pemenang lelang pengadaan Badan Usaha Pelaksana Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Bandara Internasional Hang Nadim Batam dengan masa pengelolaan 25 tahun.


Penandatanganan dilakukan secara virtual oleh Kepala BP Batam Muhammad Rudi dengan Pimpinan Konsorsium, yaitu Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero) Devy Suradji selaku PTS. Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) dan disaksikan oleh President and CEO Incheon International Airport Corporation Kyung-Wook Kim, dan Direktur Human Capital dan Pengembangan PT Wijaya Karya Tbk. (Persero) Mursyid, yang mewakili Direktur Utama PT Wijaya Karya Tbk. (Persero) Agung Budi Waskito.


Penandatanganan ini dilakukan dalam rangka memperkuat komitmen dan menunjukkan itikad baik dari para pihak terkait dalam mewujudkan terlaksananya kerja sama tersebut. Saat ini, BP Batam dan konsorsium tengah melaksanakan proses yang dibutuhkan dan disyaratkan sesuai dengan hak, tugas dan tanggungjawabnya masing-masing untuk dapat melaksanakan proyek kerja sama ini.

 

Pada kerja sama ini, BP Batam akan menyediakan seluruh area dan/atau wilayah operasional Bandara Hang Nadim Batam sebagai wilayah kerja yang akan dipergunakan konsorsium untuk dikelola dan dikembangkan. Sementara itu, Konsorsium Angkasa Pura I - IIAC - WIKA bertanggung jawab terhadap penyediaan desain, melaksanakan pembangunan, pembiayaan, pengalihan, pengoperasian dan pemeliharaan Bandara Hang Nadim Batam.

 

Setelah penandatanganan HoA ini, Konsorsium akan menyelesaikan pendirian Badan Usaha Pelaksana (BUP) dan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan BP Batam.

 

Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan, "Diharapkan dengan dilaksanakannya pengembangan dan pengelolaan Bandara Hang Nadim dengan skema KPBU akan memperbarui dan membangun Bandar Udara Hang Nadim untuk dapat mengoptimalkan kebutuhan arus keluar-masuk barang, bagi kelancaran perindustrian di Batam, serta dapat mengelola bandara lebih profesional, mendukung Batam sebagai hub logistik, memberikan multiplier effect, dapat membuka penerbangan internasional dan mendorong percepatan pemulihan ekonomi."

 

"Kemenangan Konsorsium Angkasa Pura I dalam seleksi pengelola Bandara Hang Nadim Batam ini merupakan milestone penting bagi perusahaan, di mana hal ini merupakan pertama kalinya perusahaan memenangkan persaingan di antara para pelaku kunci industri bandar udara lainnya, baik nasional maupun global, untuk mengelola bandara potensial. Hal ini juga merupakan pengakuan terhadap kapabilitas dan kualitas Angkasa Pura I sebagai perusahaan pengelola bandara terpercaya," ujar PLT. Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Devy Suradji.

 

Dengan Angkasa Pura I sebagai pemenang tender pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam ini, lanjut Devy Suradji, maka ke depannya, Angkasa Pura I memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan kontrak kerja sama pengelolaan bandara-bandara potensial lainnya, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Tender pengelolaan Bandara Hang Nadim, di mana Angkasa Pura I sebagai pemenang, otomatis menambah portofolio dan jaringan pengelolaan bandara perusahaan, sehingga total bandara yang dikelola Angkasa Pura I menjadi 16 bandara.  

 

Sementara itu, President and CEO Incheon International Airport Corporation (IIAC) Kyung-Wook Kim mengatakan, “Indonesia adalah salah satu mitra utama kami dalam konteks Kebijakan Selatan Baru Pemerintah Korea Selatan. Selain mendorong komunitas bisnis Korea Selatan untuk mengeksplorasi peluang baru di Indonesia, kontrak tersebut memungkinkan kami untuk berbagi keahlian kami dalam pengoperasian bandara dengan tujuan untuk mengubah Bandara Batam menjadi hub regional.”

