BATAM

NASIONAL

EKONOMI

POLITIK

KARIMUN

Babak Baru Pengusutan 'Pemain' Mobil di Batam

 

BATAM - Letak geografis Kota Batam dengan negeri Singapura membuatnya jadi pusat penyelundupan mobil. Tidak sedikit para pemainnya kini sudah banyak duduk di kursi empuk.

 

Namun lemahnya penegakan hukum, para penyelundup mobil tersebut bisa dengan mudah bermain mata hingga lolos dari jerat hukum.

 

Tidak heran bila para pemain mobil bodong asal Singapura kini jadi miliarder. Dengan modal duit berlimpah tersebut, mereka dengan mudah duduk di kursi panas baik di ekseskutif (Pemko Batam) maupun legislatif (DPRD).

 

Lama tidak terdengar, aksi penyelundupan mobil kembali terdengar di Batam. Kali ini tanpa disengaja Direktorat Polair Mabes Polri menangkap dan mengamankan sebuah kapal tugboat berisi 4 unit mobil mewah asal Singapura, Sabtu (17/9/2016).

 

Kapal tugboat bermuatan mobil mewah tersebut berhasil disergap saat melintas di perairan Tanjunguncang. Saat itu kapal yang direncanakan merapat di Pelabuhan Rakyat Sagulung itu sedang kandas.

 

Informasi yang diperoleh, kapal boat Raider Polair Mabes Polri KP Bima sedang patroli melihat kapal kandas. Selanjutnya petugas merapat untuk membantu. Namun, dicek muatan kapal itu isinya 4 mobil. Rencananya mobil asal Singapura itu mau dibongkar di pelabuhan rakyat di Sagulung.

 

Terbongkarnya penyelundupan mobil mewah asal Singapura tersebut diharapkan menjadi momentum bagi aparat penegak hukum, untuk mengusut tuntas para pemain bisnis haram tersebut. Pasalnya Bareskrim Polri beberapa tahun silam sempat menangkapi ratusan mobil mewah eks Singapura di Batam akan tetapi tidak jelas juntrungannya.  (alfie)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *