EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Hari ke-11 Operasi Keselamatan Seligi 2023, Polda Kepri Bagi Helm dan Tas Sekolah Gratis

Tindakan simpatik polisi kepada pelajar Batam yang mengendarai motor diharap membuat calon penerus bangsa itu taat berlalu-lintas, Jumat (17/2/2023). (Foto: Fah/Kepriupdate).


BATAM - Memasuki hari ke-11 Operasi Keselamatan Seligi 2023, Ditlantas Polda Kepri melaksanakan pembagian helm SNI dewasa dan anak-anak, tas sekolah dan tumbler kepada pengguna jalan di Simpang Frenki Batam Center, Jumat (17/2/2023).


Adapun sasaran Operasi Keselamatan Seligi 2023 adalah pengendara R2 yang tidak menggunakan helm dan tidak menggunakan helm standar. Masyarakat yang ditemukan tidak menggunakan helm dan tidak menggunakan helm standar terlebih dahulu diberikan teguran lisan dan kemudian diberikan helm standar oleh Ditlantas Polda Kepri.


Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto menjelaskan pihaknya melakukan aksi pre emtif dengan cara mengedukasi dan memberikan bimbingan kepada masyarakat pengguna jalan supaya tertib. Memacu inisiatif untuk menggunakan helm sesuai ketentuan tapi karena dia ada keterbatasan, helm yang sekiranya sudah kurang layak kita ganti dengan helm yang baru .


“Pengguna kendaraan R2 walaupun yang dibonceng masih anak-anak juga berkewajiban untuk memakai helm, oleh karena itu yang kita liat anak-anak memakai helm kita berikan reward tas anak sekolah dan tumbler botol minuman yang semoga bisa bermanfaat untuk anak tersebut," kata Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto.


Kombes Tri menambahkan selain bagi-bagi helm, tas sekolah dan tumbler, kegiatan operasi keselamatan seligi ini juga akan mengedepankan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat. Hal itu supaya masyarakat benar-benar tertib sehingga angka kecelakaan bisa ditekan dan dicegah.


Sementara Staff PT Jasa Raharja Mulyadi mengatakan, tujuan operasi ini pertama adalah kuntuk meminimalkan kecelakaan lalu lintas. Karena, selama ini pengendara sepeda motor roda dua mendominasi untuk kecelakaan lalu lintas.


“Sehingga apa yang kita berikan hari ini berupa helm minimal bisa memberikan perlindungan bagi si korban untuk meminimalkan tingkat cederanya dan yang kedua kita juga menekankan keataatan membayar pajak," kata Mulyadi.


Mulyadi menyebut tugas pokok jasa raharja adalah menyantuni korban kecelakaan. 


"Santunan ini bisa kita bayarkan apabila masyarakat bisa tertib membayarkan pajak karena dalam membayar pajak itu ada juga sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan yang ini akan kita kumpulkan," pungkasnya. (fah)




Editor : Teguh