 

Direktur Utama PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. [WIKA] Agung Budi Waskito, mengatakan bahwa kesempatan dan tantangan bisnis infrastruktur kebandaraan kian nyata di depan kita semua. Bandara telah bergerak maju menjadi suatu kawasan yang sangat vital, sebagai episentrum sistem transportasi udara, sebagai pintu gerbang utama suatu negara, dan juga wujud kebanggaan teknologi bangsa.

 

"WIKA siap mendukung sinergi, strategi, dan investasi berskala global dalam hal kebandaraan, dengan memperhatikan perkembangan sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan hidup dari masyarakat sekitar," ujar Agung Budi Waskito, Direktur Utama WIKA, optimistis.

 

Dalam pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam, anggota Konsorsium Angkasa Pura I memiliki perannya masing-masing.  Sebagai pemimpin konsorsium, Angkasa Pura I akan bertanggung jawab dalam hal manajemen operasional dan komersial secara umum. Sementara itu, IIAC memiliki kewajiban dan tanggung jawab dalam hal pemasaran dan strategi pengembangan bandara secara umum. Sedangkan WIKA selaku BUMN bidang konstruksi yang terintegrasi dengan industri pendukungnya memiliki tanggung jawab dalam hal manajemen infrastruktur bandara.

 

Ke depannya, Bandara Hang Nadim akan dikembangkan untuk menjadi hub destinasi penerbangan yang lebih luas dan hub logistik serta kargo di wilayah barat Indonesia. Lokasi Bandara Hang Nadim Batam yang cukup strategis di regional Asia Tenggara dan berdampingan dengan pelabuhan kargo dan kawasan industri membuat bandara ini cocok untuk dijadikan pusat logistik. (ap1/cc)

Bikin Terang Jalan Laksamana Bintan, Pemko Batam Pasang PJU

By On 19.10



BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai memasang Penerang Jalan Umum (PJU) di Jalan Laksamana Bintan.


Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Amsakar Achmad, meninjau langsung pemasangan PJU di sepanjang Simpang BNI menuju Simpang Prengki, Minggu (18/7/2021).


Selain meninjau pemasangan PJU, Rudi-Amsakar besertam Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, juga meninjau pelebaran jalan di simpang kawasan Cammo.


"Sekarang pondasinya sudah selesai, tingga pemasangan tiangnya," ujar Rudi.


Ia berharap, dengan pemasangan PJU di lokasi proyek jalan yang dibangun Pemerintah Provinsi itu, masyarakat Batam makin nyaman saat melintas di jalan tersebut.


"Untuk jalannya itu proyek dari Pemprov Kepri. Kita harapkan tahun depan sudah mulai dikerjakan lagi," kata Rudi yang saat itu didampingi Wagub.


Selain PJU, jalan tersebut juga akan dilengkapi pedestrian dan juga drainase yang dibangun melalui Pemko Batam. Kemudian untuk di Simpang Cammo, Pemko Batam melebarkan jalan sekaligus membangun lengan jalan dari arah Pemko Batam menuju Perumahan Duta Mas, dan dari Duta Mas menuju Simpang Kepri Mal.


"Semoga pembangunan ini cepat selesai dan masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan ini," katanya.

Respon Cepat, Rudi-Amsakar dan Wagub Kepri Salurkan Bantuan Beras PPKM Darurat Batam

By On 18.26



BATAM - Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Amsakar Achmad, menyalurkan bantuan beras PPKM 2021 di Kecamatan Batuampar, Minggu (18/7/2021). Penyerahan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) itu dihadiri Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina.


Adapun penyaluran bantuan itu diserahkan secara simbolis kepada Keluarga Penerima Manfaat (PKM) Program Keluarga Harapan (PHK) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kelurahan Tanjungsengkuang dan Batumerah.


