EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Jaga Stabilitas Iklim Investasi dan Industri, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas

On 21.09

Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Francis pimpin rapat penundaan tarif baru peti kemas/Humas


BATAM - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) memutuskan untuk menunda pemberlakuan penyesuaian tarif layanan peti kemas di Pelabuhan Batam sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut. Langkah strategis ini diambil guna menjaga stabilitas iklim investasi, industri, dan perdagangan di kawasan khusus tersebut.


Keputusan tersebut diambil atas arahan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Candra, setelah mendengar masukan dunia usaha serta mempertimbangkan pentingnya menjaga daya saing Batam sebagai kawasan investasi, industri, dan perdagangan.

Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Francis menegaskan, penundaan ini bukan mengabaikan modernisasi layanan kepelabuhanan melainkan langkah ini diambil agar implementasi kebijakan tarif ke depan dapat berjalan lebih terukur, transparan, dan memberikan nilai tambah yang konkret bagi para pengguna jasa.

“BP Batam ingin memastikan bahwa modernisasi tarif harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas layanan. Setiap penyesuaian biaya wajib dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, proporsional, dan berdampak langsung pada efisiensi di lapangan,” ujar Fary dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/6/2026).

Menurut Fary, daya tarik investasi Batam saat ini berada pada momentum positif yang harus dipertahankan. Daya saing Batam tidak hanya bertumpu pada lokasi yang strategis, insentif fiskal, atau kemudahan perizinan, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh prediktabilitas dan efisiensi biaya logistik.

BP Batam menilai bahwa biaya logistik merupakan salah satu variabel penting dalam keputusan investasi.

Beban biaya yang ditanggung pelaku usaha tidak hanya bersumber dari satu komponen tarif resmi, tetapi akumulasi dari layanan terminal, jasa forwarding, pengangkutan (trucking), pengurusan dokumen, biaya sewa gudang (storage), hingga biaya keterlambatan seperti demurrage dan detention.

“Oleh karena itu, fokus kita tidak sekadar melihat besaran tarif resmi, tetapi bagaimana struktur biaya tersebut didistribusikan dari hulu ke hilir. Jangan sampai ada pembebanan tersembunyi yang tidak proporsional dan memberatkan pengguna jasa,” kata Fary menambahkan.

Kebijakan responsif BP Batam ini mendapat respons positif dari komunitas bisnis lokal.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid menilai, penundaan ini membuktikan pemerintah daerah peka terhadap kondisi riil pelaku usaha yang tengah menghadapi tekanan ekonomi global, mulai dari fluktuasi nilai tukar hingga kenaikan harga bahan baku dan energi.

“Penundaan ini menjadi angin segar yang dapat meringankan beban operasional dunia usaha. Daya saing Batam wajib kita jaga bersama, salah satunya melalui efisiensi biaya logistik agar realisasi investasi baru terus bertumbuh,” tutur Rafki.

Ke depan, BP Batam berkomitmen untuk membuka ruang dialog yang lebih intensif dengan operator terminal, asosiasi penasihat hukum/usaha, perusahaan forwarder, serta pengguna jasa.

Evaluasi kebijakan tarif nantinya akan berbasis pada data yang akurat dan dikaitkan langsung dengan standar pelayanan minimal (service level agreement) yang terukur.

“Tujuan besar kita adalah membangun Batam yang jauh lebih maju dan berdaya saing tinggi. Pelabuhan harus berfungsi sebagai motor penggerak investasi, bukan justru menjadi sumber ketidakpastian biaya bagi dunia usaha,” pungkas Fary.

Turut hadir dalam kegiatan, Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad dan Anggota Bidang Pengusahaan, Denny Tondano beserta jajaran.(tar)

Timnas U-19 Langsung Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026 Usai Bekuk Timnas Nguyen

On 07.32

Pemain Timnas U19 berhasil bungkam Timnas Nguyen 2-1 / bola.com


MEDAN - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, puas dengan perkembangan yang ditunjukkan anak asuhnya. Menurut dia, performa tim terus mengalami peningkatan dari tiga laga yang dimainkan.


Terbukti anak asuhnya itu berhasil mengamankan tiket semifinal Piala AFF U-19 2026 setelah menekuk Vietnam U-19 / Timnas Nguyen dengan skor 2-1 pada laga terakhir Grup A di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Minggu (7/6/2026) malam WIB.


Kemenangan ini memastikan Garuda Muda keluar sebagai juara grup dengan raihan sembilan poin dari tiga pertandingan. Hasil itu sekaligus memperpanjang tren positif Putu Panji dkk. sepanjang babak penyisihan.


"Yang pertama, di luar kemenangan hari ini tapi sekali lagi saya senang pemain punya progres yang baik dari pertandingan pertama, kedua, dan ketiga," ujar Nova dalam sesi flash interview seusai laga.


"Saya lihat seperti biasa, kita hadapi Vietnam pasti secara atmosfer, secara emosi yang berbeda, dan saya bersyukur pemain bisa tampil maksimal pada malam ini," sambungnya.


Dalam laga ini, Timnas Indonesia U-19 sempat dibuat kesulitan usai lawan menyamakan kedudukan via Nguyen Quoc Khanh pada menit ke-73. Garuda Muda unggul lebih dulu lewat gol Reno Salampessy di menit ke-22.


Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Tim Merah-Putih mendapatkan hadiah penalti pada masa injury time. Evandra Florasta yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa Timnas Indonesia U-19 menang 2-1.


Nova menilai keberhasilan tim meraih tiga poin tidak lepas dari kekuatan mental para pemain. Ia melihat penggawa Garuda Muda tetap tenang dan terus berjuang meski sempat kehilangan keunggulan.


"Saya lihat secara mental pemain sangat kuat. Di saat tim kita seri, bagaimana pemain bisa berjuang secara maksimal dan akhirnya kita mendapatkan penalti. Saya bersyukur kami mendapat peluang itu dan bisa menjadi gol," katanya.(bola.com)

Li Claudia: Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Batam Penggerak Ekonomi Kawasan

On 20.14

 

Plh. Kepala BP Batam, Li Claudia 

BATAM - Kinerja ekonomi Batam menunjukkan tren akselerasi yang kuat. Hal ini tercermin dari lonjakan kinerja ekspor dan aktivitas logistik serta realisasi investasi yang tetap solid di pasar global.

 
Setelah sebelumnya BP Batam mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun. Dimana, angka tersebut tumbuh 102,85 persen secara tahunan (year-on-year) dan meningkat 68,92 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter).

 
Kini, kinerja logistik dari layanan direct call internasional di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan.
Data operasional Batu Ampar Container Terminal menunjukan, jumlah direct call internasional pada Januari – Mei 2026 mencapai 106 call meningkat 212% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatatkan 34 call.

 
Volume peti kemas yang dilayani melalui layanan pelayaran langsung internasional (direct call) tercatat mencapai 58.237 TEUs pada periode Januari-Mei 2026, meningkat 125 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 25.904 TEUs.

 
Capaian tersebut menyumbang 24 persen dari total volume peti kemas internasional yang ditangani pada periode yang sama, sekaligus mencerminkan semakin kuatnya peran TPK Batu Ampar sebagai gerbang perdagangan internasional serta berkurangnya ketergantungan terhadap skema transshipment melalui pelabuhan di negara tetangga.

 
Sementara, kinerja ekspor Batam juga membuka tahun 2026 dengan sinyal positif di pasar global. Amerika Serikat kembali menjadi motor utama dengan lonjakan ekspor sebesar 30,71 persen atau mencapai USD 860,32 juta pada periode Januari hingga Februari 2026.
Singapura menempati posisi kedua dengan nilai ekspor sebesar USD 704,47 juta atau tumbuh 4,52 persen. India mencatat lonjakan tertinggi dengan pertumbuhan mencapai 410,23 persen atau sebesar USD 344,67 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

 
Kinerja positif juga terlihat di sejumlah negara lain. Ekspor ke Tiongkok naik 49,63 persen menjadi USD 265,55 juta, Jerman tumbuh 65,36 persen menjadi USD 44,90 juta, serta Filipina melonjak hingga USD 89,68 juta.

