EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Akhiri Puasa Gelar Selama 35 Tahun, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN CUP 2026

On 13.15



JAKARTA - Tuan rumah Indonesia menjadi juara Piala ASEAN FIFA edisi perdana, menang adu penalti atas sepuluh pemain Thailand 4-2. Di waktu normal hingga perpanjangan waktu yang penuh dramatis, gol Indonesia: Dean James (84), Elkan Baggott (116). Gol Thailand: Iklas Sanron (87), Peeradol Chamrasamee (111).


Kemengan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang 35 tahun Timnas Garuda senior juara SEA GAMES 1991. Dan memutus catatan delapan pertandingan dengan rentang waktu sepuluh tahun terakhir Indonesia mengalahkan Thailand. 

Garuda akhirnya menemukan momen terbaik untuk mengakhiri catatan tersebut dengan menjuarai final FIFA ASEAN CUP yang berlangsung dramatis dan penuh perubahan momentum di Jakarta, yang akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.

Setelah pertunjukan kembang api yang menjadi puncak upacara penutupan berakhir di langit Jakarta, dua raksasa Asia Tenggara tersebut mulai menentukan siapa yang berhak membawa pulang trofi Piala ASEAN FIFA.

Pola permainan sudah terlihat sejak awal, dengan Thailand bermain lebih bertahan dan menunggu peluang melalui transisi menghadapi Indonesia yang lebih berani saat menguasai bola.

Namun, peluang bersih sulit tercipta sepanjang satu jam pertama. Mitch Baker dan Calvin Verdonk sempat melepaskan tembakan yang melebar dari sasaran. Thailand kemudian kehilangan Suphanan Bureerat karena cedera pada babak kedua sebelum pertandingan memasuki fase dramatis pada penghujung waktu normal.

Pertama, bek sayap Thailand Nicholas Mickelson menerima dua kartu kuning dalam rentang lima menit sehingga membuat Changsuek bermain dengan 10 pemain. Pada kartu kuning keduanya, Dean James melepaskan tendangan bebas dari tepi kotak penalti yang membentur pemain pengganti Thailand, Iklas Sanron, sebelum meluncur melewati Saranon Anuin dan membawa tuan rumah unggul pada menit ke-84.

Tiga menit kemudian, Thailand menyamakan kedudukan dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Umpan silang dalam dari Seksan Ratree disambut Iklas dengan tendangan voli gemilang di tiang jauh.

Pada babak tambahan, Thailand yang bermain dengan 10 pemain justru mengejutkan tuan rumah. Anan Yodsangwal merebut bola dari Elkan Baggott dan mengirimkannya kepada Peeradol Chamrasamee, yang menaklukkan Emil Audero pada menit ke-111.

Secara luar biasa, drama kembali terjadi ketika Baggott, yang lahir di Bangkok, menyamakan kedudukan lima menit kemudian melalui tembakan yang membentur bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang dan membawa final ke adu penalti.

Setelah kapten Sarach Yooyen gagal mengeksekusi penalti ketiga Thailand, penjaga gawang Garuda, Emil Audero, muncul sebagai pahlawan pertandingan. Ia menggagalkan tendangan Nattapong Sayriya untuk memastikan gelar juara bagi Indonesia.






sumber: fifa

Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Southern Sumatra Siapkan Wakil ke Panggung Nasional

On 20.51



PALEMBANG – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand AXIS menggelar Final Regional AXIS Nation Cup (ANC) 2026 Southern Sumatra pada Rabu, 30 September 2026, di GOR Dempo Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan. 


Mempertemukan tim-tim terbaik dari rangkaian Preliminary ANC 2026 di wilayah Southern Sumatra, ajang ini menjadi tahapan menuju Final Nasional AXIS Nation Cup 2026 yang akan berlangsung pada 31 Oktober 2026 di Istora Senayan, Jakarta. SMAN 18 Palembang dan SMAN 1 Kepahiang Bengkulu yang meraih Juara 1 pada Final Regional Southern Sumatra akan mewakili wilayah tersebut di panggung nasional.

 

Senior Vice President Mobile Sales Southern Sumatra XLSMART, Desy Sari Dewi mengatakan, “AXIS Nation Cup menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan menunjukkan kemampuan melalui kompetisi. Final Regional Southern Sumatra menjadi momentum bagi para juara dari berbagai kota untuk memberikan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama daerah ke panggung nasional. Kami juga ingin memastikan pengalaman selama kompetisi didukung konektivitas yang cepat, stabil, dan andal, sehingga peserta, supporter, dan pelanggan dapat tetap terhubung dalam berbagai aktivitas digital.”

