EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Luar Biasa, 9 Wakil Benua Afrika Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

On 11.49

Pemain Austria hanya bisa bengong melihat tendangan pemain Aljazait/TVRI


TEXAS - Aljazair melengkapi daftar 9 wakil Benua Afrika  yang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Negara leluhur Zinidine Zidane tersebut di laga pamungkas penyisihan grup mampu menahan imbang Austria, Minggu (28/6/2026) pagi. 

Duel Aljazair vs Austria berakhir dengan skor 3-3. Kondisi itu membuat Austria jadi runner up grup J dengan nilai empat poin, unggul selisih gol atas Aljazair.

Aljazair sendiri lolos sebagai salah satu tim peringkat tiga terbaik karena punya empat poin dan masuk ke zona delapan besar dalam klasemen peringkat tiga terbaik.

Masukya Aljazair ini melengkapi daftar 9 tim nasional Afrika yang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Di antaranya Maroko,  Pantai Gading, Ghana, Mesir, Afrika Selatan, Senegal, Kepulauan Verde, Congo dan Aljazair. Minus Tunisia yang tersingkir dari grup F.

Laga 32 besar Piala Dunia 2026 akan dimulai pada Minggu (28/6) waktu setempat atau Senin (29/6) dini hari WIB.


Berikut Daftar 32 Tim Negara Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

1. Meksiko
2. Swiss
3. Paraguay
4. Kanada
5. Brasil
6. Maroko
7. Amerika Serikat
8. Jerman
9. Prancis
10. Norwegia
11. Argentina
12. Kolombia
13. Afrika Selatan
14. Bosnia dan Herzegovina
15. Pantai Gading
16. Ekuador
17. Belanda
18. Jepang
19. Swedia
20. Australia
21. Spanyol
22. Cape Verde
23. Inggris
24. Ghana
25. Mesir
26. Portugal
27. Belgia
28. Kroasia
29. Senegal
30. RD Kongo
31. Austria
32. Aljazair (yos)

Gandeng BRIN, Badan Pengusahaan Batam Komitmen Jaga Ketahanan Sumber Daya Air

On 20.12

BRIN dan BP Batam jalin kerjasama/Agam


BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga ketahanan sumber daya air dan mendorong pengembangan industri berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tentang Pemanfaatan Riset dan Inovasi serta Pengkajian Pembangunan Batam Science and Technology Park di Gedung B.J. Habibie Jakarta belum lama ini.

Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi upaya penting untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan Batam ke depan, terutama dalam menjaga ketersediaan sumber daya air yang menjadi kebutuhan utama masyarakat dan dunia usaha.

Menurutnya, sebagai kawasan industri dan investasi yang terus berkembang, Batam membutuhkan dukungan riset dan inovasi agar pengelolaan sumber daya dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

“Kami tidak memiliki hutan maupun sungai. Pasokan air sepenuhnya bergantung pada air hujan yang ditampung di delapan waduk. Karena itu, inovasi, digitalisasi, dan pengelolaan daerah tangkapan air menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Dukungan riset dari BRIN akan sangat penting bagi keberlanjutan Batam,” kata Sudirman.

Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, R. Hendrian, mengatakan ruang lingkup kerja sama mencakup sejumlah isu strategis, mulai dari pengembangan Batam Science and Technology Park, pengelolaan energi dan sumber daya air, teknologi sirkular, industri maritim berkelanjutan hingga industri hijau.

“Kami berharap hasil riset dan inovasi BRIN dapat memberikan kontribusi nyata bagi Batam. Berbagai potensi yang ada harus diwujudkan menjadi solusi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun dunia industri,” ujarnya.

Direktur Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN, Asep Riswoko, menambahkan kolaborasi ini melibatkan tujuh riset dari lima pusat riset BRIN, serta tiga unit teknis dari BP Batam. Sebanyak, sepuluh aktivitas dari enam topik utama telah dirumuskan untuk dilaknakan dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, berdasarkan peta jalan yang telah disusun secara bertahap.

Seluruh aktivitas tersebut dirancang agar hasil riset dapat diimplementasikan secara langsung untuk mendukung pengembangan kawasan Batam.

“Kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal konkret dalam memperkuat peran riset bagi pembangunan kawasan strategis Batam,” katanya.

Sementara, Kepala BRIN, Arif Satria, menilai kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan antara hasil riset dan kebutuhan industri (valley of death).

“BRIN ingin menjadi think tank bagi pemerintah dengan membantu mengidentifikasi persoalan dan menawarkan solusi berbasis teknologi. Riset harus menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan industri dan masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini mampu menarik investasi yang lebih besar ke Batam,” imbuh Arif.

Melalui kolaborasi ini, BP Batam meyakini hasil riset dan inovasi dapat menjadi solusi konkret dalam memperkuat ketahanan sumber daya air, mendorong transformasi industri yang lebih hijau dan mendukung pertumbuhan investasi yang berkelanjutan.(gam)

Sekda Batam Buka Pelatihan Desain Kemasan, Dorong IKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

On 22.45

Sekdako Batam Firmansyah


BATAM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, membuka Pelatihan Desain Kemasan bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kota Batam, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam meningkatkan daya saing produk lokal melalui penguatan kualitas kemasan dan strategi branding yang lebih efektif.

Firmansyah menegaskan bahwa kemasan memiliki peran penting dalam menentukan daya tarik sebuah produk di mata konsumen. Menurutnya, konsumen saat ini tidak hanya membeli produk, tetapi juga membeli kualitas, kepercayaan, pengalaman, dan cerita yang melekat pada produk tersebut.

“Kemasan yang baik dapat meningkatkan nilai tambah produk, memperkuat identitas usaha, memperluas akses pasar, bahkan membuka peluang untuk menembus pasar nasional maupun global,” ujar Firmansyah.

Ia mengajak para pelaku IKM di Kota Batam untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, memanfaatkan teknologi digital, serta membangun branding yang kuat agar mampu bersaing di tengah perkembangan pasar yang semakin kompetitif.

“Kreativitas harus menjadi kekuatan utama dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin dinamis,” katanya.

Firmansyah juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam dalam mendukung pengembangan IKM melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, fasilitasi promosi, kemudahan perizinan, hingga perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

“Pemerintah Kota Batam akan terus hadir mendampingi pelaku usaha agar IKM dapat tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Riau yang telah memberikan dukungan melalui sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Ia juga menyambut baik sinergi dengan Bank Sumut melalui sosialisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gufron, melaporkan bahwa pelatihan tersebut diikuti oleh 200 pelaku IKM dan dilaksanakan selama satu hari.

Kegiatan ini mengusung tema “Upgrade Kemasan, Upgrade Penjualan: Bangun Branding Produk IKM Batam yang Lebih Kompetitif”.

Menurut Gufron, pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Thomas Anton Christian Tarigan dari Bank Sumut Cabang Batam, serta Bagustian Iskandar dan Meyani Kristina Ningrum yang membawakan materi terkait desain kemasan produk.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku IKM dapat meningkatkan kemampuan dalam merancang kemasan yang menarik, memiliki identitas yang kuat, serta mampu meningkatkan nilai jual produk di pasar yang semakin kompetitif. (muh)

Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat hingga Akhir Tahun 2026

On 17.51

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait


BATAM - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) memutuskan untuk menunda rencana pembongkaran lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Mega Legenda hingga Desember 2026.

Keputusan ini diambil guna memberikan tenggat waktu bagi para pedagang untuk bersiap secara mandiri sebelum kawasan tersebut disterilkan sepenuhnya pada Januari 2027.

Penundaan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, bersama perwakilan pedagang dan jajaran direktorat terkait di Batam, Senin (15/6/2026) di Marketing Center BP Batam.

Langkah ini menjadi titik tengah setelah para pedagang sempat menyuarakan keresahan terkait minimnya sosialisasi dan waktu relokasi.

Ariastuty Sirait menjelaskan bahwa penataan ini merupakan bagian dari visi bersama BP Batam dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk membenahi tata ruang kota.

Area yang saat ini ditempati oleh para pedagang UMKM merupakan jalur hijau atau Right of Way (ROW) Jalan 200, yang merupakan bagian dari Jalan Sudirman yang merupakan jalan protokol di Batam.

“Lokasi tersebut harus clean and clear dari seluruh kegiatan komersial. Kami mengakui ada pembiaran pemanfaatan lahan komersial di masa lalu, namun sekarang saatnya untuk ditertibkan. Melihat situasi di lapangan, BP Batam memutuskan untuk memberikan kelonggaran waktu hingga Desember 2026 agar warga bisa mencari tempat baru,” ujar Ariastuty.

Terkait kepastian tempat baru, Ariastuty menegaskan bahwa BP Batam tidak menyediakan lahan relokasi secara mandiri karena fokus pada pengosongan ROW jalan.

Kendati demikian, BP Batam berkomitmen untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam guna mencari solusi penempatan para pedagang.

Di sisi lain, perwakilan pedagang Mega Legenda, Sanai Setia Sihombing, menyambut baik kelonggaran waktu yang diberikan, meskipun sebelumnya pedagang sempat diresahkan oleh terbitnya Surat Peringatan (SP) 3 dan surat perintah pembongkaran tertanggal 11 Juni 2026 tanpa adanya dialog.

Menurut Sanai, pada prinsipnya pelaku UMKM di kawasan tersebut kooperatif dan bersedia untuk ditata maupun direlokasi. Hanya saja, mereka membutuhkan waktu dan biaya untuk melakukan pemindahan usaha.

“Kami mengapresiasi adanya ruang dialog ini. Kelonggaran waktu hingga akhir tahun sangat berarti bagi kami untuk mempersiapkan modal dan tempat baru, sekaligus mencegah terjadinya simpang siur informasi di kalangan pedagang,” kata Sanai.

Sementara itu, Kasubdit Pengamanan Lingkungan dan Hutan BP Batam, Tony Febri, mengingatkan agar masa tenggang ini dimanfaatkan dengan baik oleh para pedagang untuk melakukan pembongkaran secara mandiri.

Ia menegaskan, jika hingga batas waktu yang ditentukan area belum dikosongkan, tim Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam akan turun ke lapangan untuk melakukan penertiban secara tegas.

Surat pemberitahuan final dijadwalkan terbit pada akhir Desember 2026, dengan target seluruh kawasan ROW Jalan 200 Mega Legenda telah bersih dan tertata rapi pada Januari 2027.

Turut hadir dalam kegiatan, Tenaga Ahli Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, David Panjaitan; Tenaga Ahli Anggota/Deouti Bidang Infrastruktur, Evan Kriswandi; Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga, Sthefani Barlian; Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan, Mujiyono; Kepala Bagian Protokol dan Humas, Afthar Fallahziz; Kasubdit Pembangunan Jalan dan Jembatan, Himawan Putra; dan Kepala Seksi Pengukuran Lahan, Michael Hasiholan Hutapea. (RUD)

Jaga Stabilitas Iklim Investasi dan Industri, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas

On 21.09

Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Francis pimpin rapat penundaan tarif baru peti kemas/Humas


BATAM - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) memutuskan untuk menunda pemberlakuan penyesuaian tarif layanan peti kemas di Pelabuhan Batam sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut. Langkah strategis ini diambil guna menjaga stabilitas iklim investasi, industri, dan perdagangan di kawasan khusus tersebut.


Keputusan tersebut diambil atas arahan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Candra, setelah mendengar masukan dunia usaha serta mempertimbangkan pentingnya menjaga daya saing Batam sebagai kawasan investasi, industri, dan perdagangan.

Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Francis menegaskan, penundaan ini bukan mengabaikan modernisasi layanan kepelabuhanan melainkan langkah ini diambil agar implementasi kebijakan tarif ke depan dapat berjalan lebih terukur, transparan, dan memberikan nilai tambah yang konkret bagi para pengguna jasa.

“BP Batam ingin memastikan bahwa modernisasi tarif harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas layanan. Setiap penyesuaian biaya wajib dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, proporsional, dan berdampak langsung pada efisiensi di lapangan,” ujar Fary dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/6/2026).

Menurut Fary, daya tarik investasi Batam saat ini berada pada momentum positif yang harus dipertahankan. Daya saing Batam tidak hanya bertumpu pada lokasi yang strategis, insentif fiskal, atau kemudahan perizinan, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh prediktabilitas dan efisiensi biaya logistik.

BP Batam menilai bahwa biaya logistik merupakan salah satu variabel penting dalam keputusan investasi.

Beban biaya yang ditanggung pelaku usaha tidak hanya bersumber dari satu komponen tarif resmi, tetapi akumulasi dari layanan terminal, jasa forwarding, pengangkutan (trucking), pengurusan dokumen, biaya sewa gudang (storage), hingga biaya keterlambatan seperti demurrage dan detention.

“Oleh karena itu, fokus kita tidak sekadar melihat besaran tarif resmi, tetapi bagaimana struktur biaya tersebut didistribusikan dari hulu ke hilir. Jangan sampai ada pembebanan tersembunyi yang tidak proporsional dan memberatkan pengguna jasa,” kata Fary menambahkan.

Kebijakan responsif BP Batam ini mendapat respons positif dari komunitas bisnis lokal.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid menilai, penundaan ini membuktikan pemerintah daerah peka terhadap kondisi riil pelaku usaha yang tengah menghadapi tekanan ekonomi global, mulai dari fluktuasi nilai tukar hingga kenaikan harga bahan baku dan energi.

“Penundaan ini menjadi angin segar yang dapat meringankan beban operasional dunia usaha. Daya saing Batam wajib kita jaga bersama, salah satunya melalui efisiensi biaya logistik agar realisasi investasi baru terus bertumbuh,” tutur Rafki.

Ke depan, BP Batam berkomitmen untuk membuka ruang dialog yang lebih intensif dengan operator terminal, asosiasi penasihat hukum/usaha, perusahaan forwarder, serta pengguna jasa.

Evaluasi kebijakan tarif nantinya akan berbasis pada data yang akurat dan dikaitkan langsung dengan standar pelayanan minimal (service level agreement) yang terukur.

“Tujuan besar kita adalah membangun Batam yang jauh lebih maju dan berdaya saing tinggi. Pelabuhan harus berfungsi sebagai motor penggerak investasi, bukan justru menjadi sumber ketidakpastian biaya bagi dunia usaha,” pungkas Fary.

Turut hadir dalam kegiatan, Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad dan Anggota Bidang Pengusahaan, Denny Tondano beserta jajaran.(tar)

Beberkan Berbagai Keunggulan Kompetitif, BP Batam Sambut Minat Investasi Bakrie Group

On 16.12

 

Ardi Bakrie dan tim kunjungi Kantor BP Batam untuk jajaki investasi/Dipa

BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan Bakrie Group melalui PT Bakrie & Brothers Tbk, Senin (8/6/2026).

Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik minat Bakrie Group melakukan pengembangan usaha dan berinvestasi di Batam.

“Kami sangat senang melihat ketertarikan Bakrie Group terhadap perkembangan Batam hari ini. Semoga pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk bisa berkolaborasi dalam menghadirkan investasi yang mampu berdampak bagi ekonomi Batam,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dendi memaparkan berbagai keunggulan kompetitif Batam sebagai kawasan investasi unggulan Indonesia.

Selain letaknya yang berada di jalur perdagangan internasional, lanjut Dendi, pertumbuhan Batam juga didukung oleh infrastruktur industri yang terus berkembang, konektivitas pelabuhan internasional, serta ekosistem investasi yang semakin matang.

Di samping itu, ia juga menjelaskan berbagai potensi investasi strategis yang dimiliki Batam, khususnya pada sektor energi baru dan terbarukan (EBT) yang saat ini menjadi salah satu fokus pengembangan ekonomi nasional.

Terlebih perkembangan investasi di Batam saat ini menunjukkan kondisi yang sehat. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tumbuh secara beriringan, bahkan PMDN mulai menunjukkan peran yang semakin besar sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah.

“Bakrie Group berminat pada rencana investasi di sektor energi. Dan pertemuan kali ini menjadi bagian penting untuk memperkenalkan potensi strategis Batam di sektor tersebut kepada mereka,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Bakrie Group, Anindra Ardiansyah Bakrie, menyampaikan ketertarikan perusahaannya untuk menjajaki peluang investasi di Batam. Selain melihat potensi sektor energi, pihaknya juga menaruh perhatian terhadap keberadaan tiga pelabuhan internasional yang dinilai memiliki nilai strategis dalam mendukung pengembangan bisnis dan konektivitas kawasan.

“Bakrie Group memiliki ketertarikan untuk menjajaki peluang investasi di Batam, khususnya pada sektor energi. Kami berharap komunikasi dan koordinasi yang baik dengan BP Batam dapat membuka ruang kolaborasi yang mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Batam maupun nasional,” ujar Ardi Bakrie, yang menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Bakrie & Brothers Tbk.

Tidak hanya PT Bakrie & Brothers Tbk, pertemuan ini turut dihadiri oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepri, Mustava dan tim. Kehadiran Kadin sekaligus mempererat hubungan kerja sama dalam menghadirkan investor yang siap berinvestasi di Batam. (dn)

Timnas U-19 Langsung Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026 Usai Bekuk Timnas Nguyen

On 07.32

Pemain Timnas U19 berhasil bungkam Timnas Nguyen 2-1 / bola.com


MEDAN - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, puas dengan perkembangan yang ditunjukkan anak asuhnya. Menurut dia, performa tim terus mengalami peningkatan dari tiga laga yang dimainkan.


Terbukti anak asuhnya itu berhasil mengamankan tiket semifinal Piala AFF U-19 2026 setelah menekuk Vietnam U-19 / Timnas Nguyen dengan skor 2-1 pada laga terakhir Grup A di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Minggu (7/6/2026) malam WIB.


Kemenangan ini memastikan Garuda Muda keluar sebagai juara grup dengan raihan sembilan poin dari tiga pertandingan. Hasil itu sekaligus memperpanjang tren positif Putu Panji dkk. sepanjang babak penyisihan.


"Yang pertama, di luar kemenangan hari ini tapi sekali lagi saya senang pemain punya progres yang baik dari pertandingan pertama, kedua, dan ketiga," ujar Nova dalam sesi flash interview seusai laga.


"Saya lihat seperti biasa, kita hadapi Vietnam pasti secara atmosfer, secara emosi yang berbeda, dan saya bersyukur pemain bisa tampil maksimal pada malam ini," sambungnya.


Dalam laga ini, Timnas Indonesia U-19 sempat dibuat kesulitan usai lawan menyamakan kedudukan via Nguyen Quoc Khanh pada menit ke-73. Garuda Muda unggul lebih dulu lewat gol Reno Salampessy di menit ke-22.


Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Tim Merah-Putih mendapatkan hadiah penalti pada masa injury time. Evandra Florasta yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa Timnas Indonesia U-19 menang 2-1.


Nova menilai keberhasilan tim meraih tiga poin tidak lepas dari kekuatan mental para pemain. Ia melihat penggawa Garuda Muda tetap tenang dan terus berjuang meski sempat kehilangan keunggulan.


"Saya lihat secara mental pemain sangat kuat. Di saat tim kita seri, bagaimana pemain bisa berjuang secara maksimal dan akhirnya kita mendapatkan penalti. Saya bersyukur kami mendapat peluang itu dan bisa menjadi gol," katanya.(bola.com)

Terima Audiensi Pengurus PMII, Ariastuty Sirait: Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam

On 07.15

PMII Batam sambangi BP Batam bahas isu pembangunan. Foto/Dipa


BATAM - BP Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menerima audiensi pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Batam, Jumat (5/6/2026).


Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan progres pembangunan Kota Batam, mulai dari pelayanan air bersih, pengelolaan sampah, penanganan banjir, penyerapan tenaga kerja lokal, hingga pembangunan infrastruktur.


Ariastuty menegaskan bahwa BP Batam selalu membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi mahasiswa, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pembangunan daerah.


“Diskusi bersama perwakilan mahasiswa ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi yang baik dalam mendukung progres pembangunan Batam,” ujar Tuty, panggilan akrabnya.


Menanggapi berbagai masukan dalam audiensi ini, Ariastuty menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian mahasiswa terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, partisipasi aktif generasi muda merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.


Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan berbagai langkah BP Batam dalam mempercepat penanganan air bersih, pengendalian banjir, serta dukungan terhadap peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat Batam.


Salah satu upaya dalam penanganan persoalan air adalah dengan mempercepat pembangunan jaringan distribusi air di sejumlah wilayah guna mengatasi persoalan tekanan air rendah atau stress area yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.


Berkaitan dengan penanganan banjir, Ariastuty menyampaikan bahwa berbagai pekerjaan perbaikan dan normalisasi drainase terus dilakukan di sejumlah lokasi yang selama ini menjadi titik genangan. Penanganan banjir, menurutnya, memerlukan proses bertahap dan dukungan seluruh pemangku kepentingan agar solusi yang dihasilkan dapat berjalan secara efektif.


“Kami berharap diskusi ini juga dapat memperluas wawasan serta memperkuat peran mahasiswa sebagai mitra pembangunan,” pesannya. (dn)

KONI dan Dispora Batam Studi Banding ke KONI DKI Jakarta, Pelajari Pengadaan Barang dan Jasa serta Pengelolaan Dana Hibah

On 14.31

Rombongan KONI Batam disambut Ketua KONI DKI Jakarta


JAKARTA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batam bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Batam terus menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola olahraga yang profesional dan berorientasi prestasi. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui kunjungan studi banding ke KONI Provinsi DKI Jakarta.

Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari berbagai praktik terbaik yang telah diterapkan KONI DKI Jakarta, mulai dari pengelolaan organisasi, mekanisme pengadaan barang dan jasa, pengelolaan dana hibah, hingga sistem pembinaan atlet yang modern, transparan, dan akuntabel.

Rombongan Batam dipimpin oleh Ketua Umum KONI Kota Batam, Rani Rafitriyani, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam, Zulkarnain, Wakil Ketua KONI Batam Rinaldi Samjaya, serta jajaran pengurus KONI lainnya. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta, Aminullah, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Andri, beserta jajaran pengurus KONI DKI Jakarta.

Dalam sesi diskusi yang berlangsung hangat dan penuh keterbukaan, berbagai isu strategis menjadi pembahasan utama. Salah satunya terkait penerapan sistem transaksi non-tunai yang saat ini tengah didorong Pemerintah Kota Batam pada seluruh organisasi penerima dukungan anggaran daerah.

Wakil Ketua KONI Kota Batam, Rinaldi Samjaya, mengatakan pihaknya ingin mendapatkan gambaran secara langsung mengenai penerapan sistem pembayaran non-tunai yang telah dijalankan KONI DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola organisasi yang semakin baik.

"Kami ingin belajar dari pengalaman KONI DKI Jakarta dalam menerapkan sistem pembayaran non-tunai serta berbagai mekanisme pengelolaan organisasi yang telah berjalan dengan baik. Hal ini penting untuk mendukung terciptanya tata kelola olahraga yang lebih transparan, profesional, dan akuntabel di Kota Batam," ujar Rinaldi yang juga sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Riau.

Selain membahas sistem keuangan, rombongan Batam juga menggali informasi mengenai pola hubungan kerja antara KONI dan Dispora dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi. Diskusi turut mencakup mekanisme pengelolaan dana hibah, regulasi yang mengatur penyalurannya, hingga sistem pengawasan terhadap penggunaan anggaran yang diterima organisasi olahraga.

Menurut Rinaldi, aspek pengelolaan dana hibah menjadi perhatian penting mengingat tingginya tuntutan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran publik.

"Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan dana hibah dapat berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi pembinaan atlet serta kemajuan olahraga daerah," katanya.

Menanggapi berbagai pertanyaan tersebut, Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta, Aminullah, menjelaskan bahwa seluruh program dan penggunaan anggaran di lingkungan KONI DKI Jakarta selalu mengacu pada regulasi yang berlaku dengan menjunjung tinggi prinsip tata kelola yang baik.

Ia mencontohkan proses pengadaan kendaraan operasional yang pernah dilakukan pada periode sebelumnya. Seluruh tahapan dilaksanakan secara terbuka dan sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa yang berlaku.

"Kami memastikan setiap proses pengadaan dilakukan secara profesional dengan melibatkan tenaga yang memiliki kompetensi dan sertifikasi di bidangnya. Dengan demikian, seluruh tahapan dapat dipertanggungjawabkan serta memenuhi prinsip transparansi dan akuntabilitas," jelas Aminullah.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengurus KONI tidak terlibat dalam aspek teknis pengadaan sehingga independensi dan objektivitas proses tetap terjaga.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI DKI Jakarta, Andri, memaparkan bahwa seluruh program pembinaan atlet di DKI Jakarta disusun melalui mekanisme usulan dari cabang olahraga atau pendekatan bottom-up.

Menurutnya, setiap cabang olahraga diberikan kesempatan untuk menyampaikan kebutuhan program dan anggaran yang kemudian diverifikasi berdasarkan prioritas pembinaan serta kemampuan anggaran yang tersedia.

"Komunikasi yang baik antara KONI, cabang olahraga, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menyusun program pembinaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan," ujarnya.

Usai sesi diskusi, rombongan KONI dan Dispora Kota Batam berkesempatan meninjau sejumlah fasilitas unggulan yang dimiliki KONI DKI Jakarta. Mulai dari studio broadcasting, pusat pengelolaan media sosial, pusat kebugaran atlet, klinik kesehatan dan layanan kesehatan gigi, ruang layanan psikologi olahraga, hingga ruang Humas dan Sahabat Pers.

Fasilitas tersebut dinilai menjadi salah satu kekuatan KONI DKI Jakarta dalam mendukung pembinaan atlet secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi fisik dan teknik olahraga, tetapi juga kesehatan, mental, serta publikasi prestasi atlet.

Ketua Umum KONI Kota Batam, Rani Rafitriyani, mengapresiasi sistem pengelolaan dan fasilitas yang dimiliki KONI DKI Jakarta. Menurutnya, banyak hal yang dapat dijadikan referensi untuk mendukung kemajuan olahraga prestasi di Kota Batam.

"Kunjungan ini memberikan banyak wawasan dan pengalaman berharga bagi kami. Berbagai inovasi yang diterapkan KONI DKI Jakarta dapat menjadi inspirasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet serta memperkuat tata kelola organisasi olahraga di Batam," ujar Rani.

Melalui studi banding ini, KONI dan Dispora Kota Batam berharap dapat mengadopsi berbagai praktik terbaik yang relevan dengan kebutuhan daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem pembinaan olahraga, meningkatkan prestasi atlet, sekaligus mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Kunjungan ini juga menjadi simbol semakin eratnya sinergi antarlembaga olahraga daerah dalam membangun ekosistem olahraga nasional yang maju dan berdaya saing, menuju Indonesia yang semakin berprestasi di berbagai ajang olahraga.(*)

Li Claudia: Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Batam Penggerak Ekonomi Kawasan

On 20.14

 

Plh. Kepala BP Batam, Li Claudia 

BATAM - Kinerja ekonomi Batam menunjukkan tren akselerasi yang kuat. Hal ini tercermin dari lonjakan kinerja ekspor dan aktivitas logistik serta realisasi investasi yang tetap solid di pasar global.

 
Setelah sebelumnya BP Batam mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun. Dimana, angka tersebut tumbuh 102,85 persen secara tahunan (year-on-year) dan meningkat 68,92 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter).

 
Kini, kinerja logistik dari layanan direct call internasional di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan.
Data operasional Batu Ampar Container Terminal menunjukan, jumlah direct call internasional pada Januari – Mei 2026 mencapai 106 call meningkat 212% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatatkan 34 call.

 
Volume peti kemas yang dilayani melalui layanan pelayaran langsung internasional (direct call) tercatat mencapai 58.237 TEUs pada periode Januari-Mei 2026, meningkat 125 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 25.904 TEUs.

