EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Disperindag Kota Batam Antisipasi Kelangkaan Gas Melon Jelang Lebaran



BATAM - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam menggelar operasi pasar epjiji tabung ukuran 3 kilogram, biasa disebut gas melon, di GOR Raja Ja'far, Sekupang, Rabu (5/5/2021). Kegiatan tersebut sebagai langkah pemerintah memenuhi kebutuhan warga menjelang Lebaran.


Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, mengatakan, kegiatan tersebut hasil kerja sama dengan Pertamina Kepri dan Hiswana Migas Kepri. Ia berharap, dengan kegiatan ini, masyarakat tidak khawatir kelangkaan elpiji.


"Jelang Lebaran biasanya permintaan tinggi karena banyak warga memasak menyiapkan makanan untuk Lebaran," ujar Gustian.


Ia mengaku kegiatan tersebut bisa jadi akan digelar di lokasi lain sesuai permintaan atau kebutuhan masyarakat.


"Tidak ada kelangkaan gas, kegiatan ini lebih ke memudahkan masyarakat dan menjamin agar pihak tertentu memanfaatkan tingginya kebutuhan dengan menaikkan harga," kata dia.


Ia berharap, dengan adanya operasi pasar itu pula, tidak ada pihak yang sengaja menimbun gas untuk kebutuhan Lebaran nanti. Ia mengaku pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang menindak agen atau pangkalan nakal.


"Kita ingin masyarakat tenang dalam menjalankan ibadah puasa dan menyambut Lebaran tahun ini," katanya.


Secara teknis, Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian dan ESDM Disperindag Batam, Januar Arka, menjelaskan operasi pasar tersebut, baru ditentukan satu titik saja yang dimulai pukul 14.00-17.00 melalui agen PT Makmur Kasih Karunia (MKK). Bagi warga yang hendak membeli, wajib menunjukkan KTP atau KK.


"Per KTP (Kartu Tanda Penduduk) atau KK (Kartu Keluarga) hanya maksimal dua tabung. Kita jual dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) Rp18.000," jelas Januar.


Ia mengatakan, pihaknya akan melihat respons dari masyarakat dengan adanya operasi pasar tersebut. Sesuai arahan pimpinan, tidak menutup kemungkinan akan digelar tempat lain juga.


"Untuk operasi pasar hari ini, hanya disiapkan 560 tabung," katanya.


Sales Branch Manajer Pertamina Kepri, William Handoko, mengatakan, akan terus mendukung program Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin ketersediaan stok elpiji. Operasi pasar tersebut bahkan akan dilanjutkan besok untuk di Kecamatan Batuaji, tepatnya di Perum Putra Jaya, Tanjunguncang.


"Agen yang akan melaksanakan tetap PT MKK, tahap awal dipersiapkan 560 tabung," katanya.