EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Mantap, Pemko Batam Borong Dua Penghargaan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi

On 19.34

Wako dan Wawako Batam terima penghargaan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi BKPM. Foto/Dheo


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Capaian Realisasi Investasi Melampaui Target Tahun 2025 dan Anugerah Pengembangan Iklim Investasi Tahun 2025 dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).


Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi / Wakil Kepala BKPM, Todo Tua Pasaribu, kepada Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, saat acara Batam Investment Gala 2026 yang digelar di Hotel Marriott Batam, Kamis (29/1/2026) malam.

Wali Kota menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Sepanjang tahun 2025, realisasi investasi di Batam tercatat mencapai Rp69,3 triliun, melampaui target Indikator Kinerja Utama (IKU) sebesar Rp60 triliun.

“Realisasi investasi Batam mencapai 115,5 persen dari target yang ditetapkan. Ini adalah buah kerja keras bersama serta kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Batam,” ujar Amsakar.

Selain sektor investasi, Amsakar juga memaparkan kinerja positif sejumlah indikator makro ekonomi. Pertumbuhan ekonomi Batam hingga triwulan III tahun 2025 tercatat sebesar 6,89 persen. Ia optimistis angka tersebut akan menembus 7 persen pada laporan akhir yang dirilis Februari mendatang.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam juga mengalami peningkatan dari 83,3 menjadi 83,8, sekaligus menjadi yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan Batam Investment Gala 2026 juga dirangkai dengan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman strategis. Salah satunya kerja sama antara BP Batam dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) terkait pemanfaatan produk serta layanan perbankan guna mendukung efisiensi pelayanan publik dan operasional di lingkungan BP Batam.

Selain itu, Kementerian UMKM, PT BRI, dan BP Batam turut menandatangani nota kesepahaman tentang kolaborasi perluasan akses pembiayaan dan investasi bagi pelaku UMKM di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, mengungkapkan bahwa Batam menjadi daerah dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Hingga 2025, total penyaluran KUR di Batam mencapai Rp940 miliar kepada lebih dari 10 ribu pelaku UMKM.

“Kami berkomitmen mendorong UMKM lokal agar mampu masuk dalam rantai pasok industri besar melalui dukungan akses permodalan yang lebih luas,” kata Helvi.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todo Tua Pasaribu memberikan apresiasi terhadap kinerja investasi Batam. Ia menyebut Batam sebagai daerah yang memiliki daya saing tinggi di tingkat global.

“Jika dibandingkan dengan kota otonom lainnya, Batam berada di posisi teratas. Nilai investasi Rp69 triliun hampir setara dengan Jakarta Pusat yang merupakan kota administratif,” ujar Todo Tua.

Ia juga mengumumkan rencana penempatan Desk Investasi dan Pelayanan Perizinan pertama di Batam pada 2026 sebagai bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2025.

Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Kadis UMKM) Kota Batam Salim, Kepala DPMPTSP Batam Reza Khadafi, jajaran direksi BRI, Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Ahmad Ma’ruf Maulana, serta sejumlah tokoh pengusaha nasional. Momentum ini semakin memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan investasi di Indonesia. (ahd)





Editor: teguh

Produk Lokal Dominasi 88% Penjualan Tahun 2025, Suzuki Indonesia Perkuat Industri Nasional

On 13.56

New XL7 salah satu unit unggulan terlaris Suzuki. Foto/SIS  


JAKARTA - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menutup tahun 2025 dengan capaian gemilang melalui angka penjualan menembus di atas 64.000 unit mobil. Keberhasilan ini tidak hanya mempertegas posisi Suzuki sebagai pilihan utama keluarga Indonesia, tetapi juga memberikan dampak positif yang signifikan bagi penguatan industri otomotif nasional. 


Melalui penyerapan komponen lokal dan optimalisasi fasilitas manufaktur di dalam negeri, Suzuki terus berkomitmen menjadi penggerak roda ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.


Dony Saputra, Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales mengatakan, “Membahas pencapaian sepanjang 2025, lebih dari 64.000 unit mobil Suzuki telah terjual kepada konsumen di dalam negeri dengan berbagai model yang ditawarkan. Fakta menarik dari produk-produk yang kami tawarkan adalah 88% dari total penjualan merupakan hasil yang diproduksi nasional. Hal ini merupakan kesuksesan Suzuki dalam mendukung perkembangan industri otomotif Tanah Air.”


Dominasi New Carry dan New XL7 Selama Tahun 2025


Dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat terlihat dari dominasi segmen kendaraan komersial. New Carry konsisten menjadi pilihan utama para pelaku usaha, dengan kontribusi mencapai 47% dari total penjualan ritel. Angka ini merefleksikan tingginya kebutuhan pasar terhadap kendaraan niaga yang tahan lama dan efisien dalam biaya operasional.


Beralih ke segmen kendaraan penumpang, tren pasar menunjukkan minat yang kuat terhadap model Sport Utility Vehicle (SUV). New Suzuki XL7 menjadi penyumbang terbesar di kategori ini dengan porsi 20%, mengakomodasi kebutuhan konsumen akan mobil keluarga 7 penumpang yang fungsional.


Lini SUV Suzuki semakin lengkap dan kompetitif dengan kehadiran Fronx. Mengusung gaya Coupe SUV yang modern, model ini diproduksi langsung di pabrik Cikarang untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus diproyeksikan untuk pasar ekspor ke berbagai negara.


Sejak diluncurkan pada Mei 2025, Fronx sukses mencatatkan penjualan hampir 10.000 unit atau setara 14% dari total penjualan Suzuki. Penerimaan pasar yang positif ini juga diperkuat dengan raihan 13 penghargaan nasional, termasuk predikat Car of the Year 2025.


Varian Hybrid Jadi Pilihan Utama Mayoritas Konsumen Suzuki 2025


Selain popularitas model SUV, tahun 2025 juga menjadi momentum penting bagi adopsi teknologi elektrifikasi di Indonesia. Ketersediaan varian teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) pada model-model kunci seperti Grand Vitara, New XL7, dan Fronx berhasil mengubah perspektif konsumen tentang kendaraan yang efisien namun tetap terjangkau.


“Penerimaan terhadap teknologi hybrid ternyata sangat positif. Berdasarkan data dari Gaikindo, enam dari sepuluh pembeli mobil penumpang Suzuki kini menjatuhkan pilihannya pada varian hybrid. Hal ini menjadi bukti bahwa masyarakat kini bisa menikmati efisiensi bahan bakar yang jauh lebih baik, sekaligus ikut memberikan kontribusi nyata dalam pengurangan emisi karbon melalui kendaraan yang mereka gunakan sehari-hari,” tutup Dony. (thr)



Editor: teguh

PLN Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Tahap 2 untuk Korban Banjir di Sumatera

On 17.12

Penyaluran bantuan kemanusiaan tahap 2 dilakukan PLN Batam di Aceh Tamiang. Foto/Furqon


ACEH TAMIANG – PT PLN Batam kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan menyalurkan Bantuan Kemanusiaan Tahap 2 bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah Sumatera, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang, yang dilaksanakan pada 20 hingga 23 Januari 2026. 


Bantuan ini merupakan kelanjutan dari aksi tanggap darurat PLN Batam, setelah sebelumnya PLN Batam menyalurkan bantuan secara mandiri serta berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Batam.


Pada tahap kedua ini, bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di sejumlah desa terdampak banjir. Bantuan disalurkan secara langsung ke lokasi-lokasi terdampak sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran PLN Batam di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.


Bantuan PLN Batam Tahap 2 mencakup berbagai kebutuhan penting, antara lain sembako, perlengkapan sandang dan kebersihan, peralatan memasak, perlengkapan sekolah, hingga penyediaan sarana air bersih berupa tandon air dan sumur bor.


Bantuan tersebut disalurkan ke Desa Babo, Kecamatan Bandar Pusaka; Desa Bandar Khalifah, Kecamatan Tamiang Hulu; Gampong Bundar dan Desa Menanggini, Kecamatan Karang Baru; serta Desa Landuh, Kecamatan Rantau, dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing wilayah terdampak.


Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Samsul Bahri, menyampaikan bahwa penyaluran Bantuan Kemanusiaan Tahap 2 ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat yang terdampak bencana.


“PLN Batam memandang bantuan kemanusiaan ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus panggilan moral untuk membantu sesama. Bantuan Tahap 2 ini kami salurkan langsung ke desa-desa terdampak agar dapat menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan mendukung proses pemulihan pascabencana,” ujar Samsul.


Ia menambahkan bahwa PLN Batam memastikan seluruh proses penyaluran bantuan dilakukan secara terkoordinasi, tepat sasaran, serta mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.


“Kami berupaya agar setiap bantuan yang disalurkan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini merupakan komitmen PLN Batam untuk terus berkontribusi, tidak hanya melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui aksi sosial dan kemanusiaan,” pungkasnya.


Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Serikat Pekerja PLN Batam, Tony Yuliansyah, menegaskan bahwa keterlibatan insan PLN Batam dalam aksi kemanusiaan ini merupakan wujud solidaritas dan empati kepada sesama.


“Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah banjir yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatera. Semoga ada hikmah di balik cobaan ini, dan bantuan yang kami salurkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat serta membantu proses pemulihan,” kata Tony.


Mewakili masyarakat penerima bantuan, Datok Penghulu Desa Bandar Khalifah, Kecamatan Tamiang Hulu, Reli Rianto, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN Batam yang datang langsung dari Batam untuk membantu warganya.


“Ribuan terima kasih kami sampaikan kepada PLN Batam yang sudah datang jauh-jauh dari Batam untuk membantu masyarakat kami. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang terdampak banjir dan menjadi penguat semangat kami untuk bangkit kembali,” ujarnya.


Hal senada disampaikan Datok Kampung Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Khairil Ramadhan, yang mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan PLN Batam kepada masyarakat di desanya.


“Alhamdulillah, masih ada yang peduli dengan kondisi kami. Kami sangat berterima kasih kepada PLN Batam yang telah hadir langsung ke sini untuk mengantarkan bantuan. Ini bukan hanya soal bantuan barang, tetapi juga perhatian dan kepedulian yang sangat kami rasakan,” tutur Khairil.


Melalui penyaluran Bantuan Kemanusiaan Tahap 2 ini, PLN Batam menegaskan bahwa nilai kepedulian, gotong royong, dan solidaritas sosial menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari peran perusahaan. PLN Batam berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat serta membantu percepatan pemulihan pascabencana.


PLN Batam akan terus berkomitmen untuk hadir dan berkontribusi bagi masyarakat, tidak hanya dalam penyediaan layanan kelistrikan, tetapi juga melalui aksi-aksi sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.(thr)




Editor: teguh

Kepala BP Batam Sambut Baik Kepengurusan Baru KADIN, Dorong Sinergi dan Energi Positif

On 13.16

Pengurus Kadin Batam dan Kepri mengunjungi BP Batam. Foto/Nova


BATAM – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, secara resmi menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi pengurus baru Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Batam dan KADIN Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Selasa sore (27/1/2026). 


Pertemuan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara regulator dan pelaku usaha untuk menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi Batam di tahun 2026.


Rombongan pengurus dipimpin langsung oleh Ketua Kadin Kota Batam periode 2025–2030, Roma Nasir Hutabarat, dan Ketua Kadin Provinsi Kepri periode 2026-2031, Mustava.


Dalam sambutannya, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa KADIN merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi dan menaikkan kelas UMKM.


Ia memaparkan bahwa selama 11 bulan kepemimpinannya, indikator makro ekonomi Batam menunjukkan performa gemilang.


"Data makro ekonomi kita pada triwulan ini mencapai 6,89%, meningkat dibanding tahun lalu sebesar 6,6%. Capaian investasi bahkan menyentuh angka Rp68,3 Triliun atau 115% di atas target yang ditetapkan. Hal ini membuktikan bahwa tata kelola kita sudah berada di jalur yang benar (on the track)," ujar Amsakar.


Ia menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang positif ini berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang ditandai dengan menurunnya angka pengangguran dan tingkat kemiskinan di Kota Batam.


Meski mencatat prestasi luar biasa, Amsakar mengingatkan pelaku usaha masih adanya tantangan domestik yang menjadi prioritas, yakni penanganan titik banjir, ketersediaan air bersih, dan pengelolaan sampah. Ia menekankan pentingnya tata kelola dan investasi yang memerhatikan daya dukung ekosistem agar pembangunan tetap berkelanjutan.


Terkait isu internasional, Amsakar menanggapi keresahan KADIN akan kebijakan tarif resiprokal dari pemerintahan Donald Trump yang mempengaruhi bisnis solar panel global, termasuk di Batam. 


"Saya mendorong KADIN untuk dapat melakukan langkah-langkah terobosan dengan tidak hanya bergantung pada pasar Amerika. Kita harus mencari pangsa pasar alternatif dan baru. kita punya potensi besar untuk mengekspor ke banyak negara potensial." tegasnya.


*Komitmen KADIN untuk Batam 2026*


Ketua Kadin Kota Batam, Roma Nasir Hutabarat, menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan BP Batam dalam melibatkan pelaku usaha dalam perencanaan ekonomi. "Kami berkomitmen untuk menciptakan iklim ekonomi yang kondusif agar laju investasi di tahun 2026 semakin meningkat," ungkap Roma.


Senada dengan hal tersebut, Ketua Kadin Provinsi Kepri, Mustava  menekankan pentingnya membangun energi positif di awal masa kepengurusannya. "Batam butuh kolaborasi yang kuat. KADIN siap berpartisipasi aktif, berbagi program, dan memastikan langkah kami relevan dengan tujuan pengembangan Batam di masa depan," pungkas Mustava.


Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk melakukan sharing program secara berkala demi memastikan Batam tetap menjadi destinasi investasi utama di kawasan Asia Tenggara.


Turut hadir Anggota /Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan Fary Djemy Francis, Direktur Investasi Dendi Gustinandar, Direktur Pembangunan Infrastruktur Boy Zasmita dan 16 Pengurus KADIN.(nad)





Editor: teguh

Kepala BP Batam Dukung Program Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang dan Galang

On 17.19

Kepala BP sekaligus Wako Batam, Amsakar mensosialisasikan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Rempang Galang. Foto/Dipa


BATAM — Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menemui warga Rempang Galang untuk memaparkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih, Selasa (27/1/2026).


Hadir bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pertemuan ini menjadi momentum untuk Amsakar dalam membangun pemahaman bersama tentang arah pembangunan pendidikan yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto.


Ia menjelaskan bahwa Sekolah Terintegrasi Merah Putih ini menghadirkan sekolah berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin/prasejahtera agar tetap bisa belajar dan membangun masa depan tanpa terbebani biaya.


Di samping itu, program ini juga bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul sejak dini, sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.


“Sekolah rakyat ini hadir untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan berkembang,” ujar Amsakar.


Secara teknis, sekolah ini akan menerapkan konsep boarding school dengan fasilitas pendidikan unggulan dan asrama yang layak secara gratis.


Berdiri di atas lahan kurang lebih seluas 19 hektare, berbagai sarana pendukung seperti lapangan sepak bola, kolam renang berstandar olimpiade/internasional, klinik kesehatan, serta central kitchen juga akan tersedia di sana.


Melalui konsep tersebut, peserta didik akan mendapatkan pembinaan yang menyeluruh, mulai dari aspek akademik, karakter, hingga pengembangan potensi diri.


Di samping itu, Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih ini juga bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter, nilai-nilai kebangsaan, serta keterampilan teknologi.


“Program Presiden Prabowo ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan di Indonesia, khususnya di Batam. Oleh sebab itu, kami memerlukan dukungan dari seluruh warga dan para tokoh masyarakat. Mari kita bersama-sama menyiapkan generasi terdidik untuk Batam yang lebih baik,” jelas  Amsakar. (dpn)



Editor: teguh