EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Luar Biasa, 9 Wakil Benua Afrika Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

On 11.49

Pemain Austria hanya bisa bengong melihat tendangan pemain Aljazait/TVRI


TEXAS - Aljazair melengkapi daftar 9 wakil Benua Afrika  yang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Negara leluhur Zinidine Zidane tersebut di laga pamungkas penyisihan grup mampu menahan imbang Austria, Minggu (28/6/2026) pagi. 

Duel Aljazair vs Austria berakhir dengan skor 3-3. Kondisi itu membuat Austria jadi runner up grup J dengan nilai empat poin, unggul selisih gol atas Aljazair.

Aljazair sendiri lolos sebagai salah satu tim peringkat tiga terbaik karena punya empat poin dan masuk ke zona delapan besar dalam klasemen peringkat tiga terbaik.

Masukya Aljazair ini melengkapi daftar 9 tim nasional Afrika yang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Di antaranya Maroko,  Pantai Gading, Ghana, Mesir, Afrika Selatan, Senegal, Kepulauan Verde, Congo dan Aljazair. Minus Tunisia yang tersingkir dari grup F.

Laga 32 besar Piala Dunia 2026 akan dimulai pada Minggu (28/6) waktu setempat atau Senin (29/6) dini hari WIB.


Berikut Daftar 32 Tim Negara Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

1. Meksiko
2. Swiss
3. Paraguay
4. Kanada
5. Brasil
6. Maroko
7. Amerika Serikat
8. Jerman
9. Prancis
10. Norwegia
11. Argentina
12. Kolombia
13. Afrika Selatan
14. Bosnia dan Herzegovina
15. Pantai Gading
16. Ekuador
17. Belanda
18. Jepang
19. Swedia
20. Australia
21. Spanyol
22. Cape Verde
23. Inggris
24. Ghana
25. Mesir
26. Portugal
27. Belgia
28. Kroasia
29. Senegal
30. RD Kongo
31. Austria
32. Aljazair (yos)

Batam Tuan Rumah Rakorwil ADKASI 2026, Siap Tunjukkan Sebagi Kota Destinasi MICE

On 18.18

Sekda Batam Firmansyah optimis siap layani peserta ADKASI


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyambut baik terpilihnya Kota Batam sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Sumatera Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) Tahun 2026. Kegiatan berskala regional tersebut resmi dibuka di Hotel Pacific Palace, Jodoh, Kecamatan Batuampar, Sabtu (27/6/2026).


Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada Batam menjadi kehormatan sekaligus bukti semakin kuatnya posisi kota ini sebagai pusat penyelenggaraan berbagai agenda nasional maupun internasional.


“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami menyambut baik kehadiran seluruh peserta Rakorwil Sumatera ADKASI. Penunjukan Batam sebagai tuan rumah sejalan dengan visi pembangunan yang diusung Wali Kota Batam, yakni menjadikan Batam sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition),” ujar Firmansyah.


Menurutnya, Batam memiliki infrastruktur yang memadai untuk mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Mulai dari kemudahan akses transportasi, ketersediaan hotel, hingga fasilitas pertemuan yang representatif, seluruhnya menjadi modal penting dalam mendukung suksesnya agenda pemerintahan, baik di tingkat nasional maupun internasional.


Pembukaan Rakorwil Sumatera ADKASI 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat nasional dan daerah, di antaranya Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati, Ketua Umum ADKASI Siswanto, Direktur Dana Transfer Khusus Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan Purwanto, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Horas Maurits Panjaitan.


Sementara itu, Ketua ADKASI Wilayah Sumatera, Anto, mengatakan Rakorwil tahun ini mengangkat tema “Momentum Revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Otonomi Daerah Asimetris, dan Penguatan Kelembagaan DPRD dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.”


Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan dinamika penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia yang memiliki karakteristik wilayah, budaya, dan kondisi geografis yang beragam.


“Indonesia memiliki karakteristik wilayah, budaya, dan geografis yang sangat beragam sehingga pendekatan otonomi daerah tidak dapat diseragamkan. Konsep otonomi daerah asimetris menjadi penting untuk mengakomodasi kebutuhan khusus setiap daerah dengan tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Anto.


Ia juga menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan DPRD agar semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan regulasi, serta didukung sumber daya manusia yang kompeten sebagai mitra strategis pemerintah daerah.


Anto menjelaskan, meski belum seluruh DPRD kabupaten dari 10 provinsi di Sumatera dapat menghadiri Rakorwil tahun ini, forum tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antardaerah melalui pertukaran pengalaman dan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.


Menutup sambutannya, Anto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam dan seluruh panitia atas dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Batam beserta seluruh panitia yang telah memberikan dukungan penuh sehingga Rakorwil Sumatera ADKASI 2026 dapat terlaksana dengan baik. Semoga forum ini menghasilkan rekomendasi strategis yang memberikan manfaat bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (mhi)

Ventilated Seat Suzuki Grand Vitara, Bikin Perjalanan Tetap Nyaman Meski Cuaca Panas

On 00.05

Fitur ventilated seat pada Suzuki Grand Vitara sangat ampuh atasi cuaca panas


BATAM - Bagi masyarakat Indonesia yang hidup di iklim tropis, suhu panas kerap meningkat di dalam kabin mobil ketika kendaraan terparkir di area terbuka atau terjebak kemacetan. Situasi tersebut membuat pengendara maupun penumpang butuh kenyamanan ekstra. Menjawab kebutuhan tersebut, Suzuki menghadirkan Grand Vitara terbaru dengan kelengkapan fitur ventilated seat pada kursi baris depan.


“Penambahan fitur ventilated seat pada Grand Vitara merupakan wujud kehadiran fitur yang tepat guna. Pelanggan bisa merasakan manfaatnya secara langsung di tubuh. Dengan demikian, perjalanan jarak jauh akan jadi lebih nyaman," kata Donny Saputra, Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).


Kesejukan Langsung Pada Tubuh


Ventilated seat merupakan fitur yang bekerja dengan menghisap udara dari dalam kabin melalui permukaan kursi. Melalui teknologi ini, hawa panas yang dikeluarkan tubuh penumpang akan ikut terhisap, kemudian secara efektif tergantikan oleh udara kabin, sehingga pengguna langsung merasakan sensasi sejuk yang menyegarkan, terutama pada area punggung dan paha.


Jika AC bekerja mendinginkan seluruh ruang kabin dari arah depan, maka ventilated seat menyempurnakannya dengan menghadirkan kesejukan langsung pada bagian tubuh yang bersentuhan dengan kursi. Teknologi ini sangat relevan untuk membantu mengurangi rasa gerah, terutama saat cuaca sedang terik.


Cara Mengaktifkan Ventilated Seat


  1. Kursi berventilasi pada Grand Vitara dapat digunakan secara mudah melalui beberapa langkah:
  2. Tekan tombol ventilated seat di area konsol tengah.
  3. Pilih tingkat sirkulasi udara sesuai preferensi (Tinggi – Sedang – Rendah).
  4. Sistem akan menghisap udara panas melalui lubang ventilasi kecil pada permukaan bantalan dan sandaran kursi depan.
  5. Ventilated Seat Tetap Bekerja Meski Engine Auto-Stop Aktif


Hal menarik dari ventilated seat milik Grand Vitara yaitu kemampuannya untuk tetap beroperasi meski peran engine auto-stop sedang aktif. Dalam kemacetan misalnya, SUV berteknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) akan melakukan efisiensi bahan bakar dengan cara mematikan mesin sejenak. Pada situasi tersebut, pengendara tetap dapat merasakan kesejukan dari kursi berventilasi karena pasokan listrik tetap terjaga.


“Peningkatan ini dapat membuat pelanggan betah berlama-lama dalam Grand Vitara. Dalam arti benar-benar menikmati perjalanan meskipun durasinya panjang. Fokus kepuasan pengguna seperti inilah yang menjadi perhatian bagi kami di Suzuki.” tutup Donny. (thr)

Kuliah Kerja Lapangan di BP Batam, Ariastuty: Kesempatan Baik untuk Para Mahasiswa Uniba

On 18.08

Ariastuty Sirait terima mahasiswa Uniba yang lakukan kuliah lapangan di BP Batam


BATAM - Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait menerima langsung kunjungan akademik dari Universitas Batam (UNIBA), Kamis (25/6/2026) di Conference Room IT Center.


Kunjungan ini merupakan kuliah lapangan yang diadakan oleh Universitas Batam dan bagian dari upaya memperdalam ilmu pengetahuan tentang pertumbuhan pembangunan dan ekonomi daerah khususnya di Kota Batam.


Kunjungan ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Batam, Prof. Dr. Ramli, SE., M. S bersama Dosen Pengampu Universitas Batam, Dr. Agus Siswanto Siagian, S.H., M. H., C. Med serta melibatkan 120 mahasiswa/i dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis jurusan Manajemen dan Akutansi serta Fakultas Hukum.


Dalam sambutannya, Ariastuty menjelaskan bahwa Batam bukan hanya dikenal sebagai kawasan industri dan investasi, tetapi juga merupakan kota yang tumbuh dari keberagaman budaya, masyarakat, serta semangat kolaborasi


“Selain kawasan industri dan investasi Batam juga merupakan Kota yang memiliki ragam budaya, masyarakat, pemerintahan dan pembangunan ekonomi yang saling berkaitan menjadikan Batam sebagai kawasan industri dan Free Trade Zone,” ucap Ariastuty


Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi para mahasiswa untuk berdiskusi, bertanya dan menggali pengalaman sebanyak mungkin sebagai bentuk pengembangan ilmu generasi penerus demi pembangunan daerah dan bangsa.


“Manfaatkan kesempatan ini untuk saling bertanya, diskusi dan menggali pengalaman untuk mendapatkan informasi sebagai bekal berharga ketika memasuki dunia kerja serta berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa”- tambah Ariastuty.


Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa tampak antusias mengikuti kegiatan dan mendengarkan penjelasan tentang pertumbuhan pembangunan pembangunan dan ekonomi Kota Batam.


Pada kesempatan ini pula, Ariastuty didampingi oleh Kepala Biro Keuangan, Siswanto; Kepala Biro Organisasi, Kepatuhan dan Manajemen Resiko, Yuli Widyastuti; Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga, Sthefani Barlian dan Kasubbag Advokasi Tata Usaha Negara, Harry Kurniawan (NR)

Pemko Batam Ajak Masyarakat Bijak dan Objektif Dukung Program Pemerintah

On 18.03

Rudi Pandjaitan, Kadis Kominfo Kota Batam


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajak masyarakat untuk menyikapi secara bijak berbagai informasi yang berkembang terkait kegiatan pawai yang dikaitkan dengan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan, Pemerintah Kota Batam terus mencermati informasi yang beredar di tengah masyarakat, termasuk di media sosial, agar seluruh persoalan dapat dipahami secara utuh dan proporsional.


Menurut Rudi, dalam setiap dinamika kebijakan publik, perbedaan pandangan merupakan hal yang lumrah dan diperbolehkan dalam demokrasi kita saat ini. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat menyikapi berbagai informasi secara arif dan tidak terburu-buru dalam membangun persepsi yang berpotensi merugikan kita sendiri.


“Perbedaan pendapat terhadap suatu kebijakan adalah sesuatu hal yang biasa dalam kehidupan demokrasi. Ada yang mendukung, ada pula yang memiliki pandangan berbeda. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh pihak dapat menyampaikan pendapat secara santun dan berdasarkan informasi yang benar,” katanya.


Ia menambahkan, Pemerintah Kota Batam senantiasa terbuka terhadap berbagai masukan dan aspirasi masyarakat sebagai bagian dari proses pembangunan daerah.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang kondusif, serta mengedepankan klarifikasi dan verifikasi terhadap setiap informasi yang beredar, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tambahnya.


Rudi juga berharap berbagai dinamika yang berkembang dapat menjadi ruang dialog yang konstruktif demi mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat yang semakin baik. (rka)