EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Transnusa Tingkatkan Pengalaman Penumpang, Seluruh Penerbangan Singapura Beroperasi di Changi Terminal 4

On 11.21

Pesawat Airbus A320


JAKARTA - PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa) akan memindahkan seluruh operasional penerbangannya di Singapura ke Singapore Changi Airport Terminal 4 efektif mulai 1 September 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam terus meningkatkan pengalaman pelanggan melalui layanan yang semakin premium, sekaligus memperkuat standar layanan internasional yang dihadirkan Transnusa di setiap titik perjalanan. 

Langkah tersebut sejalan dengan pertumbuhan jaringan internasional Transnusa yang terus berkembang di kawasan Asia Pasifik. Seiring bertambahnya destinasi yang dilayani, perusahaan tidak hanya memperluas konektivitas, tetapi juga terus berinvestasi dalam peningkatan kualitas pengalaman pelanggan, mulai dari proses keberangkatan di bandara hingga layanan selama penerbangan. 

Bagi Transnusa, perpindahan ke Terminal 4 bukan sekadar perubahan lokasi operasional. Kehadiran di salah satu terminal bandara paling modern di dunia menjadi awal dari pengalaman perjalanan yang lebih baik. Sejak tiba di bandara, pelanggan akan merasakan proses keberangkatan yang lebih cepat, lebih praktis, dan lebih nyaman melalui pemanfaatan teknologi digital di setiap tahapan perjalanan. Dengan demikian, pengalaman terbang tidak lagi dimulai ketika pesawat lepas landas, melainkan sejak langkah pertama pelanggan memasuki terminal keberangkatan. 

Group CEO Transnusa, Datuk Bernard Francis, mengatakan bahwa perpindahan operasional ke Singapore Changi Airport Terminal 4 merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih premium bagi para pelanggan.

"Seiring berkembangnya jaringan internasional Transnusa, kami ingin memastikan kualitas pengalaman pelanggan juga terus meningkat. Bagi kami, perjalanan tidak dimulai ketika pesawat lepas landas, tetapi sejak pelanggan tiba di bandara. Karena itu, kehadiran kami di Changi Airport Terminal 4 memungkinkan pelanggan menikmati proses perjalanan yang lebih cepat, lebih nyaman, dan lebih efisien melalui fasilitas serta teknologi kelas dunia yang tersedia di terminal ini," ujar Datuk Bernard. 


Terminal 4 Hadirkan Pengalaman Perjalanan yang Lebih Cepat dan Nyaman 

Sebagai salah satu terminal bandara paling modern di dunia, Terminal 4 Changi Airport mengintegrasikan teknologi digital di hampir seluruh proses keberangkatan penumpang. Mulai dari automated check-in, automated bag drop, pemeriksaan keamanan yang lebih efisien, layanan imigrasi berbasis biometrik, hingga proses boarding otomatis, seluruhnya dirancang untuk mempercepat alur perjalanan sekaligus memberikan pengalaman yang lebih nyaman. 

Dengan proses yang semakin sederhana dan terintegrasi, pelanggan memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan perjalanan, bersantai, maupun menikmati berbagai fasilitas yang tersedia di terminal sebelum penerbangan.

Menurut Datuk Bernard, peningkatan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman perjalanan yang lebih menyeluruh.

"Teknologi bukan sekadar menghadirkan proses yang lebih cepat, tetapi juga membuat perjalanan terasa lebih nyaman dan sederhana bagi pelanggan. Itulah pengalaman yang ingin kami hadirkan melalui operasional di Terminal 4, di mana pelanggan dapat menghabiskan lebih sedikit waktu untuk mengantre dan lebih banyak waktu menikmati perjalanan mereka," tambah Datuk Bernard. 


Dari Kuliner hingga Konektivitas, Pengalaman Perjalanan Semakin Lengkap 

Selain menghadirkan proses keberangkatan yang lebih efisien, Terminal 4 juga menghadirkan pengalaman yang melengkapi perjalanan pelanggan. Beragam pilihan restoran dengan cita rasa khas Singapura maupun internasional, pusat perbelanjaan, gerai duty-free, serta area komersial yang menjadikan waktu sebelum keberangkatan sebagai bagian dari pengalaman perjalanan itu sendiri.

Setibanya di Singapura, pelanggan juga dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menuju berbagai kawasan utama, seperti Marina Bay, Orchard Road, Sentosa, maupun Central Business District melalui jaringan transportasi publik yang terintegrasi, termasuk MRT, bus, taksi, dan layanan transportasi daring.

Kombinasi antara teknologi, kenyamanan, dan konektivitas tersebut menjadikan Terminal 4 sebagai salah satu pintu masuk utama bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis yang berkunjung ke Singapura.


Terminal Baru Perkuat Standar Layanan Premium Transnusa 

Perpindahan operasional ke Terminal 4 juga menjadi bagian dari langkah Transnusa dalam memperkuat kualitas layanan seiring ekspansi jaringan internasional perusahaan.

Sejak bertransformasi menjadi Premium Service Carrier, Transnusa terus mengembangkan konektivitas yang menghubungkan Indonesia dengan berbagai kota di kawasan Asia Pasifik. Saat ini, Transnusa melayani penerbangan menuju Singapura, Kuala Lumpur, Penang, Subang, Bangkok, Phuket, Guangzhou, dan Perth, sekaligus memperkuat jaringan domestik melalui hub utama di Jakarta, Bali, dan Manado.

Datuk Bernard menegaskan bahwa pengembangan jaringan dan peningkatan kualitas layanan harus berjalan beriringan agar pelanggan memperoleh pengalaman perjalanan yang konsisten.

"Ekspansi jaringan bukan hanya tentang membuka lebih banyak destinasi. Yang sama pentingnya adalah memastikan setiap pelanggan merasakan peningkatan kualitas layanan di setiap perjalanan. Kehadiran kami di Changi Airport Terminal 4 merupakan bagian dari investasi jangka panjang Transnusa untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman, efisien, dan sesuai dengan standar layanan internasional yang terus kami bangun," jelasnya. 

Mulai 1 September 2026, seluruh penerbangan Transnusa dari dan menuju Singapura akan beroperasi melalui Singapore Changi Airport Terminal 4. Transnusa mengimbau seluruh pelanggan untuk memperhatikan informasi terminal keberangkatan maupun kedatangan sebelum melakukan perjalanan.

Perpindahan ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan Transnusa sebagai maskapai Premium Service Carrier yang terus mengembangkan jaringan internasional sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan. Dengan beroperasi dari salah satu terminal bandara paling modern di dunia, Transnusa menghadirkan awal perjalanan yang lebih cepat, lebih nyaman, dan lebih berkesan bagi setiap pelanggan. (thr)

Update Peserta Perlinsos, Rudi Panjaitan: 97.997 Keluarga Batam Telah Mendaftar Bantuan

On 10.15

Rudi Panjaitan, Kadiskominfo Batam


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengingatkan masyarakat bahwa pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) akan berakhir pada 31 Agustus 2026. Hingga pemutakhiran data per 29 Agustus 2026 pukul 09.30 WIB, sebanyak 97.997 kepala keluarga (KK) di Kota Batam telah terdaftar dalam program tersebut.


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengimbau warga yang belum mendaftar agar segera memanfaatkan waktu yang tersisa sebelum pendaftaran ditutup.


“Batas akhir pendaftaran Perlinsos adalah 31 Agustus 2026. Kami mengingatkan dan mengimbau seluruh warga Kota Batam bahwa masyarakat yang tidak terdaftar di basis data Perlinsos hingga batas waktu tersebut tidak dapat difasilitasi dalam program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah,” tegas Rudi di Kantor Diskominfo Batam, Minggu (30/8/2026).


Berdasarkan pemutakhiran data tersebut, jumlah KK yang telah terdaftar Perlinsos bertambah 2.680 KK dibandingkan data sebelumnya. Dari total 97.997 KK tersebut, sebanyak 84.273 KK difasilitasi melalui 3.210 Agen Perlinsos, sedangkan 13.724 KK melakukan pendaftaran secara mandiri.


Rudi menjelaskan, pemutakhiran data kependudukan dan pendaftaran Perlinsos berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) menjadi bagian penting dalam mendukung penyaluran program perlindungan sosial.


Menurutnya, data yang akurat diperlukan agar berbagai program jaminan dan bantuan sosial yang diberikan pemerintah dapat disalurkan secara transparan, tepat sasaran, dan akuntabel.


Dari 12 kecamatan di Kota Batam, Sagulung mencatat jumlah pendaftar Perlinsos tertinggi dengan 18.336 KK. Jumlah tersebut terdiri atas 2.033 KK yang mendaftar secara mandiri dan 16.303 KK melalui 490 agen.