 
Capaian itu menjadi sinyal kuat bahwa Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga menunjukkan semakin kuatnya daya saing pelabuhan Batam dalam mendukung arus perdagangan internasional dan konektivitas logistik kawasan.
Plh. Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan peran Batam memiliki arti strategis bagi perekonomian di wilayah Indonesia bagian Barat.

 
Menurutnya, pertumbuhan investasi dan sektor logistik menunjukkan bahwa Batam semakin dipercaya dunia usaha dan memberikan efek berantai ke sektor industri, perdagangan, dan jasa.
Pihaknya akan terus memperkuat ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi guna mendukung arus logistik, investasi, dan mobilitas yang berkelanjutan.

 
“Capaian ini membuktikan bahwa Batam memiliki daya saing yang semakin kuat. Meningkatnya aktivitas logistik, ekspor, dan investasi menjadi indikator bahwa Batam berada pada jalur pertumbuhan yang tepat sebagai gerbang perdagangan dan investasi di wilayah Indonesia bagian Barat,” katanya, Kamis (4/6).

 
Sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, capaian kinerja ekonomi Batam mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam.

 
“Lonjakan ini menunjukkan Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga mengeksekusinya secara lebih cepat, pasti, dan produktif,” ujarnya.

 
Dengan capaian investasi yang melesat, ekspor yang tetap kuat, serta aktivitas pelabuhan yang meningkat, Batam menegaskan posisinya sebagai motor utama perekonomian Kepulauan Riau sekaligus salah satu pusat pertumbuhan paling dinamis di Indonesia.

 
BP Batam akan menjaga momentum ini melalui penguatan layanan investasi, percepatan penyediaan utilitas, peningkatan kepastian berusaha, sekaligus mendorong pembangunan ekosistem industri yang berdaya saing dan berkelanjutan. (gam)

Serikat Media Siber Indonesia Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

On 20.28

 


BATAM Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) saat ini tengah  memperjuangkan kesejahteraan dosen di Mahkamah Konstitusi (MK) melalui uji materi Undang-Undang Guru dan Dosen.

ADI mendesak MK menetapkan aturan agar gaji pokok dosen minimal dua kali lipat dari Upah Minimum Regional (UMR).

Dalam sidang uji materi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen di Mahkamah Konstitusi, belum lama ini,  Senin (25/5/2026), Ketua Umum Asosiasi Dosen Indonesia Mohammed Ali Berawi mengungkapkan banyak dosen di Indonesia terpaksa mencari pekerjaan tambahan di luar kampus untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kondisi demikian menurut Ali,  berdampak langsung pada kemampuan dosen menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ditegaskan Ali, bagaimana dosen dapat menjalankan tugas akademik secara optimal jika pada saat yang sama masih harus memikirkan kebutuhan dasar keluarganya.

Untuk itu, ADI meminta negara lebih berpihak pada kesejahteraan dosen melalui reformasi pendidikan tinggi.

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), konstituen Dewan Pers, turut menyatakan dukungannya terhadap usulan Asosiasi Dosen Indonesia (ADI), dalam memperjuangkan standar gaji para dosen di tanah air.

Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus dalam keterangannya pada awak media menyebut, sudah selayaknya para pengajar di universitas (dosen) mendapatkan kenaikan  gaji/upah.  

"Bukan hanya tentang  peningkatan kesejahteraan, hal ini menyangkut masa depan pendidikan di Indonesia," ujar Firdaus, Jumat (29/5/2026).

Firdaus menyebut, di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menjadi negara paling buncit dalam standar upah para dosen.

"Rata-rata gaji dosen di Indonesia hanya berkisar Rp 3,36 juta per bulan, jauh dari layak dibandingkan negara-negara tetangga yang memberikan standar gaji yang layak untuk dosen. Untuk itu, SMSI mendukung perjuangan kawan-kawan ADI dalam memperjuangkan standar gaji yang layak bagi para dosen di MK. Nah hal ini juga tentunya akan berdampak pada sumberdaya SMSI dimasa akan datang," pungkas Firdaus.(*)

Permudah Pengalokasian Lahan ke Masyarakat, BP Batam Sempurnakan Layanan Digital LMS

On 10.46

 

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra/Humas

BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam akan segera merilis versi penyempurnaan layanan digital Land Management System (LMS), pada 26 Mei 2026 mendatang. Khususnya untuk layanan pengalokasian lahan di Kota Batam.

Layanan LMS ini, merupakan portal perijinan resmi yang dikembangkan oleh BP Batam, untuk memperoleh informasi mengenai prosedur dan tata cara yang diperlukan dalam pengajuan perijinan pertanahan di Batam.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan, penyempurnaan layanan LMS ini, merupakan komitmen BP Batam yang bertujuan untuk menata dan mempercepat pengelolaan pertanahan secara efisien.

Sehingga, melalui penyempurnaan LMS dapat meningkatkan percepatan investasi di Kota Batam kedepannya.

“Komitmen penataan tanah di Batam melalui LMS ini juga merupakan komitmen yang kami sampaikan kepada Bapak Presiden. Sebagai upaya mencapai target pertumbuhan ekonomi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN),” ujar Li Claudia Chandra didampingi Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan, Syarlin Joyo dan Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait.

Li Claudia menjelaskan, dalam pengelolaan pertanahan, BP Batam menerapkan 4 asas. Mulai dari asas keberlanjutan, keterbukaan, akuntabilitas dan kepastian hukum.

Dalam asas keberlanjutan, pedoman dalam pengalokasian tanah akan berdasarkan pada rencana tata ruang dan rencana induk yang disusun oleh Badan Pengusahaan Batam sebagai Hak Pengelolaan yang memuat rencana peruntukan, penggunaan dan pemanfaatan tanah.

Kemudian, asas keterbukaan akan menampilkan informasi ketersediaan tanah yang dapat diakses publik (Alokasi Tanah Reguler dan Alokasi Tanah Langsung) serta mengumumkan tanah (Alokasi Tanah Terbuka) dengan kriteria memiliki dokumen teknis serta telah dilakukan pematangan tanah.

Selanjutnya asas akuntabilitas meliputi evaluasi permohonan alokasi tanah oleh Tim Verifikasi Teknis yang terdiri dari beberapa unit kerja, Evaluasi hasil penilaian Tim Verifikasi dan kriteria penilaian.

Terakhir untuk asas kepastian hukum, adalah menjamin kepatuhan terhadap ketentuan hukum agraria dan peraturan di lingkungan BP Batam serta melindungi hak-hak seluruh pihak yang dituangkan dalam Keputusan Pengalokasian Tanah (KPT) dan Perjanjian Pemanfaatan Tanah (PPT).

“Melalui LMS ini, pemohon dapat mengakses informasi terkait regulasi, persyaratan, dan prosedur pengurusan perizinan tanah secara cepat dan transparan,” jelasnya.

Li Claudia menambahkan, untuk mendapatkan layanan LMS ini, pemohon dapat mengakses laman lms.bpbatam.go.id. Pada halaman utama LMS, pelaku usaha dapat menemukan informasi ketersediaan tanah, layanan perizinan dan informasi penting lainnya.

Melalui LMS online, pelaku usaha dapat melihat lokasi-lokasi yang tersedia untuk pengajuan pengalokasian tanah. Namun sebelum mengajukan permohonan, pelaku usaha terlebih dahulu harus memiliki akun yang terdaftar pada sistem LMS online.

Selanjutnya pelaku usaha membuat permohonan dan kemudian akan melakukan unggah dokumen. Setelah seluruh tahapan diselesaikan, sistem LMS online akan secara otomatis menerbitkan dokumen Keputusan Pengalokasian Tanah dan Perjanjian Pemanfaatan Tanah.

“Untuk tutorial lebih lengkap bisa dilihat dari video yang telah kami tayangkan. BP Batam akan terus berkomitmen menghadirkan layanan yang transparan, profesional dan berbasis digital guna mendukung kemudahan investasi di Kota Batam,” tutupnya. (el)

 

 

Editor: thr

Tim Voli Garuda BP Batam Beri Perlawanan Sengit Saat Hadapi Tim PGRI

On 11.08

Tim voli Garuda BP Batam bertanding sengit VS tim PGRI Batam.


BATAM - Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua Pikori BP Batam/Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, secara resmi menutup rangkaian Kejuaraan Voli Piala Bergilir Walikota Batam & Piala Bergilir Ketua TP PKK Kota Batam Tahun 2026 di GOR Raja Djafar, Tiban Indah, Minggu (17/5/2026).

Kejuaraan yang berlangsung sejak 14 April 2026 dan diikuti total 64 peserta ini menjadi panggung kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat persatuan, menjunjung sportivitas, serta membangun kolaborasi positif untuk kemajuan Kota Batam.

Pada partai puncak kategori usia 16–39 tahun, tim Garuda BP Batam menunjukkan performa luar biasa dengan menembus babak final dan menghadapi PGRI Kota Batam dalam pertandingan bergengsi yang berlangsung sengit hingga lima set.

Dalam laga final tersebut, Garuda BP Batam harus mengakui keunggulan tipis PGRI Kota Batam dengan skor: 28-26, 24-26, 17-25, 25-21, 17-15 untuk kemenangan PGRI Kota Batam.

Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara utama, perjuangan Garuda BP Batam mencerminkan daya juang, semangat kompetitif, dan sportivitas tinggi yang menjadi inspirasi dalam dunia olahraga maupun pembangunan daerah.
Selain keberhasilan Garuda BP Batam melaju ke final, BP Batam juga mencatatkan sejumlah capaian membanggakan di berbagai kategori:

• Piala TP PKK kategori usia 25–35 tahun: BP Batam Putri meraih Juara 3 usai mengalahkan PWR dengan skor 3-1.
• Piala TP PKK kategori usia 36–50 tahun: BP Batam Putri meraih Juara Harapan 2.
• Piala TP PKK kategori usia 36–50 tahun: Pikori BP Batam meraih Juara 2 setelah menghadapi IKA Bhayangkari.
• Piala Walikota Batam kategori usia 16–39 tahun: Rajawali BP Batam meraih Juara 3 usai menaklukkan Kecamatan Batu Ampar dengan skor 3-2.
• Piala Walikota Batam kategori usia 16–39 tahun: Garuda BP Batam sukses menjadi Finalis.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa olahraga merupakan sarana strategis dalam membangun karakter, solidaritas, dan sinergi antarelemen masyarakat.

“Melalui olahraga, kita belajar tentang disiplin, kerja sama, perjuangan, dan sportivitas. Semangat inilah yang harus terus kita bawa dalam membangun Batam sebagai kota yang maju, sehat, dan harmonis,” ujarnya.

Senada, Ketua Pikori BP Batam/Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, menyampaikan bahwa kejuaraan ini menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dan kolaborasi mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.

“Kejuaraan ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi tentang bagaimana seluruh elemen Kota Batam bersatu, berkompetisi secara sehat, dan saling menguatkan demi Batam yang lebih hebat,” ungkapnya.

Partisipasi aktif BP Batam di berbagai kategori sekaligus menjadi simbol komitmen institusi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat, tangguh, kompetitif, dan berdaya saing.

 
Melalui semangat olahraga, BP Batam berharap nilai sportivitas, persaudaraan, dan kolaborasi yang terbangun selama kejuaraan dapat terus menjadi energi positif dalam mewujudkan Batam sebagai kota modern, inklusif, dan berprestasi.(nva)





Editor: taher

Ganggu Kenyamanan, Puluhan Warga Citra Batam dan Pemilik Kos Lakukan Mediasi

On 19.26

Perangkat RW dan RT Citra Batam mengecek lokasi kos kosan yang dinilai mengganggu kenyamanan warganya. Foto/Taher


BATAM - Terkait penolakan puluhan warga Citra Batam terhadap pembangunan kos-kosan di lingkungan warga, pihak -pihak terkait akhirnya kembali melakukan mediasi dengan pemilik kos, Rabu (6/5/2026).


Dalam mediasi yang dihadiri Lurah Teluk Tering Ongky Parmadhie Putra, pihak warga yang diwakili oleh Syarifudin mengaku sangat dirugikan dengan adanya kos - kosan yang akan dibangun tersebut. Pasalnya pemilik kos yang akan membangun kosnya menjadi 3 lantai diduga tak mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sesuai amanat Peraturan Pemerintah No. 16 tahun 2021. Dimana renovasi besar seperti menambah lantai mengubah fungsi ruangan atau merombak fasad memerlukan izin PBG dari instansi terkait.


"Selain tidak adanya PBG, pemilik kos selama ini tidak bisa mengawasi para penghuni kos. Penghuni kos selama ini kami lihat sembarangan parkir kendaraan di jalan ini, yang pas di depan rumah saya. Malam-malam mereka juga sering nongkrong di depan jalan ini. Untuk itu kami harap bapak membuat pintu kos dari depan, jangan dari samping sini, karena kami sangat terganggu," pinta Syarifudin.


Terkait hal itu, Rino selaku pihak pemilik kos mengatakan bahwa dirinya adalah pemilik kos yang baru. Dirinya membeli dari pihak lama. Dan ia mengaku memiliki IMB, namun saat ini surat izin tersebut masih di notaris.


Di hadapan Lurah Teluk Tering, Ketua RW Citra Batam Gulam, Ketua RT 05 serta tokoh masyarakat Citra Batam, Rino akan membuat pernyataan terkait kesediaannya mengikuti permintaan warga tersebut.


"Jika masalah pintu, nanti akses masuk belakang ini kami buat kecil dengan sistem tap kartu. Sedangkan parkiran nanti kami arahkan di depan fasum. Lantai dua kos nanti juga akan kami tutup," ujar Rino.


Ketua RW 01 Citra Batam, Gulam menegaskan kepada pemilik kos untuk benar-benar menepati janji.  "Intinya saya tidak ingin ada persoalan seperti ini lagi. Kalau ada penghuni kos parkir di jalan kami akan tindak tegas. Mari kita jaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan di perumahan ini," tegas Gulam.

Sesepuh Masyarakat Perumahan Citra Batam Nika Astaga (kaca mata hitam) memberi pencerahan kepada semua pihak. Foto/Taher


Sementara itu Nika Astaga, Sesepuh Masyarakat Citra Batam mengatakan setelah kesepakatan ini dibuat agar pemilik rumah tidak merubah lagi bangunannya. 


"Inikan disaksikan pak Lurah, pak RW, pak RT dan tokoh masyarakat, jadi jangan berubah dengan kesepakatan yang sudah dibuat dimana akses masuk dibuat hanya pintu kecil dengan tap kartu dan tidak ada parkir di jalan masuk rumah tetangga. Kalau berubah lagi inikan namanya pembangkangan pada pemerintah, apalagi pak RW kita seorang polisi," pinta Nika Astaga.


Dikatakan Nika, perumahan Citra Batam selama ini didesain menjaga kenyamanan para penghuninya, oleh karenanya ia menyarankan agar pemilik kos baru membuka kos wanita saja. Menyusul belakangan marak penghuni kos pria terlibat narkoba dan aksi pencurian.


