EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Warga Batam Keluhkan Isi Gas Melon Tak Sesuai Takaran, Pengeluaran Kian Membengkak

 

BATAM - Para konsumen tabung gas 3 kg atau lebih dikenal gas melon di Kota Batam mengeluhkan isi yang tidak sesuai takaran.

 

Hal ini dialami Sun, warga MKGR Kelurahan Kibing Batuaji, saat akan memasak untuk menyiapkan makanan berbuka puasa, Selasa (13/6/2017) sore.

 

Ia mengaku sangat terkejut saat memasang regulator ke bibir tabung, menyusul gas yang tercantum hanya separuh.

 

"Padahal waktu beli di pangkalan lain saya tidak pernah ngalami kasus ini. Isi tabung full di regulator, tapi kenapa sekarang berkurang banyak sekali," ujarnya.

 

Wanita paruh baya ini meminta pemerintah dan pertamina agar mengecek stasiun pengisian gas yang mendistribusikan.

 

"Situasi ekonomi sulit, jangan sampai rakyat makin terjepit oleh oknum nakal pertamina," tuturnya.

 

Keluhan serupa juga dikatakan Yuli. Akibat is tabung gas melon yang berkurang tersebut membuat pengeluaran belanjanya makin membengkak.

 

"Biasa satu tabung bisa satu bulan, tapi sekarang harus beli dua kali. Ini kan makin membebani kami yang hidup pas-pasan," keluhnya.

 

Hingga berita ini diunggah pihak Pertamina Batam belum berhasil dikonfirmasi terkait kasus berkurangnya isi gas melon itu. (man)