Untuk jumlah penerima, di Tanjungsengkuang sebanyak 759 PKM PKH dan 339 PKM BST. Selanjutnya di Kelurahan Batumerah sebanyak 251 PKM PKH dan 284 PKM BST. Setiap penerima, mendapatkan 10 kilogram beras yang disalurkan Kemensos melalui Bulog.


"Setelah mengambil beras, silakan langsung pulang ke rumah," pesan Rudi.


Di kesempatan itu, Rudi juga mengapresiasi Kemensos dan juga Bulog. Namun, secara data bantuan masih sangat kurang untuk membantu warga terdampak Covid-19 di Batam.


"Yang di luar ini, untuk warga yang lain kita upayakan bantuan dari pengusaha.  Kita akan mencari dalam waktu dekat ini. Sampaikan kepada saudara kita yang belum dapat bantuan ini," katanya.


Di lokasi sama, Marlin mengatakan, bantuan dari Pemerintah Pusat tersebut tak hanya untuk Batam saja, namun menyeluruh. Mendengar komitmen Wali Kota Batam, Wagub Kepri mengapresiasi kesigapan Pemko Batam.


"Semoga Pemko Batam bisa menyediakan bantuan bagi saudara terdampak Covid-19. Saya berharap masyarakat terus bersabar dan semoga Covid-19 cepat berakhir dan Batam bisa pulih kembali," katanya.

Vaksinasi bagi Pekerja Batam untuk Mendukung Jalannya Industri dan Investasi

By On 17.59



BATAM - Pandemi Covid-19 telah membawa perubahan besar terhadap kelangsungan kegiatan perekonomian di Batam, termasuk juga bagi aktivitas perindustrian. Penerapan protokol kesehatan menjadi sesuatu yang wajib dilakukan dalam semua aktivitas. Bahkan vaksinasi bagi para pekerja industri terus digesa untuk menopang operasional industri dapat berjalan maksimal.


Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi berharap program vaksinasi yang dilakukan secara masif sejak beberapa bulan terakhir akan mendukung kepercayaan investor untuk menanamkan modal dan menjamin proses produksi di industri Batam.  


"Kegiatan vaksinasi ini khususnya bagi para pekerja industri adalah bagian dari usaha untuk mendapatkan herd immunity, di samping itu, ini untuk menjaga agar para investor lebih percaya diri untuk melaksanakan perencanaan realisasi investasi," kata Muhammad Rudi.


Ia menjelaskan tujuan investasi adalah untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan negara. Oleh karena itu, menurut dia, upaya tersebut menjadi tanggung jawab semua pihak terlebih di situasi pandemi saat ini.


Rudi mengaku senang atas antusias masyarakat, khususnya para pekerja, untuk mengikuti program vaksinasi. Ia juga menyatakan apresiasinya atas keterlibatan dunia usaha di Batam untuk bersama mengambil tanggung jawab bagi para pekerjanya melaksanakan program vaksinasi gotong royong sesuai Permenkes Nomor 10 tahun 2021 tentang vaksinasi gotong royong.


Walau demikian, lanjut Muhammad Rudi, untuk mencapai atau memberikan dampak yang positif pada pertumbuhan ekonomi di Batam, jumlah vaksinasi harus dipenuhi dengan target mencapai 70 persen hingga akhir Juli nanti.


“Melihat antusias masyarakat yang ingin divaksin, kita optimistis mampu mencapai target sasaran vaksinasi dan kolaborasi dengan dunia usaha mampu menyelesaikan pandemi ini," ujar Muhammad Rudi yang juga merupakan Walikota Batam.


Muhammad Rudi selama ini gencar melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi di beberapa tempat di Kota Batam, di antaranya peninjauan vaksinasi bagi para pekerja, seperti di PT Paxocean, PT Volex Indonesia, PT Sat Nusa Persada, Kawasan industri Batamindo dan Kawasan Industri Panbil.


Peninjauan ini dimaksud untuk memastikan vaksinasi Covid-19 di Batam berjalan lancar agar dapat menciptakan kekebalan komunitas dari Covid-19.


Program vaksinasi bagi pekerja industri juga mendapat tanggapan positif dari Himpunan Kawasan Industri Kepri. Koordinator Wilayah Batam dan Karimun HKI, Tjaw Hioeng, mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi pimpinan daerah di Kepri dan Batam yang telah memperjuangkan bagi pekerja sehingga dapat dilakukan vaksinasi dengan menggunakan vaksin pemerintah. 


Program vaksinasi ini sangat berperan penting dalam peningkatan herd immunity di Kota Batam, yang mana target dari pimpinan daerah pada akhir Juli 2021 dapat tercapai 70%. Ini sangat bagus untuk meningkatkan rasa percaya diri dan rasa aman dari Covid-19. 


Dikatakan Tjaw Hioeng, HKI mendukung program vaksinasi tersebut. Bersama Disnaker dan Dinkes, HKI menyampaikan data dari setiap pengelola kawasan industri yang akan melaksanakan vaksinasi di wilayah perusahaan masing-masing. 


“Sampai saat ini sudah sekitar 75% dari pekerja industri telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama, walaupun kadang-kadang agak sulit menjadwalkan kegiatan ini karena perusahaan sedang kebanjiran order akibat lockdown di beberapa negara pesaing kita,” ujar Tjaw Hioeng.


Tjaw Hioeng juga mengatakan, HKI tetap optimis dan berharap ke depan industri di Batam dan Kepri terus berjalan meski dalam masa pandemi. Harapan ini cukup berdasar melihat data BPS, ekspor dari Kepri maupun Batam cukup bagus dan signifikan, bahkan dalam kurun waktu 5 tahun ke belakang. 


“Ini menggambarkan bahwa di masa pandemi Covid-19 ini justru ekspor kita naik. Kepri pada periode Januari sampai dengan Mei 2021 naik sekitar 32.06% dari periode yang sama di tahun 2020. Dan Batam periode pada periode Januari sampai dengan Mei 2021 naik sekitar 18% dari periode sebelumnya. Ini disebabkan banyak negara yang melakukan lockdown sehingga orderan dari sister company mereka di negara-negara tersebut dialihkan ke Batam. Kita juga berterima kasih kepada BP Batam yang terus memantau perusahaan-perusahaan industri agar tetap menjalankan Prokes yang ketat di masa pandemi ini,” pungkas Tjaw Hioeng. (Ap/Yhp)

Banggar DPRD Batam Rekomendasikan Pada Pemko Terkait Temuan BPK

By On 11.34



BATAM - DPRD Kota Batam melalui Badan Anggaran (Banggar) menyampaikan laporan atas pembahasan Ranperda Kota Batam tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Batam Tahun Anggaran 2020.


Laporan tersebut disampaikan pada Rapat Paripurna ke- 5 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2021, pada Rabu (14/7/2021).

Pada kesempatan tersebut Banggar DPRD Batam di bawah koordinator Ketua DPRD Nuryanto, SH, MH menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah Kota Batam.

Salah satu di antaranya adalah badan anggaran meminta kepada Pemko Batam untuk menindaklanjuti dengan sungguh-sungguh berbagai temuan BPK RI, dan memberikan laporan secara tertulis kepada DPRD Kota Batam atas tindaklanjut tersebut.

Selanjutnya, meminta agar berbagai temuan BPK tersebut tidak terjadi lagi pada tahun-tahun mendatang, sehingga kualitas pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah menjadi lebih baik.

Selain itu dewan juga menyampaikan laporan Panitia Khusus Pembahasan Ranperda  tentang Pembangunan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan. Pansus ini diketuai oleh Werton Panggabean, SH., MH dan Wakil Ketua Aman, S.Pd., MM.

Dalam laporan pansus disebutkan, guna menyempurnakan materi dan subtansi ranperda pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat di kelurahan tersebut, maka pansus di samping melakukan kunjungan kerja atau studi banding, juga melakukan studi literasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk meminta saran dan masukan.

Amsakar: Tidak Ada Kaitan Isoman dan Bantuan Sembako Kepada Warga

By On 22.45



BATAM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membantah statmen dirinya yang dimuat di salah satu media online di Batam terkait bantuan sembako bagi pasien isolasi mandiri (isoman) di Batam. Bahkan ia menyimak kembali rekaman wawancaranya  bahwa pasien isoman tak berhak mendapatkan sembako.


"Di sini ada kesalahan pemahaman antara apa yang saya sampaikan dan apa yang ditulis," ujar Amsakar, Selasa (13/7/2021).


Dalam keterangan dirinya kepada awak media yang salah satunya dimuat dengan judul Pasien Isoman di Batam Tak Dapat Bantuan Sembako, Amsakar: Isoman Keinginan Sendiri dinilai tidak sama dengan apa yang ia sampaikan saat sesi wawancara pada Senin (12/7/2021) lalu.


Dalam hal ini, Amsakar menjelaskan bahwa pasien yang memilih Isoman merupakan keinginan sendiri. Karena mandiri, kata Amskar, maka urusan kesehatan selama menjalani isoman dilaksanakan oleh yang bersangkutan.


"Dalam hal ini konteksnya kesehatannya, vitaminnya, swabnya, hingga pengecekan kesehatan dan sebagainya," ujar Amsakar.


Namun, ia membantah hal itu juga berkaitan dengan bantuan sembako. Menurut dia, jika APBD mencukupi, tak hanya pasien saja dibantu sembako, tapi semua masyarakat terdampak yang bakal dibantu.


"Coba kita tengok ke belakang, bantuan sembako yang kita berikan. Semua diberikan untuk warga terdampak pandemi," katanya.


Bahkan, tak hanya sekali bantuan sembako diberikan. Namun, untuk di masa PPKM darurat ini, pihaknya perlu mengevaluasi perkembangan Covid-19 apakah akan semakin membaik atau sebaliknya. Jika sebaliknya tentu perlu dilakukan refocusing anggaran untuk posting bantuan tersebut. "Kita lihat perkembangan selama sepuluh hari ke depan dan kemampuan APBD kita," katanya.


Ia menegaskan, Pemko Batam tak berhenti menangani pandemi Covid-19. Ia mengatakan, selama ini gotong royong dalam menangani dampak pandemi baik segi kesehatan maupun sosialnya sangat baik. Gotong royong tersebut bahkan tak hanya dari instansi pemerintahan saja, bahkan swasta ikut andil.


"Ayo kita membuka diri dan bersama menangani Covid-19 ini baik dampak kesehatannya maupun dampak sosialnya. Jangan sampai menciptakan kegaduhan dan membuat masyarakat Batam panik," katanya.

New Carry Pick Up, Mobil Terlaris Indonesia Juni 2021

By On 13.41



BATAM - Dalam dunia otomotif di Indonesia khususnya mobil saling salip-menyalip dalam perebutan takhta mobil terlaris. Pada Juni 2021, mobil komersial Suzuki Carry Pick Up yang paling banyak terjual, berdasarkan catatan wholesales yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).


Sebagai mobil terlaris Juni 2021 berdasarkan angka wholesales, Suzuki Carry Pick Up terkirim sebanyak 5.277 unit. Ini bukan kali pertama Suzuki Carry Pick Up mencatat penjualan yang cukup banyak dan melampaui mobil passenger.


Selain itu, kendaraan niaga ringan Suzuki New Carry Pick Up juga menyabet penghargaan Best Pick Up di ajang Otomotif Award 2021. 


“Kami harapkan Suzuki dapat memenuhi kebutuhan konsumen komersial di Batam. Untuk itu, agar fungsinya lebih optimal dan semakin menguntungkan pelaku usaha dan penggunaannya. Suzuki akan terus berupaya menghadirkan produk-produk berkualitas untuk mendukung para pelaku usaha dan perekonomian Indonesia”, terang Rudy Wijaya, sekalu Branch Manager Suzuki Indomobil Batam.


New Carry Pick Up yang dipasarkan saat ini sudah dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang terletak di bawah glove box. APAR yang digunakan adalah tipe dry chemical powder dan bersertifikat SNI sehingga efektif memadamkan kebakaran tanpa menimblkan dampak terhadap sistem kelistrikan di sekitarnya. Pengadaan APAR dalam New Carry Pick Up dan semua mobil produksi Suzuki lainnya juga merupakan upaya Suzuki dalam mendukung regulasi pemerintah dalam industri otomotif.


New Carry Pick Up semakin meningkatkan kualitas mobil yang dijuluki Rajanya Pick Up ini. Perubahan desain front grille dan bumper serta adanya APAR menyempurnakan daftar fitur unggulan yang sudah ada seperti dimensi bak yang luas, kabin yang lega, teknologi terkini, hingga penggunaan mesin K15B-C yang irit dan bertenaga.


Dengan Bak New Carry Pick Up berukuran panjang 2.505 mm, lebar 1.745 mm, dan tinggi 425 mm sehingga mampu mengangkut muatan seberat 1 ton. Agar muatan tetap aman selama perjalanan.


Suzuki juga memberikan program purna jual berupa layanan servis gratis, oli dan suku cadang tertentu sesuai dengan ketentuan buku servis hingga mencapai 50.000 km atau dalam 3 tahun.


New Carry Pick Up mengusung konsep I.L.M.U, yaitu Irit bensin & perawatannya, Lama umur pakainya, Muatnya banyak, dan Untung di ujung. Dengan tampilan baru tersebut, tak salah jika mobil ikonik yang sudah melegenda ini Wajah Barunya Ganteng, Rezeki Makin Kenceng!

Badan Usaha Pelabuhan Batam Terus Tumbuh di Tengah Hempasan Badai Covid-19

By On 11.21



BATAM - Badan Usaha Pelabuhan BP Batam mencatat kenaikan volume bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Barang pada Semester I 2021, sebesar 18 persen, yakni dari 261.394 TEUs pada Semester 1 2020 menjadi 307.785 TEUs. 


Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Nelson Idris, mengungkapkan, kenaikan volume bongkar muat peti kemas pada Semester 1 tahun 2021 ini cukup menggembirakan mengingat hampir seluruh sektor lumpuh akibat pandemi Covid-19. 


“Kinerja Pelabuhan Barang di tahun 2021 ini cukup optimis melihat kenaikan volume Bongkar Muat Peti Kemas di Semester I, dibandingkan periode yang sama di tahun 2020,” ujar Nelson di Batu Ampar, Selasa (13/7/2021).


Peningkatan volume Bongkar Muat Peti Kemas di Semester I Tahun 2021 ini didominasi oleh kegiatan perdagangan luar negeri, terutama ekspor yang meningkat 36 persen dibandingkan Semester 1 2020, yakni dari 174.543 TEUs menjadi 239.061 TEUs. 


Nelson mengatakan bahwa jumlah kunjungan kapal barang di Semester I ini juga mengalami peningkatan sebesar 1,1 persen dibandingkan periode yang sama di Tahun 2020, yakni dari 11.507 Call ke 11.637 Call kapal. Dari sisi GT juga terjadi peningkatan cukup signifikan, yakni sebesar 17,7 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2020, dari 17.695.630 GT ke 20.829.205 GT.


“Hal ini menunjukkan bahwa kapal-kapal yang datang ke wilayah Perairan Batam cenderung berbobot besar yang dapat dilihat dari GT kapal. Kita harapkan volume bongkar muat dan arus kapal terus meningkat, sehingga di Semester II nanti kita dapatkan pencapaian yang lebih menggembirakan,” imbuhnya.


Peningkatan volume produksi di Pelabuhan Barang ini turut berimbas pada pendapatan yang diperoleh Badan Usaha Pelabuhan. 


Nelson mengatakan bahwa pendapatan di SBU Pelabuhan Barang pada Semester I 2021 meningkat 27.9 persen dibandingkan periode yang sama di Tahun 2020.


“Meski badai Covid19 masih belum berlalu, namun kami optimis sektor logistik masih terus bergairah demi menopang kebutuhan masyarakat. Kami berharap kinerja di Semester II akan lebih menggembirakan,” lanjut Nelson.


Saat ini, kata Nelson, kegiatan Ship to Ship-Floating Storage Unit (STS-FSU) menjadi salah satu fokus Badan Usaha Pelabuhan BP Batam dalam meningkatkan potensi pendapatan negara yang selama ini belum tergarap. Nelson menyebut, ada potensi pendapatan yang luar biasa dari kegiatan Ship to Ship dan Floating Storage Unit tersebut.


"Dalam kegiatan ini, BP Batam melalui unit Badan Usaha Pelabuhan dapat memperoleh penerimaan negara dalam bentuk biaya labuh, bongkar muat dan throughput fee," tandas Nelson. (fpn)

Ketua DPRD Batam Dukung Kebijakan Jokowi dan Luhut Soal Penerapan PPKM Darurat

By On 08.04



BATAM - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai diberlakukan di Batam pada Senin (12/7/2021). Kebijakan tersebut diambil berdasarkan arahan Pemerintah Pusat.


Membahas pelaksanaan PPKM Darurat tersebut, unsur pimpinan daerah Kota Batam melaksanakan Rapat Koordinasi yang berlangsung di Dataran Engku Putri, Jumat (9/7/2021).

Ketua DPRD Batam, Nuryanto dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa DPRD Kota Batam mendukung perintah dan instruksi dari pemerintah pusat kepada pemerintah Daerah Kota Batam.

Dia juga mengharapkan agar para tokoh agama di Kota Batam untuk dapat memberi dukungan moril terhadap kebijakan yang diambil demi kepentingan bersama.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan intruksi terbaru dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bahwa ada sejumlah daerah di Sumatera yang sudah masuk dalam kategori PPKM Darurat. Termasuk Kota Batam.

“Perintahnya Senin harus mulai diberlakukan. Sebagai Pemda kita harus mendukung kebijakan ini,” kata Rudi
Rudi mengatakan kebijakan diambil tidak lain adalah untuk kebaikan bersama. Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Batam agar tidak semakin meluas dan hal ini merupakan keputusan bersama.

Dengan diberlakukannya PPKM Darurat tentu pengawasan di lapangan akan semakin ketat. Aktivitas kegiatan masyarakat di luar rumah juga akan dibatasi, sebagaimana yang diberlakukan di Pulau Jawa dan Bali.

“PPKM Darurat bukan berarti lockdown, belanja tetap dibolehkan. Hanya kegiatan masyarakat yang tidak penting akan kita bubarkan, tidak boleh lagi ada yang makan di restoran,” katanya.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Yos Guntur, mengajak masyarakat agar kebijakan pemerintah ini dapat disikapi dengan arif dan bijaksana. Karena pihaknya yakin kebijakan ini adalah yang terbaik untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

“Kami dari Polresta akan mengawal apa yang menjadi kebijakan pemerintah. Keselamatan rakyat merupakan hukum yang paling tertinggi.” kata Yos.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Zulkarnain mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama memahami atas keputusan pemerintah. Semua itu dilakukan adalah untuk menjaga keselamatan bersama.

“Jangan diartikan PPKM Darurat ini kalau pemerintah melarang masyarakat untuk ibadah, tapi tempatnya saja yang kita imbau dilakukan di rumah,” kata Zulkarnain. 

Selama PPKM Darurat, Penjualan Spare Part Suzuki Via Daring Melonjak

By On 21.28



BATAM - Pemanfaatan platform digital menjadi salah satu alternatif utama di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Hal ini dibuktikan oleh Suzuki Indonesia yang mencatatkan adanya peningkatan kinerja MySuzuki, aplikasi mobile pembelian suku cadang resmi Suzuki. 


