EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Tanggapi Baznas Batam Bedah Rumah Ketua RT 07 MKGR, Warga: Yang Terbakar Rumah Pak Moel



BATAM - Pengakuan Ketua RT 07 Perum MKGR kepada Salim, staf Baznas Batam, Sekcam Batuaji dan Seklur Kibing, perihal rumahnya terbakar sehingga jadi salah satu pertimbangan mendapatkan bantuan bedah rumah menjadi sorotan warga sekitar. 

Mereka sangat mengecam pengakuan tersebut lantaran tidak sesuai fakta. Pasalnya, rumah yang terbakar adalah milik warga lain di blok Sugandi C, dimana posisinya persis di belakang rumah ketua rt tersebut (Blok Sugandi B).

"Bukannya yang terbakar rumahnya pak Moel, pedagang sayur itu. Kapan rumah pak RT 07 terbakar?" tanya warga MKGR menyikapi press release Baznas Batam.

"Aneh. Kok berani-beraninya ngaku terbakar, nanti terbakar betulan rumahnya baru rasa," sesalnya.

Mantan Ketua RT ini pun mengungkapkan bahwa ketua RT 07 MKGR memang memiliki dua ruko, persis di samping rukonya yang direhab oleh Baznas Batam.

"Selama ini dia memang punya 2 ruko, yang terakhir dia beli dari Purnaji sekitar Rp70 jutaan," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, oknum RT di wilayah Kibing Batuaji dinilai kurang bermoral. Menyusul perangkat tersebut justru menikmati bantuan bedah rumah dari Baznas Batam sebesar Rp15 juta.

Kondisi tersebut jelas sangat melukai perasaan masyarakat miskin yang membutuhkan. Dimana rumah tinggal mereka sudah tak layak huni.

"Lain hal jika rumah pak RT itu gubuk reot, kita warga maklum. Tapi ini kan sekelilingnya masih banyak yang tak layak huni," ujar warga MKGR.

Polemik layak tidaknya seorang Ketua RT menerima jatah bantuan yang diperuntukkan untuk orang miskin, dalam hal ini bantuan bedah rumah oleh Baznas Kota Batam terus mendapat tanggapan dari berbagai kalangan masyarakat.

"Baznas kalau gak bisa kerja... Baiknya Bubar aja.. Itu uang Umat, baznas di beri kepercayaan oleh umat untuk menyalurkan sesuai fungsinya.. Kalau gak berkah artinya sia sia Umat memberikan Zakat yang harusnya di Terima orang yang layak menerimanya..." ujar netizen Batam.

"Semoga Allah memberikan Rezeki yang banyak buat BAZNAS Batam... Karena sudah membantu para Duafa yang layak di bantu..." 

"Pilkada curang tu biasa, sbb politik itu kepentingan. Tapi memilih target bedah rumah itu curang, itu biadab.. sbb sumber dananya dari uang Zakat," tulis netizen lainnya.

Menanggapi oknum Ketua RT 07 MKGR Kibing Batuaji Batam yang mengambil jatah orang miskin tersebut Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepri, punya jawaban tersendiri.

"Bagaimana prosedur Baznas Batam menyalurkan harta zakat. 

Sampai-sampai bisa RT dalam kategori orang mampu mendapat zakat, sementara orang miskin di lingkungannya tidak dapat. Coba dikoordinasikan ke baznas Batam," pinta Sekretaris Umum MUI Provinsi Kepulauan Riau H. Edi Safrani, Senin (1/3/2021).