EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Guru Honorer Batam Kelilit Utang, Gelar Sarjananya Tak Berharga

 

BATAM - Nasib pengajar dan pendidik alias guru yang merupakan aset bangsa benar-benar memperihatinkan nasibnya. Dan gelar pahlawan tanpa tanda jasa memang pantas disemayamkan secara abadi kepada guru yang mengajar di Kota Batam.

 

Sebab sudah hampir 3 bulan mereka tak bergaji. Para guru honor di kota ini pun tak tau harus berbuat apa dengan kondisi saat tersebut.

 

HL salah satu guru honor Batam mengaku pusing dan tidak bisa berbuat apa-apa. Ironisnya, kini ia mengaku dikejar-kejar rentenir karena meminjam uang untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

 

"Utang banyak pak, bayar rumah, bayar listrik, bayar air. Itu baru pembayaran yang wajib pak, belum lagi makan sehari-hari," ujar HL kepada kepriupdate.com, Selasa (22/3/2016).

 

MG, guru honorer lainnya juga mengalami nasib serupa. Bahkan ia harus memutar otak untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Pasalnya istri MG sedang hamil tua dan sebentar lagi akan melahirkan.

 

"Saya bingung harus membiayai kelahiran istri dari mana," kata MG dengan nada lirih.

 

Sungguh memilukan nasib guru honor di Kota Batam. Guru bertitel sarjana yang telah banyak menghasilkan pejabat dan pemimpin yang menguasai negara. Namun itulah guru, pahlawan tanpa tanda jasa yang seolah-olah tak berharga di mata pemerintah. (red)