EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Nuryanto: Postur APBD Batam 2021 Berimbang, Nilainya Mencapai Rp 2,9 Triliun



BATAM - Setelah melakukan pembahasan marathon atas ranperda tentang APBD Kota Batam tahun anggaran 2021, baik di tingkat komisi maupun badan anggaran, Ketua DPRD Nuryanto menyebutkan bahwa APBD 2021 disepakati sebesar Rp2.968.574.058.069 (2 trilyun 968 milyar 574 juta 058 ribu 069 rupiah), dengan rincian sebagai berikut: 

Pendapatan daerah sebesar Rp2.860.863.224.402 (2 trilyun 860 milyar 863 juta 224 ribu 402 rupiah), dengan rincian: 
pendapatan asli daerah: Rp1.432.991.908.451 (1 trilyun 432 milyar 991 juta 908 ribu 451 rupiah); pendapatan transfer: Rp1.318.855.115.948 (1 trilyun 318 milyar 855 juta 115 ribu 948 rupiah); lain-lain pendapatan daerah yang sah: Rp109.016.200.000 (109 milyar 16 juta 200 ribu rupiah).

Belanja
daerah sebesar Rp 2.968.574.058.069 (2 trilyun 968 milyar 574 juta 58 ribu 69 rupiah), terdiri dari: belanja tidak terduga: Rp87.000.000.000 (87 milyar).

Penerimaan pembiayaan: sisa lebih perhitungan anggaran daerah tahun sebelumnya: Rp107.710.833.667 (107 milyar 710 juta 833 ribu 667 rupiah). 

"Sehingga postur APBD Kota Batam tahun anggaran 2021 adalah berimbang," kata Nuryanto.

Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum mengatakan menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Badan Anggaran.

Dimana telah melaksanakan pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah atas rancangan Perda APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2021.

“Sehingga hari ini dapat diselesaikan sesuai dengan agenda dan jadwal yang telah ditetapkan,” kata Syamsul Jumat (27/11/2020) malam.

Selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur Kepulauan Riau untuk dievaluasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.  

Syamsul menegaskan bahwa Pemko Batam telah mengakomodir aspirasi yang telah disampaikan dan akan menindaklanjuti semua masukan yang disampaikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.