EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Khofifah Resmi Lantik Marlin Agustina Rudi dan PW Muslimat NU Kepri 2024-2029

Ketum Muslimat NU Kofifah dan Ketua Muslimat NU Kepri foto bersama para pengurus yang baru dilantik. Foto/Agam


BATAM - Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina Rudi resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kepulauan Riau (Kepri), pada Kamis (16/5/2024).


Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Nomor 1147/SK/A/PPMNU/V/2024 tentang Susunan Pengurus Pimpinan Wilayah Muslimat NU Provinsi Kepulauan Riau Masa Bakti 2024-2029 ditetapkan di Jakarta 6 Mei 2024.


Bertempat di Harmoni One Hotel, Batam Centre, pelantikan ketua dan pengurus organisasi dihadiri langsung Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa dan disambut meriah oleh sekitar 3.000 keluarga besar Muslimat NU.


Pelantikan ditandai dengan penyerahan Bendera Pataka dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, ke Ketua PW Muslimat NU Kepri Marlin Agustina Rudi.


Orang nomor dua di Kepri tersebut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas amanah yang diberikan kepadanya dan jajaran Muslimat NU Kepri.


“Terima kasih Ibu Ketua Umum Pimpinan Muslimat NU Ibu Khofifah. Kami bangga dan bahagia Ibu dapat hadir melantik PW Muslimat NU Kepri.” Kata Marlin.


Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam tersebut, mengatakan dengan jumlah NU yang sangat besar dan sangat lengkap, NU merupakan potensi bangsa yang sangat luar biasa. 


Marlin pun berharap dengan pengurus dan anggota NU di seluruh Kepri, yang berasal dari berbagai kalangan, dapat menjadi talenta-talenta hebat di Muslimat NU dan yang kemudian akan mampu menggerakkan perubahan pada kesejahteraan Perempuan, mencetak generasi yang kokoh, dan berperan dalam pembangunan.

 

"Dengan semakin banyaknya warga Nadhliyin yang cendikiawan, kaum profesional, wirausaha, dan para teknolog akan membuat Muslimat NU makin memberikan warna dalam dunia baru yang makin berubah.” Kata Marlin dalam sambutannya.


Marlin menekankan bahwa para pengurus dan anggota agar menjaga amanah dan menjadi contoh bagi kaum Perempuan Kepri.


“Inilah saatnya kita bersatu-padu memberikan karya dan prestasi terbaik bagi Provinsi Kepulauan Riau, sesuai dengan kapasitas, kapabilitas dan kompetensi kita masing-masing. Mari kita majukan Provinsi Kepulauan Riau yang kita banggakan ini.” Pungkas Marlin disambut hangat ribuan

keluarga besar NU Provinsi Kepri.


Selanjutnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa dalam sambutan menyatakan bahwa Muslimat NU menjadi Marwah yang menjaga harmoni di Indonesia.


Khofifah Indar Parawansa optimis, dengan dilantiknya Marlin Agustina Rudi sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muslimat NU Kepri dan seluruh jajaran, maka segudang prestasi dan peran penting Muslimat NU akan semakin berjaya bagi perjalanan kaum perempuan Kepri dalam berkontribusi untuk kemajuan bangsa Indonesia. 


Ia berpesan bagi pengurus yang telah dilantik agar dapat ikhlas dan ridho melaksanakan tugas sehingga keberkahan senantiasa tercurah bagi keluar besar NU dan pengabdian bagi masyarakat dan bangsa.


“Alhamdulillah PW Muslimat NU Kepri hari ini telah kita lantik. Kebersamaan kita luar biasa. Inovasi program yang kita bisa sinergikan dengan pemerintah daerah. Menjaga NKRI dengan kekuatan muslimat Nahdlatul Ulama.” Pesan Khofifah.


Ia ingin kader NU di daerah dapat bersama menyampaikan pada dunia bawah hal-hal yang berkaitan dengan kedamaian ketenangan Perempuan Indonesia ingin dunia damai dan tentram.


Dalam acara tersebut, Khofifah juga menekankan salah satu program penting peran Muslimat NU adalah mengurangi dan pencegahan stunting di daerah Kepri.


Ia mengapresiasi angka stunting di Batam yang lebih rendah dan cukup terkendali.


Berdasarkan data SSGI pada tahun 2023 Prevalensi Stunting Kota Batam sebesar 16,01%, lebih rendah dibandingkan dengan Provinsi Kepri yakni sebesar 16,8%. 


“Batam bagus 16% dibawah nasional 21%. Ini baik ya artinya pengendalian stunting di sini holistic bagus. Terima kasih Pak Rudi dan Ibu Marlin." Kata Khofifah menyapa awak media.


"Kenapa kami concern di stunting, jangan lupa kita harus menyiapkan SDM kualitatif pada Indonesia Emas 2045. Sebagaimana preferensi surat An Nisa ayat 9, kita tidak boleh meninggalkan generasi yang lemah. Kita angkat bersama anak-anak kita, khusus melalui Muslimat NU saya titipkan ini." tutup Khofifah.


Dalam acara tersebut juga dilangsungkan pengukuhan Ibu Asuh Stunting PW Muslimat NU Provinsi Kepri ditandai dengan pemasangan selempang pada 20 Ibu Asuh Muslimat NU yang mampu.(tgh)





Editor: Rozi