EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Penanganan Kritikal di Stress Area, SPAM Badan Pengusahaan Batam Upayakan Ini

On 12.26



Suplai air minum di Kota Batam berasal dari produksi air di 6 WTP yang tersebar di Pulau Batam, dengan total kapasitas yang terdistribusi saat ini  sebesar 3.430 lpd dari total kapasitas terpasangnya sebesar 3.610 lpd. 


Batam merupakan wilayah dengan kontur tanah yang tidak memiliki sumber mata air. Topografi permukaan juga memunculkan potensi relief ruang-ruang stress area.


Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Memet E. Rachmat mengatakan, stress area di Batam tersebar di wilayah timur sampai barat kota Batam yang artinya menyeluruh, hampir setiap kecamatan memiliki stress area. 


Stress area ini dikarenakan oleh kondisi topografi atau elevasi mengakibatkan tekanan tidak cukup untuk membawa air sampai ke titik tertentu pada elevasi yang tinggi, kapasitas jaringan pipa yang kurang,  kapasitas produksi air yang menurun disebabkan fluktuatif pada kondisi air di waduk dan WTP.


Lebih lanjut Memet mengatakan pelanggan yang berada di stress area  kurang lebih sebanyak 11.258 pelanggan atau sekitar 4%, dengan rata-rata durasi aliran < 8  jam.


Sementara jumlah pelanggan aktif saat ini berjumlah 297.358, dimana terjadi penambahan signifikan sebanyak 18.218 pelanggan terjadi dari akhir tahun  2020.


"Stress area ini disebabkan antara lain oleh kondisi topografi, kapasitas jaringan pipa yang  tidak memadai, kapasitas produksi yang tidak  mencukupi dan lainnya.  Ini yang menjadi concern kami. " kata Memet.


Salah satu contoh kondisi yang ia uraikan adalah pemenuhan kebutuhan air bersih yang belum maksimal bagi warga di Perumahan Putra Jaya, Tanjung Uncang.


"Sebagai ilustrasi kondisi disana, suplai airnya sampai dengan saat ini masih mendapatkan durasi suplai yang terbatas. Air hanya mengalir pada malam hari." ujar Memet.


Menurut pihaknya, masalah utama dari kondisi tersebut adalah keterbatasan air dari Instalasi jaringan pipa yang ada saat ini, kontur tanah dan area yang berada diujung pelayanan juga merupakan faktor yang mempengaruhi penerimaan kuantitas suplai air bersih perpipaan.


Saat ditanya perihal upaya yang telah dilakukan pihaknya, Memet mengatakan SPAM Batam telah melakukan upaya-upaya teknis untuk dapat memberikan penambahan waktu durasi suplai bagi warga di wilayah tersebut. 


"langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh tim teknis adalah melakukan pengaturan dan simulasi pengaturan suplai dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duriangkang, agar dapat menambah suplai ke area Tanjung Uncang serta aktifitas pengaturan suplai lainnya." sambung Tuty.


Paralel dengan pengaturan suplai ini, SPAM Batam terus mengoptimalkan penambahan pengiriman mobil tangki sebagai upaya paling memungkinkan untuk dilakukan untuk saat ini.


Selain itu langkah dan upaya percepatan juga akan dilakukan dengan segera yaitu pemasangan pipa jaringan ke area tersebut.


Sementara itu, ditemui di kesempatan yang berbeda, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait menyatakan pihak BP Batam telah menyiapkan berbagai perencanaan sebagai langkah-langkah kedepan mengantisipasi situasi kritikal pada stress area.


"Upaya terus dilakukan agar warga di stress area mendapatkan penambahan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari." kata wanita yang kerap disapa Tuty ini.


Selanjutnya, upaya lain yang segera akan terealisasi adalah penambahan kapasitas produksi di Instalasi Muka Kuning sebesar 350 L/S. 


Ditambah dengan pemasangan jaringan perpipaan menjadi terobosan jangka pendek-menengah guna menambah durasi suplai pada area ujung atau stress area.


"Kami terus optimalkan melakukan pengaturan jaringan perpipaan untuk menambah durasi aliran suplai air. Langkah jangka pendek, menengah dan jangka panjang kami sedang siapkan, untuk dapat memenuhi kebutuhan air yang optimal bagi masyarakat." Kata Tuty.


Solusi jangka menengah yang sedang disiapkan pihak BP Batam untuk dapat meningkatkan ketersediaan air di Kota Batam adalah membangun WTP 350 Lpd di Mukakuning yang akan membantu untuk mengurangi stress area di Batu Aji dan Batam Kota.


Perluasan daerah layanan WTP eksisting juga akan dilakukan seiring dengan bertambahnya WTP yang akan dibangun, sehingga semakin  optimal cakupan wilayah layanan dan meningkatkan jam pelayanan air menjadi 24 jam.


Selain itu peningkatan kinerja unit pengolahan juga tetap dilakukan agar produksi air maksimal, dan perkuatan pipa distribusi juga terus dilakukan,  sehingga stress area dapat diselesaikan.


"dengan langkah-langkah yang tengah kami upayakan, kami sangat berharap seluruh masyarakat dapat mendapatkan kebutuhannya akan air secara optimal. Kita harapkan rencana-rencana jangka menengah-panjang, dapat terlaksana sesuai target." Pungkas Tuty.

BP Batam Paparkan Pengembangan Instalasi Pengelolaan Air Limbah Domestik

On 21.53

Peserta workshop mempelajari sistem IPALD Batam.  Foto : ist


Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, Binsar Tambunan menghadiri Workshop Berbagi Pengetahuan dan Pengalaman Pengelolaan Air Limbah Domestik di Hotel Santika Batam.


Kegiatan ini diselenggarakan oleh Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) dengan tujuan untuk memperkuat kelembagaan pengolahan air limbah domestik. Hal ini juga diperlukan, untuk mendorong dan meningkatkan peran perusahaan air minum dalam rangka memperluas usaha pengelolaan air limbah domestik. 


Wakil Ketua Bidang Kemitraan Air Limbah Persatuan PERPAMSI, Sonny Salimi dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan langkah awal PERPAMSI dalam memperbaiki pengelolaan air minum dan sanitasi lingkungan. 


"Harapan kami, kegiatan ini sebagai ajang untuk mencari ilmu mengenai air limbah agar mendapatkan ide demi pengelolaan air yang lebih maju lagi," ujar Sonny, Kamis (27/10/2022). 


Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, Binsar Tambunan dalam kegiatan ini memaparkan pengembangan Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) di Batam. 


“Saat ini kita sedang tahap penyelesaian IPALD kapasitas 230 Liter/Detik untuk layanan pengelolaan air limbah di Batam Center dengan lokasi IPALD di Bengkong Sadai. Tahapan ini bertujuan untuk mengantisipasi pencemaran ke waduk duriangkang dan pantai teluk tering. Air limbah domestik tersebut kami olah dan salurkan kembali ke waduk atau secara bertahap akan di kembangkan menjadi sumber air industri,” ujar Binsar. 


