EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

DKP Batam Gagal Atasi Sampah

 

 

[caption id="attachment_7160" align="alignleft" width="290"]Sampah menggunung di jalan depan perumahan Gardan Raya Batam Center. foto: kepriupdate Sampah menggunung di jalan depan perumahan Gardan Raya Batam Center. foto: kepriupdate[/caption]

BATAM - Batam merupakan daerah tujuan wisata, sehingga butuh penataan kota lebih tertib dan bersih seperti misalnya kota Venezia, Berlin dan Istanbul Turki.

 

Akan tetapi kota ini rupanya tidak belajar dan peduli dengan asetnya. Tentu saja citranya semakin buruk utamanya di mata wisman dan turis lokal.

 

Tengok saja di jalan raya protokol, berbagai perumahan dan perkampungan, tumpukan sampah dalam keadaan berserak dengan bau tidak sedap dapat dengan mudah ditemui.

 

Menanggapi itu Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam, Yudi Admaji mengatakan pihaknya sudah menempatkan petugas kebersihan di berbagai titik.

 

"Kita mempunyai beberapa jenis pengangkut sampah mulai pick-up, dump truk bahkan becak. Masalahnya ketika petugas sudah pulang, kita jumpai masyarakat kembali membuang sampah di luar bak sampah yang sediakan," tutur Yudi Admaji, Selasa (27/10/2015).

 

Jika DKP Batam hanya bisa menyalahkan masyarakat, artinya mereka telah gagal baik dalam implementasi hingga edukasi kepada masyarakat.

 

"Lucu, dari dulu masalah sampah kok tidak pernah tuntas-tuntas. Apa sebaiknya dibubarkan saja DKP, kalau kadisnya cuma bisa menyalahkan masyarakat," ujar Romi, warga Sengkuang. (thr/jk)