EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Pak Jokowi...Segera Basmi ​Mafia Lahan di BP Batam

 

 

[caption id="attachment_7694" align="alignleft" width="290"]Kepala BP Batam vs Mendagri Tjahjo Kumolo. foto: alfie/kepriupdate Kepala BP Batam vs Mendagri Tjahjo Kumolo. foto: alfie/kepriupdate[/caption]

BATAM - Rencana Mendagri Tjahjo Kumolo membubarkan Badan Pengusahaan (BP) Batam tak pelak membuat resah para mafia lahan di bumi berjuluk Segantang Lada ini.

 

Desas-desus yang beredar di kalangan aktivis penolak keberadaan sarang penyamun (BP Batam, red), kebijakan Tjahjo Kumulo sangat tepat menyusul selama ini oknum BP Batam kerap berkolaborasi dengan segelintir mafia untuk memperjualbelikan lahan.

 

Alhasil harga tanah di Batam ibarat emas mulia yang harganya selangit. Mereka dapat mengatur sesuka hatinya menentukan alokasi lahan kepada calon investor yang membuat tanah kian melambung harganya. Bahkan status lahan tumpang tindih akibat keberadaan para mafia lahan yang bisa berasal dari anggota dewan, LSM, oknum pejabat dan genk star.

 

"Lihat saja sekarang para mafia sudah kasak kusuk seperti kebingungan. Mau lahan mana lagi yang mereka kuasai lalu dijual ke investor dengan biaya tinggi," ujar Yoga, warga Nagoya kepada AMOK GROUP, Kamis (7/1/2016).

 

Kemendagri menurutnya sangat tepat mengambil kebijakan tersebut. "Ini sudah sangat meresahkan para investor dan masyarakat Batam. Pak Jokowi segera basmi mafia lahan di BP Batam," ujarnya. (AMOK GROUP)