KEPRI

NASIONAL

EKONOMI

POLITIK

SPORT

Kapan Ganti Oli Matik Mobil, Supaya Tak Kena Masalah dan Bikin Kantong Jebol



BATAM - Pemilik mobil berpenggerak matik wajib memperhatikan kondisi oli transmisi. Hal tersebut penting supaya tidak kena masalah yang bikin kantong jebol.

Oli transmisi matik atau automatic transmission fluid (ATF) memiliki fungsi penting seperti pengendali kerja dari torque conventer sebagai salah satu komponen utama.


ATF juga berfungsi untuk melepaskan panas dari komponen bergerak di transmisi matik.

Makanya, begitu oli matik bermasalah, kerja transmisi langsung terganggu dan kerusakan akan merembet ke berbagai komponen yang biaya perbaikannya tidak murah.

Oli Transmisi Matik Kotor

Mobil matik yang banyak dipakai di kota besar dengan tingkat kemacetan tinggi, usia pakai ATF-nya bisa lebih singkat dari rekomendasi.

Itu karena pengaruh suhu mesin tinggi saat macet membuat suhu oli matik ikut naik selama pemakaian sehingga mengakibatkan daya lubrikasi berkurang.

Begitu pula dampak gesekan kampas kopling dan plat besi saat kopling transmisi matik bekerja membuat timbulnya residu kotoran yang lambat laun akan menumpuk.

Alhasil oli matik menjadi kotor dan mengental.

Kualitas oli matik yang buruk bakal memperpendek usia pakai transmisi matik dan mengakibatkan kerusakan serius pada transmisi.

Cara Atasi Masalah Oli Matik

Oli transmisi otomatis dikenal memiliki masa pakai yang panjang, tapi ada yang menyarankan penggantian setiap sekitar 40.000 – 60.000 km tergantung kondisi pemakaian.

Kamu bisa melakukan penggantian oli tranmisi matik di bengkel resmi Toyota sekaligus diskusi dengan service advisor mengenai kondisi transmisi matik.

Selain mengganti oli transmisi matik secara teratur sesuai rekomendasi pabrikan, dalam jangka waktu tertentu pemilik mobil juga disarankan untuk melakukan pengurasan atau flushing oli matik.

Untuk mudahnya, setiap dua kali ganti oli matik, sebaiknya kamu juga melakukan flushing, atau sekitar 80.000 – 120.000 km sekali.

Apalagi saat gejala oli matik bermasalah sudah terasa mengganggu.

Metode Kuras Oli Matik

Cara flushing atau menguras pertama masih dengan metode tradisional.

Oli transmisi lama dibuang, kemudian dimasukkan sekitar 3 liter oli transmisi yang baru. Setelahnya mobil dibawa berjalan sambil tuas transmisi dimainkan.

Tidak perlu terlalu lama, yang penting seluruh bagian terlumasi dan oli bekerja sesuai peruntukannya. Buang oli tersebut dan ganti lagi dengan yang baru.

Apabila sudah dikuras untuk kedua kalinya, masukkan lagi 3 liter oli transmisi baru lainnya untuk melumasi komponen di dalamnya.

Kemudian, mainkan lagi tuas transmisinya.
Jika sudah terlihat bening, maka pengurasan sudah tidak perlu dilakukan lagi.

Cara kedua menggunakan alat penguras khusus yang biasa disebut ATF Changer.

Alat ini bekerja menguras oli matik yang ada di dalam transmisi tanpa perlu menjalankan mobil dengan proses lebih singkat dan efisien.

source : tam

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *