HEADLINE NEWS

EKONOMI

POLITIK

BATAM

BINTAN

Wah, Satpol PP Batam Arogan dan Kejam Terhadap Pedagang Kecil

[caption id="attachment_5913" align="alignleft" width="290"]Satpol PP Batam mengangkut gerobak pedagang di Tiban BTN. foto: david/kepriupdate Satpol PP Batam mengangkut gerobak pedagang di Tiban BTN. foto: david/kepriupdate[/caption]

BATAM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tengah gencar menertibkan pedagang kaki lima (PKL) menjelang puasa. Seperti misalnya di sepanjang jalan Tiban BTN, Rabu (3/6) kemarin.

 

Dalam aksi itu sekitar 40 orang Satpol PP dikerahkan. Membuat para pedagang kocar kacir kebingungan. Semua gerobak dan tenda pinggir jalan milik pedagang diangkut menggunakan lori.

 

Gerobak yang baru saja didorong ke pinggir jalan tempat biasa mereka jualan, lansung diangkut petugas. Bahkan ada penjual ayam penyet yang belum selesai memasang tendanya langsung dicokok.

 

Penertiban ini tentu saja mendapat perlawanan keras dari para pedagang. Kepada Dantum 4 Satpol PP tersebut, pedagang meminta supaya gerobak mereka tidak dibawa dengan berbagai alasan, namun petugas tidak menggubrisnya.

 

"Jangan dibawa pak, inikan sudah mau puasa. Jangan arogan lah, kami cuma cari makan kecil-kecilan. Kalau saya nggak jualan mau makan apa anak saya di rumah," ucap seorang pedagang penuh emosi.

 

Namun sepertinya Satpol PP enggan menggubris keluhan pedagang. "Silakan ke kantor saja," kata seorang petugas.

 

Menurut petugas pihaknya akan meratakan seluruh pasar kaget yang ada di Batam. Hal ini agar pasar milik pengusaha yang sudah menyetor retribusi ke pemerintah bisa meraup untung.

 

"Berjualan secara resmi, biar enak sama enak. Pedagang resmi juga mengeluh kalau kalian jualan seenak hatinya saja," tutur petugas lagi. (red/david)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *