EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Wako Batam Amsakar Komitmen Perluas Cakupan Jaminan Sosial Perlindungan Ketenagakerjaan

On 17.29

Fisnaker Batam sosialisasi manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada ribuan RT RW LPM dan Pengurus Rumah Ibadah. Foto/Taher


BATAM - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan santunan Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris RT, RW, dan LPM di Gedung Serbaguna SP Plaza Sagulung, Minggu (26/4/2026).


Penyerahan santunan tersebut diberikan secara simbolis kepada 10 ahli waris. Masing-masing menerima manfaat sebesar Rp42 juta, sehingga total santunan yang disalurkan mencapai Rp420 juta.

Amsakar mengatakan, santunan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya para petugas di tingkat lingkungan yang selama ini berperan aktif dalam pelayanan publik.

“Hari ini kita menyaksikan langsung penyerahan santunan kepada 10 petugas yang telah berpulang. Totalnya Rp420 juta. Ini bukti bahwa program jaminan sosial benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Batam terus berkomitmen memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk bagi perangkat RT/RW dan pekerja rentan.

Menurutnya, perlindungan ini penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap risiko kerja.

“Ini adalah bentuk kepedulian negara. Masyarakat yang telah berkontribusi dalam mendukung program pemerintah sudah sepatutnya mendapatkan perlindungan,” katanya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi Gerakan RT/RW Sadar Jaminan Sosial yang melibatkan pengurus RT, RW, dan LPM dari Kecamatan Sagulung, Batu Aji, dan Sekupang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Yudi Suprapto, menyampaikan bahwa peningkatan kepesertaan jaminan sosial menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat jaring pengaman sosial masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami mendorong peran aktif RT dan RW untuk menyosialisasikan pentingnya jaminan sosial kepada masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah berharap, melalui upaya ini, perlindungan ketenagakerjaan dapat menjangkau lebih luas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Batam.(ygs)





Editor: teguh

Perbaikan Tuntas, Jalan Bukit Vista Menuju Sekupang Kembali Dibuka untuk Umum

On 17.17

Akses jalan Batam Center ke Sekupang via jalan hotel Vista telah kembali dibuka untuk umum/BP Batam


BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan bahwa ruas Jalan Gajah Mada, jalan tanjakan menuju Hotel Vista yang sebelumnya mengalami perbaikan, kini telah selesai diperbaiki dan kembali dapat digunakan oleh masyarakat.


Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait mengatakan, pelaksanaan rekontruksi atau perbaikan pada bagian jalan yang bergelombang itu dilakukan dengan sejumlah tahapan.

Tahap awal, pihaknya telah merampungkan perbaikan melalui metode pengerasan beton bertulang atau rigid pavement pada bagian jalan guna meningkatkan kekuatan dan daya tahan struktur jalan.

“Setelah beberapa hari kemarin jalan sempat diahlikan, Selasa sore kemarin telah kembali dibuka. Saat ini pekerjaan dilanjutkan dengan pembangunan saluran drainase di bahu jalan pada area yang terdampak,” katanya.

Selanjutnya, Ariastuty menyampaikan bahwa tahapan akhir pekerjaan akan berupa pengaspalan pada permukaan jalan yang telah dibeton, pengaspalan akan dilaksanakan setelah seluruh pekerjaan pendukung rampung.

“Sesuai arahan Kepala BP Batam Bapak Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Ibu Li Claudia Chandra, maka kita akan melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan ruas jalan di Kota Batam berfungsi maksimal,’’ ujarnya.

Dengan selesainya perbaikan ini, BP Batam berharap aksesibilitas dan kenyamanan pengguna jalan di kawasan tersebut dapat kembali optimal. (agm)






Editor: taher

Momentum Peringati Hari Bumi 2026,  Amsakar Ingin Jadikan Tanjung Banon yang Sejuk dan Nyaman

On 13.22

Kepala BP Batam Amsakar tanam pohon di Tanjung Banon sempena hari bumi 2026. Foto/BP Batam


BATAM - Melalui Gerakan Masyarakat Batam Aman, Sehat, Resik, dan Indah (Gema Batam ASRI), BP Batam bersama Kementerian Transmigrasi, Forkopimda, PT. MEG dan masyarakat Tanjung Banon, melakukan aksi gotong royong untuk menciptakan lingkungan yang sejuk dan nyaman, Rabu (22/4/2026).


Berlangsung di Kawasan Rempang Eco City, kegiatan Peringatan Hari Bumi tahun 2026 ini mengangkat tema “Dari Rempang untuk Bumi”. 


Peringatan Hari Bumi tahun 2026, menjadi momentum gerakan berbasis gotong royong terus digalakkan hingga ke tingkat RT/RW.


Sebelum pelaksanaan gotong royong, kegiatan ini didahului dengan pengukuhan 6 Satgas, dan penyerahan 300 bibit pohon jati secara simbolis.


Satgas yang dikukuhkan itu diantaranya, Satgas Drainase, Tim Oranye BP Batam dan Pemko Batam, Pasukan Merah BP Batam, Gema Asri, dan Tim Bina Marga dan Sumber Daya Air.


Adapun 6 Satgas yang beranggotakan 600 orang tersebut, akan melakukan pengumpulan sampah di tiga lokasi berbeda. Sampah yang mereka kumpulkan, akan langsung ditimbang oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam. Satgas yang memperoleh sampah terbanyak, akan diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi.


Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menegaskan bahwa Gema Batam ASRI yang telah dimulai sejak bulan Februari lalu ini, merupakan tindak lanjut kebijakan nasional Gerakan Indonesia ASRI yang diinstruksikan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.


“Seluruh Kecamatan telah mulai kegiatan gotong royong secara berkala dan dengan cara-cara yang variatif. Sampai dengan hari ini, Gema Batam ASRI ini dilaksanakan sampai tingkat RT/RW,” jelasnya.


Lebih lanjut, Amsakar juga berpesan kepada seluruh Satgas yang dikukuhkan untuk dapat melaksanakan tugas secara berkelanjutan. Tidak hanya sebagai bentuk seremonial belaka.


Sehingga, wilayah Tanjung Banon yang merupakan wilayah pengembangan baru oleh Kementerian Transmigrasi ini, bisa menjadi wilayah yang nyaman dan sejuk, serta menjadi tujuan wisata kedepannya.


“Saya bersama ibu Wakil Kepala BP Batam, mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi bentuk atensi kita bersama dalam menjadikan Batam ini sebagai rumah untuk kita semua,” tutupnya.


Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait dan Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur, Mouris Limanto. (egi)




Editor: taher

 Ciptakan Iklim Investasi, Ratusan Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Liar di Kelurahan Sei Binti

On 22.29

Tim terpadu Batam membongkar bangunan liar di Kelurahan Sei Binti/BP Batam


BATAM - Guna mendorong pengembangan dan penataan kawasan di Kota Batam, Tim Terpadu (Timdu) melaksanakan penertiban bangunan ilegal di Kelurahan Sei Binti, Kecamatan Sagulung.


Lebih dari 400 personel gabungan dari Ditpam, Satpol PP, TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, PLN, Kelurahan dan Kecamatan setempat ikut melaksanakan kegiatan.


Kegiatan dipimpin langsung Kasubdit Pengamanan Aset dan Objek Vital BP Batam, I Gede Putu Dedy Ujiana. Putu mengatakan penertiban dilakukan terhadap 23 bangunan di atas lahan yang telah dialokasikan BP Batam kepada perusahaan.


“Penertiban ini bertujuan untuk mendorong percepatan investasi di kawasan tersebut sehingga taraf hidup masyarakat bisa meningkat,” katanya.


Putu menjelaskan bahwa penertiban dilakukan secara humanis dan terukur melalui tahapan-tahapan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Penertiban turut dibantu dua excavator dan lori untuk memindahkan barang pemilik bangunan.


“Upaya sosialisasi dan pendekatan persuasif hingga upaya administratif melalui SP 1,2,3 dan SP Bongkar telah dilaksanakan,” ujarnya.


Pihaknya berharap masyarakat tidak lagi mendirikan bangunan di atas lahan yang bukan miliknya. Sebelumnya, di kawasan yang sama lebih dari 400 pemilik bangunan telah menerima sagu hati dan bersedia pindah dari lahan tersebut. (agp)



Editor: taher

Sukses Pertahankan Juara Umum MTQH Batam, Camat Sagulung : Semangat Gotong Royong Berbuah Prestasi

On 23.19

Camat Sagulung M Arfie Eranov, Ketua Tim Penggerak PKK Sagulung dr. Yunita Hartini beserta tim kafilah MTQH.


BATAM - Torehan gemilang kembali diraih Kecamatan Sagulung pada perhelatan Musabaqoh Tilawatil Alquran dan Hadis (MTQH) ke-34 Tingkat Kota Batam. Kafilah Sagulung berhasil mempertahankan gelar juara umum.


Selain itu juara 1 Astaka Tingkat Kecamatan dan juara 2 Stand Bazar PKK Tingkat Kota Batam.

Kesuksesan tersebut jelas disambut gembira Camat Sagulung, M Arfie Eranov. Ia menyebut hasil tersebut berkat semangat gotong royong masyarakat di wilayahnya.

"Alhamdulillah, berkat kebersamaan, kerja keras, dan sinergi kita semua, kita berhasil meraih dan mempertahankan prestasi gemilang ini," ujar Arfie yang pernah menjabat Lurah Tembesi, Jumat (17/4/2026).

Menurut dia prestasi ini adalah milik bersama masyarakat. Sebagai bukti bahwa kebersamaan dan semangat gotong royong mampu membawa Sagulung terus berprestasi.

"Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan dan mempererat ukhuwah di tengah masyarakat," tegasnya.

Arfie juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Sagulung atas dukungan, doa, serta partisipasi aktif dalam setiap rangkaian kegiatan MTQH ke-34 Tingkat Kota Batam.

"Secara khusus, apresiasi kami sampaikan kepada Kapolsek Sagulung, Danramil 02 Sekupang, KUA Kecamatan Sagulung, Sekretaris Kecamatan, para Lurah se-Kecamatan Sagulung, seluruh pejabat dan pegawai Kecamatan Sagulung, LPM, FK RT/RW, para Ketua RT dan RW, kader PKK, Posyandu dan Kelurahan Siaga, LAM Sagulung, BKMT, Permata se-Kecamatan Sagulung, Muslimat NU, MD Kita Kita, ALPPIND, serta segenap tokoh masyarakat, yang telah bersama-sama memberikan kontribusi terbaik demi kemajuan Kecamatan Sagulung," pungkasnya.(thr)






Editor: taher

Tanpa Bebani Keuangan Negara, BP Batam: Penataan Pot Bougenville Perkuat Estetika Kota

On 01.00

Sejumlah pot bougenville hasil dari CSR perusahaan di Batam telah ditanami bunga cantik di bundaran BP Batam.


BATAM - Keberadaan pot tanaman bougenville yang terpasang di sejumlah ruas jalan Kota Batam belakangan menjadi perbincangan masyarakat, khususnya di media sosial.


Puluhan pot tersebut terlihat tertata rapi di beberapa titik strategis, seperti ruas jalan protokol di kawasan Bundaran Punggur (Bundaran Hamidah) hingga area sekitar Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam.


Menanggapi beragam pertanyaan publik, BP Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, memastikan bahwa kegiatan penataan tersebut tidak membebani keuangan negara maupun daerah. Seluruh pembiayaan berasal dari program atau dana Corporate Social Responsibility (CSR).


Menurutnya, pemanfaatan dana CSR merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan kota. Dengan skema ini, penataan lingkungan tetap dapat dilakukan tanpa mengurangi alokasi anggaran untuk program prioritas lain yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.


“Ini penting untuk kami sampaikan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Program ini tidak menggunakan APBN maupun anggaran operasional BP Batam, melainkan berasal dari kontribusi pihak ketiga melalui skema CSR sehingga tidak membebani keuangan negara,” tegasnya.


Ia menjelaskan bahwa penataan pot bougenville tersebut merupakan bagian dari program penataan kawasan untuk menambah estetika kota.


Pemilihan tanaman bougenville ini pun beralasan. Selain memiliki warna yang cerah dan menarik secara visual, tanaman tersebut juga tahan terhadap daerah yang beriklim tropis.


Bougenville juga mampu bertahan di lingkungan perkotaan yang panas dan minim air, sehingga relatif mudah dalam perawatan. Hal ini menjadi pertimbangan penting agar penataan tetap efisien.


“Penempatan pot bougenville ini merupakan langkah untuk memperkuat estetika kota agar lebih indah, asri, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jalan,” ujarnya.


Lebih lanjut, Ariastuty menyampaikan bahwa BP Batam juga membuka ruang bagi partisipasi masyarakat dalam menjaga fasilitas tersebut agar tetap terawat.


Ariastuty menilai bahwa dukungan publik menjadi faktor penting untuk memastikan keindahan kota dapat dinikmati dalam jangka panjang.


Di samping itu, peletakan pot-pot tersebut akan dilakukan penyesuaian atau pengaturan ulang (adjustment) sembari menunggu tanaman yang saat ini dalam proses pengiriman dari Pulau Jawa.


“Terima kasih atas seluruh masukan masyarakat. Untuk peletakannya yang terlalu dekat dengan jalan, nantinya akan lebih dijauhkan kurang lebih 5 meter agar tetap tersedia bahu jalan untuk berhenti kendaraan dalam kendaraan darurat,” pungkasnya. (dn)


Editor: taher

Pemko Batam Apresiasi FKDM, Perkuat Kewaspadaan Dini Tangkal ATHG

On 09.18

Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat dibentuk. Foto/Nusur


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat kewaspadaan dini masyarakat terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Upaya ini dilakukan melalui sinergi bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).


Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) yang dirangkaikan dengan halalbihalal FKDM Kota Batam di Hotel Golden View, Sabtu (11/4/2026).

Mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam, Riama Manurung, mengapresiasi peran aktif FKDM dalam menjaga kondusivitas daerah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mendukung pembangunan Batam yang berkelanjutan.

“FKDM memiliki peran strategis sebagai mata dan telinga pemerintah. Melalui penyampaian informasi cepat terkait potensi ATHG, ini merupakan bentuk nyata bela negara sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945,” ujar Riama.(ans)




Editor: taher