EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Badan Pengusahaan Batam Rayakan 55 Tahun Pengabdian, Teguhkan Komitmen Majukan Ekonomi Batam

On 18.38



BATAM - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) memperingati Hari Bakti ke-55 dengan menggelar upacara dan syukuran pada Senin, (26/10/2026). 


Mengusung tema “Batam Maju, Investasi Melaju”, peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong peningkatan daya saing Batam.


Upacara berlangsung di pelataran parkir BP Batam dan dipimpin langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya para Anggota/Deputi BP Batam, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, mitra perbankan, serta pegawai BP Batam.


Pada kesempatan pertama, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam pembangunan Batam melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor.


“Selamat Hari Bakti BP Batam yang ke-55 tahun! Apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran atas sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin untuk menjadikan Batam lebih hebat dan maju,” kata Amsakar.


Ia mengatakan, peringatan Hari Bakti harus menjadi pengingat bagi seluruh insan BP Batam untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan, sekaligus memperkuat peran lembaga dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi.


Pada momen ini pula, ia memaparkan data-data makroekonomi pada semester 1 tahun 2026, antara lain realisasi investasi mencapai 39,9 triliun, peningkatan pertumbuhan ekonomi Batam yang mencapat 7,28 persen, pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih, dan pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan lainnya.


Usai upacara, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan syukuran di Balairung Sari BP Batam. Kegiatan ini menjadi ungkapan rasa syukur atas perjalanan pengabdian BP Batam selama 55 tahun dalam mendukung pembangunan dan perkembangan Kota Batam.


Syukuran ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun oleh Amsakar dan Li Claudia. Sejumlah tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, antara lain Pembina PIKORI BP Batam, Sri Soedarsono; Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Batam, Hasimah Nyat Kadir; Ketua Umum PIKORI BP Batam, Erlita Amsakar; Ketua Otorita Batam Periode Tahun 2005-2016, Mustofa Widjaja dan Deputi Pengusahaan Sarana Periode Tahun 2015-2020, Nur Syafriadi; serta perwakilan Ikatan Keluarga Besar Purna Bakti Pegawai Otorita Batam/BP Batam (IPPOB-BP Batam).


Suasana perayaan semakin semarak melalui penampilan dan lomba hiburan yang diikuti masing-masing kedeputian. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan ant pegawai dan lintas generasi yang telah berkontribusi dalam perjalanan BP Batam.


Dalam sambutannya, Amsakar mengatakan momen ini merupakan manifestasi bentuk nyata rasa syukur BP Batam selama perjalanan usia yang sudah 55 tahun. Ia juga memaknai seluruh capaian selama BP Batam berdiri di Kota Batam sebagai kaca, untuk melihat apa yang telah dilakukan di masa lalu, apa yang sekarang sedang kita lakukan, dan apa yang hendak kita tuju di masa depan.


“Jadi Hari Bakti ini menjadi media kontemplasi, media perenungan, media untuk melakukan evaluasi diri, sebagai jalan ikhtiar kita untuk memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara,” ujar Amsakar


Selain itu, ia juga menyoroti kinerja pelayanan air bersih, rumah sakit, dan ketersediaan pasokan listrik di Batam yang menjadi perhatian khusus. Ia optimis, seluruh permasalahan dapat terselesaikan dengan baik dengan kerja sama yang intens antarpihak.


Senada dengan Amsakar, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra juga menyampaikan kinerja BP Batam yang senantiasa bekerja dengan serius untuk mencari formulasi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.


“Ayo bersama-sama kita bangun semangat baru, kita jadikan momentum 55 tahun ini untuk bergerak cepat, bangkit kembali, bertekad kuat, berlebih bersemangat, mempersembahkan kontribusi terbaik bagi negeri yang kita cintai,” pungkas Li Claudia Chandra.


Melalui peringatan Hari Bakti ke-55, BP Batam menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat iklim investasi. 


Semangat kolaborasi diharapkan menjadi modal penting untuk membawa Batam tumbuh sebagai kawasan yang semakin maju dan berdaya saing.