 
Capaian tersebut menyumbang 24 persen dari total volume peti kemas internasional yang ditangani pada periode yang sama, sekaligus mencerminkan semakin kuatnya peran TPK Batu Ampar sebagai gerbang perdagangan internasional serta berkurangnya ketergantungan terhadap skema transshipment melalui pelabuhan di negara tetangga.

 
Sementara, kinerja ekspor Batam juga membuka tahun 2026 dengan sinyal positif di pasar global. Amerika Serikat kembali menjadi motor utama dengan lonjakan ekspor sebesar 30,71 persen atau mencapai USD 860,32 juta pada periode Januari hingga Februari 2026.
Singapura menempati posisi kedua dengan nilai ekspor sebesar USD 704,47 juta atau tumbuh 4,52 persen. India mencatat lonjakan tertinggi dengan pertumbuhan mencapai 410,23 persen atau sebesar USD 344,67 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

 
Kinerja positif juga terlihat di sejumlah negara lain. Ekspor ke Tiongkok naik 49,63 persen menjadi USD 265,55 juta, Jerman tumbuh 65,36 persen menjadi USD 44,90 juta, serta Filipina melonjak hingga USD 89,68 juta.

 
Capaian itu menjadi sinyal kuat bahwa Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga menunjukkan semakin kuatnya daya saing pelabuhan Batam dalam mendukung arus perdagangan internasional dan konektivitas logistik kawasan.
Plh. Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan peran Batam memiliki arti strategis bagi perekonomian di wilayah Indonesia bagian Barat.

 
Menurutnya, pertumbuhan investasi dan sektor logistik menunjukkan bahwa Batam semakin dipercaya dunia usaha dan memberikan efek berantai ke sektor industri, perdagangan, dan jasa.
Pihaknya akan terus memperkuat ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi guna mendukung arus logistik, investasi, dan mobilitas yang berkelanjutan.

 
“Capaian ini membuktikan bahwa Batam memiliki daya saing yang semakin kuat. Meningkatnya aktivitas logistik, ekspor, dan investasi menjadi indikator bahwa Batam berada pada jalur pertumbuhan yang tepat sebagai gerbang perdagangan dan investasi di wilayah Indonesia bagian Barat,” katanya, Kamis (4/6).

 
Sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, capaian kinerja ekonomi Batam mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam.

 
“Lonjakan ini menunjukkan Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga mengeksekusinya secara lebih cepat, pasti, dan produktif,” ujarnya.

 
Dengan capaian investasi yang melesat, ekspor yang tetap kuat, serta aktivitas pelabuhan yang meningkat, Batam menegaskan posisinya sebagai motor utama perekonomian Kepulauan Riau sekaligus salah satu pusat pertumbuhan paling dinamis di Indonesia.

 
BP Batam akan menjaga momentum ini melalui penguatan layanan investasi, percepatan penyediaan utilitas, peningkatan kepastian berusaha, sekaligus mendorong pembangunan ekosistem industri yang berdaya saing dan berkelanjutan. (gam)

Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan

On 13.40



BATAM - Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyambut kunjungan 22 atase pertahanan dari 19 negara sahabat dalam rangkaian Defence Attache Tour 2026 di Kantor BP Batam, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan posisi strategis Batam sebagai kawasan perdagangan bebas, pusat investasi, serta wilayah perbatasan yang berperan penting dalam mendukung stabilitas dan kerja sama di kawasan.

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia tersebut juga merupakan agenda tahunan untuk memperkenalkan perkembangan industri pertahanan nasional, khususnya sektor galangan kapal.

Kepala Delegasi Kementerian Pertahanan RI, Kolonel Infanteri Troy Hutagalung, mengatakan pihaknya mendampingi 22 atase pertahanan dari 19 negara sahabat yang mengikuti program tersebut. Negara yang berpartisipasi antara lain Rusia, Brunei Darussalam, Prancis, Selandia Baru, Inggris, Kenya, Laos, Pakistan, Jepang, Myanmar, Jerman, Polandia, Uni Emirat Arab, Serbia, Tiongkok, Yordania, Australia, dan Maroko.

“Program ini merupakan agenda rutin Kementerian Pertahanan RI. Kami mengundang para atase pertahanan untuk melihat secara langsung perkembangan industri pertahanan Indonesia,” ujar Troy.

Menurut dia, para atase pertahanan memiliki peran penting sebagai mitra bilateral dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan. Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperkenalkan kemampuan industri pertahanan nasional, tetapi juga mempererat hubungan persahabatan dan kerja sama antarnegara.

“Kami juga ingin mempromosikan industri pertahanan Indonesia melalui kunjungan ke berbagai sektor strategis, termasuk industri maritim dan galangan kapal yang memiliki potensi kerja sama di bidang pertahanan maupun ekonomi,” katanya.

Troy turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam dan BP Batam atas dukungan yang diberikan sehingga rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.

Sementara itu, Li Claudia Chandra menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Batam sebagai salah satu tujuan kunjungan para atase pertahanan negara sahabat.

“Merupakan kehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia bersama para atase pertahanan negara sahabat di Kota Batam,” ujarnya.

Li Claudia menjelaskan, Batam memiliki posisi strategis sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga. Kondisi tersebut menjadikan aspek keamanan sebagai faktor penting dalam mendukung pertumbuhan investasi dan pembangunan daerah.

“Keamanan menjadi faktor utama yang mendukung iklim investasi di Batam terus berkembang. Kehadiran para atase pertahanan hari ini merupakan simbol kepercayaan internasional terhadap stabilitas Indonesia, khususnya di Batam,” katanya.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat semakin mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat sekaligus membuka peluang sinergi dan kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang.

“Terima kasih kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia yang telah memilih Batam sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ini. Semoga pertemuan ini semakin mempererat persaudaraan, memperkuat sinergi strategis, dan memberikan kesan positif selama berada di Batam,” tutupnya.(th)

Suzuki S-Presso Penuhi Kriteria Hemat dan Ramah, Cocok Untuk Mobil Pertama Gen-Z

On 23.29

Suzuki S-Presso mobil referensi Gen-Z 


BATAM - Suzuki menyajikan pilihan mobil yang cocok dengan kriteria kepemilikan kendaraan pertama kalangan Gen Z di Indonesia. Kebutuhan utama generasi ini umumnya mencakup biaya perjalanan terjangkau, serta fitur hiburan yang memadai selama bepergian. 


Merespon tantangan tersebut, Suzuki S-Presso hadir sebagai city car kompak dengan efisiensi bahan bakar, harga bersahabat, sekaligus fitur konektivitas modern guna mendukung gaya hidup aktif dan serba digital.


Hemat Untuk Berpergian Kemanapun


Sebagai gambaran, biaya pengisian penuh tangki S-Presso diperkirakan sekitar Rp300.000-an*. Pengeluaran uang tersebut tergolong kecil karena mobil ini memiliki tangki BBM berkapasitas 27-liter.


*Catatan: Biaya total pengisian dapat bervariasi tergantung pada harga BBM yang digunakan. Asumsi ini berdasarkan harga BBM RON 92 saat ini sebesar Rp12.300 per liter.