 

Hadir pada kesempatan tersebut, Senior Vice President Mobile Sales Southern Sumatra XLSMART, Desy Sari Dewi; GM Mobile Sales Sumatera Selatan XLSMART, Budi Utama Lubis; GM Mobile Region Operations XLSMART, Aldian Garilbaldi; dan Territory Sales Manager Palembang XLSMART, Suraji.

 

Palembang sebagai lokasi Final Regional Southern Sumatra telah didukung jaringan 5G XLSMART. Untuk mendukung pengalaman digital selama AXIS Nation Cup, pelanggan dapat merasakan pengalaman AXIS 5G AF (Absolute Fast) yang hadir untuk mendukung berbagai aktivitas digital, mulai dari mengakses media sosial, mengunggah konten pertandingan, berbagi momen bersama komunitas, hingga menikmati berbagai aktivitas digital selama acara.

 

Penguatan jaringan di Palembang merupakan bagian dari komitmen XLSMART dalam membangun Responsible Digital Infrastructure dan menghadirkan konektivitas yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat. Saat ini, Sumatra Selatan didukung lebih dari 10.000 BTS, sementara Kota Palembang didukung oleh lebih dari 2.500 BTS, termasuk lebih dari 600 BTS 5G. Secara nasional, jaringan XLSMART didukung oleh lebih dari 265 ribu BTS yang melayani lebih dari 69 juta pelanggan.

 

Kualitas jaringan XLSMART juga memperoleh pengakuan independen melalui Ookla Speedtest Awards H1 2026. Melalui brand XL, XLSMART meraih empat penghargaan, yaitu Best Mobile Network in Indonesia 2026, Best 5G Network in Indonesia 2026, Fastest 5G in Indonesia 2026, dan Best 5G Video Experience in Indonesia 2026. Pengakuan tersebut menjadi bukti independen atas kualitas jaringan XLSMART dalam menghadirkan kualitas jaringan terbaik dan jaringan tercepat bagi masyarakat.

 

Final Regional Southern Sumatra mempertemukan para juara Futsal Putra dari rangkaian Preliminary yang berlangsung di Bengkulu, Bangka Belitung, Padang, Palembang, Lampung, dan Jambi. Rangkaian tersebut menjadi tahapan awal bagi sekolah-sekolah peserta untuk mendapatkan kesempatan melanjutkan perjuangan menuju Final Regional.

 

Pada Preliminary Bengkulu, SMAN 10 Kota Bengkulu menjadi Juara 1 Futsal Putra. Selanjutnya, SMAN 3 Pangkal Pinang menjadi Juara 1 Futsal Putra pada Preliminary Bangka Belitung, sementara SMAN 1 Payakumbuh menjadi Juara 1 Futsal Putra Preliminary Padang.

 

Dari Palembang, SMAN 18 Palembang menjadi Juara 1 Futsal Putra dan SMAN 1 Kepahiang Bengkulu menjadi Juara 1 Futsal Putri. Pada Preliminary Lampung, SMA Tri Sukses menjadi Juara 1 Futsal Putra. Sementara itu, Preliminary Jambi melahirkan SMAN 5 Kota Jambi sebagai Juara 1 Futsal Putra.

 

Untuk kategori Futsal Putri, Preliminary Palembang juga mempertemukan SMAN 1 Kepahiang Bengkulu sebagai Juara 1 dan SMK Dharmapala Lampung sebagai Juara 2. Para peserta tersebut menjadi bagian dari perjalanan kompetisi menuju tahapan Regional dan Nasional AXIS Nation Cup 2026.

  

Hasil Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Southern Sumatra

Kategori Futsal Putra

Juara 1: SMAN 18 Palembang

Juara 2: SMA Tri Sukses Lampung

Laga Final: SMAN 18 Palembang (1) – SMA Tri Sukses Lampung (0)

 

Kategori Futsal Putri – Wakil Southern Sumatra

Juara Regional: SMAN 1 Kepahiang Bengkulu

 

Sebagai juara regional, SMAN 18 Palembang akan membawa nama Southern Sumatra pada kategori putra di Final Nasional AXIS Nation Cup 2026. Sementara SMAN 1 Kepahiang Bengkulu akan menjadi wakil Southern Sumatra untuk kategori putri pada kompetisi nasional tersebut.

 

Selain pertandingan futsal, AXIS Nation Cup menghadirkan berbagai aktivitas yang dekat dengan karakter generasi muda, mulai dari Supporter Competition, Dance Competition, booth activation, permainan interaktif, hingga aktivitas komunitas. Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya AXIS menghadirkan pengalaman yang memadukan olahraga, kreativitas, hiburan, dan interaksi komunitas.

 

Kehadiran konektivitas 5G di lokasi penyelenggaraan juga memungkinkan pelanggan dan masyarakat menikmati berbagai aktivitas digital dengan pengalaman jaringan yang cepat, stabil, dan andal. Hal ini menjadi bagian dari upaya XLSMART menghadirkan manfaat konektivitas yang semakin dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.

 

Secara nasional, AXIS Nation Cup 2026 mengusung tema “Laga Para Juara” dan menjadi rangkaian kompetisi futsal pelajar yang digelar di 40 kota. Melalui kompetisi, pembinaan talenta, sportainment, serta dukungan konektivitas, ANC menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun pengalaman dan jejaring melalui olahraga.

 

Perjalanan SMAN 18 Palembang dan SMAN 1 Kepahiang Bengkulu selanjutnya akan berlanjut ke Final Nasional AXIS Nation Cup 2026 di Istora Senayan, Jakarta, pada 31 Oktober 2026. Keduanya akan membawa semangat “Laga Para Juara” dari Southern Sumatra dan bersaing bersama para juara Regional lainnya di panggung nasional.

 

Melalui AXIS Nation Cup, XLSMART terus menghadirkan kombinasi olahraga, pembinaan talenta, sportainment, dan konektivitas digital sebagai bagian dari komitmen menjadi perusahaan infrastruktur digital terpercaya yang mendukung aktivitas masyarakat serta generasi muda Indonesia.(ina)

Batam Prime International Series 2026 Resmi Ditutup, Fary : Kita Jadikan Agenda Olahraga Berkelanjutan

On 21.06

 


BATAM - Setelah berlangsung selama dua hari, rangkaian Batam Prime International Football Series 2026 resmi ditutup melalui Gala Dinner yang digelar Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) pada Minggu (23/8/2026) malam di Ballroom Pacific Hotel.

Perhelatan yang berlangsung pada 22–23 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kebangkitan sepak bola di Batam sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai destinasi sport tourism.

Dalam sambutannya, Manajer Geylang International Football Club Singapura, Fahmi Rahmat, menyampaikan apresiasi kepada BP Batam dan seluruh pihak yang telah mendukung serta menyukseskan penyelenggaraan Batam Prime International Football Series 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga membuka ruang bagi terjalinnya silaturahmi, pertukaran pengalaman, dan hubungan yang lebih erat antarklub sepak bola tiga negara yang berpartisipasi.

“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk berlaga di lapangan, namun juga mengeratkan tali silaturahmi melalui olahraga sepak bola antara Singapura, Brunei Darussalam, dan Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam selaku Pembina Batam Prime International Football Series 2026, Fary Djemy Francis, berharap Batam Prime International Football Series dapat menjadi agenda olahraga yang berkelanjutan dan semakin berkembang pada masa mendatang.

Selain berperan sebagai wadah pembinaan dan pengembangan talenta sepak bola, kegiatan tersebut diharapkan turut memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian Batam. 

Hal ini sejalan dengan arahan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, untuk mendorong Batam menjadi destinasi sport tourism berkelas internasional.

“Selaku Pembina Batam Prime International Football Series 2026, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini, khususnya seluruh tim dari Singapura dan Brunei Darussalam, serta para sponsor yang telah memberikan dukungan,” kata Fary.

Penyelenggaraan Batam Prime International Football Series 2026 sekaligus memperkuat komitmen BP Batam dalam mendukung pengembangan sport tourism sebagai salah satu potensi yang dapat dikembangkan di Batam.

Pada Gala Dinner ini juga turut dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Garuda Yaksa Football Academy dan Batam Prime FC tentang Pengembangan Garuda Yaksa Academy Satellite Batam, yang ditandatangani oleh COO Garuda Yaksa Football Academy Muhammad Rifandy dan Manajer Batam Prime FC, Chandra Ng.

“Batam akan menjadi daerah pionir sebagai satelit akademi Garuda Yaksa di Indonesia. Kerja sama ini akan memperkuat pembinaan sepak bola usia dini dan muda, sekaligus meningkatkan kualitas pemain dan pelatih,” jelas Fary.