Utamakan Kebutuhan Air Warga, BP Batam Buka Peluang Kemitraan Swasta dan Pemerintah

On 07.05



BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan berbagai penanganan taktis dan terukur untuk memastikan ketercukupan kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di wilayah Nongsa dan sekitarnya, di tengah fenomena cuaca ekstrem El Niño yang berdampak pada penurunan curah hujan regional.


Merespons penurunan Tinggi Muka Air (TMA) di Waduk Nongsa, BP Batam telah menjalankan sejumlah mitigasi darurat guna menjaga ketahanan pasokan air bagi pemukiman warga.


BP Batam telah mengalirkan air dari embung Kebun Raya Nongsa melalui jaringan pipa transmisi air baku ke Waduk Nongsa.


Dilanjutkan dengan penguatan jaringan distribusi dengan pemasangan jaringan pipa interkoneksi antara jalur pipa distribusi dari Waduk Duriangkang dengan jalur distribusi Kawasan Nongsa. 


Pemasangan Mini Booster Pump juga tengah dilakukan guna menyiapkan penguatan aliran menuju kawasan elevasi tinggi dan ujung jaringan (end-line) seperti Perumahan Renggali, Citra Nongsa, Taman Yose, Prasetya, dan Sambau (khususnya elevasi tinggi).


Selama penanganan berlangsung, SPAM meningkatkan frekuensi pengiriman air tangki ke pemukiman warga terdampak sebagai langkah darurat sementara.


Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan bahwa seluruh kapasitas infrastruktur air publik prioritas utamanya ditujukan untuk kebutuhan domestik warga.


“Fokus utama BP Batam saat ini adalah memastikan air sampai ke rumah-rumah warga. Kami terus menggesa percepatan pemasangan mini booster pump dan penguatan jaringan terintegrasi agar gangguan suplai akibat dampak kekeringan El Niño pada Waduk Nongsa dapat segera teratasi secara optimal,” ujar Ariastuty, Rabu (14/10/2026).


Ariastuty memahami kekhawatiran masyarakat yang terdampak gangguan pasokan air. Ia menjelaskan bahwa penurunan debit sumber air baku akibat tidak ada curah hujan di wilayah Nongsa, menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi dalam menjaga kontinuitas layanan.


Di sisi lain, peningkatan kebutuhan air seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi juga menuntut pengelolaan sumber air serta jaringan distribusi yang semakin optimal.


*BP Batam Respons Soal Kebutuhan Air Data Centre dan Wajibkan Investor Manfaatkan SWRO*


Ariastuty turut merespons soal kebutuhan air Data Centre untuk mendukung rencana investasi yang saat ini berkembang di publik.


“Secara teknis, pengembangan ekosistem Data Center di KEK Nongsa Digital Park (NDP) maupun kawasan industri Kabil telah didorong menggunakan model pengelolaan air mandiri berbasis teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO).” Kata Tuty.


Ia menyebutkan, Kawasan Nongsa Digital Park, telah memiliki embung mandiri internal untuk kebutuhan pemeliharaan kawasan.


Dalam perkembangannya, geliat Investasi Data Center telah lama di dorong pemerintah Indonesia dengan banyak potensi untuk menjadi “the next hub” pusat data di Asia. 


BP Batam berkomitmen menyiapkan kebijakan taktis dan terukur dalam penyiapan utilitas dan energi jangka panjang untuk kebutuhan masyarakat.


*Dukungan yang Terukur, Mengutamakan Kebutuhan Masyarakat*


Untuk Data Centre, selama tahap konstruksi dan persiapan fasilitas, dukungan suplai bersifat sementara dan sangat terbatas dari Waduk Duriangkang.


Kewajiban Penggunaan SWRO Seluruh pengembang Data Center wajib membangun dan memfungsikan instalasi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) atau desalinasi air laut secara mandiri untuk operasional penuhnya.


Mengenai peta investasi pelaku usaha Data Center yang terdata di Batam, mayoritas masih berada dalam tahap perencanaan jangka panjang dan konstruksi awal.


Satu di antaranya telah beroperasi, satu masih dalam tahap konstruksi, dan empat lainnya dalam tahap rencana konstruksi. 


Untuk memenuhi kebutuhan industri secara mandiri, NDP juga memiliki embung tersendiri untuk kebutuhannya.


Masih di area Nongsa, dua pelaku usaha Data Centre lainnya masih dalam tahap rencana pengembangan atau dengan kata lain belum beroperasi.


Sementara itu, dua pelaku usaha lain di kawasan Kabil juga belum beroperasi atau masih dalam tahap rencana konstruksi.


“Kami memandang pentingnya penyampaian informasi yang akurat mengenai status pembangunan dan kebutuhan utilitas ini dilakukan. Sehingga, dapat dibedakan perencanaan pengembangan proyek masa mendatang dengan pemakaian aktual saat ini,” tambah Tuty, panggilan akrabnya.


Melalui SWRO menjadi alternatif pasokan air untuk mendukung kebutuhan industri data centre, dengan tetap memperhatikan keberlanjutan sumber air dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.


*BP Batam Buka Berbagai Alternatif Kerja Sama Kemitraan Untuk Meningkatan Performa Ketahanan Air bagi Warga*


Pemenuhan kebutuhan air Batam memerlukan langkah konkret melalui optimalisasi sumber air baku, perbaikan jaringan distribusi, dan percepatan pembangunan infrastruktur air. 


”Saat ini, sedang dalam diskusi bersama agar dapat kembali dilaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) melalui BNPB berkoordinasi dengan BMKG.” Lanjut Ariastuty.


Selain itu menurut Tuty, sesuai arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam LI Claudia Chandra perlu segera dilakukan langkah-langkah revitalisasi pipa distribusi, serta pengalihan prioritas anggaran infrastruktur untuk memperkuat infrastruktur layanan air bersih.


Pemasangan sistem monitoring SPAM berbasis SCADA yang berkelanjutan untuk mendeteksi kebocoran dan memantau kondisi operasional jaringan juga menjadi prioritas BP Batam saat ini.


Tuty juga menjabarkan, BP Batam membuka peluang kemitraan guna percepatan diversifikasi sumber pasokan melalui penjajakan kerja sama dengan swasta maupun instansi pemerintah terkait seperti  Kementerian PU - BWS, termasuk pengembangan teknologi SWRO serta tindaklanjut potensi pasokan air dari Lingga dan Bintan. 


“Sebagaimana disampaikan oleh Bapak Kepala BP Batam, kami membuka berbagai alternatif kerja sama kemitraan dalam rangka meningkatkan performa dan ketahanan air bagi masyarakat Kota Batam. Para investor swasta ataupun pemerintahan, kami membuka peluang itu untuk kepentingan masyarakat.” Kata Tuty.


Pembangunan waduk baru juga menjadi sasaran BP Batam pada jangka panjang, mengingat proses pembuatan hingga dapat dimanfaatkan diperkirakan memerlukan waktu yang tidak sebentar yakni  lima hingga tujuh tahun. 


“Seluruh opsi perlu dijalankan secara terpadu agar Batam tidak hanya mengatasi kebutuhan air saat ini, tetapi juga membangun ketahanan pasokan air yang berkelanjutan.” Pungkas Tuty. (INF/HS/NA)

Blackout Total, BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air Bersih Masyarakat

On 18.44



BATAM - Blackout total alias mati listrik seharian di Batam, Bintan dan Tanjungpinang, Senin (12/10/2026) mulai pukul 06.30 hingga berita ini dirilis 18.40 WIB belum teratasi. Tidak jelas apa penyebabnya namun dugaan pasokan batubara ke pembangkit listrik tersendat.


Menyikapi hal tersebut Badan Pengusahaan (BP) Batam bergerak cepat berkoordinasi dengan PLN Batam untuk mendukung percepatan pemulihan pasokan listrik yang mengalami gangguan di sebagian besar wilayah Kota Batam dan sekitarnya.


Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan koordinasi dilakukan untuk mengoptimalkan penanganan gangguan, terutama dalam menjaga keberlangsungan layanan pada objek vital seperti rumah sakit, bandara dan fasilitas pelayanan publik lainnya.


“BP Batam terus berkoordinasi dengan PLN Batam untuk mendukung percepatan pemulihan listrik. Kami memahami dampak yang dirasakan masyarakat dan berharap penanganan dapat berjalan cepat dengan tetap mengutamakan keselamatan serta keandalan sistem,” kata Ariastuty di Batam Centre, Senin (12/10/2026).


Ia menjelaskan, gangguan listrik berdampak pada operasional sejumlah instalasi pengolahan air (IPA), sehingga produksi dan distribusi air berpotensi terganggu atau mengalami penurunan tekanan.


Saat ini, pihaknya bersama mitra mengoptimalkan dengan penggunaan genset di IPA namun hanya bisa mencakup sekitar 30 persen produktivitas air. 


Disebutkan, pemadaman listrik (PLN Off) berdampak pada operasional Water Treatment Plant (WTP) di beberapa lokasi, yaitu Ladi, Harapan, MK, Piayu, Tembesi, Nongsa dan DK 1–5.


Lebih lanjut, pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perkembangan lebih baru. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan hingga pasokan listrik kembali normal.


“Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk dapat mengantisipasi kondisi ini dengan menyiapkan cadangan air secukupnya sesuai kebutuhan. Kami akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pelanggan ABH,” terang Ariastuty.


Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menekankan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan faktor penting bagi keberlangsungan kegiatan usaha sekaligus daya saing investasi Batam.


Menurutnya, upaya pemulihan perlu diikuti evaluasi menyeluruh bersama PLN Batam untuk mengidentifikasi penyebab gangguan dan memperkuat ketahanan sistem kelistrikan.


“Keandalan listrik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus penopang aktivitas industri dan investasi. Kami mendorong evaluasi bersama untuk mengidentifikasi penyebab gangguan, meningkatkan kesiapan sistem, serta memperkuat langkah mitigasi agar kejadian serupa dapat diantisipasi ke depan,” jelas Fary.


BP Batam mendorong penguatan koordinasi dan evaluasi lintas pihak guna meningkatkan keandalan pasokan listrik, menjaga keberlangsungan pelayanan publik, mendukung aktivitas ekonomi dan iklim investasi Batam.


Diketahui, PLN Batam terus melakukan upaya pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap. Hingga pukul 08.49 WIB, sejumlah jaringan distribusi telah berhasil dinormalkan dan kembali menyalurkan pasokan listrik ke beberapa wilayah di Kota Batam.


Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memberikan perhatian khusus pada pasokan listrik untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik, seperti bandara, rumah sakit, pelabuhan, Dan fasilitas strategis lainnya.

Akhiri Puasa Gelar Selama 35 Tahun, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN CUP 2026

On 13.15



JAKARTA - Tuan rumah Indonesia menjadi juara Piala ASEAN FIFA edisi perdana, menang adu penalti atas sepuluh pemain Thailand 4-2. Di waktu normal hingga perpanjangan waktu yang penuh dramatis, gol Indonesia: Dean James (84), Elkan Baggott (116). Gol Thailand: Iklas Sanron (87), Peeradol Chamrasamee (111).


Kemengan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang 35 tahun Timnas Garuda senior juara SEA GAMES 1991. Dan memutus catatan delapan pertandingan dengan rentang waktu sepuluh tahun terakhir Indonesia mengalahkan Thailand. 

Garuda akhirnya menemukan momen terbaik untuk mengakhiri catatan tersebut dengan menjuarai final FIFA ASEAN CUP yang berlangsung dramatis dan penuh perubahan momentum di Jakarta, yang akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.

Setelah pertunjukan kembang api yang menjadi puncak upacara penutupan berakhir di langit Jakarta, dua raksasa Asia Tenggara tersebut mulai menentukan siapa yang berhak membawa pulang trofi Piala ASEAN FIFA.

