![]() |
| Kylian Mbappe/FIFA |
PHILADELPHIA - Ketajaman Kylian Mbappe terus berlanjut saat Prancis meraih kemenangan tipis atas Paraguay dalam laga Babak 16 Besar yang berlangsung sengit. Mbappe mencetak gol ketujuhnya di Piala Dunia FIFA 2026 dan memastikan tiket ke perempat final untuk menghadapi Maroko.
Mbappe mencetak gol lewat penalti pada babak kedua untuk mengakhiri duel sengit di Philadelphia Stadium. Tambahan gol tersebut membuatnya sejajar dengan Lionel Messi dalam jumlah gol di turnamen ini, tetapi unggul dalam jumlah assist pada persaingan memperebutkan Sepatu Emas adidas 2026. Ia juga kini hanya terpaut satu gol dari total 20 gol Messi sepanjang sejarah Piala Dunia."Kami sudah tahu seperti apa pertandingan yang akan kami hadapi. Saya rasa ini menjadi pengalaman yang sangat baik bagi kami untuk menjalani laga seperti ini dan melihat bagaimana kami mengatasinya. Kami menunjukkan bahwa kami bukan hanya tim yang mampu bermain menyerang. Setiap tim memiliki kelebihannya masing-masing, tidak ada cara bermain yang benar atau salah. Satu-satunya cara yang benar adalah menang. Sekarang kami harus fokus menghadapi Maroko. Kami sangat menantikan pertandingan itu karena kami tahu mereka adalah tim yang sangat bagus." Kylian Mbappe, kapten Prancis
Setelah secara mengejutkan menyingkirkan Jerman lewat adu penalti untuk lolos ke Babak 16 Besar, Paraguay tampil sangat defensif sepanjang babak pertama. Les Bleus menguasai jalannya pertandingan, tetapi kesulitan menembus rapatnya pertahanan La Albirroja. Upaya mereka hanya sebatas tembakan jarak jauh yang tidak mampu mengancam gawang Orlando Gill.
Prancis mulai menemukan celah setelah turun minum. Ousmane Dembele melepaskan tembakan ke sisi luar gawang usai memanfaatkan sepak pojok cepat, sebelum Gill harus terbang menepis tembakan keras jarak jauh Manu Kone.
Perlawanan Paraguay akhirnya runtuh pada menit ke-69 setelah Desire Doue dinilai dilanggar di dalam kotak penalti usai tinjauan VAR. Mbappe dengan tenang mengeksekusi penalti dan mengecoh Gill untuk memastikan langkah timnya ke delapan besar.
"Pertandingan ini tidak mudah. Seandainya kami bisa memanfaatkan salah satu peluang di akhir laga, hasilnya tentu akan jauh lebih nyaman. Paraguay menggunakan segala cara yang mereka bisa. Mungkin itu bukan jenis sepak bola yang disukai banyak orang, tetapi kami tetap fokus dan itu tidak mudah dilakukan. Mereka adalah tim yang bermain sangat fisik dan bertahan dengan sangat baik. Ini adalah satu langkah penting lagi bagi kami. Menghadapi tim-tim Amerika Selatan selalu sulit, tetapi saya senang para pemain mampu menyelesaikan tugas mereka. Kami lolos ke perempat final dan kami harus menikmati momen ini." Didier Deschamps, pelatih Prancis.
Di perempat final, juara dunia dua kali itu akan menghadapi Maroko, yang sebelumnya menyingkirkan tuan rumah Kanada pada laga pertama Babak 16 Besar. Pertandingan akan digelar di Boston Stadium pada 9 Juli.(fifa)
Setelah secara mengejutkan menyingkirkan Jerman lewat adu penalti untuk lolos ke Babak 16 Besar, Paraguay tampil sangat defensif sepanjang babak pertama. Les Bleus menguasai jalannya pertandingan, tetapi kesulitan menembus rapatnya pertahanan La Albirroja. Upaya mereka hanya sebatas tembakan jarak jauh yang tidak mampu mengancam gawang Orlando Gill.
Prancis mulai menemukan celah setelah turun minum. Ousmane Dembele melepaskan tembakan ke sisi luar gawang usai memanfaatkan sepak pojok cepat, sebelum Gill harus terbang menepis tembakan keras jarak jauh Manu Kone.
Perlawanan Paraguay akhirnya runtuh pada menit ke-69 setelah Desire Doue dinilai dilanggar di dalam kotak penalti usai tinjauan VAR. Mbappe dengan tenang mengeksekusi penalti dan mengecoh Gill untuk memastikan langkah timnya ke delapan besar.
"Pertandingan ini tidak mudah. Seandainya kami bisa memanfaatkan salah satu peluang di akhir laga, hasilnya tentu akan jauh lebih nyaman. Paraguay menggunakan segala cara yang mereka bisa. Mungkin itu bukan jenis sepak bola yang disukai banyak orang, tetapi kami tetap fokus dan itu tidak mudah dilakukan. Mereka adalah tim yang bermain sangat fisik dan bertahan dengan sangat baik. Ini adalah satu langkah penting lagi bagi kami. Menghadapi tim-tim Amerika Selatan selalu sulit, tetapi saya senang para pemain mampu menyelesaikan tugas mereka. Kami lolos ke perempat final dan kami harus menikmati momen ini." Didier Deschamps, pelatih Prancis.
Di perempat final, juara dunia dua kali itu akan menghadapi Maroko, yang sebelumnya menyingkirkan tuan rumah Kanada pada laga pertama Babak 16 Besar. Pertandingan akan digelar di Boston Stadium pada 9 Juli.(fifa)



