EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Semarak Idul Adha 1447 Hijriah, BKDI Badan Pengusahaan Batam Sembelih 33 Hewan Kurban

On 08.23

 

Pegawai BP Batam berjibaku menggulingkan seekor sapi yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Qurban 2026/Dipa


BATAM - Memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) menyembelih 33 hewan kurban yang terdiri dari 15 ekor sapi dan 18 ekor kambing, Jumat (29/5/2026).

Ketua Panitia Kurban sekaligus Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam, Rully Syah Rizal, menjelaskan bahwa hewan kurban tersebut berasal dari sumbangan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, jajaran Anggota/Deputi Bidang, serta pegawai di lingkungan BP Batam yang berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini.

Ia menambahkan, daging-daging kurban itu nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima, termasuk kepada petugas kebersihan dan tenaga pendukung operasional di lingkungan BP Batam dan media mitra BP Batam.

“Kami berharap, penyaluran daging kurban ini dapat memberikan manfaat dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat dan penerimanya,” ujar Rully.

Lebih lanjut, Rully mengatakan bahwa pelaksanaan ibadah kurban di lingkungan BP Batam tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial antarpegawai. Selain bentuk ketaatan kepada Allah SWT, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Di samping itu, kata Rully, pelaksanaan kurban bukan sekadar kegiatan tahunan atau rutinitas keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui semangat berbagi dan kebersamaan.

“Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang bagaimana kita memperkuat rasa kepedulian dan kebersamaan antar sesama,” pesan Rully. (dn)

Serikat Media Siber Indonesia Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

On 20.28

 


BATAM Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) saat ini tengah  memperjuangkan kesejahteraan dosen di Mahkamah Konstitusi (MK) melalui uji materi Undang-Undang Guru dan Dosen.

ADI mendesak MK menetapkan aturan agar gaji pokok dosen minimal dua kali lipat dari Upah Minimum Regional (UMR).

Dalam sidang uji materi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen di Mahkamah Konstitusi, belum lama ini,  Senin (25/5/2026), Ketua Umum Asosiasi Dosen Indonesia Mohammed Ali Berawi mengungkapkan banyak dosen di Indonesia terpaksa mencari pekerjaan tambahan di luar kampus untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kondisi demikian menurut Ali,  berdampak langsung pada kemampuan dosen menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ditegaskan Ali, bagaimana dosen dapat menjalankan tugas akademik secara optimal jika pada saat yang sama masih harus memikirkan kebutuhan dasar keluarganya.

Untuk itu, ADI meminta negara lebih berpihak pada kesejahteraan dosen melalui reformasi pendidikan tinggi.

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), konstituen Dewan Pers, turut menyatakan dukungannya terhadap usulan Asosiasi Dosen Indonesia (ADI), dalam memperjuangkan standar gaji para dosen di tanah air.

Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus dalam keterangannya pada awak media menyebut, sudah selayaknya para pengajar di universitas (dosen) mendapatkan kenaikan  gaji/upah.  

"Bukan hanya tentang  peningkatan kesejahteraan, hal ini menyangkut masa depan pendidikan di Indonesia," ujar Firdaus, Jumat (29/5/2026).

Firdaus menyebut, di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menjadi negara paling buncit dalam standar upah para dosen.

"Rata-rata gaji dosen di Indonesia hanya berkisar Rp 3,36 juta per bulan, jauh dari layak dibandingkan negara-negara tetangga yang memberikan standar gaji yang layak untuk dosen. Untuk itu, SMSI mendukung perjuangan kawan-kawan ADI dalam memperjuangkan standar gaji yang layak bagi para dosen di MK. Nah hal ini juga tentunya akan berdampak pada sumberdaya SMSI dimasa akan datang," pungkas Firdaus.(*)

Pastikan Pengerjaan Berjalan Optimal, Li Claudia Pantau Langsung Proyek Jalan dan Drainase

On 08.10

 

Li Claudia Chandra, Plh Kepala BP / Wakil Walikota Batam,  mengecek proyek jalan dan drainase/Agam

BATAM - Plh. Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra memanfaatkan hari libur Idul Adha 1447 H dengan melakukan peninjauan Pengerjaan Proyek Peningkatan Jalan dan Drainase di sejumlah Kawasan Kota Batam.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama jajaran BP Batam dan Pemerintah Kota Batam sebagai bentuk komitmen dalam memastikan pembangunan infrastruktur berjalan optimal, tepat sasaran, dan tepat waktu.

Beberapa titik yang menjadi lokasi peninjauan antara lain perbaikan jalan di Underpass Pelita, peningkatan jalan dan drainase di Kawasan Tanjung Piayu, pembangunan drainase di depan Putera Batam hingga Graha Hermine, serta peningkatan Jalan Dotamana menuju SMA Negeri 3 Batam.

Dalam peninjauan tersebut, Li Claudia turut mengecek progres pekerjaan di lapangan, kualitas pengerjaan, hingga kondisi drainase yang menjadi perhatian penting dalam mendukung kebersihan dan mengurangi potensi genangan saat musim hujan.

 
Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar menjadi salah satu prioritas pihaknya dalam meningkatkan daya saing investasi Kota Batam.

“Kami ingin memastikan pembangunan jalan dan drainase berjalan optimal dan selesai tepat waktu agar masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” ujar Li Claudia, Kamis (28/5/2026). 

Menurutnya, pembangunan dan peningkatan jalan dan drainase yang baik tidak hanya berdampak pada kelancaran mobilitas barang dan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan wajah Kota Batam yang lebih tertata, bersih, dan nyaman.

Oleh karena itu, ia bersama Kepala BP Batam terus mendorong percepatan pembangunan dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan di lapangan.

“Pak Amsakar dan saya berkomitmen untuk terus hadir dan bekerja keras demi mewujudkan Batam yang semakin maju, modern, dan nyaman bagi masyarakat maupun investor,” serunya. (ap)





Sekda Batam Firmansyah: Jadikan Idul Adha Momentum Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

On 11.43

Sekda Batam Firmansyah dan ribuan warga salat Idul Adha 1447 H di Dataran Engku Putri/Kominfo


BATAM - Gema takbir mengiringi pelaksanaan salat Idul Adha 1447 H di Dataran Engku Putri, Rabu (27/5/2026). Ribuan masyarakat Batam dari berbagai pelosok memadati kawasan pusat pemerintahan tersebut untuk menunaikan salat setahun sekali.  


Hamparan sajadah yang memenuhi lapangan serta lantunan takbir yang terus bergema menghadirkan suasana religius yang kuat. Iduladha tahun ini tidak hanya menjadi perayaan hari besar keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial.


Pelaksanaan Salat Id dimulai pukul 06.30 WIB dan berlangsung tertib. Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, hadir dan melaksanakan salat bersama masyarakat mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Dalam sambutannya, Firmansyah mengatakan, Iduladha mengandung pesan penting tentang ketulusan dan pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.


“Iduladha mengajarkan kita arti ketulusan dan pengorbanan. Dalam hidup, ada banyak hal yang perlu diikhlaskan demi kebaikan yang lebih besar. Di tengah berbagai tantangan kehidupan, kita harus terus menjaga rasa persaudaraan dan kepedulian sosial,” ujarnya.


Ia menambahkan, semangat berkurban tidak semata dimaknai sebagai penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi refleksi untuk menekan ego, meluruskan niat, dan memperluas manfaat bagi sesama.


Pemerintah Kota Batam bersama jajaran Kementerian Agama dan seluruh unsur terkait memastikan pelaksanaan Salat Iduladha berlangsung aman, tertib, dan lancar di seluruh wilayah kota.


Berdasarkan data yang dihimpun, Salat Iduladha 1447 Hijriah di Kota Batam dilaksanakan di 1.020 titik yang tersebar di 12 kecamatan. Jumlah tersebut terdiri atas 943 masjid, 42 musala, dan 35 lapangan terbuka.


Tingginya jumlah titik pelaksanaan mencerminkan antusiasme masyarakat dalam menyambut Iduladha. Dari kawasan permukiman hingga pusat kota, suasana ibadah dan gema takbir menyatu dalam kebersamaan masyarakat Batam yang hidup dalam keberagaman.


Pada Iduladha tahun ini, jumlah hewan kurban di Batam juga meningkat sekitar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total tercatat sebanyak 7.011 ekor hewan kurban, terdiri atas 2.408 ekor sapi dan 4.603 ekor kambing yang tersebar di seluruh kecamatan.


Peningkatan tersebut dinilai menjadi indikator tumbuhnya semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.(rob)

Ribuan Warga Semarakkan Pawai Takbir Iduladha 1447 H, Li Claudia Ajak Doakan Jemaah Haji

On 19.30



BATAM - Ribuan warga memadati kawasan Masjid Agung Raja Hamidah, Batam Centre, Selasa (26/5/2026) malam untuk menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah melalui Pawai Takbir tingkat Kota Batam. Gema takbir yang menggema sepanjang malam berpadu dengan iring-iringan mobil hias, menciptakan suasana religius sekaligus semarak.


Pawai takbir secara resmi dilepas oleh Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Tradisi tahunan yang digelar Pemerintah Kota Batam tersebut kembali menjadi ruang kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan dengan tertib dan penuh antusias.


Dalam sambutannya, Li Claudia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang hadir memeriahkan malam takbiran.


“Atas nama Pemerintah Kota Batam, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta pawai takbir dan masyarakat Kota Batam yang hadir serta turut menyemarakkan malam takbiran Iduladha di Masjid Agung Raja Hamidah,” ujarnya.


Pada kesempatan itu, Li Claudia juga menyampaikan bahwa Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, saat ini tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci bersama jemaah lainnya.


“Mari bersama kita doakan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jemaah senantiasa diberi kesehatan hingga kembali ke Tanah Air dengan sehat dan selamat dan menyandang haji yang mabrur,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Pawai Takbir, Sukri, mengatakan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh 37 mobil hias dan 45 kendaraan pendukung.


Rute pawai dimulai dari kawasan Masjid Agung Raja Hamidah dan berakhir di Simpang Polsek Batuampar.


Peserta berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, kecamatan dan kelurahan se-Kota Batam, instansi vertikal, organisasi masyarakat Islam, serta perwakilan masjid dan musala.


Untuk menambah kemeriahan, Pemerintah Kota Batam menyiapkan hadiah total Rp36 juta bagi pemenang lomba mobil hias. Juara I memperoleh Rp12 juta, juara II Rp10 juta, juara III Rp8 juta, dan juara IV Rp6 juta.


Panitia juga menetapkan sejumlah ketentuan lomba, di antaranya penggunaan kendaraan jenis pikap atau lori dengan maksimal roda enam dan tinggi kendaraan tidak melebihi empat meter. Setiap peserta diwajibkan menampilkan tema, slogan, serta identitas kelompok, dan didukung tim beranggotakan tujuh hingga sepuluh orang.


Pawai takbir tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan syiar Islam di tengah masyarakat Batam menjelang Hari Raya Iduladha. (rka)