Dengan biaya pengisian yang relatif terjangkau, S-Presso tetap efisien untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh. Selain itu, kehematan dapat dicapai berkat mesin K10C 1.000 cc yang dikenal mampu memberikan efisiensi tinggi. Apalagi keberadaan fitur Engine Auto Start-Stop akan membantu menghentikan penggunaan bahan bakar ketika pengendara sedang berhenti sesaat seperti mengantre atau menunggu lampu merah lalu lintas.


“Suzuki S-Presso hadir sebagai jawaban bagi generasi muda yang menginginkan perjalanan hemat tanpa mengorbankan kenyamanan. Menjadi salah satu city car dengan harga terbaik di Indonesia, kami yakin S-Presso adalah investasi yang sangat tepat untuk dijadikan sebagai mobil pertama.” ujar Donny Saputra, Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).


Menghibur Setiap Waktu


Selain biaya rendah, S-Presso juga memberikan kesenangan bagi penggunanya. Pusat kendali infotainment pada mobil ini menggunakan head unit berukuran 7 inci dan telah kompatibel dengan Apple CarPlay maupun Android Auto. Melalui teknologi tersebut, pengendara menjadi lebih mudah dalam mengakses navigasi, komunikasi, maupun layanan hiburan secara terintegrasi dan aman melalui layar di tengah dashboard.


Selain itu, perangkat ini juga membantu memantau kondisi kendaraan melalui opsi Multi Information Display (MID). Pengendara lebih mudah memperoleh data akurat mulai dari rata-rata konsumsi bahan bakar, hingga sisa jarak tempuh (driving range).


“Fitur hiburan dan konektivitas S-Presso dirancang untuk mendukung kebutuhan pengguna muda yang terbiasa dengan perangkat digital. Perjalanan sendiri maupun bersama penumpang akan tetap terasa seru dengan berbagai fungsi di head unit.” lebih lanjut rincian dari Donny.


Potensi pasar usia muda, khususnya kalangan Gen Z di Indonesia saat ini terus berkembang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, generasi kelahiran antara tahun 1997 hingga 2012 ini mencakup sekitar 26,47% dari total populasi Indonesia. Proporsi tersebut menjadikan golongan ini mulai memberikan pengaruh dalam membentuk pola konsumsi, termasuk saat menentukan pilihan kendaraan pertama.


Harga Tidak Sampai 200 Juta Rupiah


Suzuki menempatkan S-Presso agar lebih mudah dimiliki generasi muda melalui harganya yang relatif terjangkau dan kompetitif. Sebagai patokan, S-Presso varian transmisi manual dibanderol Rp 173.100.000,- sedangkan varian Auto Gear Shift (AGS) senilai Rp 184.600.000,-. Harga tersebut merupakan gambaran on the road untuk wilayah DKI Jakarta. Informasi lebih lengkap pun dapat diakses secara digital melalui www.suzuki.co.id.


“Suzuki S-Presso dirancang khusus untuk memenuhi kriteria mobil pertama yang ideal: praktis, nyaman, dan ekonomis. Kami berkomitmen menjaga mobilitas pengguna tetap aman dan efisien setiap hari, lengkap dengan jaminan layanan purna jual yang mudah diakses di mana pun mereka berada,” tutup Donny. (thr)

Bahas Perubahan Perda Pengelolaan Sampah, Pansus DPRD Kota Batam Jaring Informasi Stakeholder

On 19.00

Ketua Pansus Muhammad Rudi memimpin FGD dengan OPD, pelaku usaha dan masyarakat. Foto/Hasan


BATAM - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) atas Perda No.11 Tahun2013 tentang pengelolaan sampah, menggelar rapat dan Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah stakeholder antara lain OPD, pelaku usaha serta unsur masyarakat, Selasa (2/6/2026).


Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Pansus, Muhammad Rudi, ST, dan dihadiri sejumlah anggota Pansus. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaring masukan berbagai pihak guna menyempurnakan substansi Ranperda yang tengah dibahas.


Dalam pengantarnya, Muhammad Rudi menegaskan bahwa persoalan sampah di Kota Batam sudah sangat mendesak untuk ditangani secara komprehensif. Menurutnya, penanganan sampah tidak hanya berfokus pada aspek hulu seperti pengangkutan dari rumah tangga, tetapi juga harus menyentuh pengelolaan di hilir, khususnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).


“Ini sudah menjadi prioritas Pemerintah Kota untuk segera menuntaskan masalah sampah secara menyeluruh dan kami harapkan dari persoalan landasan hukum yakni Perda dapat mendorong terwujudnya Batam yang bersih dan asri,” tegas Rudi.


Beliau menambahkan, revisi Perda Pengelolaan Sampah diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan yang selama ini dihadapi pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, berkelanjutan, dan melibatkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Rudi juga mengakui bahwa pengelolaan sampah merupakan persoalan yang kompleks dan membutuhkan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan.


“Memang rumit dan menantang persoalan sampah ini, namun jika kita semua bersinergi dengan iktikad baik bersama mewujudkan Batam yang bersih dan asri, insyaallah persoalan sampah ini bisa kita atasi bersama,” ujarnya.


Ia menilai keberhasilan penanganan sampah tidak hanya berdampak pada kualitas lingkungan, tetapi juga memberikan efek positif terhadap sektor ekonomi daerah. “Jika Batam bersih, asri, dan indah, sudah tentu semakin banyak orang tertarik berkunjung ke Batam, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.


Melalui rapat dan FGD ini, Pansus DPRD Kota Batam berharap dapat memperoleh berbagai masukan konstruktif dari OPD terkait, pelaku usaha, dan masyarakat sebagai bahan penyempurnaan Ranperda. Dengan demikian, regulasi yang dihasilkan nantinya mampu menjadi landasan hukum yang kuat dalam mendukung terwujudnya pengelolaan sampah yang modern, efektif, dan berkelanjutan di Kota Batam. (rud)

Kementerian Perhubungan Apresiasi Langkah Progresif Pemko Batam Bangun Transportasi Massal

On 12.05

Dirjen Hubdat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan saat resmikan bus transbatam baru.


BATAM - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan, mengapresiasi langkah progresif Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam memperkuat sistem transportasi publik melalui pengembangan layanan Bus Trans Batam berbasis Buy The Service (BTS) serta rencana integrasi Koridor Nongsa–Batam Centre menuju Bandara Internasional Hang Nadim.


Apresiasi tersebut disampaikan Aan saat menghadiri peluncuran 19 armada baru Trans Batam dan penerapan sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS Tap di Dataran Engku Putri.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin, Plh. Wali Kota Batam diwakili Asisten Pemerintahan, Yusfa Hendri dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam.


Menurut Aan, Batam menunjukkan komitmen kuat dalam membangun transportasi publik yang tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.


“Tidak banyak pemerintah daerah yang berani berinvestasi di sektor transportasi karena secara bisnis tidak selalu menguntungkan. Namun, dampaknya sangat besar terhadap penurunan angka kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, dan pengurangan beban konsumsi bahan bakar masyarakat,” ujar Aan.


Ia menilai pendekatan yang dilakukan Pemko Batam sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam pengembangan transportasi massal perkotaan.


Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), pemerintah menargetkan pengembangan angkutan massal di 20 kota selama lima tahun ke depan dan Batam menjadi salah satu daerah yang masuk dalam prioritas tersebut.


“Batam menunjukkan kesiapan membangun sistem transportasi yang berorientasi jangka panjang untuk mengantisipasi kemacetan sekaligus mendukung kenyamanan wisatawan yang datang,” katanya.


Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemko Batam, Yusfa Hendri, mengatakan penambahan armada dan pembaruan sistem pembayaran merupakan langkah konkret pemerintah dalam menghadirkan transportasi publik yang selamat, aman, nyaman, dan terjangkau.


“Ciri kota modern adalah masyarakatnya memiliki akses yang mudah terhadap angkutan umum. Melalui peluncuran ini, Pemko Batam terus berkomitmen meningkatkan pelayanan transportasi publik yang terintegrasi,” ujar Yusfa.


Untuk diketahui, hingga 2026, Trans Batam melayani sekitar 6.000 penumpang per hari dengan dukungan 52 armada dan 120 halte yang terus dikembangkan melalui kolaborasi pemerintah dan badan usaha.(ans)

DPRD Kota Batam Apresiasi PJBTL PLN Batam–EGS AI Data Center, Nilainya Capai USD 5 Miliar

On 11.39

Wakil Ketua I DPRD Batam Aweng Kurniawan hadiri acara PLN Batam/Hasan


BATAM – Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Haji Aweng Kurniawan dari Fraksi Partai Gerindra, menghadiri acara Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PT PLN Batam dan PT Equator Gate System Batam (EGS AI Data Center) dengan total nilai investasi mencapai USD 5 miliar.

Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, dan turut disaksikan oleh Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, serta sejumlah unsur Forkopimda dan stakeholder terkait.


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Haji Aweng Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya PJBTL tersebut yang dinilainya sebagai langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan investasi sektor digital di Kota Batam.


“Kita sangat apresiasi dan ini menunjukkan peran besar PLN Batam dalam ikut mendorong pertumbuhan investasi sektor digital di Kota Batam,” ungkapnya.


Menurut beliau, kehadiran investasi besar di sektor pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI Data Center) menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekonomi Batam, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu kawasan investasi unggulan di Indonesia.


Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Haji Aweng Kurniawan dari Fraksi Partai Gerindra juga berharap PLN Batam terus meningkatkan kinerja dan memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kota Batam, BP Batam, serta seluruh unsur Forkopimda dan stakeholder terkait guna mendorong pelayanan yang semakin baik dan meningkatkan daya saing investasi Kota Batam.


“Sinergi yang baik antara PLN Batam, pemerintah daerah, BP Batam, dan seluruh stakeholder sangat penting agar pelayanan terus meningkat dan daya saing investasi Kota Batam semakin kuat,” ujarnya.


Beliau menambahkan, investasi di sektor digital seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat Batam sebagai pusat investasi digital dan teknologi di kawasan. (rud)

Semarak Idul Adha 1447 Hijriah, BKDI Badan Pengusahaan Batam Sembelih 33 Hewan Kurban

On 08.23

 

Pegawai BP Batam berjibaku menggulingkan seekor sapi yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Qurban 2026/Dipa


BATAM - Memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) menyembelih 33 hewan kurban yang terdiri dari 15 ekor sapi dan 18 ekor kambing, Jumat (29/5/2026).

Ketua Panitia Kurban sekaligus Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam, Rully Syah Rizal, menjelaskan bahwa hewan kurban tersebut berasal dari sumbangan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, jajaran Anggota/Deputi Bidang, serta pegawai di lingkungan BP Batam yang berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini.

Ia menambahkan, daging-daging kurban itu nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima, termasuk kepada petugas kebersihan dan tenaga pendukung operasional di lingkungan BP Batam dan media mitra BP Batam.

“Kami berharap, penyaluran daging kurban ini dapat memberikan manfaat dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat dan penerimanya,” ujar Rully.

Lebih lanjut, Rully mengatakan bahwa pelaksanaan ibadah kurban di lingkungan BP Batam tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial antarpegawai. Selain bentuk ketaatan kepada Allah SWT, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Di samping itu, kata Rully, pelaksanaan kurban bukan sekadar kegiatan tahunan atau rutinitas keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui semangat berbagi dan kebersamaan.

“Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang bagaimana kita memperkuat rasa kepedulian dan kebersamaan antar sesama,” pesan Rully. (dn)

Serikat Media Siber Indonesia Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

On 20.28

 


BATAM Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) saat ini tengah  memperjuangkan kesejahteraan dosen di Mahkamah Konstitusi (MK) melalui uji materi Undang-Undang Guru dan Dosen.

ADI mendesak MK menetapkan aturan agar gaji pokok dosen minimal dua kali lipat dari Upah Minimum Regional (UMR).

Dalam sidang uji materi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen di Mahkamah Konstitusi, belum lama ini,  Senin (25/5/2026), Ketua Umum Asosiasi Dosen Indonesia Mohammed Ali Berawi mengungkapkan banyak dosen di Indonesia terpaksa mencari pekerjaan tambahan di luar kampus untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kondisi demikian menurut Ali,  berdampak langsung pada kemampuan dosen menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ditegaskan Ali, bagaimana dosen dapat menjalankan tugas akademik secara optimal jika pada saat yang sama masih harus memikirkan kebutuhan dasar keluarganya.

Untuk itu, ADI meminta negara lebih berpihak pada kesejahteraan dosen melalui reformasi pendidikan tinggi.

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), konstituen Dewan Pers, turut menyatakan dukungannya terhadap usulan Asosiasi Dosen Indonesia (ADI), dalam memperjuangkan standar gaji para dosen di tanah air.

Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus dalam keterangannya pada awak media menyebut, sudah selayaknya para pengajar di universitas (dosen) mendapatkan kenaikan  gaji/upah.  

"Bukan hanya tentang  peningkatan kesejahteraan, hal ini menyangkut masa depan pendidikan di Indonesia," ujar Firdaus, Jumat (29/5/2026).

Firdaus menyebut, di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menjadi negara paling buncit dalam standar upah para dosen.

"Rata-rata gaji dosen di Indonesia hanya berkisar Rp 3,36 juta per bulan, jauh dari layak dibandingkan negara-negara tetangga yang memberikan standar gaji yang layak untuk dosen. Untuk itu, SMSI mendukung perjuangan kawan-kawan ADI dalam memperjuangkan standar gaji yang layak bagi para dosen di MK. Nah hal ini juga tentunya akan berdampak pada sumberdaya SMSI dimasa akan datang," pungkas Firdaus.(*)

Pastikan Pengerjaan Berjalan Optimal, Li Claudia Pantau Langsung Proyek Jalan dan Drainase

On 08.10

 

Li Claudia Chandra, Plh Kepala BP / Wakil Walikota Batam,  mengecek proyek jalan dan drainase/Agam

BATAM - Plh. Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra memanfaatkan hari libur Idul Adha 1447 H dengan melakukan peninjauan Pengerjaan Proyek Peningkatan Jalan dan Drainase di sejumlah Kawasan Kota Batam.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama jajaran BP Batam dan Pemerintah Kota Batam sebagai bentuk komitmen dalam memastikan pembangunan infrastruktur berjalan optimal, tepat sasaran, dan tepat waktu.

Beberapa titik yang menjadi lokasi peninjauan antara lain perbaikan jalan di Underpass Pelita, peningkatan jalan dan drainase di Kawasan Tanjung Piayu, pembangunan drainase di depan Putera Batam hingga Graha Hermine, serta peningkatan Jalan Dotamana menuju SMA Negeri 3 Batam.

Dalam peninjauan tersebut, Li Claudia turut mengecek progres pekerjaan di lapangan, kualitas pengerjaan, hingga kondisi drainase yang menjadi perhatian penting dalam mendukung kebersihan dan mengurangi potensi genangan saat musim hujan.

 
Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar menjadi salah satu prioritas pihaknya dalam meningkatkan daya saing investasi Kota Batam.

“Kami ingin memastikan pembangunan jalan dan drainase berjalan optimal dan selesai tepat waktu agar masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” ujar Li Claudia, Kamis (28/5/2026). 

Menurutnya, pembangunan dan peningkatan jalan dan drainase yang baik tidak hanya berdampak pada kelancaran mobilitas barang dan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan wajah Kota Batam yang lebih tertata, bersih, dan nyaman.

Oleh karena itu, ia bersama Kepala BP Batam terus mendorong percepatan pembangunan dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan di lapangan.

“Pak Amsakar dan saya berkomitmen untuk terus hadir dan bekerja keras demi mewujudkan Batam yang semakin maju, modern, dan nyaman bagi masyarakat maupun investor,” serunya. (ap)





Sekda Batam Firmansyah: Jadikan Idul Adha Momentum Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

On 11.43

Sekda Batam Firmansyah dan ribuan warga salat Idul Adha 1447 H di Dataran Engku Putri/Kominfo


BATAM - Gema takbir mengiringi pelaksanaan salat Idul Adha 1447 H di Dataran Engku Putri, Rabu (27/5/2026). Ribuan masyarakat Batam dari berbagai pelosok memadati kawasan pusat pemerintahan tersebut untuk menunaikan salat setahun sekali.  


Hamparan sajadah yang memenuhi lapangan serta lantunan takbir yang terus bergema menghadirkan suasana religius yang kuat. Iduladha tahun ini tidak hanya menjadi perayaan hari besar keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial.


Pelaksanaan Salat Id dimulai pukul 06.30 WIB dan berlangsung tertib. Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, hadir dan melaksanakan salat bersama masyarakat mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Dalam sambutannya, Firmansyah mengatakan, Iduladha mengandung pesan penting tentang ketulusan dan pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.


“Iduladha mengajarkan kita arti ketulusan dan pengorbanan. Dalam hidup, ada banyak hal yang perlu diikhlaskan demi kebaikan yang lebih besar. Di tengah berbagai tantangan kehidupan, kita harus terus menjaga rasa persaudaraan dan kepedulian sosial,” ujarnya.


Ia menambahkan, semangat berkurban tidak semata dimaknai sebagai penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi refleksi untuk menekan ego, meluruskan niat, dan memperluas manfaat bagi sesama.


Pemerintah Kota Batam bersama jajaran Kementerian Agama dan seluruh unsur terkait memastikan pelaksanaan Salat Iduladha berlangsung aman, tertib, dan lancar di seluruh wilayah kota.


Berdasarkan data yang dihimpun, Salat Iduladha 1447 Hijriah di Kota Batam dilaksanakan di 1.020 titik yang tersebar di 12 kecamatan. Jumlah tersebut terdiri atas 943 masjid, 42 musala, dan 35 lapangan terbuka.


Tingginya jumlah titik pelaksanaan mencerminkan antusiasme masyarakat dalam menyambut Iduladha. Dari kawasan permukiman hingga pusat kota, suasana ibadah dan gema takbir menyatu dalam kebersamaan masyarakat Batam yang hidup dalam keberagaman.


Pada Iduladha tahun ini, jumlah hewan kurban di Batam juga meningkat sekitar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total tercatat sebanyak 7.011 ekor hewan kurban, terdiri atas 2.408 ekor sapi dan 4.603 ekor kambing yang tersebar di seluruh kecamatan.


Peningkatan tersebut dinilai menjadi indikator tumbuhnya semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.(rob)

Ribuan Warga Semarakkan Pawai Takbir Iduladha 1447 H, Li Claudia Ajak Doakan Jemaah Haji

On 19.30



BATAM - Ribuan warga memadati kawasan Masjid Agung Raja Hamidah, Batam Centre, Selasa (26/5/2026) malam untuk menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah melalui Pawai Takbir tingkat Kota Batam. Gema takbir yang menggema sepanjang malam berpadu dengan iring-iringan mobil hias, menciptakan suasana religius sekaligus semarak.


Pawai takbir secara resmi dilepas oleh Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Tradisi tahunan yang digelar Pemerintah Kota Batam tersebut kembali menjadi ruang kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan dengan tertib dan penuh antusias.


Dalam sambutannya, Li Claudia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang hadir memeriahkan malam takbiran.


“Atas nama Pemerintah Kota Batam, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta pawai takbir dan masyarakat Kota Batam yang hadir serta turut menyemarakkan malam takbiran Iduladha di Masjid Agung Raja Hamidah,” ujarnya.


Pada kesempatan itu, Li Claudia juga menyampaikan bahwa Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, saat ini tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci bersama jemaah lainnya.


“Mari bersama kita doakan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jemaah senantiasa diberi kesehatan hingga kembali ke Tanah Air dengan sehat dan selamat dan menyandang haji yang mabrur,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Pawai Takbir, Sukri, mengatakan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh 37 mobil hias dan 45 kendaraan pendukung.


Rute pawai dimulai dari kawasan Masjid Agung Raja Hamidah dan berakhir di Simpang Polsek Batuampar.


Peserta berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, kecamatan dan kelurahan se-Kota Batam, instansi vertikal, organisasi masyarakat Islam, serta perwakilan masjid dan musala.


Untuk menambah kemeriahan, Pemerintah Kota Batam menyiapkan hadiah total Rp36 juta bagi pemenang lomba mobil hias. Juara I memperoleh Rp12 juta, juara II Rp10 juta, juara III Rp8 juta, dan juara IV Rp6 juta.


Panitia juga menetapkan sejumlah ketentuan lomba, di antaranya penggunaan kendaraan jenis pikap atau lori dengan maksimal roda enam dan tinggi kendaraan tidak melebihi empat meter. Setiap peserta diwajibkan menampilkan tema, slogan, serta identitas kelompok, dan didukung tim beranggotakan tujuh hingga sepuluh orang.


Pawai takbir tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan syiar Islam di tengah masyarakat Batam menjelang Hari Raya Iduladha. (rka)