Selanjutnya, Sekupang mencatat 12.553 KK, terdiri atas 2.562 pendaftar mandiri dan 9.991 KK melalui 420 agen. Kemudian Bengkong sebanyak 12.210 KK, dengan 1.216 pendaftar mandiri dan 10.994 KK melalui 394 agen.


Kecamatan Batam Kota mencatat 10.521 KK, terdiri atas 2.173 pendaftar mandiri dan 8.348 KK melalui 288 agen. Berikutnya, Sei Beduk sebanyak 9.544 KK, terdiri atas 1.034 pendaftar mandiri dan 8.510 KK melalui 379 agen.


Sementara itu, Nongsa mencatat 8.855 KK, terdiri atas 740 pendaftar mandiri dan 8.115 KK melalui 343 agen. Nongsa juga mencatat kenaikan jumlah pendaftar tertinggi pada pemutakhiran terbaru, yakni bertambah 656 KK.


Adapun jumlah pendaftar di kecamatan lainnya meliputi Batu Aji 6.251 KK, Batu Ampar 5.413 KK, Lubuk Baja 4.513 KK, Galang 4.012 KK, Belakang Padang 3.378 KK, dan Bulang 2.411 KK.


Selain perkembangan pendaftaran Perlinsos, Pemko Batam juga mencatat capaian aktivasi IKD. Dari 999.357 warga yang telah melakukan perekaman KTP-el, sebanyak 102.569 jiwa telah melakukan aktivasi IKD atau mencapai 10,26 persen.


Sekupang menjadi kecamatan dengan persentase aktivasi IKD tertinggi, yakni 12,82 persen atau 18.272 aktivasi dari 142.572 rekam KTP-el. Berikutnya Belakang Padang sebesar 12,66 persen atau 2.004 aktivasi dari 15.829 rekam KTP-el, Bulang 12,20 persen atau 1.100 aktivasi dari 9.019 rekam KTP-el, dan Galang 10,86 persen atau 1.628 aktivasi dari 14.984 rekam KTP-el.


Persentase aktivasi selanjutnya tercatat di Bengkong sebesar 10,54 persen, Sei Beduk 10,51 persen, Sagulung 10,41 persen, Batam Kota 9,97 persen, Lubuk Baja 9,83 persen, Batu Aji 9,04 persen, Nongsa 8,08 persen, dan Batu Ampar 7,84 persen.


Dengan batas akhir pendaftaran yang jatuh pada 31 Agustus 2026, Pemko Batam kembali mengajak warga yang belum terdaftar agar segera melakukan pendaftaran. Warga dapat menghubungi Agen Perlinsos di kelurahan masing-masing, menggunakan layanan pendaftaran mandiri, atau mendatangi titik pelayanan kependudukan terdekat.


Pemko Batam mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu hingga batas akhir untuk memastikan data keluarga telah masuk dalam basis data Perlinsos.(rls)

Pipa Muka Kuning Rampung Aliran Air Telah Kembali, BP Batam Sampaikan Permohonan Maaf

On 22.39



BATAM — Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Air Batam Hilir memastikan pekerjaan perbaikan jaringan pipa air minum di kawasan Muka Kuning rampung pada Sabtu (29/8/2026) pukul 14.45 WIB. 

Dengan selesainya pekerjaan tersebut, pengaliran air minum kepada pelanggan di wilayah terdampak mulai dilakukan secara bertahap dan terukur dengan mengutamakan kestabilan tekanan serta keamanan jaringan.

BP Batam menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya suplai air yang berlangsung lebih lama dari perkiraan awal, khususnya pelanggan di kawasan Tembesi, Barelang, Sagulung, Fanindo, Marina, dan sekitarnya.

Selama proses pengerjaan berlangsung, BP Batam juga memberikan bantuan air bersih bagi masyarakat di wilayah terdampak sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan dasar warga.

Pekerjaan relokasi pipa berdiameter 800 milimeter di depan Kawasan Batamindo telah dimulai sejak Rabu (26/8/2026). Dalam pelaksanaannya, tim teknis menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama pada proses penyambungan dan pengelasan pipa sehingga pekerjaan membutuhkan waktu lebih lama dari perencanaan awal.

Pada Jumat (28/8/2026), saat dilakukan uji coba pengaliran, ditemukan kebocoran pada jaringan sehingga diperlukan penanganan lanjutan. Tim teknis kemudian melakukan perbaikan dan pengujian secara cermat untuk memastikan sambungan pipa benar-benar aman dan jaringan dapat kembali beroperasi secara optimal.

