EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Kodja Bahari Shipyard Batam Diduga Tutupi Kasus Laka Kerja

 

 

BATAM - Seorang pekerja galangan kapal salah satu subkon di Kodja Bahari Shipyard Nongsa Batam, mengalami luka parah setelah terjatuh saat mengerjakan sandblasting dari ketinggian 3 meter, Selasa (3/3) sekira pukul 14.30 WIB.

 

Meski korban sempat dilarikan ke klinik terdekat, namun pihak Kodja Bahari Shipyard diduga menutup-nutupi kasus itu ke publik.

 

Informasi di lapangan korban jatuh akibat terkejut saat menyentuh kabel telanjang bertegangan tinggi. Membuatnya terpelanting ke bawah dan pingsan.

 

Beberapa sumber di internal perusahaan, faktor safety atau keselamatan kerja di lokasi galangan kapal ini disinyalir sangat buruk.

 

"Pekerja menggunakan safety alakadarnya, bahkan ada yang hanya menggunakan sandal jepit. Tentu ini sudah tidak standar Kesehatan Keselamatan Kerja (K3), padahal perusahaan ini punya BUMN," ujar sumber kepada kepriupdate.com, Rabu (4/3).

 

Sementara itu Warko, Wakil Cabang Kodja Bahari Shipyard Batam membenarkan kecelakaan kerja itu. Tetapi ia membantah tudingan jika perusahaannya tak menerapkan standar K3.

 

"Alhamdulillah (korban) tidak apa-apa, yang lain bisa lanjut kerja kang," kata Warko.

 

"Kita secara korporasi sudah menerapkan SMK K3 dan OHSAS," tambahnya. (red/amok)