EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Tangkap Paman dan Sepupu, Mohammed Bin Salman Ngebet Berkuasa di Arab Saudi


JEDAH - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman terus menancapkan kuku-kuku ambisius berkuasanya. Hal tersebut setelah ia menangkap dua anggota kerajaan, yakni Pangeran Ahmed bin Abdulaziz al Saud, yang merupakan adik dari Raja Salman, dan Pangeran Mohammed bin Nayef, yang diketahui keponakan Raja Salman.

Keduanya ditangkap di rumahnya pada Jumat (6/3) karena dituduh berencana mengkudeta Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Mengutip Wall Street Journal, Sabtu (7/3), penangkapan itu diduga atas perintah langsung Mohammed bin Salman.

Namun, sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Kerajaan Arab Saudi terkait penangkapan dua anggota kerajaan itu.

Sementara itu, dikutip dari Associated Press, selain menangkap Pangeran Ahmed dan Nayef, pihak kerajaan juga menangkap saudara laki-laki Nayef, Pangeran Nawaf bin Nayef.

Mohammed bin Nayef diketahui merupakan salah satu tokoh kontraterosime Saudi dan menjadi salah satu putra mahkota sampai 2017, sebelum Raja Salman mencabut gelar itu dan memberikan ke Mohammed Bin Salman.

Sementara itu, Ahmed dikabarkan baru kembali ke Saudi setelah menjalani pengasingan di London, Inggris, akibat skandal pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.

Penahanan tiga anggota kerajaan ini menjadi tindakan tegas terbaru yang diambil oleh Mohammed bin Salman.

Mohammed Bin Salman kini bertanggung jawab langsung pemerintahan Kerajaan Saudi dan kinerjanya mendapat pujian dari negara-negara barat karena menerapkan reformasi sosial.  

Di sisi lain, Mohammed bin Salman sempat mendapat kecaman dari dunia internasional atas tuduhan keterlibatan pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul.


sumber : cnn Indonesia