"Jangan sampai kita hanya memikirkan bisnis semata, sedangkan tanggung jawab menjaga kenyamanan lingkungan kita abaikan. Maaf kata duitnya kita ambil sementara "limbah" di tempat baru, itu tidak benar. Pepatah orang tua datang tampak muka pulang tampak punggung. Mari kita jaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan," pungkasnya.


Sebelumnya, pihak warga telah menyurati Walikota Batam dan telah melakukan mediasi awal. Namun masih buntu, sehingga dilkukan mediasi kedua dengan melibatkan Lurah dan perangkatnya.(thr)





Editor: taher

Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar, BP Batam Kedepankan Pendekatan Komprehensif

On 23.33

Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam, Harlas Buana saat memberi keterangan terkait polemik UWT Puskopkar/Agam


BATAM - Persoalan perpanjangan Uang Wajib Tahunan (UWT) terhadap sekitar 214 unit rumah di Perumahan Puskopkar, Batu Aji, dipicu belum diselesaikannya kewajiban pembayaran UWT tahap awal oleh pihak pengembang, Puskopkar.

Kondisi tersebut membuat Badan Pengusahaan (BP) Batam belum dapat memproses pembayaran UWT tahap kedua atau perpanjangan atas rumah-rumah yang berada di luar batas Penetapan Lokasi (PL) Induk.

Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam, Harlas Buana, mengatakan, berdasarkan data penerimaan negara, rumah-rumah tersebut belum melakukan pembayaran UWT alokasi awal selama 30 tahun sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dari data penerimaan negara, dan karena berada di luar PL Induk, rumah-rumah tersebut belum membayar UWT alokasi 30 tahun pertama,” kata Harlas di Batam Centre, Jumat (1/5/2026).

Lebih lanjut, disebutkan, berdasarkan Perwako tentang Rencana Detail Tata Ruang, kawasan itu memiliki peruntukan sebagai zona komersial, bukan perumahan.

Namun demikian, Harlas menegaskan, BP Batam tetap mengedepankan pendekatan solutif atas persoalan tersebut dan sesuai ketentuan.
“Kami memahami keresahan masyarakat, dan kami upayakan skema terbaik,” ujar Harlas.

Ia menegaskan bahwa proses ini dalam tahap koordinasi lintas pihak, sehingga memerlukan waktu untuk memastikan seluruh aspek hukum, tata ruang, dan kepentingan masyarakat.

Selanjutnya, BP Batam akan mengundang para pihak terkait dan warga agar persoalan dapat teratasi secara tepat dan terukur. (agp)





Editor: taher

Letkol Pnb Prabhowo Resmi Tutup Kejuaraan Tinju Amatir Piala Danlanud H. As Hanandjoeddin

On 21.25

Kejuaraan tinju memperebutkan piala Danlanud  H. AS Hanandjoeddin


BELITUNG - Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Danlanud H. AS Hanandjoeddin resmi berakhir di GOR Tanjungpandan, Belitung.

Selama enam hari penyelenggaraan dalam rangka HUT TNI AU ke-80, kejuaraan ini tidak hanya menghadirkan pertandingan tinju amatir, tetapi juga menarik partisipasi masyarakat melalui festival UMKM, kompetisi drum band, dan kegiatanseni budaya.

Rangkaian kegiatan tersebut menghidupkan GOR Tanjungpandan sebagai pusat aktivitas masyarakat. Atlet, ofisial pertandingan, dan pengunjung dari berbagai daerah meramaikan kawasan sekitar lokasiacara sepanjang penyelenggaraan.

Pada puncak kejuaraan, kontingen tim Patimura keluar sebagai Juara Umum dengan perolehan 6 medaliemas, 1 perak, dan 3 perunggu, sekaligus membawa pulang Piala Bergilir Danlanud H. AS Hanandjoeddin setelah melalui pertandingan di berbagai kelas.

Hasil tersebut menutup rangkaianpertandingan yang berlangsung sejak 20 April 2026. Komandan Lanud H. AS Hanandjoeddin, Letkol Pnb Made Yogi Indra Prabhowo, S.Sos., M.Han, mengatakan kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi atlet untuk meningkatkan pengalaman bertandingsekaligus dirancang untuk melibatkan lebih banyak elemen masyarakat.

"Acara ini tidak hanya dikemas sebagai pertandingan tinju, tetapi juga perlombaan drum band, pentasseni, dan festival UMKM, dengan harapan semua elemen masyarakat bisa merasakan manfaatnya," ujar Danlanud.

Ia menambahkan bahwa kegiatan olahraga juga membuka ruang kolaborasi serta mendorong minatgenerasi muda terhadap olahraga. (rtl)





Editor: taher

Tren Positif, Realisasi Investasi Triwulan I 2026 di Kota Batam Tembus Rp17,4 Triliun

On 21.00

Kepala BP Batam Amskar Achmad saksikan MoU jual beli tenaga listrik antara PT PLN Batam dan Dayone. Foto/Agam


BATAM - Badan Pengusahaan (BP Batam) mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun. Angka tersebut tumbuh 102,85 persen secara tahunan (year-on-year) dan meningkat 68,92 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter).


Capaian ini menunjukkan akselerasi kuat Batam pada awal 2026, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan investasi paling dinamis di Indonesia.


Dari sisi komposisi, struktur investasi kian solid dengan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp8,8 triliun dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp8,5 triliun.


Kenaikan PMDN yang mencapai 216 persen secara tahunan mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor domestik, sementara PMA tetap berada pada level yang kuat.


Secara sektoral, realisasi investasi ditopang industri mesin dan elektronik sebesar 23,65 persen, diikuti sektor kimia dan farmasi 21,18 persen, jasa lainnya 17,70 persen, serta perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar 13,09 persen.


Komposisi ini menunjukkan pertumbuhan Batam bertumpu pada sektor bernilai tambah dan penguatan ekosistem industri.


Secara regional, Batam menyumbang sekitar 73,5 persen dari total realisasi investasi Provinsi Kepulauan Riau yang mencapai sekitar Rp23,8 triliun pada periode yang sama.


Hal ini menegaskan peran Batam sebagai motor utama perekonomian kawasan.


Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam.


“Lonjakan ini menunjukkan Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga mengeksekusinya secara lebih cepat, pasti, dan produktif,” ujarnya.


Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan dominasi Batam terhadap investasi di Kepulauan Riau memiliki arti strategis.


“Batam memegang peran sentral dalam menggerakkan ekonomi kawasan. Pertumbuhan ini memberikan efek berantai ke sektor industri, logistik, perdagangan, dan jasa,” katanya.


Sementara itu, Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menekankan pentingnya kualitas pertumbuhan investasi.


“Ini bukan sekadar lonjakan angka, melainkan menunjukkan struktur investasi yang sehat. PMA tetap kuat dan PMDN tumbuh agresif, menandakan Batam semakin dipersepsikan sebagai kawasan yang feasible, bankable, dan executable,” ujarnya.


Berdasarkan negara asal, Singapura menjadi kontributor terbesar dengan nilai investasi Rp4,82 triliun, disusul Hong Kong, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang. Sebaran tersebut mencerminkan posisi strategis Batam dalam jaringan investasi regional maupun global.


BP Batam menyatakan akan menjaga momentum pertumbuhan ini melalui penguatan layanan investasi, percepatan penyediaan lahan dan utilitas, serta peningkatan kepastian berusaha.


Ke depan, Batam tidak hanya menargetkan peningkatan nilai investasi, tetapi juga pembangunan ekosistem industri yang berdaya saing dan berkelanjutan. (rud)



Editor: taher

Marwah DPRD Batam Hancur Lebur? Sidak 2 Jam Tak Digubris Perusahaan

On 20.29

Anggota Komisi IV DPRD Batam tak diperkenankan masuk ke perusahaan saat sidak. Foto/Waldi


BATAM - Marwah DPRD Kota Batam kembali dipertanyakan saat melakukan sidak bersama Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam, Selasa (21/04/26) siang.


Pasalnya, sidak yang dilakukan ke salah satu perusahaan yang berlokasi di kawasan Kabil Kecamatan Nongsa Kota Batam itu, tidak dihiraukan perusahaan.


Rombongan legislatif dari Komisi IV DPRD Kota Batam tersebut, justru tak mendapat akses masuk ke dalam perusahaan dan hanya bisa berdiri di depan gerbang PT JFC Stone Indonesia selama kurang lebih 2 jam.


Ironisnya, sidak yang dilakukan atas dugaan pelanggaran ketenagakerjaan terkait karyawan yang tidak didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan itu berakhir tanpa hasil.


Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Dandis Raja Guk Guk, ST, yang juga turut hadir di lokasi, tidak mampu menembus pintu perusahaan.


“Tadi kami disana tak dibukakan gerbang, karena katanya managemennya lagi diluar, kami disuruh tunggu. Tapi, ampe 2 jam kami disitu gak ada juga respon,” Kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Tapis Tabbal Siahaan kepada media.


Tapis menyebutkan bahwa pihaknya (DPRD Kota Batam) yang hadir dalam sidak tersebut sebanyak 6 orang. “Saya, Buk Atik, Pak Ace, Pak Dandis, Pak Sonny dan Pak Herry,” Ujar Tapis ketika ditanya langsung oleh awak media.


Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah publik. Ada apa sebenarnya di balik tertutupnya akses tersebut?


Sikap perusahaan yang terkesan mengabaikan sidak resmi ini memicu kritik keras. Banyak pihak menilai kejadian ini mencerminkan lemahnya fungsi pengawasan DPRD terhadap dunia industri di Batam.


“Kalau lembaga sekelas DPRD saja tidak dianggap, bagaimana nasib pekerja di dalam? Ini tamparan keras bagi marwah lembaga,” ujar salah seorang pengamat, Selasa (21/04/26) sore.


Lebih jauh, kejadian ini disebut bukan yang pertama. Dugaan adanya pola pembangkangan dari sejumlah perusahaan terhadap sidak DPRD semakin menguat.


Hal ini sekaligus memperlihatkan bahwa pengawasan yang dilakukan selama ini belum memiliki daya tekan yang cukup kuat.


Kasus ini menjadi ujian serius bagi DPRD Kota Batam dan Dinas Ketenagakerjaan. Publik kini menunggu langkah tegas, bukan sekadar sidak seremonial yang berakhir di depan gerbang.


Jika pelanggaran benar terjadi dan tidak ditindak tegas, bukan tidak mungkin kejadian serupa akan terus berulang—dan kewibawaan lembaga pengawas kian tergerus di mata publik. (wed)





Editor: taher

Motor Listrik Terbaik Indomobil Tyranno Kini Hadir di Kota Batam, Buruan Miliki Segera

On 10.49

Indomobil eMotor Tyranno gagah ditunggangi. Foto/Indomobil


BATAM - PT Indomobil eMotor Internasional (Indomobil Batam Group) telah meluncurkan model Tyranno pada 16 Juni 2025. Kemudian Tyranno ditampilkan pula di ajang Jakarta Fair Kemayoran 2025 yang menjadi penampilan pertamanya langsung ke hadapan publik Tanah Air. 


Sejak saat itu, motor listrik adventure ini langsung banyak memikat hati para rider di Indonesia. Tercatat Tyranno pernah membukukan 1.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hanya dalam hitungan sepekan.


Antusiasme penerimaan pasar terhadap Tyranno makin besar ketika Indomobil eMotor melakukan regional launching di 7 kota besar Indonesia pada Juli 2025. Hasilnya? Lebih dari 3.000 unit motor Tyranno langsung terpesan selama periode itu.


Indomobil Emotor Tyranno memang dirancang dengan teknologi mutakhir untuk menemani para rider berpetualang ke berbagai tujuan yang sudah mereka rencanakan. Bentuk desainnya tampil bold dan kokoh, dipadukan ban semi-adventure yang membuatnya mampu melintasi berbagai jenis jalan.


Demi menunjang keamanan, motor listrik ini dilengkapi “Exo-Armor”, berupa panel pelindung berbahan besi yang memberikan proteksi tambahan bagi pengendara. Suspensi panjang, ban dual purpose, dan  lampu full LED, juga membuat Tyranno makin cocok jadi daily commuter sekaligus partner buat jalan-jalan keluar kota.


Motor ini pun menghadirkan fitur cerdas teman berkendara seperti Smart Inclinometer, Cruise Control, serta Smart Touchscreen Speedometer Panel. Fitur keselamatan seperti Hill Start Assist (HSA) juga turut membantu kenyamanan pengendara selama di jalan.


Dengan baterai berkapasitas 2,45 kWh, Tyranno mampu menempuh jarak lebih dari 110 km  dalam sekali charge. Tentunya tak merepotkan kalau harus berpetualang di akhir pekan.


Dengan terpilihnya Tyranno sebagai Best Low Electric Motorcycle 2025 pada Grid Oto Award 2025, CEO Indomobil Emotor Internasional, Pius Wirawan, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih terhadap tim Grid Oto. Menurutnya, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap produk Indomobil eMotor.


“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh tim Grid Oto atas penghargaan yang kredibel ini. Dengan terpilihnya Tyranno sebagai lini motor listrik terbaik di kelasnya, menjadi pemicu kami untuk terus berinovasi dalam menghadirkan kendaraan listrik yang canggih, inovatif, dan durability yang baik,” ujar Pius Wirawan.


Bagi warga Batam dan Kepulauan Riau yang tertarik pada motor listrik adventure ini, dapat membelinya di showroom Indomobil Batam. Tunggu apalagi segera pesan tersedia aneka promo menarik. (thr)



Editor: taher

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Kadiskominfo Batam: Mari Beri Data Akurat

On 22.13

Kadiskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam resmi menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Batam (SE) Nomor 20 Tahun 2026 tentang Dukungan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam menyukseskan agenda prioritas nasional yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).


​Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menyampaikan bahwa rilisnya surat edaran Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bertujuan untuk memastikan seluruh elemen di Batam bersinergi dalam pendataan berskala besar.

​"Sensus Ekonomi ini akan berlangsung mulai bulan Mei hingga Agustus 2026. Kami mengimbau kepada seluruh instansi pemerintah, TNI/Polri, pelaku usaha, hingga masyarakat umum untuk menyambut baik petugas dan memberikan data yang sebenar-benarnya," ujar Rudi di kantor Wali Kota, Rabu (8/4/2026).

​Rudi menjelaskan bahwa sasaran pendataan SE 2026 mencakup seluruh lapisan unit kegiatan ekonomi di Batam. Mulai dari Usaha Mikro Kecil (UMK) hingga Usaha Menengah Besar (UMB), baik yang dikelola perorangan, rumah tangga, maupun badan usaha.

​"Termasuk juga pengelola kawasan ekonomi seperti mall, pasar, perkantoran, bandara, pelabuhan, hingga kawasan industri. Tidak ada yang terlewatkan agar gambaran ekonomi Batam tercatat secara komprehensif," tambahnya.

​Melalui SE tersebut, Wali Kota Batam menekankan lima poin utama dukungan yang diharapkan dari seluruh pemangku kepentingan, yakni sosialisasi masif kepada jajaran internal, asosiasi usaha, dan masyarakat luas dan partisipasi aktif dengan memberikan informasi yang akurat dan jujur saat didata.

​Selanjutnya, pemanfaatan kanal media untuk menyebarluaskan testimoni dukungan Wali Kota serta informasi terkait SE2026, koordinasi intensif dengan jajaran BPS Kota Batam di lapangan, serta akses publikasi, di mana bahan sosialisasi dapat diunduh melalui tautan resmi

 https://s.bps.go.id/Publisitas-SE2026-Batam.

​Rudi menegaskan bahwa data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi ini sangat krusial bagi pemerintah dalam menentukan arah kebijakan pembangunan ekonomi ke depan.

​"Data ini adalah fondasi. Jika datanya akurat, maka perencanaan pembangunan ekonomi di Batam akan lebih tepat sasaran. Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi kemajuan Kota Batam," pungkasnya. (anr)




Editor: taher

Revitalisasi Terowongan Pelita, BP Batam Perkuat Kualitas Infrastruktur Publik

On 19.43

Terowongan Pelita Batam


BATAM - BP Batam melalui Direktorat Pembangunan Infrastruktur melaksanakan proyek Revitalisasi Underpass Pelita sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas infrastruktur dan penataan wajah kota.


Underpass Pelita merupakan jalur strategis yang menghubungkan kawasan pemerintahan dan komersial Batam Center dengan pusat bisnis dan pariwisata di kawasan Nagoya. 


Selain berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, underpass ini juga menjadi infrastruktur ikonik sebagai satu-satunya underpass di Kota Batam.


Seiring waktu, kondisi underpass mengalami penurunan dari sisi fungsi maupun estetika. 


Coretan vandalisme, pencahayaan yang belum optimal, serta sistem drainase yang kurang berfungsi maksimal berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.


Menjawab kondisi tersebut, BP Batam melakukan revitalisasi menyeluruh dengan lingkup pekerjaan meliputi penataan lanskap melalui penanaman tanaman hias, pembersihan saluran drainase, pengecatan ulang dinding, marka jalan dan kanstin, pemasangan light box berisi visi pembangunan Kota Batam, serta perbaikan sistem penerangan.


Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengatakan, proyek ini dilaksanakan pada April hingga Mei 2026 dengan durasi pekerjaan selama dua bulan. 


Underpass ini nantinya direncanakan memiliki dimensi panjang ±90 meter, lebar ±18 meter, dan tinggi ±5 meter, dengan sumber pendanaan berasal dari anggaran pemeliharaan Direktorat Pembangunan Infrastruktur BP Batam dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemerintah Kota Batam. 


Amsakar menyampaikan bahwa revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan publik.


“Revitalisasi Underpass Pelita merupakan langkah strategis untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat. Kami ingin menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya berfungsi optimal, tetapi juga memiliki nilai estetika sebagai representasi kemajuan Kota Batam,” ujarnya.


Lebih lanjut disampaikan bahwa peningkatan kualitas pencahayaan dan sistem drainase menjadi prioritas guna meminimalkan risiko kecelakaan serta mencegah terjadinya genangan air yang dapat merusak badan jalan.


“Dengan perbaikan yang dilakukan secara menyeluruh, kami optimistis Underpass Pelita akan kembali menjadi jalur yang aman, nyaman, dan membanggakan bagi masyarakat Batam,” tambahnya.


Saat ini, progres pekerjaan telah berjalan, meliputi proses penanaman tanaman hias, pembersihan saluran drainase, serta tahap pengukuran lapangan untuk pengecatan, pemasangan light box, dan perbaikan penerangan.


Melalui revitalisasi ini, Amsakar berharap dapat meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memperkuat identitas kota. 


"Tidak hanya underpass, secara bertahap, BP Batam juga akan melakukan revitalisasi di kawasan lainnya." Pungkasnya.  


Berkenaan dengan hal tersebut, masyarakat diimbau untuk turut menjaga fasilitas umum serta menghindari tindakan vandalisme demi keberlanjutan manfaat bersama.(thr)




Editor: taher

ASN Batam Kembali Bekerja dengan Skema WFA, Pelayanan Publik Tetap Optimal

On 16.17

Wako Amdakar Achmad dan Li Claudia. Foto/Rizka


BATAM - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai kembali bekerja pada Rabu (25/3/2026) dengan menerapkan skema work from anywhere (WFA).


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan, penerapan WFA tetap mengutamakan optimalisasi pelayanan publik. Setiap pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) telah mengatur pembagian tugas bagi pegawai yang bekerja di kantor maupun secara fleksibel.

“Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal dan bertanggung jawab,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Ia menambahkan, Pemko Batam akan menggelar apel gabungan ASN pada 30 Maret 2026. Apel tersebut akan dipimpin Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, serta dirangkai dengan kegiatan halalbihalal.

Lebih lanjut, Rudi menyampaikan pesan Wali Kota Batam agar seluruh ASN segera kembali fokus menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat setelah libur Idulfitri.

“Semangat Idulfitri harus menjadi energi baru untuk meningkatkan etos kerja dan kualitas pelayanan publik,” katanya.

Pemko Batam berharap peningkatan kinerja ASN dapat mendorong pelayanan yang lebih cepat dan responsif, serta berdampak pada percepatan pembangunan daerah. (rka)





Editor: alfi

43 Ribu Penumpang Keluar Batam, Arus Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar dan Kondusif

On 14.57

Ribuan pemudik padati pelabuhan pada H-3 Lebaran 1447 H. Foto/Aida


BATAM - Arus mudik Lebaran 2026 di pelabuhan Batam menunjukkan mobilitas yang tinggi dengan tetap diiringi kondisi yang aman dan kondusif. Tercatat sebanyak 43.791 penumpang meninggalkan Batam melalui pelabuhan domestik dalam wilayah kerja BP Batam selama periode 13 hingga 16 Maret 2026.


Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan Benny Syahroni mengatakan angka ini mengalami peningkatan sebesar 4,8% dibandingkan periode yang sama Tahun 2025.


Sementara itu, sebanyak 23.981 penumpang tercatat tiba di Batam melalui Pelabuhan Domestik dalam wilayah kerja BP Batam yang mencerminkan tingginya pergerakan masyarakat selama masa Angkutan Laut Lebaran tahun ini.


“Penumpang yang datang ke Batam melalui Pelabuhan Domestik justru mengalami kenaikan sangat signifikan yakni mencapai 18%. Hal ini menandakan antusiasme masyarakat pada musim mudik ini cukup tinggi,” ujar Benny dalam keterangan resminya, Selasa (17/3/2026).


Ia menambahkan bahwa berdasarkan tren tahun sebelumnya serta mempertimbangkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada 27 hingga 29 Maret 2026.


Benny pun mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta membeli tiket melalui kanal resmi guna menghindari praktik percaloan.


“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membeli tiket dari pihak yang tidak resmi. Pastikan pembelian dilakukan melalui loket resmi maupun platform daring yang telah bekerja sama dengan operator, demi keamanan dan kenyamanan bersama,” tegas Benny.


Imbauan ini pun sejalan dengan pernyataan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad yang menegaskan bahwa optimalisasi pelayanan merupakan prioritas utama selama periode Angkutan Laut Lebaran. 


BP Batam telah menyiagakan Posko Angkutan Laut Lebaran 2026 di sejumlah titik strategis sebagai pusat kendali operasional antara lain Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur, Sekupang, Harbour Bay, serta Terminal Bintang 99 Persada (Pelni).


“Kami memastikan seluruh fasilitas pelabuhan, jadwal kapal, serta sistem pelayanan berjalan optimal. Posko Angkutan Laut Lebaran menjadi pusat kendali untuk merespons cepat setiap dinamika di lapangan,” ujar Amsakar.


Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa kesiapan layanan terus diperkuat di seluruh titik pelabuhan. Ia bersama Kepala BP Batam dan jajaran juga telah melakukan peninjauan langsung ke Terminal Ferry Domestik Sekupang pada Minggu, 15 Maret 2026, guna memastikan pelayanan berjalan optimal.


