EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Dewan Batam Minta Dinas Bina Marga Sumber Daya Air Bikin Drainase di Baloi Indah

DPRD Batam gelar RDP dengan warga Baloi Indah soal banjit di wilayah mereka yang sudah 7 tahun. Foto: Tgh/Kepriupdate


BATAM - Warga Baloi Indah, Kecamatan Lubukbaja, Batam mengadukan persoalan hidup yang mereka hadapi selama ini kepada wakilnya di DPRD Batam.

Ketua RT05/RW05, Ayang Ong mengatakan selama tujuh tahun terakhir, ribuan rumah warga di RW 005 dan RW 006 Baloi Indah mengalami banjir. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air diminta segera turun tangan mengatasi masalah ini.

"Sudah 7 tahun terakhir warga kami selalu resah dengan banjir yang melanda pemukimam setiap musim hujan. Penutupan saluran air akibat pembangunan sering menjadi penyebab banjir yang kerap menggenangi rumah-rumah warga," kata Ayang.

Ia berharap pemerintah dapat mengambil langkah cepat untuk memastikan masalah banjir di daerahnya dapat segera teratasi. Pasalnya bukan hanya air saja, lumpur, ranting dan pohon juga kerap menyerang kawasan mereka.

"Kami ke sini, agar kami dapat solusi yang konkret. Karena suara bapak-bapak dewan yang terhormat lebih di dengar ketimbang suara rakyat yang hanya diperlukan saat pemilu saja," tandasnya.

Ketua Komisi I DPRD Batam, Lik Khai yang merupakan konstituen dapilnya merasa terenyuh. Ia menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah untuk membangun Batam, namun juga menekankan perlunya proses pembangunan yang komprehensif dan mempertimbangkan dampaknya bagi masyarakat.

"Pada prinsipnya kita tidak bisa salahkan pengembang atau pemerintah. Kami dukung segala pembangunan di Batam. Untuk masalah banjir ini, pemerintah harus segera turunkan alat berat untuk membangun saluran," kata Lik Khai. (tgh)






Editor : Teguh