EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Polisi Tetapkan 2 Orang Tersangka Kasus Penyelundupan Kontainer Berisi Balpres di Batam Center

Ditreskrimsus Polda Kepri tangkap 2 kontainer berisi balpres milik tersangka di Citra Buana Batam Centre belum lama ini. Foto: Fah/Kepriupdate


BATAM - Usai dilakukan gelar perkara, Polisi akhirnya menetapkan 2 tersangka kasus penyelundupan Balpres asal Singapura sebanyak 2 truk kontainer belum lama ini di Citra Buana Batam Centre.

"Sudah, kita tetapkan 2 orang tersangka yakni, Tommy alias Cucun dan Rini Yulianti," kata Dirrekrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Nasriadi, Kamis (16/3/2023) pagi.

Penetapan kedua tersangka itu, kata Nasriadi
berdasarkan alat bukti yaitu keterangan saksi, surat, keterangan ahli perdagangan dan ahli pidana, barang bukti. Dimana, saksi ahli yang telah diminta keterangan adalah ahli perdagangan dari Kementrian Perdagangan dan ahli pidana dari Universitas Riau.

Dalam kasus ini, Tommy alias Cucun diketahui berperan sebagai Direktur di Perusahaan importir (pamasok barang) tersebut. Sementara Rini Yulianti merupakan pemilik modal.

Terhadap Tommy diduga melakukan tindak
pidana. Dimana, setiap Importir yang mengimpor barang dalam keadaan tidak baru dan importir yang mengimpor barang yang ditetapkan sebagai barang yang dilarang impor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 111 Jo Pasal 47 Ayat 1 dan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 51 ayat (2) Undang-Undang nomor 7 tahun 2014 tentang
perdagangan sebagaimana telah diubah dalam Perpu nomor 2 tahun 2002 tentang Cipta kerja.

Sementara Rini Yulianti dapat ditetapkan sebagai tersangka karena merupakan orang yang turut serta atas perannya lah perbuatan pidana terjadi sebagaimana diatur dalam pasal 55 KUHP.

Setelah penetapan tersangka, selanjutnya
terhadap kedua tersangka akan dilakukan
pemanggilan untuk dimintai keterangannya.
Diberitakan sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Kepri ungkap penyelundupan Balpres (barang bekas) sebanyak 2 truk kontainer di wilayah Batam Kota, Kepulauan Riau, Selasa
(14/2/2023).

Balpres jenis karungan ini diketahui berasal dari Singapura yang masuk ke wilayah Batam secara il
egal lewat pelabuhan resmi.(fah)





Editor : Teguh