“Kami terus memperkuat koordinasi antar-instansi demi menjamin perjalanan masyarakat yang aman, nyaman, dan lancar. Keamanan di titik-titik padat penumpang menjadi atensi khusus kami,” tegas Li Claudia Chandra.


Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, BP Batam bersama seluruh stakeholder akan terus meningkatkan pengawasan, kesiapan operasional, serta kualitas layanan di seluruh pelabuhan, khususnya dalam menghadapi puncak arus balik mendatang.(nva)





Editor: alfi

Ekonomi Batam Tumbuh 6,76%, Tertinggi di Kepri dan Lampaui Nasional

On 13.45

Jajaran Kepala BP Batam Amsakar Achmad sampaikan progres pertumbuhan ekonomi. Foto/Nova


BATAM - Perekonomian Kota Batam menunjukkan kinerja yang semakin solid sepanjang tahun 2025. Tanpa bergantung pada sektor minyak dan gas, Batam berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen (year-on-year), menjadikannya yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau sekaligus melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi dan nasional.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2025 tercatat 5,88 persen, sementara pertumbuhan ekonomi nasional berada pada angka 5,11 persen.


Di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam yang juga Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, Batam terus memperkuat perannya sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi di kawasan barat Indonesia.


Jika dibandingkan dengan daerah lain di Kepulauan Riau, Batam menempati posisi teratas dalam pertumbuhan ekonomi tanpa migas. Kabupaten Bintan mencatat pertumbuhan 6,43 persen, diikuti Kabupaten Karimun 5,44 persen, Kota Tanjungpinang 3,31 persen, Kabupaten Lingga 3,53 persen, serta Kabupaten Kepulauan Anambas 2,87 persen. Sementara itu Kabupaten Natuna mengalami kontraksi -1,61 persen akibat dinamika sektor ekonomi tertentu.


Selain mencatat pertumbuhan tertinggi, Batam juga menjadi penyumbang terbesar perekonomian Kepulauan Riau, dengan kontribusi mencapai 66,44 persen terhadap total ekonomi provinsi pada tahun 2025.


Kinerja ekonomi Batam didorong oleh meningkatnya aktivitas industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, transportasi dan logistik, serta arus investasi yang terus menguat. Struktur ekonomi yang berbasis manufaktur, perdagangan internasional, dan jasa logistik memberikan fondasi pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan.


Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menyampaikan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi tanpa migas tersebut menunjukkan bahwa transformasi ekonomi Batam semakin bertumpu pada sektor industri dan investasi.


“Pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 6,76 persen tanpa migas menunjukkan bahwa mesin ekonomi Batam digerakkan oleh sektor-sektor produktif seperti industri manufaktur, perdagangan, logistik, serta investasi yang terus meningkat. Ini menjadi bukti bahwa Batam berkembang sebagai pusat industri dan perdagangan internasional yang semakin kompetitif,” ujar Fary.


Menurutnya, pengukuran pertumbuhan ekonomi tanpa migas penting untuk menggambarkan kekuatan ekonomi daerah secara lebih nyata dan berkelanjutan.


“Sektor migas sangat dipengaruhi oleh harga energi dunia dan volume produksi, sehingga sering menimbulkan fluktuasi yang tidak mencerminkan aktivitas ekonomi lokal. Dengan melihat pertumbuhan tanpa migas, kita dapat melihat secara lebih jelas bahwa ekonomi Batam tumbuh karena kekuatan industri, perdagangan, dan investasi,” tambahnya.


Ia juga menegaskan bahwa posisi strategis Batam di jalur perdagangan internasional, kedekatannya dengan Singapura dan Malaysia, serta pengembangan kawasan industri yang terus dilakukan menjadi faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah.


“Batam memiliki keunggulan geografis dan ekosistem industri yang kuat. Dengan dukungan infrastruktur, kemudahan investasi, dan konektivitas logistik internasional, Batam semakin memperkokoh perannya sebagai hub investasi dan industri berdaya saing global,” kata Fary.


Capaian pertumbuhan ekonomi tanpa migas yang tertinggi di Kepulauan Riau ini menjadi sinyal kuat bahwa Batam terus melaju sebagai pusat aktivitas ekonomi modern, kawasan industri strategis, serta gerbang investasi internasional di wilayah barat Indonesia.(nva)




Editor: ade

Kadiskominfo Batam Ingatkan Ancaman Malvertising, Iklan Digital Tak Selalu Aman

On 16.35

Inilah gambar yang dikirim oleh sindikat penipuan online.


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan siber berupa malvertising atau iklan berbahaya yang marak beredar di tengah ramainya promo Ramadan hingga menjelang Idulfitri.  

Selain itu warga diimbau hati hati menghubungi nomor kontak customer servis jasa kurir paket. Tingginya pesanan belanja online membuat pengantaran lambat, akibatnya banyak konsumen mencari nomor customer servis perusahaan jasa paket di daerah masing masing guna mencari tau keberadaan paketnya. 

Hal tersebut justeru dimanfaatkan para sindikat penipuan online untuk menguras dana yang ada di akun shopee milik konsumen, baik dana yang tersimpan di shopeepay, simpan pinjam, splayter dan sesagainya. Oleh penipu yang mengaku sebagai admin shopee express itu, calon korban akan diarahkan memperbaharui resi dengan modus agar megupdate aplikasi terbarunya agar muncul tombol pickup di bagian keuangan. 

Namun setelah shopee diupdate tombol pickup tak kunjung muncul. Lantas oleh si penipu, calon korban diarahkan menekan tombol simpan pinjam, selanjutnya diarahkan isi data dan verifikasi. Setelah berhasil limit simpan pinjam yang tersedia di shopee oleh si maling siber diminta dikosongkan sebagai formalitas agar tombol pickup muncul di aplikasi shopee sebagai syarat untuk pengantaran paket. Maling tadi membimbing calon korban mengisi nomor rekening tujuan guna mejadikan limit simpan pinjam dikosongkan. 


Kepala Diskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan meningkatnya aktivitas belanja daring selama Ramadan sering dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan tautan palsu yang mengandung malware.

“Tren belanja online biasanya meningkat pesat saat Ramadan, terutama karena adanya flash sale, diskon THR, hingga promo mudik. Namun, di sisi lain ancaman malvertising juga ikut meningkat. Ini adalah teknik penipuan melalui iklan daring yang terlihat menarik, tetapi sebenarnya bertujuan mencuri data atau menginfeksi perangkat pengguna,” ujar Rudi di Kantor Diskominfo Batam, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, ketidaktelitian saat mengklik iklan di media sosial maupun situs web dapat menimbulkan berbagai risiko. Di antaranya kebocoran data pribadi yang kemudian disalahgunakan untuk pinjaman online ilegal, pengurasan saldo rekening atau dompet digital melalui akses tidak sah, peretasan akun, hingga infeksi virus atau malware yang merusak sistem perangkat.

Untuk meminimalkan risiko tersebut, Rudi mengingatkan masyarakat agar menerapkan beberapa langkah pencegahan saat beraktivitas di dunia digital.

Pertama, selalu memverifikasi alamat situs atau URL sebelum mengklik tautan. Pastikan situs menggunakan protokol keamanan https. Kedua, tidak mudah tergiur tawaran diskon yang tidak masuk akal. Ketiga, hindari mengklik iklan pop-up atau jendela iklan yang sumbernya tidak jelas. Keempat, akses promo hanya melalui aplikasi atau situs resmi dari merek maupun platform marketplace terkait.

Rudi berharap masyarakat Batam semakin bijak dalam memanfaatkan teknologi digital sehingga aktivitas selama Ramadan tetap aman dan nyaman.

“Jangan sampai niat mencari diskon untuk kebutuhan Lebaran justru berujung menjadi korban penipuan. Pastikan sumbernya resmi dan lakukan verifikasi sebelum melakukan transaksi,” ujarnya. (anr)





Editor: alfi

Salam dari Mancis: Ramadhan Menghilangkan Perbedaan dan Merajut Kebersamaan

On 20.31

 

Acara bukber Blok Mancis 2026  ditutup dengan santunan anak yatim yang ada di Perum Taman Cipta Asri 3 Tembesi. Foto/Yogi

BATAM - Ratusan warga Perum Taman Cipta Asri 3 Blok Mango-Citrus (Mancis) Tembesi Sagulung Batam, menggelar Buka Puasa Bersama sekaligus santunan anak yatim piatu di Fasum Mancis, Minggu (1/3/2026).

Tahun ini panitia Buka Puasa Bersama mengusung tema "Ramadhan Menghilangkan Perbedaan dan Merajut Kebersamaan".

Ketua Panitia Rio Denny Fatresa, menyebut dibanding tahun lalu jumlah partisipasi warga dalam bukber meningkat signifikan, begitupun dengan jumlah anak yatim.

"Terimkasih saya sampaikan pada rekan panitia, karena sejak habis sahur tadi kita belum tidur demi amanah yang diberikan. Semoga Allah SWT balas kebaikan rekan rekan seperjuangan," tegas Rio yang merupakan bos bengkel Service Solution Abadi ini.

Ibu ibu Blok Mancis melayani tamu undangan menyantap buka puasa. Foto/Taher


Sementara itu Ketua RT 04 / RW 29 Tembesi, Ahmad Taher mengatakan, melalui tema yang diusung ia berharap hubungan persaudaraan antar warga di Blok Mancis dapat semakin harmonis. Serta mampu memupuk rasa kepedulian kepada sesama khusunya pada anak anak yatim.

"Terimakasih kami kepada semua warga dan tokoh masyarakat yang telah berdonasi. Semoga kebaikan bapak ibu semua mendapat ganjaran berlipat ganda dari Allah SWT," ujar Taher.

Wartawan senior di Kota Batam Kepulauan Riau tersebut juga menyampaikan apresiasi tinggi pada perangkatnya sekaligus panitia. Pasalnya sebelum dan setelah bulan Ramadhan 1447 H, telah berjibaku penuh mempersiapkan acara bukber ini. 

"Terimakasih kami sampaikan juga kepada ibu-ibu RT 04, sejak pagi tadi telah berpeluh keringat membantu menyiapkan hidangan berbuka puasa. Sehingga acara rutin tahunan ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar," pungkasnya.

Ketua RW 29 Hendri Kiyasman mengapresiasi langkah jajaran pengurus RT 04 baru. Dimana even tahunan tersebut tetap dilanjutkan pelaksanaannya yang dinilai memberi manfaat bagi warga yang membutuhkan.

Usai mendengar kultum dari Penceramah Ustadz Hasan Fikri, acara dilanjut dengan santap buka puasa, shalat maghrib berjamaah, ramah tamah dan ditutup santunan kepada anak yatim.

Hadir dalam acara tersebut, jajaran perangkat RW 29 Tembesi, Ketua RT 01 Joko Handoko, Ketua RT 02 Teguh Bahari, Ketua RT 03 Yendri Rasyid, Koordinator Blok Guava Kuswanto, Tokoh Masyarakat TCA 3 Dedi Irawan, Pakcik Yakup, Bendahara Komite SMAN 18 Batam Dadan.(thr)




Editor: Alfi

Genap Setahun Amsakar-Li Claudia, Pembangunan Batam Bergerak Cepat di Sektor Ekonomi hingga Sosial

On 21.35

Duet Amsakar - Li Claudia selama setahun dinilai sukses bangun Kota Batam. Foto/Rum


BATAM - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, genap satahun memimpin Kota Batam sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 lalu. Setahun berselang, berbagai capaian diraih pasangan Amsakar-Li Claudia setelah memimpin Batam.


Amsakar menyampaikan sejumlah indikator makro pembangunan yang menunjukkan tren positif dan memperkuat posisi Batam sebagai motor pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau.

"Pada sektor ekonomi, pertumbuhan Batam pada Triwulan III 2025 tercatat 6,89 persen, melampaui rata-rata provinsi dan nasional," ujarnya saat menghadiri dialog interaktif satu tahun kepemimpinan Amsakar-Li Claudia di Kantor Wali Kota, Jumat (20/2/2026).

Kondisi ini mencerminkan stabilitas iklim investasi serta penguatan sektor industri, perdagangan, dan jasa. Sepanjang 2025, realisasi investasi mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target, menegaskan Batam sebagai salah satu destinasi investasi unggulan nasional.

Pertumbuhan ekonomi tersebut berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tingkat kemiskinan turun menjadi 3,81 persen pada 2025, terendah dalam lima tahun terakhir. Tingkat Pengangguran Terbuka juga menurun menjadi 7,57 persen. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 83,80, mencerminkan kemajuan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.

“Alhamdulillah, dalam satu tahun ini kerja bersama mulai menunjukkan hasil nyata. Pertumbuhan ekonomi meningkat, investasi melampaui target, dan kesejahteraan masyarakat membaik. Ini merupakan kerja kolektif seluruh elemen masyarakat,” ujar Amsakar.

Di bidang kesehatan dan perlindungan sosial, Pemerintah Kota Batam menghadirkan program pengobatan gratis bagi warga ber-KTP Batam serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 24.348 pekerja rentan. Cakupan JKN-KIS telah mencapai 97,86 persen penduduk dan mengantarkan Batam meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori Pratama.

Komitmen pada sektor pendidikan diwujudkan melalui pembagian 105.670 stel seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP, pembangunan 42 ruang kelas baru serta dua unit sekolah, dan pemberian beasiswa kepada 205 mahasiswa, terutama dari wilayah hinterland dan keluarga kurang mampu.

Untuk mendorong ekonomi kerakyatan, pemerintah meluncurkan program pinjaman modal tanpa bunga hingga Rp20 juta bagi 1.500 pelaku UMKM. Pelatihan tenaga kerja dan pengembangan industri kreatif juga terus diperluas dengan ribuan peserta setiap tahun guna meningkatkan daya saing sumber daya manusia lokal.

Sejumlah capaian tersebut turut mengantarkan Batam meraih berbagai penghargaan tingkat nasional dan provinsi, di antaranya Kota Layak Anak kategori Nindya, penghargaan Indeks Harmoni Indonesia, serta penghargaan Akselerasi Penanggulangan Kemiskinan.

Meski demikian, Amsakar mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus ditangani bersama, terutama pengelolaan sampah, penanganan banjir di titik rawan, serta optimalisasi pelayanan air bersih yang dikelola bersama BP Batam.

Berbagai langkah penanganan telah dilakukan, mulai dari optimalisasi distribusi air bersih dan penanganan 18 titik krisis air, pembangunan rumah pompa banjir, normalisasi drainase, hingga pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.

“Kami tidak menutup mata bahwa masih ada tantangan yang harus dibenahi. Persoalan sampah, banjir, dan air bersih menjadi prioritas yang kami selesaikan secara bertahap dan berkelanjutan,” kata Amsakar.

Sementara itu, Li Claudia menegaskan bahwa seluruh program yang dijalankan merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan pembangunan yang inklusif dan merata.

“Semua membutuhkan proses, perencanaan matang, dan dukungan semua pihak. Kami memohon doa dan dukungan masyarakat agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui dialog tersebut, pemerintah menegaskan komitmen untuk terus bekerja secara kolaboratif dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan, demi mewujudkan Batam yang semakin tertata, bersih, dan berkelanjutan.(ygs)





Editor: alfi