Pola permainan sudah terlihat sejak awal, dengan Thailand bermain lebih bertahan dan menunggu peluang melalui transisi menghadapi Indonesia yang lebih berani saat menguasai bola.

Namun, peluang bersih sulit tercipta sepanjang satu jam pertama. Mitch Baker dan Calvin Verdonk sempat melepaskan tembakan yang melebar dari sasaran. Thailand kemudian kehilangan Suphanan Bureerat karena cedera pada babak kedua sebelum pertandingan memasuki fase dramatis pada penghujung waktu normal.

Pertama, bek sayap Thailand Nicholas Mickelson menerima dua kartu kuning dalam rentang lima menit sehingga membuat Changsuek bermain dengan 10 pemain. Pada kartu kuning keduanya, Dean James melepaskan tendangan bebas dari tepi kotak penalti yang membentur pemain pengganti Thailand, Iklas Sanron, sebelum meluncur melewati Saranon Anuin dan membawa tuan rumah unggul pada menit ke-84.

Tiga menit kemudian, Thailand menyamakan kedudukan dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Umpan silang dalam dari Seksan Ratree disambut Iklas dengan tendangan voli gemilang di tiang jauh.

Pada babak tambahan, Thailand yang bermain dengan 10 pemain justru mengejutkan tuan rumah. Anan Yodsangwal merebut bola dari Elkan Baggott dan mengirimkannya kepada Peeradol Chamrasamee, yang menaklukkan Emil Audero pada menit ke-111.

Secara luar biasa, drama kembali terjadi ketika Baggott, yang lahir di Bangkok, menyamakan kedudukan lima menit kemudian melalui tembakan yang membentur bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang dan membawa final ke adu penalti.

Setelah kapten Sarach Yooyen gagal mengeksekusi penalti ketiga Thailand, penjaga gawang Garuda, Emil Audero, muncul sebagai pahlawan pertandingan. Ia menggagalkan tendangan Nattapong Sayriya untuk memastikan gelar juara bagi Indonesia.






sumber: fifa

Sigit Dicopot, Presiden Prabowo Tunjuk Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Baru

On 10.18

 


JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto melalui Surpres Presiden Prabowo Subianto dituntuk sebagai calon tunggal menggantikan Jenderal Listyo Sigit sebagai Kapolri.

"Pagi ini pimpinan DPR menerima surat dari presiden tertanggal 30 September perihal usulan pemberhentian dari jabatan dan pengangkatan dalam jabatan Kapolri," kata Krtua Komisi III DPR Habiburokhman, Kamis pagi tadi.

Habiburokhman mengatakan pihaknya akan langsung menggelar fit and proper test terhadap calon Kapolri hari ini juga, Kamis (1/10). Berdasarkan pantauan, sekitar pukul 9.20 WIB. Suyudi sudah terlihat duduk rapi guna mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR.


Hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri pengganti Listyo Sigit Prabowo.
Seluruh anggota Komisi III yang mewakili delapan fraksi di DPR menyetujui nama Suyudi sebagai calon tunggal Kapolri.

"Kita langsung sama secara aklamasi dapat disetujui?" ujar Ketua Komisi III DPR Habiburokhman meminta persetujuan peserta rapat

Usai disetujui dalam dit and proper test, nama Suyudi selanjutnya akan dibawa ke Paripurna DPR untuk resmi disahkan. Nantinya, Presiden akan langsung melantik bersamaan dengan Reshuffle yang akan digelar sore ini.

Suyudi sebelumnya dilantik Prabowo menjadi Kepala BNN pada 25 Agustus 2025 lalu. Dia menggantikan Kepala BNN yang lama, Komjen Pol Martinus Hukom.

Mengutip dari Antara,  Suyudi yang lahir di Jakarta pada 14 Juli 1973, merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1994.

Sepanjang perjalanan kariernya, Suyudi telah menjabat sejumlah jabatan reserse dan struktural, terutama di Jakarta.

Pada awal kariernya, ia menjabat sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, dan Kanit Resmob Bareskrim Polri.

