EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Tunggu Pintu Masuk Indonesia Dibuka, Malaysia Jajaki Pariwisata Batam di Masa Pandemi



Konsulat Malaysia di Pekanbaru mengunjungi Batam untuk menjajaki sektor pariwisata di masa pandemi Covid-19. Saat ini, pelancong asal Malaysia terus menanti pintu masuk Indonesia dibuka.


"Kami menyambut baik rencana Indonesia membuka kunjungan wisatawan khususnya di Batam, Bintan, dan Bali," kata Konsul Malaysia di Pekanbaru, Wan Nurshima Wan Jason, belum lama ini.

Ia mengungkapkan, pemerintah Malaysia sudah membolehkan warganya untuk melakukan perjalanan wisata ke luar negeri. Ia mengaku, saat ini pelancong Malaysia berminat mengunjungi Indonesia, khususnya Batam, dengan mengikuti semua protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.


"Kami (Pemerintah Malaysia) sudah membolehkan liburan ke luar negeri. Karena Indonesia masih tutup, pelancong saat ini banyak berlibur ke New Zealand dan negara-negara di Eropa," katanya.


Ia berharap, negara tetangga, seperti Indonesia, kembali membuka pariwisata untuk Malaysia di masa pandemi Covid-19. Selama kunjungannya ke Batam, Konsulat Malaysia akan mengunjungi beberapa instansi seperti imigrasi hingga ke Bintan.


"Untuk memastikan semua aturan di Indonesia, maka kami datang dulu ke Batam untuk memastikan itu," kata dia.


Kunjungan Konsulat Malaysia itu diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, di Kantor Wali Kota Batam. Jefridin mengatakan, sesuai kebijakan pusat, Indonesia belum membuka diri untuk kunjungan wisatawan. Namun, dalam waktu dekat pembukaan pintu masuk akan dilakukan melalui kebijakan travel bubble.


Sebagai Pemerintah Daerah, kata Jefridin, pihaknya juga masih menunggu keputusan dari pusat. Sambil menunggu keputusan tersebut, Jefridin mengungkapkan, pihaknya terus berupaya menangani pandemi Covid-19.


"Data 3 November 2021, kasus Covid-19 di Batam sisa tiga orang saja dari total 25.824 kasus terkonfirmasi positif Covid-19," katanya.


Meski penanganan pandemi terus dilakukan, Batam juga terus bersolek untuk menyambut wisatawan mancanegara. Ia mengaku, melalui kebijakan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Batam bertekad kembali membangkitkan pariwisata Batam.


"Sekarang pembangunan terus dilakukan. Destinasi wisata terus dibenahi untuk menyambut wisatawan ke Batam," katanya.


Sektor pariwisata, katanya, menjadi andalan Batam dalam meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sehingga, pariwisata sangat penting dalam menunjang pembangunan Batam.


"Mudah-mudahan, Covid-19 segera berakhir dan pariwisata kembali bangkit," katanya.