EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Gegara Judi Dilarang di Tanah Air, Warga Indonesia Serbu Makau Hamburkan Duit Demi Puaskan Nafsunya

Aktivitas judi di Casino Makau. Foto/net


CHINA - Aktivitas perjudian di Indonesia merupakan pelanggaran pasal 303 yang dapat dipidana. Namun berbeda dengan kota Makau di China. 

Pasca pandemi, si kota judi Asia itu sedang semringah. Sempat menjadi 'kota hantu', kini turis mulai datang menyerbu kota tersebut guna berjudi termasuk dari Indonesia.

Tahun 2023 menjadi lembaran baru untuk Makau. Daratan China yang terkenal sebagai Kota Judi Asia ini mulai kebanjiran turis Asia setelah babak belur dihantam pandemi Covid-19.

Menurut data otoritas pariwisata Makau, mayoritas pengunjung yang datang pada Januari 2023 berasal dari China, Hong Kong, Taiwan, Filipina, dan Indonesia.

Berkaca kepada situasi saat pandemi, kini Makau tidak mau bersandar hanya pada kasino. Kini, Makau membuat strategi pariwisata judi dan gastronomi yang menggabungkan kuliner dengan seni, khususnya restoran Portugis, bisa saling dukung.

"Pemerintah menyadari bahwa mereka tidak dapat memfokuskan pariwisata mereka hanya di bidang kasino dan (turis dari) China daratan. Gastronomi adalah salah satu potensi besar," kata salah seorang pebisnis penyulingan alkohol, Dan McAulay, dikutip dari CNN, Rabu, (22/3/2023).

McAulay bukan satu-satunya pengusaha yang menggunakan perlambatan pariwisata selama pandemi untuk memikirkan kembali model bisnisnya. Asai, seorang pebisnis restoran dan kafe Portugis di sekitar wilayah tersebut pun menjalankan strategi yang sama.

Sebagai bekas jajahan Portugis, budaya kolonial tak bisa lepas dari Makau. Asai mengatakan saat ini banyak restoran Portugis yang telah beredar di Makau, sehingga perlu kekuatan untuk memperkuat posisi restorannya. Ia pun sedang berusaha untuk mengkombinasikan makanan Portugis dengan beberapa penyesuaian.

"Persaingan tinggi untuk restoran Portugis, tetapi banyak yang melokalkan versi makanan Portugis yang dipelintir," kata Asai, yang telah berada di Makau selama 18 tahun dan bertahan selama pandemi.

"Kami mencoba menawarkan pengalaman yang lebih tradisional dan unik. Ini adalah ceruk dan membantu kami bertahan dari pandemi," dia menambahkan.

Makau memang telah membuka dirinya mulai Februari 2023. Kota itu telah menghapus kebijakan masker pada 26 Februari. Namun, untuk saat ini, pariwisata sebagian besar bersifat regional.

Pada Januari 2019, sebanyak 3,4 juta wisatawan datang ke Makau, sebagian besar dari China daratan. Pada Januari 2023, 1,4 juta dikunjungi, sebagian besar selama liburan Tahun Baru Imlek.

Maskapai asal Makau, Air Macau, pun terus meningkatkan kapasitas untuk menambah lebih banyak penerbangan dari Singapura dan Taipei, dua pasar terbesar wilayah itu. Lebih banyak rute China akan kembali dibuka pada 26 Maret.

Maskapai Asia berbiaya rendah lainnya seperti Cambodia Airways dan Thai Vietjet juga mengembalikan Makau dalam jaringan perjalanan mereka

"Semua orang mengharapkan (pariwisata) bangkit kembali, tetapi saat berbicara dengan semua teman kami di hotel dan kasino, mereka mengatakan prediksi kuartal keempat mereka bangkit kembali lebih cepat dari yang mereka perkirakan," tambah McAulay.(par)







Editor : Teguh