EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Dukung Ekonomi Maritim, XL Luncurkan Aplikasi Nelayan mFish

[caption id="attachment_4485" align="alignright" width="290"]XL dan Tone luncurkan aplikasi untuk nelayan bernama mFish di Lombok. foto: istimewa XL dan Tone luncurkan aplikasi untuk nelayan bernama mFish di Lombok. foto: istimewa[/caption]

LOMBOK - PT XL Axiata Tbk (XL) akhirnya meluncurkan layanan aplikasi untuk membantu masyarakat nelayan terkait dengan program pembangunan ekonomi perikanan dan kelautan yang berkelanjutan.

 

Program tersebut adalah m-Fish, yaitu aplikasi berbasiskan teknologi selular yang akan membantu memaksimalkan produktivitas nelayan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem laut Indonesia.

 

XL mengenalkan program ini untuk pertama kalinya di Pantai Pondok Perasi Ampenan, Lombok, di hadapan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara, Wakil Gubernur Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Muh Amin dan Wakil Presiden Direktur XL, Dian Siswarini.
Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki sumber daya alam laut yang berlimpah. Kebetulan sekali, perhatian pemerintah pada sektor kelautan juga terus meningkat, termasuk pada masyarakat nelayan.

 

"Kami pun merasa perlu untuk ikut mendukung pembangunan di sektor ini melalui ranah teknologi informasi. Kami berharap, layanan dari aplikasi m-Fish ini akan bisa membantu masyarakat nelayan Indonesia dalam meningkatkan produktivitas, menjaga ekosistem wilayah tangkapan, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan kualitas hidup mereka,” kata Wakil Presiden Direktur XL, Dian Siswarini melalui siaran pers kepada kepriupdate.com.
Dian menambahkan, pada tahap awal, mFish masih berbasis pada sistem operasi Android dengan teknologi jaringan 3G, yang dapat diadaptasi ke jaringan 4G. Fitur pada aplikasi mFish ini menyediakan akses informasi yang dibutuhkan oleh para nelayan seperti kondisi prakiraan cuaca, info ketinggian pasang surut, peta permukaan laut secara lebih tepat dan akurat, lokasi pencarian ikan dan plankton, nilai komersial dari ikan yang akan ditangkap.

 

Secara real time, aplikasi ini mendapatan data dari NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) untuk mendeteksi data keberadaan plankton yang sekaligus bisa menjadi cara mendeteksi keberadaan ikan. Selain itu, mFish juga memiliki sejumlah fitur, antara lain e-wallet, panduan menjaga lingkungan, dan juga Social Media di dalamnya.
Sebagai langkah awal dan pilot project, untuk sementara lokasi penerapan mFish baru akan mencakup beberapa wilayah perikanan di Indonesia, yaitu antara lain Lombok, Karimun Jawa, Demak, serta Tegal. Dalam jangka waktu 6 bulan kemudian, Kendari di Sulawesi Tenggara juga akan menjadi tempat penerapan.

 

Selanjutnya, cakupan wilayah penerapan akan terus diperluas. Kepada masyarakat nelayan di daerah-daerah tersebut, XL akan memberikan perangkat khusus/kit kepada para nelayan berupa smartphone dengan aplikasi mFish yang telah diinstalasi, kartu perdana prabayar XL, paket data 1GB per bulan, solar charger, device charger,dan panduan aktivasi manual.
Dalam peluncuran program mFish ini, XL bekerjasama dengan Tone selaku perancang aplikasi mFish. Kerjasama ini bersifat eksklusif, karena dalam pilot program ini Tone bekerjasama hanya dengan XL sebagai mitra telekomunikasi di Indonesia. Selain itu juga ada NOAA dan GSMA dalam penyediaan data.

 

Dalam sosialisasi ke kalangan nelayan, XL dan Tone bekerjasama dengan sejumlah lembaga nirlaba bereputasi baik yang memiliki perhatian kepada para nelayan, seperti RARE, Yayasan MDPI (Masyarakat dan Perikanan Indonesia), dan LINI. (red)