Ia juga menyampaikan bahwa Kota Batam sebenarnya memiliki jaringan tersier yang baik sehingga peristiwa kehilangan air terbilang minim dan Batam merupakan salah satu yang terbaik diantara kota-kota lain di Indonesia. 


"Mencakup 80% pengembangan yang sistematis, kita terus mengembangkan beberapa sumber lainnya selain dari waduk-waduk yang sudah kita bangun. Hal ini harus dilakukan karena Kota Batam dengan jumlah 1,3 juta penduduk menghasilkan sekitar 70 persen air limbah, sehingga limbah sangat mencemari sumber air dan pantai yang ada di Batam", jelas Binsar. 


Penyiapan air bersih di Kota Batam terus digalakkan saat ini. Berbagai lingkungan juga dilaksanakan untuk menyetok pasokan air hingga tahun-tahun kedepan. 


Dalam kesempatan yang sama, General Manager Pengelola Lingkungan, Iyus Rusmana menyampaikan bahwa kekurangan air bersih merupakan salah satu permasalahan yang dialami Batam dan limbah domestik yang dominan mencemari lingkungan.


"Limbah domestik merupakan pakan bagi tumbuhan eceng gondok. Tumbuhan eceng gondok akan memenuhi dan memperkecil permukaan DAM. Hal ini harusnya dihindari mengingat fungsi DAM di Batam berbeda dengan daerah lain, bukan menjadi tempat penetralisir melainkan sebagai penampungan air yang dikonsumsi,” ujar Iyus. 


Hal ini menekankan bahwa pengelolaan air limbah harus sejalan dengan kebijakan sanitasi yang diwujudkan oleh peraturan pemerintah daerah. Perencanaan yang dilakukan harus efektif, efisien, berkelanjutan, dan terpadu. 


Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke Instalansi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Bengkong Sadai. 

Sekdako Dukung Inovasi Semenanjung, Pemko Batam Makin Transparan

On 19.41



BATAM - Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Batam, Jefridin mendukung pengunaan Sistem Evaluasi, Monitoring Perencanaan dan Kinerja Pembangunan Pemerintah Kota Batam (Semenanjung Batam)

Hal itu disampaikan Jefridin saat rapat sosialisasi penggunaan semenanjung Batam di Ruang Rapat Hangnadim Lt. IV Kantor Wali Kota Batam, Rabu (5/10).

Jefridin mengatakan Semenanjung Batam merupakan implementasi dari proyek perubahan Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Pembangunan Daerah (Bapelitbang) Kota Batam pada pelatihan kepemimpinan Nasional dengan modul yang dikembangkannya adalah e-DPA, e-SAKIP dan Log Frame.

"Untuk penggunaannya sudah diterbitkan melalui Peraturan Wali Kota Batam Nomor 174 Tahun 2022," katanya.

Jefridin juga menjelaskan semenanjung Batam dibuat untuk meningkatkan kualitas perencanaan, pengukuran kinerja perencanaan dan pelaporan kinerja Pemerintah Kota Batam, maka perlu dilakukan pengendalian dokumen perencanaan, monitoring dan evaluasi kinerja pembangunan.

Hal ini berpedoman kepada Permendagri Nomor 86 Tahun 2016 tentang Tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan serta tata cara evaluasi rancangan Peraturan daerah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD, dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).

"Dengan penggunaan sistem ini saya berharap, perangkat daerah  dapat memanfaatkan sebagai dasar dalam penyusunan kinerja serta alat kontrol dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya," harapannya.

Kemudian untuk pelaksanaannya perlu dukungan dari seluruh perangkat daerah untuk memasukkan data Perencanaan
Rencana Strategis (Restra) tahun 2021 sampai dengan 2026 dan Rencana Kerja (Renja) tahun 2022, sehingga data tersebut dapat dimanfaatkan untuk ketiga modul tersebut, nantinya akan diintegrasikan dengan e-government – emonev dan e-government – Sistem Evaluasi Perencanaan Pembangunan (SEPP) dan Satu Data Kota Batam yang dibangun dengan portal tersendiri, selanjutnya hanya akan dilakukan satu kali penginputan untuk dimanfaatkan dalam proses pengendalian dan evaluasi pelaksanaan kebijakan Pemko Batam.

"Untuk sistem ini pemanfaatan efektif digunakan pada tahun 2023," ujarnya.

Semenanjung Batam nantinya dapat diakses langsung oleh masyarakat sebagai bentuk pengawasan masyarakat kepada Pemko Batam dalam melaksanakan kebijakan perencanaan pembangunan, yang efektif.

"Semoga kehadiran Semenanjung Batam dapat di implementasikan dengan baik sehingga dapat memberikan solusi dalam mewujudkan perencanaan yang selaras, terintegrasi dan mendukung Visi Kota Batam," pungkasnya.m

BP Batam Bersama Kementerian ESDM Tinjau Ketahanan Energi Sektor Ketenagalistrikan di Batam

On 07.53

Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK BP Batam selaku Ketua Tim Teknis Kerja Sama Pengembangan PLTS Waduk KPBPBB, Irfan Syakir Widyasa



BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kementerian ESDM, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan PLN Batam melakukan peninjauan lapangan di Waduk Duriangkang dan Waduk Tembesi dalam rangka melihat ketahanan energi sektor ketenagalistrikan di Batam, Rabu (21/9/2022). 


Kunjungan tersebut untuk mendapatkan informasi terkait ketenagalistrikan seperti kecukupan pasokan dan jaringan listrik, rasio elektrifikasi, hingga rencana perkembangan pembangunan ketenagalistrikan energi terbarukan (PLTS) di Batam. 


“Mengenai kecukupan dan kebutuhan listrik di Batam, kita melihat dari rencana PLN Batam akan ada penambahan kapasitas dan pemindahan gardu ke Batam. Rencana jangka panjangnya yaitu interkoneksi Sumatera-Batam, jika investasi ini terealisasi maka ada tambahan sekitar 2000-3000 MW dan ini sangat besar,” kata Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK BP Batam selaku Ketua Tim Teknis Kerja Sama Pengembangan PLTS Waduk KPBPBB, Irfan Syakir Widyasa 


Irfan menyebutkan untuk pengembangan PLTS sendiri akan dikembangkan dengan skala besar dan sudah masuk proyek strategis nasional. BP Batam berharap di tahap pertama ini, paling tidak ada 40 MW di Waduk Tembesi dan 720 MW di Waduk Duriangkang. 


“Kedepan rencana kebutuhan di Batam banyak pengembangan besar, butuh dukungan listrik, seperti pengembangan di Rempang sesuai rencana induk, kebutuhannya bisa mencapai 2.000 MW.  Kemudian, data center di Nongsa, jika 11 data center sudah terealisasi maka membutuhkan 500 MW,” sebut Irfan.


“Mudah-mudahan dengan pertemuan ini apa yang kita rencanakan bisa sinkron dengan rencana PLN, ESDM dan didukung oleh seluruh pihak yang terkait,” harapnya.


Dalam kesempatan yang sama, Auditor Ahli Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Reinaldy Agung mengatakan peninjauan lapangan ini tindak lanjut dari rapat terbatas yang di pimpin Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada 20 Juni 2022 lalu, itu terkait antisipasi krisis pangan dan energi. 


“Kondisi global saat ini tidak menentu, sehingga menyebabkan harga komoditas dunia terus meningkat. Aspek ketersediaan utamanya sumber energi, di mana Batam sangat bergantung pada gas.  Kalau kita lihat dari sisi cadangan sendiri sebenarnya tidak sampai 20 tahun lagi gas kita akan habis. Jadi memang perubahan transformasi ke energi EBT itu sudah menjadi suatu ke niscayaan,” jelas Reinaldy. 


Ia pun meyakini kebutuhan listrik akan terus meningkat sesuai dengan pertumbuhan penduduk. “Sehingga langkah-langkah antisipasi segera harus dilakukan supaya tidak terlambat dalam memenuhi kebutuhan yang terus meningkat,” ujarnya. 


Analis Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Firdaus Pioneertha Ibo, menyampaikan pihaknya juga fokus kepada rasio elektrifikasi dan System Average Interruption Duration Index, System Average Interruption Frequency Index dimana terdapat kurang lebih 20 pulau yang masih belum dialiri listrik di Batam khususnya dan Kepri umumnya.


“Kedepan baik dari kebijakan dedisilesasi, konversi dari PLTD ke PLTS dan atau juga grip paket laut semoga bisa mendorong peningkatan rasio eletrikfikasi juga,” imbunya.


Sementara, EVP PPRM PLN Batam, Mohammad Arief Rachman menyatakan saat ini kondisi pelistrikan di Batam bisa dikatakan cukup, namun menurutnya Batam harus punya cadangan operasi minimal 20 persen.


“Tentu kita perlu dukungan dari pemerintah agar ada sumber pasokan gas dari sumber lain,” ucapnya.

Jefridin Sambut Antusias Proyek Eksplorasi Migas Belida NE dan Malong

On 17.10

PT Citra Tubindo Engineering (CTE), PT Timas Suplindo, dan PT Medco Energi Internasional memulai eksplorasi migas. Ft.humas


NONGSA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, mengatakan, Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mendorong bangkitnya investasi di wilayah ini.

Hal itu disampaikan Sekda mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat menghadiri Sail Away Ceremony Belida Extension Project di Citranusa Kabil Port Jetty, Jumat (23/9/2022).

Sekda Batam, menyampaikan, pihaknya menyambut baik pengerjaan proyek eksplorasi minyak dan gas (Migas) Belida North East (NE) dan Malong tersebut.

Untuk diketahui, proyek tersebut berjalan atas kolaborasi  PT Citra Tubindo Engineering (CTE), PT Timas Suplindo, dan PT Medco Energi Internasional.

"Semoga proyek dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Pengerjaannya pun memberikan nilai tambah untuk Batam, karena dikerjakan tenaga kerja Indonesia khususnya Batam. Ini merupakan proyek pertama," ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi acara tersebut yang merupakan momen pelepasan hasil karya anak bangsa. Atas nama Pemko Batam dan BP Batam selamat kepada kolaborasi perusahaan menghasilkan karya anak bangsa dan baru pertama kali.

"Pak Wali sangat mengapresiasi. Beliau juga sangat mendukung kemajuan investasi di Batam," katanya.

Terlepas dari itu, lanjut Jefridin, Wali Kota Batam yang juga sebagai Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berkomitmen mendukung investasi dengan terus membuka akses menuju kawasan industri. "Termasuk jalan menuju kawasan ini, Kabil," katanya.

Ia memandang dukungan pemerintah sangat penting dan diharapkan perusahaan juga terus mendukung program pemerintah, salah satunya menangani persoalan pengangguran.

"Seluruh proyek tentu mendukung tenaga kerja di Batam, mengurangi efek dari Covid-19 mudah-mudahan berjalan terus," katanya.

Jamin Keberlangsungan Sistem Elektronik, BP Batam Bentuk Tim Tanggap Insiden Siber CSIRT

On 19.13



BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi membentuk Tim Tanggap Insiden Siber atau Computer Security Incident Response Team (CSIRT) - BP Batam.


Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam Wahjoe Triwidijo Koentjoro dan disaksikan Plt. Deputi bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hasto Prastowo di Harris Hotel, Batam Centre, Senin, (12/9/2022).


"Tim ini merupakan komitmen BP Batam dengan BSSN dan menjadi konsen dari Kepala BP Batam," kata Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam Wahjoe Triwidijo Koentjoro usai peresmian.


Wahjoe menyebutkan, sebagian besar layanan publik seperti perizinan ataupun layanan Badan Usaha yang dikelola BP Batam telah menggunakan sistem elektronik atau digital.


Oleh karenanya, guna menjamin keberlangsungan sistem elektronik tersebut, pihaknya membentuk Tim CSIRT-BP Batam.


"Bagaimana kemudian tim siber BP Batam bisa menangani serangan siber agar menjamin pelayanan publik berbasis teknologi bisa tetap berjalan lancar," harapnya. 


Sementara Plt. Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN Hasto Prastowo mengapresiasi langkah BP Batam membentuk tim CSIRT-BP Batam. 


Menurutnya, langkah tersebut sebagai salah satu upaya dalam mengoptimalkan penanggulangan ancaman kejahatan siber yang marak terjadi.


"Dengan adanya tranformasi digital, dampaknya adalah permasalahan keamanan siber, untuk itu semuanya harus disiapkan dan diamankan," ujar Hasto. 


BSSN telah menerima berbagai laporan tentang serangan siber. Hal itu menunjukkan bahwa sasaran serangan siber tersebut semakin luas dan tidak terbatas mulai dari perorangan, perusahaan atau instansi swasta sampai dengan institusi pemerintahan. 


"Kita harus membentuk CSIRT di semua lini, BP Batam dapat menyampaikan kepada dunia industri untuk membentuk CSIRT, sifatnya kolaborasi ketika ada indikasi pengerusakan sistem, sudah bisa mendeteksi dan bekerja sama untuk menyelesaikan sehingga proses bisnis aman dan lancar," jelasnya. 


Senada, Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi BP Batam Sylvia J Malaihollo menambahkan bahwa isu dan ancaman serangan siber terhadap sistem elektronik saat ini terus meningkat dengan berbagai macam metode, teknik dan bentuk serangan. 


"Layanan insiden siber CSIRT - BP Batam saat ini ada web defacement, DDOS, phising dan malware," ungkapnya.


Ia meyakini dengan dukungan dari seluruh pihak terkait penanggulangan dan pemulihan terhadap sistem elektronik di BP Batam ketika insiden siber terjadi dapat teratasi. 


"Memang bicara soal serangan siber kita tidak dapat menduga, oleh karenanya BP Batam pro aktif melakukan koordinasi kepada BSSN dan belajar bagaimana melakukan manajemen insiden" bebernya.


Pembentukan Tim CSIRT-BP Batam sendiri telah sejalan sesuai amanat Peraturan Presiden nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Tim CSIRT diharapkan mampu menjawab tantangan keamanan siber di era tranformasi digital saat ini. 


Hadir dalam peresmian Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam Enoh Suharto Pranoto dan Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Pusat BSSN Marsekal Pertama TNI Yos Alfantino.

Resmikan Cyber Security Course, Kepala BP Batam Harap Keamanan Siber Semakin Baik

On 19.58



BATAM - Kepala BP Batam, Muhammad Rudi bersama Komisaris Utama Citra Mas Grup, Kris Wiluan; President Direktur PT. Taman Resor Internet, Michael Wiluan; Directur PT. Taman Resor Internet, Marco Bardelli; Education Counsellor with DESE-AusTrade, HanXiao Zhang; Komisaris Perdagangan, Investasi dan Pendidikan Victoria, Australia untuk Kawasan Asia Tenggara, Rebecca Hall; meresmikan Cyber Security Course Nongsa Digital Park di kawasan Nongsa Digital Park, Selasa (17/5/2022).


Kawasan Nongsa Digital Park dijadikan pusat teknologi dengan status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sejak 2020 lalu. Sejak dijadikan sebagai KEK, NDP memiliki keuntungan konektifitas broadband berkualitas tinggi dan mendunia. NDP saat ini  bekerja sama dengan salah satu perguruan tinggi ternama bidang teknologi di Melbourne, Australia yaitu Royal Melbourne Institute of Tecnology (RMIT) pada Cyber Security.


Komisaris Utama Citra Mas Grup, Kris Wiluan menjelaskan bahwa fasilitas pendidikan Cyber Security merupakan upaya akselerasi pembentukan talenta-talenta digital di bidang keamanan siber. Hal ini dilakukan karena pentingnya kebutuhan sumber daya manusia di bidang keamanan siber, namun lulusan dengan kompetensi keamanan siber masih sangat terbatas.


“Pada era digital saat ini perlunya kebutuhan akan ahli, pakar, maupun teknisi yang memiliki kompetensi di bidang keamanan siber. Perlu akselerasi melalui berbagai pelatihan maupun program untuk penyiapan talenta digital bidang keamanan siber,” ungkap Kris.


Lebih lanjut Kris menegaskan bahwa negara maju tidak hanya mengandalkan sumber daya alam saja, namun juga turut memikirkan dan mendidik sumber daya manusianya agar bersinergi membangun kotanya khususnya Batam agar lebih maju dan modern.


Pada kesempatan yang sama, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyambut baik fasilitas Cyber Security Course di Nongsa Digital Park. Muhammad Rudi memandang bahwa kompetensi di bidang keamanan siber sangat dibutuhkan di era digital saat ini. 


Muhammad Rudi menambahkan bahwa kondisi ini tentunya membutuhkan SDM yang berkompeten di bidang keamanan siber untuk menangkal dan mengatasi berbagai bentuk kejahatan di dunia maya.


“Maka era digital saat ini diperlukan adanya pengembangan Cyber Security  yang bertujuan untuk melindungi sebuah perangkat, jaringan, program, dan data dari segala macam serangan digital yang berbahaya,” jelas Muhammad Rudi.


Muhammad Rudi berharap kegiatan ini nantinya dapat menjadi jembatan peningkatan daya saing perekonomian daerah khususnya di Kota Batam serta dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam dunia IT khususnya di bidang Cyber Security.


Komisaris Perdagangan, Investasi dan Pendidikan Victoria, Australia untuk Kawasan Asia Tenggara  Rebecca Hall, menyambut baik terlaksananya program Cyber Security di Nongsa Digital Park. Ia melihat bahwa keamanan siber merupakan isu krusial di tengah perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang harus ditangkal dengan menguasai ilmu keamanannya.


“Kami sangat senang bahwa program tersebut akan di mulai hari ini dan kami dapat membantu mereka dalam pencapaian tersebut, salah satu hal terbaik dari proyek ini yaitu mencari solusi terbaik untuk mengantisipasi kejahatan dan serangan di era digital dengan mengikuti pelatihan keamanan cyber atau teknologi,” tutur Rebecca.


“Setelah mendapatkan ilmu diharapkan pelajar nantinya akan menjadi ahli di bidang IT  ataupun keamanan siber dan dapat menciptakan produk-produk berbasis IT yang lebih baik di Batam,” harap Rebecca.


Adapun Training course batch 1, dihadiri oleh 17 orang yang berasal dari BP Batam, Perusahaan Start up serta beberapa perusahaan swasta yang berada di Batam. Kemudian, untuk Batch ke- 2 program ini yang telah mendaftar sudah mencapai 22 orang. (mh)

Sempurnakan Layanan Digital, BP Batam Sederhanakan Link Website dan Perkuat Keamanan

On 11.25



BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan penyempurnaan layanan informasi digital dari berbagai platform yang dimiliki, salah satunya adalah penyempurnaan keamanan pada situs web bpbatam.go.id sebagai etalase informasi instansi.


Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, saat ditemui di sela-sela kesibukannya pada Selasa (17/05/2022) mengatakan bahwa saat ini situs web BP Batam telah menggunakan protokol internet yang aman yaitu Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS).


“HTTPS merupakan protokol komunikasi internet yang dapat melindungi data privasi antara pengguna internet dengan sebuah situs dan hal tersebut sudah kami terapkan di website BP Batam,” kata Ariastuty.


Melalui situs web BP Batam, pengunjung dapat menemukan berbagai informasi dari layanan yang terdapat di lingkungan BP Batam seperti profil BP Batam, sejarah Batam, rilis kegiatan, informasi terkait bandara Hang Nadim, pelabuhan di Batam, layanan fasilitas dan lingkungan, layanan RSBP, layanan SPAM, layanan pertanahan, layanan perizinan dan berbagai informasi menarik lainnya.


Untuk mencapai situs web BP Batam, sebelumnya para pengguna internet diharuskan mengetik alamat situs secara lengkap yaitu www.bpbatam.go.id. Namun dengan penyempurnaan protokol internet yang terus dikembangkan oleh Pusat Data dan Sistem Informasi BP Batam, saat ini pengunjung dapat langsung menuliskan bpbatam.go.id pada kolom alamat di mesin pencari untuk mencapai website BP Batam.


“Salah satu upaya peningkatan layanan digital melalui platform website terus kami kembangkan bersama tim dari PDSI BP Batam. Dulu pengunjung harus mengetik secara lengkap alamat website www.bpbatam.go.id, sekarang kami direct saja ke alamat bpbatam.go.id agar lebih simpel” tambah Ariastuty.


Dengan upaya peningkatan layanan ini, Ariastuty berharap agar pengunjung situs web BP Batam dapat lebih mudah dan nyaman ketika berkunjung ke website BP Batam.


“Harapan kami agar pengunjung dapat lebih mudah menjangkau website BP Batam setelah penyederhanaan URL ini serta tetap merasa aman dan nyaman atas privasi datanya ketika mengunjungi website BP Batam” tutup Ariastuty. (mi)

Mengenal Lebih Dekat SILH, Aplikasi Baru dari Diskominfo Batam

On 20.31



BATAM - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, menyelesaikan pembuatan aplikasi Sistem Informasi Lingkungan Hidup (SILH).


Dengan adanya SILH, maka perusahaan di Batam sudah lebih mudah melaporkan kegiatan perusahaannya yang berhubungan dengan lingkungan hidup.


Hal itu juga tertuang dalam Undang-undang nomor 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Undang-udang nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.


Aplikasi ini pun sudah diserahterimakan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Azril Apriansyah, kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Herman Rozie.


Serah terima tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara pada Jumat 22 April 2022 lalu di Kantor Wali Kota Batam.


"Sudah kita paparkan terkait aplikasi ini. Dan kami juga mengajak perusahaan di Kota Batam untuk bisa memanfaatkan aplikasi yang dapat di akses melalui website https://silh.batam.go.id," ujar Azril, Minggu (24/4/2022).


"Aplikasi ini salah satu sistem yang dibuat oleh Tim IT Diskominfo hasil kerjasama dengan DLH Kota Batam," tambahnya. 


Ia menegaskan, pihaknya akan terus mendukung semua OPD yang membuat inovasi demi mendorong kemudahan penyelenggaraan pelayanan publik.


"Diskominfo selalu siap membantu OPD apabila ingin berdiskusi dan membuat sistem yang dibutuhkan", ujarnya.


Sementara itu, Kepala DLH Kota Batam Herman Rozie, mengapresiasi hasil kerja sama pembangunan aplikasi SILH. Ia mengatakan, dengan aplikasi tersebut, pelaporan dari perusahaan lebih mudah.


"Kami akan melakukan verifikasi serta penilaian, jadi perusahaan harus menyampaikan laporan dengan benar dan jujur", tegasnya.


Usai serah terima,  acara dilanjutkan dengan Sosialisasi dan Bimbingan teknis pengunaan SILH yang diikuti seratus peserta perwakilan perusahaan di Kota Batam yang dipimpin oleh Didi Wahyudi selaku informasi lingkungan hidup dimana yang bertindak selaku narasumber adalah tim IT Diskominfo Kota Batam, yaitu Feiby Edwardi dan Rida Utami.

Pemko Batam Ajukan Tiga Usulan Baru Penjaringan Inovasi Daerah

On 04.00



BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menambah usulan baru penjaringan Inovasi Daerah Kota Batam di tahun ini. Usulan baru yang merupakan Inovasi Daerah di Kota Batam yakni, Kartu Pengobatan Penderita Hipertensi (KAPITASI), Sistem Mendaftar Online Elektronik (SIMOLEK) yang ada di RSUD Embung Fatimah dan layanan Pustaka Keliling yang merupakan layanan dari Dinas Perpustakaan Dan Arsip Daerah. 


Sekretaris Daerah Kota Batam, H. Jefridin yang memimpin rapat pagi itu mengungkapkan bahwa pengembangan Inovasi Daerah ini sangat penting.


“Pengembangan Inovasi Daerah ini hukumnya wajib. Kenapa wajib karena merupakan amanat Undang-undang. Diamankan dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Otonomi Daerah, amanat PP Nomor 38 Tahun 2017, itulah kenapa inovasi daerah itu penting,” jelasnya dalam acara rapat tentang Inovasi Daerah, Rabu (6/4) di ruang rapat Kantor Walikota.


Katanya, Pemko Batam terus menciptakan inovasi-inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dalam hal Pelayanan dasar publik, Kota Batam mendapat angka partisipasi murni dengan nilai 90 dengan angka minimal penilaian 79. Dengan capaian nilai tersebut, Pemko Batam mendapat Dana Insentif Daerah sebesar Rp9 miliar. Capaian lainnya yakni dengan nilai A atau 100 dalam hal penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Dari capaian tersebut Pemko Batam memperoleh Dana Insentif Daerah Rp5 miliar.


“Untuk yang belum tercapai dicari apa kendalanya dan jika perlu koordinasi ke pusat apa Langkah-langkah yang harus dilakukan agar kita dapat nilai yag baik,” paparnya.


Adapun dasar hukum makmal Inovasi Daerah Kota Batam  yakni, SE Nomor 07 Tahun 2022 Tentang Inovasi Daerah. Surat Keputusan Nomor 115 Tahun 2022 Tentang tahapan proses bisnis makmal inovasi daerah dan SK Nomor 116 tentang Tim Penyelenggaraan makmal inovasi daerah.

Diskominfo Batam Gelar Bimtek Bagi Service Desk Tingkat I OPD

On 07.41



BATAM - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam mengadakan Bimbingan Teknis bagi Service Desk Tingkat 1 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Batam pada Rabu (30/3/2022) di Aula Engku Hamidah Lantai 4 Kantor Wali Kota Batam. 


Acara ini dibuka oleh Kepala Diskominfo Kota Batam yang diwakili oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government, Tyas Satria Manggala dan dihadiri sebanyak 75 orang peserta dari 39 OPD se-kota Batam.


Tyas mengatakan Service Desk Tingkat 1 adalah staf atau unit di perangkat daerah yang memiliki tugas dan wewenang sebagai pihak pertama yang dihubungi pengguna layanan TIK (single point contact) untuk selanjutnya menyelesaikan masalah TIK di perangkat daerah pemilik layanan.


"Hal itu berdasarkan Peraturan Walikota Batam Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Lingkungan Pemerintahan Kota Batam," kata Tyas.


Dijelaskannya bahwa bimtek ini terbagi menjadi tiga sesi yang diisi oleh narasumber dari Diskominfo Kota Batam. Sesi yang pertama membahas sekilas tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Service Desk


"dipaparkan oleh Dodi Hamdani dan praktik penggunaan sistem tiket aduan yang dibimbing oleh Samsul Anwar," ujarnya.


Dilanjutkan dengan sesi kedua tentang email.batam.go.id dan pentingnya menjaga keamanan akun email resmi batam.go.id serta aturan-aturan terkait penggunaan email yang disampaikan oleh Irpan Syarif.


Menurutnya pentingnya peran Service Desk tingkat 1 bekerja sama dengan Service Desk tingkat 2 dalam menyelesaikan permasalahan layanan SPBE. 


Sesi kedua ditutup dengan praktik penggunaan email, sinkronisasi klien, pengaturan ulang sandi oleh Nadya Tri Ayunestina. 


"Email resmi batam.go.id diharapkan dapat digunakan secara maksimal di setiap dinas dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Batam," katannya.


Selanjutnya, sesi ketiga tentang troubleshooting jaringan disampaikan oleh Irpa Darojat. Penyampaian sesi ketiga berbeda dengan dua sesi sebelumnya, Irpa mengajak peserta bimtek untuk berpartisipasi dalam kuis tentang troubleshooting jaringan dengan tujuan untuk mendalami materi yang disampaikan.

Perkuat Kerjasama di Bidang Geospasial, BP Batam dan BIG Lakukan MoU

On 10.30



BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) perkuat kerja sama tentang Penyelenggaraan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Data dan Informasi Geospasial periode 2022 – 2025. 


Sebagai lembaga yang memiliki tugas dan fungsi dalam perumusan dan pengendalian kebijakan teknis di bidang informasi geospasial, BIG merupakan Lembaga Pemerintahan Non-Kementerian yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia.


Kerja Sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan Kepala BIG, Muh. Aris Marfai di Gedung IT Centre BP Batam pada Kamis (03/02/2022) pagi. 


Dalam sambutannya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyampaikan bahwa tujuan kerja sama tersebut untuk mengintegrasikan seluruh data baik yang ada di Kota Batam, Rempang, maupun Galang.


“Harapan kedepannya seluruh data perencanaan di Kota Batam, Rempang, dan Galang dapat terintegrasi agar kegiatan pembangunan hingga investasi dapat terealisasi dengan cepat," terang Muhammad Rudi.


Muhammad Rudi menjelaskan bahwa saat ini data merupakan menu utama dalam penyajian informasi sehingga harus disiapkan guna mempermudah akses informasi. Oleh karena itu, kolaborasi antara pihaknya yang memiliki Data Center dengan BIG selaku pihak yang berwenang dalam pengelolaan Data Geospasial diharapkan mampu terus terjalin untuk kemudahan akses informasi.


“Kerja sama antara BP Batam dengan BIG sangat dibutuhkan karena kita memiliki Data Centre sedangkan BIG memiliki informasi Data Geospasial guna membangun dan menyempurnakan Sistem Informasi dan Teknonologi di Kota Batam sehingga dapat terwujudnya Batam Satu Data,” imbuh Muhammad Rudi.


Pada kesempatan yang sama, Kepala BIG, Muh. Aris Marfai turut menyampaikan bahwa kerja sama dengan BP Batam merupakan suatu hal yang baik untuk terus dilanjutkan. Menurutnya, saat ini pembangunan di Kota Batam yang sedang bertumbuh pesat memerlukan data-data geospasial yang lengkap, di sisi lain BIG juga membutuhkan ruang penyimpanan data yang besar dan BP Batam memiliki ruang server yang memadai untuk mendukung kebutuhan tersebut.


“Langkah kerja sama dengan BP Batam merupakan hal yang sangat baik karena saat ini kebutuhan satu data yang terintegrasi sangat diperlukan untuk mendukung penyajian data spasial maupun data non spasial. Guna mendukung hal tersebut, BIG memerlukan ruang penyimpanan yang sangat besar dan salah satu yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut adalah IT Centre BP Batam,” pungkas Muh. Aris Marfai.


Setelah penandatanganan selesai, rombongan bersama Kepala BP Batam menyempatkan berkunjung ke Ruang Server Pusat Data dan Sistem Informasi BP Batam yang berada di Gedung IT Centre BP Batam.


Turut hadir mendampingi Kepala BP Batam, Anggota Bidang Kebijakan Strategis, Enoh Suharto Pranoto; Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi, Sylvia J. Malaihollo; Kepala Biro Umum, Budi Susilo; Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Moch. Nasrun; Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis, Fesly Abadi Paranoan; serta Direktur Infrastruktur Kawasan, Imam Bachroni. (mi)

JDIH Batam Satu-satunya yang Sudah Terdaftar di Kementerian Kominfo

On 13.22





BATAM - Sistem Aplikasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Pemko Batam, jdih.batam.go.id, menjadi yang Pertama di Kepri terdaftar di Sistem Elektronik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI.


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Azril Apriansyah, mengatakan, pihaknya berhasil mendaftarkan website Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kota Batam ke Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) milik Kemenkominfo RI.


"Pendaftaran Sistem Elektronik Pemerintah tersebut sudah dilakukan melalui website resmi https://pse.layanan.go.id/," ujar Azril, Selasa (25/1/2022).


Dalam prosesnya, pendaftaran memakan waktu sekitar dua minggu. Alur dalam mendaftarkan JDIH juga cukup panjang mulai dari penunjukan pejabat berwewenang, pendaftaran aplikasi hingga terdaftar di Sistem Elektronik Kemenkominfo RI.


"Selain itu proses pendaftaran aplikasinya sendiri juga cukup banyak mulai dari penginputan Data Umum, Profil Penyelengara dalam hal ini Bagian Hukum Setdako Batam, Perangkat yang digunakan, Tenaga Ahli, Tata Kelola, Help Desk hingga dokumen pendukung," ujarnya.


Adapun Pendaftaran Sistem Elektronik Instansi Penyelenggara Negara ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik dan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 10 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pendaftaran Sistem Elektronik Instansi Penyelenggara Negara.


"Website JDIH Pemko Batam termasuk kategori Website informasi publik yang menyampaikan informasi Produk Hukum Kota Batam, berita dan informasi kepada publik," kata Azril.

Modernisasi Bandara Hang Nadim, Rudi Ajak Masyarakat Siapkan Diri Manfaatkan Peluang

On 09.51



NONGSA - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi hadir langsung dalam kegiatan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Batubesar, Kecamatan Nongsa.


Dijelakan Rudi, pembangunan infrastruktur akan terus dilakukan hingga masa jabatannya berakhir tahun 2024 mendatang. Infrastruktur menjadi bagian penting untuk menggerakan ekonomi Kota Batanm.


"Karena kebetulan ini di Nongsa saya perlu sampaikan bahwa kita akan membangun Bandara Internasional Hang Nadim," kata Rudi, Kamis (20/1/2022).


Adapun beberapa pekerjaan di Bandara Internasional Hang Nadim di antaranya pembangunan terminal dua, revitalisasi terminall satu, cargo dan lainnya. Kemudian bandara ini juga akan dijadikan bandara yang modern.


Karena itu pihaknya berharap masyarakat di Batam dapat mempersiapkan diri mulai dari sekarang untuk dapat memanfaatkan peluang yang ada.


"Jangan sampai kita nanti hanya menjadi penonton," kata Rudi.


Selain bandara, Rudi juga mengatakan Pemko Batam dan juga BP Batam akan fokus terhadap peningkatan infrastruktur jalan, pengembangan Pelabuhan Batuampar dan proyek lainnya.


"Itu semua kita lakukan untuk kita bersama, untuk anak dan cucu kita," jelasnya.

Media Center Batam Raih Juara III Kategori Berita dari Kementerian Kominfo

On 20.06



JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memberikan penghargaan kepada media center daerah tingkat nasional 2020. Sebanyak 23 daerah dari empat ketegori menerima penghargaan.


"Alhamdulillah Media Center Batam mendapat juara III kategori berita dari 10 daerah juara," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam, Azril Apriansyah, Senin (27/12/2021).


Adapun daerah penerima pengharagaan ini untuk kategori berita, secara berurut yakni, Padang, Palangkaraya, Batam, Pekanbaru, Blora, Sumenep, Agam, Batang, Pariaman, dan Balangan.


Kemudian, untuk ketgori Provinsi yakni Riau, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, dan Sumatera Selatan. Selanjutnya, kategori Foto diraih Palangkaraya, Tidore Kepulauan, Banjar, Kalimantan Selatan, dan Batang.


Kategori terakhir, Foto Terbaik yakni Kabupaten Blora, disusul kabupaten Batang, dan terbaik III Kalimantan Selatan.


"Batam satu-satunya Media Center terbaik secara nasional dari Kepri," ujar Azril.


Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi capaian Media Center Batam. Ia mengatakan, keberadaan Media Center ditujukan untuk percepatan pengelolaan penyediaan dan penyebaran informasi. "Terutama informasi yang akan mencerdaskan, dan mencerahkan," ujarnya.


Ia menjelaskan Media Centre dapat berfungsi sebagai wahana diseminasi informasi publik, juga akan menjadi pertukaran informasi dan juga bisa berfungsi sebagai pelayanaan informasi dan komunikasi publik.


"Media Centre menjadi sarana penyebarluasan informasi yang berkaitan dengan program dan kebijakan pemerintah yang secara langsung dan tidak langsung berdampak kepada masyarakat,” jelasnya.


"Selamat bagi Media Center Batam, teruslah berkembang dan meraih prestasi," lanjut Wali Kota.

Peluncuran PIDI 4.0, Amsakar Harap Startup Batam Semakin Berdaya Saing

On 16.43



BATAM - Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri secara virtual dalam peluncuran Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI) 4.0 yang digelar di Jakarta, Kamis (2/12).


Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Erlangga Hatanto dan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.


"Substansinya adalah bagaimana agar industri digital kita terkoordinasi secara baik dalam sebuah pusat layanan," ucap Amsakar.


Lanjutnya, kegiatan ini juga untuk mendorong pertumbuhan atau produktivitas startup Indonesia, terkhusus Batam,  untuk lebih berdaya saing di kancah global. Sehingga memberikan nilai positif dan nilai ekonomi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.


"Menko Erlangga tadi mengatakan bahwa pusat industri digital indonesia ini merupakan media untuk menumbuh suburkan digitalisasi industri di era 4.0 ini," ucapnya.


Sederhananya, kata Amsakar, pusat digital ini diresmikan sebagai wadah bagi pelaku ekonomi digital mengembangkan diri.


Percepatan penerapan industri 4.0 bertujuan mendukung pertumbuhan perekonomian nasional dan memacu daya saing di kancah global. Hal ini ditandai dengan adanya peta jalan Making Indonesia 4.0 sebagai arah dan strategi Indonesia dalam merevitalisasi sektor industri manufaktur, sekaligus mewujudkan visi besarnya menjadi bagian dari 10 negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030.


"Sebagai wujud nyata mewujudkan penerapan Making Indonesia 4.0, Kementerian Perindustrian menginisiasi pembangunan PIDI 4.0," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Selasa (30/11).


Menperin menjelaskan, PIDI 4.0 merupakan solusi satu atap dalam percepatan transformasi industri 4.0 di Indonesia dan menjadi jendela Indonesia 4.0 untuk dunia. Saat ini, PIDI 4.0 dikelola oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin.


Berlokasi di Permata Hijau, Jakarta Selatan, Gedung PIDI 4.0 berdiri di atas lahan seluas 12.957 m2 dengan luas bangunan 17.600 m2. "Gedung PIDI 4.0 dirancang menerapkan konsep smart building sehingga pengelolaan gedung lebih efisien dan terkontrol terutama dalam segi keamanan, penggunaan energi, dan pemanfaatan fasilitas," katanya.


Merujuk pada konsepnya, PIDI 4.0 memiliki lima pilar atau layanan utama. Pertama, sebagai Showcase Center. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atau pelaku industri tentang pentingnya industri 4.0 dan menyajikan pengalaman nyata di sektor manufaktur dalam penerapan digitalisasi pada lini produksinya.


Kedua, menjadi Capability Center, yakni pusat pelatihan untuk meningkatkan keahlian kepada para tenaga kerja industri dan aparatur sipil negara (ASN) terkait implementasi industri 4.0.


Ketiga, sebagai Ecosystem for Industry 4.0 atau tempat kolaborasi pengembangan implementasi industri 4.0. Keempat, Delivery Center, tempat pendampingan industri dalam bertransformasi menuju industri 4.0.


Kelima, Engineering and AI Center yang membantu permasalahan industri dengan teknologi rekayasa dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Berkualitas dan Terpercaya, Pemko Batam Terapkan Srikandi

On 18.46



BATAM -  Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid, membuka kegiatan bimbingan teknis dan penerapan kebijakan penggunaan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi), Rabu (24/11/2021).


Ia menyampaikan, untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas serta  terpercaya diperlukan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Selain itu untuk meningkatkan keterpaduan dan efisiensi sistem pemerintahan berbasis elektronik juga diperlukan tata kelola dan manajemen sistem pemerintahan berbasis elektronik secara nasional, sebagaimana peraturan republik infonesia Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).


"Menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tersebut, Pemko Batam telah menerbitkan Perwako Nomor 40 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan SPBE di Lingkungan Pemko Batam," kata Jefridin.


Lanjut dia, Perwako ini mengatur tentang SPBE yang mampu  mengakselerasi pertumbuhan pembangunan sesuai dengan visi dan misi Kota Batam. Salah satunya memuat tentang pengembangan aplikasi umum yang ditujukan untuk memberikan layanan SPBE yang mendukung kegiatan pemerintahan di bidang kearsipan. Sejalan dengan hal tersebut, telah dilaunching aplikasi srikandi, aplikasi srikandi ini merupakan perpaduan dari praktik kearsipan dengan teknologi informasi dan komunikasi.


"Harapan dari penerapan aplikasi ini adalah proses adminstrasi tidak berbatas jarak dan waktu, artinya dimana pun dan kapan pun proses administrasi dapat dilakukan. Selain itu, penyimpanan arsip menjadi lebih efisien karena tersimpan secara elektronik menjadi basis data," katanya.


Jefridin menyampaikan arsip memiliki nilai yang penting karena merupakan bahan bukti resmi tentang penyelenggaraan administrasi pemerintahan dan kehidupan bernegara. Arsip sebagai sumber informasi, pusat ingatan dan bukti pertanggung jawaban terhadap generasi mendatang, arsip juga merupakan alat bukti yang sah di pengadilan, keberadaanya harus di selamatkan dan di kelola secara profesional sesuai dengan kaidah dan ketentuan yang berlaku.


"Untuk itu pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis penggunaan aplikasi Srikandi  di lingkungan Pemko Batam Tahun 2021 bagi para pengolah arsip kita sambut dengan baik.  Saya harap dapat menambah pengetahuan dan pemahaman tentang pengelolaan arsip dinamis," harap dia.


Lanjut dia, secara terintegrasi, pengetahuan, pemahaman dan keterampilan tentang pengolahan arsip melalui aplikasi ini sangat penting, sebagai salah satu upaya pemerintah daerah untuk menyelamatkan arsip negara.


Sebagaimana harapan Walikota Batam Muhammad Rudi, Jefridin berharap agar peserta dapat mengikuti kegiatan bimtek ini dengan serius. Sehingga peserta mendapatkan ilmu pengetahuan yang memadai tentang bagaimana menggunakan dan menerapkan aplikasi ini dengan baik dan benar.


"Kemudian,  peserta diharapkan dapat menerapkan penggunaan aplikasi ini di tempat tugas masing-masing," ucapnya.


Sementara itu kepada narasumber Jefridin menyampaikan amanah Walikota agar dapat memberikan bimbingan dan arahan yang maksimal dengan memberikan materi yang telah di tentukan sehinggan tujuan ini dapat tercapai. 


