![]() |
| Para peserta training, pemateri, sponsor, pengurus HOB, Perwakilan Poltek Negeri Batam berfoto bersama di depan hanggar pesawat. |
BATAM - Pelatihan Transmisi Hybrid dan Dual Clutch Transmission (DCT) se-Sumatera yang digelar Himpunan Otomotif Batam (HOB) bekerjasama dengan Politeknik Negeri Batam, 26-27 September 2026 resmi ditutup.
Bambang Ermanto, Ketua HOB menyebut pada hari terakhir training, para peserta terlihat antusias mengikuti sesi praktik. Terlebih praktik dilakukan di kawasan hanggar, lokasi yang biasa digunakan mahasiswa Poltek Negeri Batam belajar mereparasi pesawat komersial.
"Alhamdulillah training Hybrid Transmission dan DCT, baik materi teori dan praktik berjalan lancar. Ke depan acara serupa akan terus dilaksanakan," ujar Bambang Ermanto.
Para peserta kompak meneriakkan training selanjutnya dilaksanakan di Provinsi Bangka Belitung. "Kalau begitu, sampai jumpa di Bangka Belitung," tegas Bambang.
Sebelumnya pada praktik pertama, mereka dibimbing langsung oleh pakar Ev dan Hybrid Transmission, Didi Istardi, Ph.D. Sesi ini menjelaskan sistem kerja sekaligus penanganan masalah transmisi mobil hybrid.
"Harapan kami para pemilik bengkel bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi otomotif. Setidaknya mampu memperbaiki kendaraan hybrid, dimana populasinya cukup pesat. Dan selangkah lagi menuju EV," ujar Didi Istardi yang juga pengajar di Poltek Negeri Batam.
Usai santap siang dan sholat, para peserta kembali bersemangat mengikuti praktik membongkar jeroan transmisi DCT mobil Ford Fiesta. Banyak dari peserta mengaku cukup awam dengan transmisi tersebut.
Ex Ford Batam, Rio Denny Fatresa, SP.d menjelaskan DCT merupakan transmisi dengan dua kopling yang menggerakkan dua kelompok roda gigi terpisah. Tiap kopling terhubung ke input shaft-nya sendiri, keduanya duduk pada satu sumbu.
"Secara mekanis DCT adalah transmisi manual - ada synchronizer, hub sleeve, dan shift fork - hanya saja pengoperasiannya elektronik, sehingga tenaga dan akselerasi lebih responsif," ujar Rio.
Rio berahap materi teori dan praktik DCT dapat mengubah mindset para pelaku bengkel untuk berani menangani mobil mobil bertansmisi DCT seperti merek Ford, VW dan banyak lainnya.
"Kalau biasanya bermain di konvensional harapannya mereka akan berani menangani mobil bertransmisi DCT. Tentu saja ini akan menjadi nilai plus bagi peserta training yang mana cuan pun akan bertambah," pungkas Rio, sekaligus Owner Bengkel Service Solution Abadi (Spesialis Ford di Batam).