Kerja sama ini juga menjadi peluang bagi talenta potensial dari Batam dan Kepulauan Riau untuk dapat berkembang dan berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

Sejalan dengan hal tersebut, Fary berharap semangat kolaborasi yang terbangun melalui Batam Prime International Football Series 2026 dapat terus berlanjut. Tidak hanya dalam pembinaan sepak bola, tetapi juga melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga berskala nasional maupun internasional di Batam.

Dengan demikian, Batam diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu destinasi sport tourism sekaligus ruang bertumbuh bagi talenta-talenta olahraga Indonesia.

Turut hadir dalam Gala Dinner tersebut COO Garuda Yaksa Football Academy Muhammad Rifandy; Manajer Batam Prime FC Chandra Ng; Manajer Indera SC Rosdin Aziz; Direktur Perencanaan dan Pengembangan Investasi BP Batam Irfan Syakir Widyasa; dan Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan Benny Syahroni. (gam)

Timnas Indonesia Legend Merumput di Batam, Nyalakan Mimpi Grassroots Menuju Panggung Dunia

On 10.55



BATAM - Geliat sepak bola Batam kembali mendapat energi baru. Setelah sukses menggelar Batam International Grassroots Football Festival, sejumlah legenda Timnas Indonesia dijadwalkan turun langsung ke lapangan dalam rangkaian Batam International Football Series 2026 pada 22–23 Agustus mendatang.

Ajang tersebut menjadi bagian dari rangkaian Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 yang diselenggarakan Badan Pengusahaan (BP) Batam bekerja sama dengan Garuda Yaksa FC Academy dan sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah Fun Game Timnas Indonesia Legend vs BP Batam Legend. Timnas Indonesia Legend akan diperkuat sejumlah nama besar sepak bola nasional, di antaranya Rully Nere, Rahmad Darmawan, Rocky Putiray, Azhari Rangkuti, dan Patar Tambunan.

Sementara, BP Batam Legend akan diperkuat sejumlah pejabat BP Batam, di antaranya Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Anggota/Deputi Bidang Investasi Fary Djemy Francis, serta Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan Denny Tondano.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan kehadiran para legenda Timnas Indonesia bukan hanya untuk menghadirkan tontonan menarik bagi masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman dan motivasi langsung kepada generasi muda.

“Kami ingin anak-anak Batam melihat bahwa mimpi menjadi pesepak bola hebat itu bisa dimulai dari lapangan sederhana, dari kompetisi usia dini dan dari keberanian untuk terus berlatih. Kehadiran para legenda Timnas di Batam mudah-mudahan menjadi inspirasi bahwa mereka juga memiliki kesempatan untuk mencapai level yang lebih tinggi,” ujar Amsakar.

Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang sehat, disiplin, tangguh, dan memiliki semangat kompetitif. Karena itu, BP Batam akan terus mendukung kegiatan yang membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka.

“Grassroots adalah fondasi. Dari sana kita membangun mental bertanding, karakter dan talenta. Ketika kemudian mereka mendapatkan kesempatan berkompetisi di level internasional, maka Batam tidak hanya menjadi tempat lahirnya talenta, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju prestasi,” tambahnya.

Senada, Fary Djemy Francis selaku Ketua Dewan Pembina Panitia Batam Grassroots Festival sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Garuda Yaksa FC Academy mengatakan, rangkaian kegiatan ini memang dirancang untuk mempertemukan tiga elemen dalam satu ekosistem sepak bola.

“Kita tidak ingin berhenti pada fun game dan nostalgia. Legenda hadir untuk memberi inspirasi, grassroots menjadi fondasi regenerasi, dan pertandingan internasional menjadi jembatan agar anak-anak Batam berani bermimpi menuju panggung yang lebih besar,” kata Fary.

Selain Fun Game Timnas Indonesia Legend vs BP Batam Legend, rangkaian kegiatan juga menghadirkan Batam International Grassroots Football Festival serta International Trofeo yang mempertemukan Geylang International FC Singapura, Indera FC Brunei Darussalam, Garudayaksa FC, dan Batam Premier FC.
Legenda Timnas Indonesia era 1980-an, Rully Nere, menilai pembinaan usia dini merupakan salah satu kunci dalam membangun masa depan sepak bola Indonesia.

“Pemain Timnas tidak lahir secara instan. Mereka tumbuh dari lapangan-lapangan usia dini, dari kompetisi, disiplin dan kesempatan. Karena itu, festival seperti ini penting agar semakin banyak talenta dari Batam mendapatkan panggung dan keberanian untuk bermimpi membela Indonesia,” seru Rully.

Dari Batam, semangat itu terus dibangun, legenda menginspirasi, grassroots melahirkan regenerasi dan kompetisi internasional membuka jalan menuju dunia. Satu Bangsa, Satu Semangat, Satu Tujuan: Indonesia Juara!. (gam)

Walikota Batam Buka Open Karate Championship II, Dorong Pembinaan Atlet melalui Kompetisi Berkelanjutan

On 17.40

Wako Batam Amsakar menyerahkan piala bergilir kepada panitia walikota Batam Open Karate Championship II


BATAM - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka secara resmi Wali Kota Batam Open Karate Championship II Tahun 2026 di Nagoya Citywalk, Lubukbaja, Sabtu (1/8/2026). 

Pada kesempatan itu, Amsakar menegaskan pentingnya penyelenggaraan kompetisi secara berkelanjutan sebagai salah satu kunci mencetak atlet karate yang mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Kepulauan Riau dan FORKI Kota Batam yang dinilai konsisten membina sekaligus mengembangkan potensi atlet karate di daerah.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, saya menyampaikan apresiasi kepada FORKI Kepri dan FORKI Kota Batam. Kejuaraan ini mampu diselenggarakan secara konsisten hingga tahun kedua, dan itu merupakan langkah positif bagi pembinaan atlet,” ujar Amsakar.

Menurut Amsakar, prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Dibutuhkan kolaborasi seluruh unsur dalam ekosistem olahraga agar pembinaan atlet berjalan optimal. Ia menyebut terdapat empat pilar utama yang harus diperkuat, yakni penyelenggaraan kompetisi secara berkelanjutan, program latihan yang terukur, tata kelola organisasi yang profesional, serta peran pelatih dalam membangun lingkungan latihan yang kondusif.

Keempat aspek tersebut, lanjutnya, saling berkaitan dalam membentuk kemampuan teknis, mental bertanding, serta karakter atlet. Karena itu, pembinaan tidak cukup hanya mengandalkan latihan, tetapi juga harus didukung kompetisi yang rutin dan organisasi yang dikelola dengan baik.

“Jangan berharap prestasi jika tidak ada kompetisi untuk mengasah kemampuan atlet, latihan tidak berjalan dengan baik, organisasi tidak dikelola secara profesional, dan pelatih tidak mampu menciptakan iklim pembinaan yang kondusif. Semua elemen harus bekerja bersama. Jika kompetisi terus dilaksanakan secara berkesinambungan, insyaallah akan lahir atlet-atlet yang siap bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” tegasnya.

Amsakar juga memberikan pesan kepada panitia, wasit, juri, dan seluruh atlet agar menjaga integritas selama kejuaraan berlangsung. Wasit dan juri diminta menjalankan tugas secara objektif dan adil, sedangkan para atlet diharapkan menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

“Menjadi juara memang penting, tetapi yang lebih penting adalah membangun karakter dan kebersamaan. Nilai-nilai sportivitas dalam karate harus terus dijaga sebagai bagian dari upaya membangun Kota Batam yang kita cintai,” katanya.

Pembukaan Wali Kota Batam Open Karate Championship II ditandai pemukulan gong oleh Wali Kota Amsakar. Melalui kejuaraan ini, Pemerintah Kota Batam berharap pembinaan olahraga karate dapat berlangsung secara berkesinambungan sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkuat karakter generasi muda melalui nilai disiplin, sportivitas, dan semangat kompetisi yang sehat. (anr)

BP Batam Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan Lewat Klub Batam Premier FC

On 19.13

Li Claudia Chandra pamer baju Batam Premier FC salah satu klub bola profesional BP Batam.


BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Batam Premier FC, klub sepak bola binaannya, berkomitmen membangun ekosistem sepak bola yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan di Kota Batam.


Komitmen itu mendapat dukungan penuh dari Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra saat menerima jajaran pengurus Batam Premier FC, belum lama ini.

Menurutnya, pembinaan olahraga menjadi bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai destinasi sport tourism.

Ketua Pembina Batam Premier FC yang juga Anggota/Deputi Bidang Investasi, Fary Djemy Francis, mengatakan, Batam Premier FC hadir tidak hanya untuk mengejar prestasi di lapangan tetapi juga membangun fondasi pembinaan sepak bola yang berkelanjutan bagi generasi muda Batam dan Kepri.

Dalam kesempatan tersebut, Fary menyerahkan jersey bersejarah yang ditandatangani langsung oleh para legenda Tim Nasional Indonesia era 1986, generasi pemain yang pernah berjuang membawa Indonesia pada babak kualifikasi Piala Dunia.

“Penyerahan jersey bersejarah ini menjadi penghormatan sekaligus pengingat akan semangat juang sepak bola Indonesia yang ingin terus diwariskan kepada generasi muda Batam,” ujar Fary.

Sementara itu, Manajer Batam Premier FC, Chandra Ng, menyerahkan jersey resmi klub kepada Li Claudia Chandra yang dipercaya sebagai Wakil Dewan Penasihat Batam Premier FC. Penyerahan jersey tersebut menjadi simbol sinergi dan komitmen BP Batam dan Batam Premier FC dalam membangun masa depan sepak bola Batam.

Fary menekankan bahwa kemajuan sepak bola tidak hanya ditentukan oleh prestasi di atas lapangan, tetapi juga oleh kolaborasi yang kuat antara pemerintah, klub, komunitas olahraga, dunia usaha dan masyarakat.

“Kolaborasi merupakan fondasi penting untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Kota Batam. Dengan pembinaan yang terencana dan dukungan yang konsisten dari berbagai pihak, Batam memiliki potensi besar menjadi pusat pengembangan sepak bola usia dini sekaligus melahirkan talenta-talenta muda yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” jelas Fary.

Melalui Batam Premier FC, BP Batam berharap pembinaan usia dini dapat berjalan lebih terstruktur sehingga mampu meningkatkan kualitas atlet dan pelatih serta membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Batam untuk mengembangkan bakatnya di dunia sepak bola.

Komitmen tersebut sejalan dengan penyelenggaraan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 yang akan digelar pada Agustus mendatang sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola usia dini sekaligus mendorong Batam sebagai destinasi sport tourism.

Dengan semangat “Bersama Membina, Bersama Berprestasi”, BP Batam dan Batam Premier FC berkomitmen membangun masa depan sepak bola Batam agar mampu melahirkan talenta-talenta yang berprestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. (AP)

Lamine Yamal Cs Sukses Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bekuk Argentina 1-0

On 09.55

Spanyol merayakan juara dunia usai bekuk Argentina 1-0 di Final World Cup 2026. 


NEW YORK - Lamine Yamal cs sukses mengantarkan Spanyol menjadi juara dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah, setelah anak asuh Luis de la Fuente mengalahkan Argentina 1-0 di final Piala Dunia 2026 pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Bermain di Stadium New York, New Jersey, Spanyol mendominasi pertandingan dari awal hingga akhir. Kendati begitu mereka harus menunggu hingga menit ke-106 untuk menemukan cara untuk membobol gawang Emiliano Martinez.

Kiper Argentina itu telah melakukan 12 penyelamatan sampai saat itu, tetapi dia tidak berdaya ketika Nico Williams menyundul umpan silang Pedro Porro di tiang jauh untuk diberikan kepada Ferran Torres yang langsung melepaskan tembakan ke sudut atas gawang.

Juara bertahan Argentina kehilangan Enzo Fernandez karena kartu kuning kedua di akhir waktu normal, namun tetap berjuang hingga akhir. Namun, Spanyol, seperti saat memenangkan final 2010, menemukan jawabannya di babak perpanjangan waktu.

Pertandingan ini layak disebut sebagai final Piala Dunia. Mempertemukan juara Eropa dan Amerika Selatan, dua tim teratas dalam peringkat dunia FIFA, serta masing-masing tak terkalahkan dalam perjalanan menuju final.

Babak pertama didominasi oleh Spanyol, yang menghasilkan peluang pertama melalui Lamine Yamal setelah lima menit. Dani Olmo mengoper bola kepada pemain muda itu di ruang kosong di sisi kanan kotak penalti dan dia melepaskan tembakan rendah. Tapi Emiliano Martinez berhasil menepisnya di tiang dekat.

Meskipun Spanyol mengendalikan permainan, pertandingan berlangsung ketat. La Roja kesulitan menemukan celah di pertahanan Argentina yang rapat dan penuh tekad. 

Menjelang akhir babak pertama, beberapa peluang muncul ketika Mikel Oyarzabal melepaskan tembakan ke arah Martinez dan Marc Cucurella melepaskan tembakan yang melenceng.