Total penjualan suku cadang mobil, sepeda motor, dan mesin tempel melalui aplikasi MySuzuki meningkat 56% pada bulan Juni jika dibandingkan dengan bulan Mei 2021. 


Berangkat dari data tersebut, Suzuki Indonesia terus berupaya mengoptimalkan pelayanan untuk konsumen melalui MySuzuki terutama saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat atau PPKM Darurat yang berlaku sejak 3 Juli lalu hingga 20 Juli 2021 mendatang.


“Adanya pembatasan mobilitas masyarakat sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 tentu juga mempengaruhi mobilitas dan pola konsumsi masyarakat, dari konvensional ke daring. Hal ini terlihat dari peningkatan transaksi melalui aplikasi MySuzuki di bulan Juni. Untuk itu, kami akan terus mengoptimalkan layanan MySuzuki sebagai salah satu alternatif pembelian suku cadang resmi Suzuki. Melalui MySuzuki, pelanggan bisa mendapatkan suku cadang dengan cepat dan mudah dari rumah,” ujar Christiana Yuwantie, Sparepart Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Penjualan suku cadang yang naik hingga 56% tersebut berbanding lurus dengan peningkatan belanja online melalui MySuzuki. Tercatat terjadi peningkatan nilai transaksi hingga 85% pada bulan Juni jika dibandingkan bulan Mei. Terlebih lagi, Suzuki juga mencatatkan bahwa performa MySuzuki pada Juni lalu merupakan penjualan tertinggi MySuzuki selama tahun 2021. Peningkatan transaksi ini menunjukkan bahwa aplikasi MySuzuki menjadi pilihan konsumen dalam membeli suku cadang terutama di masa pandemi saat mobilitas masyarakat dibatasi.

Sebagai upaya mengoptimalkan layanan MySuzuki, Suzuki terus memperluas jangkauan penjualan online melalui kerja sama dengan 15 main dealer mobil, 18 main dealer sepeda motor, dan satu main dealer mesin tempel kapal yang turut melayani pembelian suku cadang melalui aplikasi MySuzuki. 

MySuzuki menawarkan pembelian Suzuki Genuine Parts (suku cadang asli), Suzuki Genuine Oil (ECSTAR), hingga chemical dengan harga yang sama untuk seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, aplikasi MySuzuki juga didesain untuk memudahkan konsumen saat bertransaksi, melakukan pembayaran dengan menyediakan beragam pilihan pembayaran, serta pengiriman. Untuk menggunakan aplikasi MySuzuki, konsumen dapat mengunduh dari Play Store untuk pengguna Android atau Apps Store untuk pengguna iPhone.

Lebih lanjut Christiana mengatakan, “Optimalisasi penjualan cuku cadang online melalui MySuzuki adalah tanggung jawab kami untuk membantu konsumen, terutama yang bergerak di sektor vital, seperti logistik, transportasi, atau medis. Banyak konsumen kami di sektor tersebut memiliki kebutuhan mendesak baik untuk pembelian suku cadang maupun servis kendaraan. Untuk itulah kami akan terus berupaya menyediakan layanan optimal salah satunya melalui MySuzuki”.

Selain layanan MySuzuki, konsumen Suzuki juga masih dapat melakukan interaksi dan transaksi baik dengan diler maupun bengkel. Diler-diler Suzuki yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, bisa diakses secara digital baik melalui website, media sosial, maupun aplikasi pesan instan. Bagi konsumen yang ingin melakukan servis, Suzuki menawarkan layanan Home Service dan Pick Up Service. Bantuan darurat pun masih tersedia melalui layanan Suzuki Emergency Roadside Assistance (SERA). Semua layanan Suzuki dipastikan telah memenuhi standar langkah pencegahan Covid-19.

Untuk informasi lebih lanjut, konsumen dapat mengunjungi website official Suzuki www.suzuki.co.id atau menghubungi Halo Suzuki di 0800-1100-800 (bebas pulsa 24 jam).

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *