EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

ATB Mati, Warga Sagulung Terpaksa Pakai Air Rawa

 

 
BATAM - Krisis air bersih kembali melanda warga Batam, seperti dirasakan warga di Kaveling Sagulungbaru Kelurahan Seibinti, Sagulung. Matinya air di lokasi mereka telah berlangsung sejak hari minggu lalu.

 

Celakanya air mati tersebut tanpa pemberitahuan kepada warga. Kondisi ini jelas membuat warga kecewa karena tidak bisa beraktivitas seperti mandi dan cuci.

 

Ibu Marbun, salah seorang warga mengaku sangat kecewa atas ketidakprofesionalan ATB Batam.

 

"Sudah dua hari ini saya merendam pakaian, tapi sampai hari ini belum bisa nyuci karena air tidak hidup," keluhnya.

 

Sementara Ketua RT 04 RW 07 Kaveling Sagulungbaru mendesak ATB untuk bertanggungjawab.

 

"Giliran masyarakat telat bayar air, pihak ATB sewenang-wenang langsung memberi denda bahkan mencabut meteran. Tapi giliran air mati, ATB tenang-tenang saja," kecamnya.

 

Warga lainnya yang berusaha menghubungi ATB Batam juga mengaku sangat kecewa, pasalnya tidak mendapatkan respon baik dari perusahaan air swasta itu.

 

"ATB tidak profesional kalau seperti ini," geram Naek Sihotang, warga lainnya.

 

Untuk mengakali krisis air tersebut, beberapa warga terpaksa mengambil air di rawa-rawa yang jaraknya 2 kilometer dari pemukiman mereka. (alfie)