Setelah melalui proses penanganan dan pengujian, seluruh pekerjaan perbaikan akhirnya dapat diselesaikan pada Sabtu (29/8/2026) pukul 14.45 WIB. Selanjutnya, pengaliran air dilakukan secara bertahap untuk menjaga tekanan jaringan tetap aman dan mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, meninjau langsung lokasi pekerjaan pada Sabtu siang untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai target dan seluruh langkah penanganan dilakukan secara optimal.

“Saya meninjau langsung lokasi untuk memastikan pekerjaan ini benar-benar tuntas dan masyarakat segera mendapatkan kembali layanan air. Tidak boleh ada pembiaran terhadap gangguan layanan dasar. Seluruh tim harus bekerja maksimal, terukur, dan memastikan jaringan aman sebelum aliran dipulihkan,” tegas Amsakar.

Amsakar menegaskan bahwa pemulihan layanan air merupakan prioritas utama BP Batam. Ia meminta seluruh jajaran teknis dan pengelola layanan terus mengawal proses distribusi hingga tekanan air kembali stabil di seluruh wilayah terdampak.

“Kami memahami kebutuhan masyarakat. Karena itu, setelah pekerjaan selesai, pengaliran dilakukan bertahap agar jaringan tidak kembali mengalami gangguan. Saya minta proses pemulihan ini dipantau secara ketat sampai pelayanan benar-benar normal,” ujarnya.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menyampaikan bahwa pihaknya memahami air merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sehingga setiap gangguan terhadap layanan air menjadi perhatian serius. Ia menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya suplai air yang berlangsung lebih lama dari perencanaan awal serta mengapresiasi kesabaran masyarakat selama proses perbaikan.

“Yang paling utama adalah memastikan setelah perbaikan ini selesai, jaringan dapat kembali berfungsi dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat segera pulih. Saat ini pengaliran air sudah mulai dilakukan secara bertahap. Kami mohon masyarakat tetap bersabar karena proses pemulihan tekanan dan distribusi air membutuhkan waktu agar kondisi jaringan kembali stabil,” kata Denny.

BP Batam bersama PT Air Batam Hilir akan terus memantau proses pengaliran dan kondisi jaringan setelah pekerjaan selesai. Evaluasi juga dilakukan untuk meningkatkan kesiapan teknis, pengawasan pekerjaan, dan kualitas pelayanan air minum. 

BP Batam menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim teknis yang telah bekerja secara intensif serta kepada masyarakat atas kesabaran, pengertian, dan dukungan selama proses perbaikan berlangsung.(ava)

Li Claudia Buka Ruang Dialog dengan Media, Ariastuty: Kritik Tetap Bagian dari Demokrasi

On 13.30

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra ingin akgiri polemik dengan wartawan dan berjanji akan berdialog.


BATAM – Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang semakin sehat, profesional, dan saling menghormati antara pemerintah dan insan pers.


Menurutnya, hubungan yang baik dengan media merupakan bagian penting dalam memastikan informasi mengenai pembangunan Batam dapat diterima masyarakat secara utuh.


Hal tersebut sejalan dengan semangat yang terus didorong Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, untuk memperkuat silaturahmi dan komunikasi dengan para pemimpin redaksi serta insan media di Batam.


Ariastuty mengatakan, silaturahmi tidak semata-mata berbicara mengenai pemberitaan, tetapi menjadi ruang untuk saling mengenal, bertukar pandangan, memahami tantangan masing-masing di era digital, sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka.


Ariastuty Sirait, menegaskan bahwa upaya Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, membangun silaturahmi dengan insan pers merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat komunikasi dan keterbukaan informasi antara pemerintah dan media.


Menurut Ariastuty, hubungan yang semakin dekat dan terbuka akan memberikan ruang bagi pemerintah maupun media untuk saling bertukar informasi, menyampaikan masukan, serta memahami persoalan dari perspektif masing-masing.


“Ibu Li Claudia ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan media. Silaturahmi ini bukan untuk membatasi ruang kritik, tetapi justru membuka ruang dialog agar pemerintah dan media bisa saling mendengar dan memahami.” Ungkap Tuty.


Ariastuty mengatakan, pemerintah sangat menghargai media yang menjalankan fungsi kontrol sosial secara kritis. Kritik, menurutnya, merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi dan dapat menjadi masukan bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi dan perbaikan.


Namun, ia berharap setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap mengedepankan akurasi, verifikasi, konfirmasi, dan keberimbangan.


“Kami tentu ingin media tetap kritis. Kritik itu penting. Tetapi kritik yang kuat justru lahir dari proses jurnalistik yang kuat—ada verifikasi, ada konfirmasi, ada data, dan ada keberimbangan. Dengan begitu, kritik menjadi masukan yang konstruktif sekaligus memberikan informasi yang utuh kepada masyarakat.” Kata Tuty.


Menurut Ariastuty, pemerintah juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan akses informasi dan ruang konfirmasi yang memadai kepada media. Karena itu, komunikasi yang baik antara pemerintah dan insan pers menjadi penting agar berbagai informasi mengenai kebijakan maupun pembangunan Batam dapat disampaikan secara lebih lengkap.


"Ibu Li Claudia menekankan bahwa apabila ada informasi yang belum lengkap, silakan dikonfirmasi kepada pemerintah. Kalau ada data yang perlu dijelaskan, kami siap memberikan penjelasan. Begitu juga kalau ada kritik dari media, tentu menjadi bahan yang kami dengarkan dan evaluasi.” Katanya.


Ia menilai, silaturahmi yang ingin dibangun Li Claudia dengan media merupakan kesempatan untuk menciptakan hubungan yang lebih cair. Media tidak hanya hadir ketika terdapat persoalan, sementara pemerintah tidak hanya berkomunikasi ketika membutuhkan publikasi.


“Kita ingin hubungan pemerintah dan media tidak hanya bertemu saat ada persoalan. Mari kita bangun komunikasi sejak awal. Pemerintah bisa menjelaskan kebijakan, media bisa menyampaikan apa yang dirasakan masyarakat. Dari komunikasi seperti itu, banyak hal bisa kita pahami bersama.” Lanjut Tuty.


Ariastuty menegaskan, kemitraan dengan media tidak berarti pemerintah mengharapkan pemberitaan yang selalu positif. Sebaliknya, pemerintah membutuhkan media yang tetap independen, kritis, dan profesional dalam menjalankan fungsi jurnalistiknya.


“Kami tidak membutuhkan media yang hanya memuji pemerintah. Kami membutuhkan media yang kritis dan profesional. Kalau kritiknya berdasarkan data dan melalui proses verifikasi serta konfirmasi, tentu itu menjadi bagian penting bagi pemerintah untuk berbenah.” Pungkas Tuty.


Bagi Ariastuty, tujuan akhirnya bukan sekadar membangun hubungan baik antara pemerintah dan media, tetapi menciptakan ekosistem informasi publik yang sehat, di mana kritik dapat disampaikan secara profesional, pemerintah terbuka memberikan penjelasan, dan masyarakat menjadi pihak yang memperoleh manfaat dari komunikasi yang berkualitas.(gam)

Proyek Jalan Gajah Mada Landing Point Fly Over Laluan Madani Capai 39,194 Persen

On 21.36



BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi di Kota Batam.

Salah satunya melalui pekerjaan Peningkatan Jalan Gajah Mada segmen Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani. Hingga 24 Agustus 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 39,194 persen.

Amsakar mengatakan, BP Batam memastikan setiap pekerjaan infrastruktur terus dipantau secara berkala agar pelaksanaannya tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Kami terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap progres pekerjaan. Langkah percepatan terus didorong agar pelaksanaan kembali sesuai dengan rencana,” kata Amsakar di Batam Centre.

Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen agar pekerjaan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan perencanaan awal, dengan tetap memperhatikan kualitas dan standar teknis yang telah ditetapkan.

“Percepatan dilakukan secara terukur tanpa mengabaikan aspek mutu dan keselamatan pekerjaan,” jelasnya.

Senada, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan, pihaknya berkomitmen menjaga pelaksanaan pembangunan sesuai perencanaan dan dapat segera dirasakan masyarakat.

Disebutkan, peningkatan Jalan Gajah Mada segmen Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani akan diperlebar menjadi dua jalur, nantinya masing-masing sisi terdiri dari tiga lajur.

“Pekerjaan peningkatan jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarkawasan dan mendukung kelancaran arus lalu lintas di Batam,” ujarnya.

Selain peningkatan jalan, BP Batam juga terus melaksanakan sejumlah pekerjaan infrastruktur lainnya yang mencakup pembangunan dan peningkatan jalan, jembatan, drainase hingga fasilitas terminal domestik. (gam)