Suyudi mulai menduduki jabatan kapolsek melalui jabatan Kapolsek Metro Tanah Abang pada tahun 2012 dan dilanjutkan menjadi Kapolsek Metro Penjaringan.

Jabatannya terus meningkat. Tidak hanya kapolsek, ia juga didapuk menjadi kapolres pada periode 2014-2017 pada jabatan Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Kemudian, mulai tahun 2017, Suyudi mulai menduduki jabatan di Bareskrim Polri, di antaranya dengan menjadi Wakil Direktur Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Wadirtipideksus) dan Wakil Direktur Direktorat Tindak Pidana Siber (Wadirtipidsiber) Bareskrim Polri.

Pada tahun 2023, ia menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya dan hingga akhirnya pada tahun 2024, menjabat sebagai Kapolda Banten.

Jabatan itu tidak lama diembannya. Pada tahun 2025, ia dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri hingga akhirnya didapuk menjadi Kepala BNN hingga saat ini ketika diajukan Prabowo untuk jadi calon Kapolri.




sumber: cnnindonesia

UNCTAD Catat Batam Masuk 10 Besar Konektivitas Pelayaran Tertinggi di Dunia

On 18.33



BATAM - Posisi Batam sebagai kawasan strategis dalam jaringan perdagangan mendapat pengakuan dunia internasional.


Terbaru, UN Trade and Development (UNCTAD) mencatat, Batam masuk dalam 10 pelabuhan dengan pertumbuhan Port Liner Shipping Connectivity Index (PLSCI) tertinggi di dunia untuk periode Kuartal II 2016 hingga Kuartal II 2026. Dalam daftar tersebut, Batam berada di peringkat keenam dari 10 pelabuhan dengan pertumbuhan konektivitas tertinggi.


UNCTAD mencatat, pelabuhan-pelabuhan dalam daftar mengalami pertumbuhan konektivitas yang kuat selama satu dekade, dengan pertumbuhan mencapai sekitar 274 persen hingga 697 persen, di luar tiga pelabuhan teratas yang mencatat pertumbuhan lebih tinggi.


Malaga (Spanyol) mencatat pertumbuhan persentase tertinggi dalam Indeks Konektivitas Pelayaran Kapal Lini Pelabuhan selama periode tersebut; Posisi berikutnya ditempati oleh Puerto Bolivar (Ekuador), Aliaga (Nemrut) (Turki), Pulau Batam (Indonesia), Zhapu (Tiongkok), Chabahar (Iran (Republik Islam), Arkhangelsk (Federasi Rusia), Port Hueneme (Amerika Serikat), Haugesund (Norwegia), dan Derince (Turki). 


Catatan ini menjadi salah satu gambaran perkembangan konektivitas Batam dalam jaringan pelayaran global. Hal ini sejalan dengan upaya Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam memperkuat konektivitas pelabuhan dan layanan pelayaran langsung atau direct call.


Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menjelaskan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari posisi geografis Batam yang terletak di jalur strategis perdagangan internasional.


Namun demikian, menurutnya, keunggulan geografis perlu diikuti dengan pembangunan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan dunia usaha.


“Keunggulan geografis saja tidak cukup. Kita harus memastikan pelabuhan dan infrastruktur pendukung terbangun maksimal sehingga aktivitas investasi dan industri dapat tumbuh dan memberikan manfaat kepada ekonomi daerah dan masyarakat,” ujar Amsakar, Selasa (29/9/2026).


Pertumbuhan konektivitas tersebut juga tercermin dari meningkatnya aktivitas di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar.


Sepanjang Januari–Mei 2026, layanan direct call internasional di TPK Batu Ampar mencapai 106 kunjungan kapal, meningkat 212 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 34 kunjungan.


Pada periode yang sama, volume peti kemas melalui layanan direct call mencapai 58.237 TEUs, meningkat 125 persen dibandingkan Januari–Mei 2025 yang sebesar 25.904 TEUs. 


Menurut Amsakar, perkembangan tersebut menunjukkan semakin kuatnya akses Batam terhadap jaringan perdagangan internasional.


Penguatan konektivitas Batam juga berlangsung di sektor digital melalui Nongsa–Changi Cable (NCC) yang mendarat di Batam pada 20 Juli 2026.


Kabel bawah laut tersebut menghubungkan Nongsa Digital Park, Batam, dengan Changi, Singapura, melalui 24 pasang serat optik. Kehadirannya memperkuat konektivitas digital Indonesia–Singapura sekaligus mendukung kebutuhan pusat data, komputasi awan, kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI), dan interkoneksi data center. 


Dengan demikian, konektivitas Batam tidak hanya berkembang melalui jalur laut, tetapi juga melalui jaringan digital yang semakin dibutuhkan industri berbasis teknologi.


“Kita ingin Batam semakin terhubung. Bukan hanya terhubung secara fisik melalui pelabuhan dan jalur perdagangan, tetapi juga terhubung secara digital. Keduanya akan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem investasi dan industri yang memberi kemanfaatan bagi ekonomi kita,” ungkap Amsakar. (dp)

Training Transmisi Hybrid dan DCT Resmi Ditutup, HOB: Sampai Jumpa di Bangka Belitung

On 21.31

Para peserta training, pemateri, sponsor, pengurus HOB, Perwakilan Poltek Negeri Batam berfoto bersama di depan hanggar pesawat.


BATAM - Pelatihan Transmisi Hybrid dan Dual Clutch Transmission (DCT) se-Sumatera yang digelar Himpunan Otomotif Batam (HOB) bekerjasama dengan Politeknik Negeri Batam, 26-27 September 2026 resmi ditutup. 

Bambang Ermanto, Ketua HOB menyebut pada hari terakhir training, para peserta terlihat antusias mengikuti sesi praktik. Terlebih praktik dilakukan di kawasan hanggar, lokasi yang biasa digunakan mahasiswa Poltek Negeri Batam belajar mereparasi pesawat komersial.

"Alhamdulillah training Hybrid Transmission dan DCT, baik materi teori dan praktik berjalan lancar. Ke depan acara serupa akan terus dilaksanakan," ujar Bambang Ermanto.

Para peserta kompak meneriakkan training selanjutnya dilaksanakan di Provinsi Bangka Belitung. "Kalau begitu, sampai jumpa di Bangka Belitung," tegas Bambang.

Sebelumnya pada praktik pertama, mereka dibimbing langsung oleh pakar Ev dan Hybrid Transmission, Didi Istardi, Ph.D. Sesi ini menjelaskan sistem kerja sekaligus penanganan masalah transmisi mobil hybrid.

"Harapan kami para pemilik bengkel bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi otomotif. Setidaknya mampu memperbaiki kendaraan hybrid, dimana populasinya cukup pesat. Dan selangkah lagi menuju EV," ujar Didi Istardi yang juga pengajar di Poltek Negeri Batam.

Usai santap siang dan sholat, para peserta kembali bersemangat mengikuti praktik membongkar jeroan transmisi DCT mobil Ford Fiesta. Banyak dari peserta mengaku cukup awam dengan transmisi tersebut.

Ex Ford Batam, Rio Denny Fatresa, SP.d menjelaskan DCT merupakan transmisi dengan dua kopling yang menggerakkan dua kelompok roda gigi terpisah. Tiap kopling terhubung ke input shaft-nya sendiri, keduanya duduk pada satu sumbu.

"Secara mekanis DCT adalah transmisi manual - ada synchronizer, hub sleeve, dan shift fork - hanya saja pengoperasiannya elektronik, sehingga tenaga dan akselerasi lebih responsif," ujar Rio.

Rio berahap materi teori dan praktik DCT dapat mengubah mindset para pelaku bengkel untuk berani menangani mobil mobil bertansmisi DCT seperti merek Ford, VW dan banyak lainnya.

"Kalau biasanya bermain di konvensional harapannya mereka akan berani menangani mobil bertransmisi DCT. Tentu saja ini akan menjadi nilai plus bagi peserta training yang mana cuan pun akan bertambah," pungkas Rio, sekaligus Owner Bengkel Service Solution Abadi (Spesialis Ford di Batam).