"Semoga penerapan aplikasi ini dapat berlangsung dengan cepat dan dapat dilakukan dengan mudah oleh unit kerja, serta membantu percepatan birokrasi dalam pelayanan cepat tepat serta bisa tercapai dengan baik," pungkasnya.

Amsakar Sambut Baik Batam Jadi Percontohan Pengembangan Bus Rapid Trans

On 13.08



BALOI - Wakil Wali Kota Batam,Amsakar Achmad menyambut baik terkait dengan rencana pengembangan Bus Rapid Transit (BRT).


Amsakar menjelaskan, sejak awal Kota Batam dikembangkan sebagai kawasan industri, perdagangan, investasi, alih kapal dan logistik.


Hal itu tentunya pembangunan ke depan harus didudukung oleh infrastruktur yang kompetitif. Sehingga benar-benar dapat menjadi kota terdepan di Indonesia bagian barat ini.


"Karena itu kami tentu sangat mengapresiasi dengan pengembangan  BRT di Batam ini," kata Amsakar, Rabu (24/11/2021).


Menurutnya, ini sejalan dengan apa yang dilakukan Pemko Batam saat ini dalam meningkatkan infrastruktur jalan. Baik itu jalan-jalan utama ataupun juga jalan pemukiman masyarakat.


"Pada skala makro kami fokus dalam peningitan jalan dan drainase, sedangkan mikro fokus terhadap infrastruktur di kelurahan," ujarnya.


Amsakar juga mengungkapkan sejak tahun 2004, Batam sebenarnya sudah menjadi pilot project transportasi bus. Hingga menjadi Trans Batam saat ini yang dikelola oleh unit khusus.


"Karena itu, FGD hari ini tentu kita harapkan ada manfaat yang baik dalam pengembangan BRT di Kota Batam ke depan," jelasnya.

GDS Holdings China Bangun Pusat Data di Kawasan Ekonomi Nongsa Batam

On 09.26



SHANGHAI - Global Data Solution (GDS) Holdings Limited, yang merupakan pengembang dan operator pusat data terkemuka di Shanghai, RRT, mengumumkan telah menandatangani perjanjian definitif untuk membeli lahan hijau yang akan digunakan untuk pembangunan pusat data di Nongsa Digital Park (NDP), pada Kawasan Ekonomi Khusus Nongsa (KEK Nongsa), Senin (15/11/2021). 


GDS holdings juga merupakan perusahaan publik dengan saham di Bursa New York (Nasdaq) yang bergerak di pengembangan dan pengoperasian Data Centre . Selain itu, GDS Holdings adalah penyedia layanan cloud yang  memungkinkan pelanggannya mengakses semua jaringan telekomunikasi utama serta cloud publik di RRT dan global.


Pembangunan yang direncanakan GDS Holdings mencakup dua gedung pusat data baru dengan total luas area sekitar 10.000 meter persegi dan total kapasitas daya TI sebesar 28 megawatt untuk mendukung dan mengoptimalkan kinerja pusat data. GDS berharap mendapatkan pasokan energi terbarukan untuk mendukung pusat data mereka.


Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) selaku lembaga pemerintah yang bertugas sebagai administrator KEK Nongsa menyambut baik kerja sama tersebut.  


Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, keputusan GDS Holdings untuk berinvestasi pada Pusat Data pertama mereka di KEK Nongsa menjadi bukti bagaimana Batam telah meningkatkan citra sebagai pelaku utama bagi Ekonomi Digital Indonesia.


Menurut Muhammad Rudi, pemberitahuan ini juga sejalan dengan visi Presiden RI, Joko Widodo, untuk menjadikan Batam sebagai “Jembatan Digital” yang menghubungkan Indonesia dengan Singapura dan dunia. 


KEK Nongsa sendiri diketahui telah menandatangani investasi dari GDS Holdings yang  akan membangun Data Centre di NDP secara bertahap. 


“Investasi yang diumumkan oleh GDS akan menciptakan peluang kerja berketerampilan tinggi bagi para pekerja lokal dan semakin mengukuhkan posisi KEK Nongsa sebagai salah satu regional hub paling menarik untuk investasi Digital dan TI,” ujar Muhammad Rudi. 


Dengan hadirnya GDS Holdings di KEK Nongsa, serta dukungan penuh dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Muhammad Rudi optimis Batam mampu mencapai target pembangunan dan pengembangan ekonomi yang telah ditetapkan sebelumnya. 


“Tentunya investasi ini akan menjadi salah satu kunci kesuksesan bagi Indonesia, khususnya Batam, untuk menjadi pionir pusat data center terkemuka di Asia Tenggara,” pungkas Muhammad Rudi.

Optimalkan Layanan Informasi, BP Batam Gelar FGD Pengelolaan Website

On 20.28



Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Optimalisasi Layanan Informasi Melalui Platform Digital”, Jumat (12/11/2021). 


Kegiatan ini dihelat di Ruang Pertemuan Harris Resort Barelang Batam, yang dihadiri para Person In Charge (PIC) Kehumasan yang juga bertindak sebagai pengelola website sub domain unit penghasil dan pelayanan publik di lingkungan BP Batam sebanyak 40 orang.  


Kegiatan ini juga  menghadirkan Muhammad Zuhri serta Bagustian Iskandar sebagai narasumber. 


FGD diawali dengan sambutan mewakili Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, yang disampaikan oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia BP Batam, Lilik Lujayanti.


Lilik mengatakan, pemanfaatan platform digital mampu menjembatani komunikasi dua arah antara instansi dan masyarakat dengan baik, efektif dan efisien. 


Penyampaian informasi yang efektif dan efisien tersebut tentunya tidak dapat dipisahkan dari kualitas SDM Kehumasan dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan dan pelayanan informasi secara daring guna mendukung pelayanan, penyajian, dan pengelolaan informasi.


“Tujuan dilaksanakannya FGD ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan serta wawasan SDM Kehumasan di lingkungan BP Batam mengenai peningkatan kualitas layanan informasi secara daring dan

penyajian konten digital yang menarik,” ujar Lilik. 


Ia berharap, melalui FGD ini, para PIC Kehumasan yang juga bertindak sebagai pengelola website sub domain di lingkungan BP Batam dapat menyajikan informasi yang aktual dan atraktif. 


Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengatakan, peran website dan media sosial di era digital dewasa ini sangat krusial, mengingat status BP Batam sebagai lembaga pemerintah yang kerap memberikan informasi seputar pelayanan publik. 


“Dari FGD ini kami simpulkan beberapa hal, diantaranya kebutuhan akan ketersediaan SDM dan kapabilitas masing-masing PIC unit kerja dalam pengelolaan website dan konten media sosial. Ini harus kita tingkatkan lagi,” ujar Ariastuty. 


FGD kemudian dilanjutkan dengan pemaparan oleh Muhammad Zuhri, tentang peningkatan kualitas layanan informasi secara daring. 


Sedangkan Bagustian Iskandar berkesempatan untuk memaparkan tips dan trik penyajian konten digital yang menarik. (rud)