EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

BP Batam Kembangkan New Nagoya Sebagai Destinasi Wisata Penggerak Perekonomian

On 17.34

BP Batam melakukan penataan New Nagoya sebagai destinasi wisata. Foto/Eggi


BATAM - Guna memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak perekonomian, Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berkomitmen untuk mengembangkan destinasi wisata di Kota Batam.


Salah satu destinasi wisata yang saat ini tengah dikembangkan adalah, Wilayah Penataan dan Pengembangan Prioritas, New Nagoya. Dimana wisata baru ini menawarkan wisata berbasis walkable city. 


Suatu destinasi wisata yang fokus pada jalur pejalan kaki, parkir, dan manajemen lalu lintas untuk menciptakan ruang publik yang hidup dan terintegrasi dengan UMKM.


Pengembangan New Nagoya mendapat dukungan penuh dari Wakil Menteri Koperasi dan UMKM RI, Helvi Yuvi Moraza saat berkunjung ke kawasan Jodoh Boulevard, Jumat (9/1/2026).


Disamping sebagai pusat perbelanjaan, New Nagoya juga akan melestarikan budaya dari kehidupan masa lalu di Kota Batam. Khususnya di kawasan Jodoh Boulevard dan sekitarnya yang menjadi kawasan pusat perbelanjaan.


"Kami berharap, upaya mengembalikan Jodoh sebagai pusat ikon wisata belanja di Kota Batam dapat segera terlaksana. Sehingga dengan konsep baru ini, juga akan terciptanya peran dari UMKM dalam pembangunan ekonomi Kota Batam," ujarnya.


Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto menjelaskan, pengembangan New Nagoya ini merupakan salah satu misi dari Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dalam membangun pariwisata berbasis walkable city.


New Nagoya akan dibangun dengan jalur yang ramah dengan pejalan kaki, kurang lebih sepanjang 4,7 kilometer. Kawasan ini akan terintegrasi mulai dari Pelabuhan Harbour Bay, sebagai pintu masuk utama wisatawan mancanegara dari Singapura dan Malaysia, hingga Nagoya City Walk, Grand Batam Mall hingga Jalan Taman Kota (Rencana Pembangunan Pakuwon Mall). 


Konsep ini bertujuan menghidupkan kembali kawasan Nagoya sebagai pusat aktivitas wisata, ekonomi, dan UMKM yang ramah pejalan kaki. 


"Kita mulai dari Pelabuhan Harbourbay dengan harapan, kita bisa membawa wisatawan mancanegara dari Singapura dan Malaysia untuk menghidupkan kembali pariwisata dan berkelanjutan," katanya.


Momentum dua hari besar yang akan datang, seperti Imlek dan Idulfitri menjadi langkah awal dalam menggerakkan perekonomian di kawasan wisata New Nagoya. 


Namun, menjelang dua hari besar tersebut, diperlukan penataan terhadap pelaku UMKM khususnya yang berada di sepanjang Jodoh Boulevard.


"Jadi harapannya, kalau bisa ditata dengan rapi, akan ada semangat baru bagi perekonomian di wilayah sana. Toko-toko nantinya akan mulai berbenah, dan memikirkan usaha baru yang bisa terintegrasi antara satu sama yang lain," tutupnya. (egg)




Editor: teguh



Batam Salurkan Bantuan Rp4,7 Miliar untuk Korban Bencana di Sumut, Diterima Langsung Gubernur Bobby

On 00.15

Walikota Batam Amsakar menyerahkan donasi warga untuk korban banjir longsor di Sumatera Utara. Foto/Rudi


MEDAN - Kota Batam menyerahkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dan diterima Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Kamis (8/1/2026).

Total bantuan yang disalurkan untuk Sumatera Utara mencapai Rp4,7 miliar. Dana tersebut terdiri atas Rp2,5 miliar yang bersumber dari APBD Kota Batam serta Rp2,2 miliar hasil donasi masyarakat Batam sebagai wujud kepedulian terhadap warga terdampak bencana.

Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Batam dan masyarakat Batam di tengah masa tanggap darurat pascabencana.

“Terima kasih telah membersamai kami dalam masa sulit ini. Semoga bantuan yang diberikan membawa kebaikan dan menjadi pahala bagi kita semua,” ujar Bobby.

Pada kesempatan tersebut, Bobby juga memaparkan perkembangan penanganan bencana di Sumatera Utara. Hingga 8 Januari 2026, jumlah penduduk terdampak tercatat sebanyak 479.045 kepala keluarga atau 1.803.549 jiwa. Adapun jumlah pengungsi mencapai 3.371 kepala keluarga atau 13.378 jiwa, korban meninggal dunia 372 jiwa, luka-luka 126 jiwa, serta 42 jiwa dinyatakan hilang.

Dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, sebanyak 18 daerah terdampak bencana, dengan lima kabupaten/kota di antaranya mengalami dampak paling parah. Pemerintah Provinsi Sumut saat ini masih menetapkan status tanggap darurat dan membuka posko penanganan bencana hingga tiga bulan ke depan.

“Fokus utama kami saat ini adalah penyelamatan jiwa, pemenuhan kebutuhan logistik, serta upaya mengurangi jumlah pengungsi melalui penyediaan hunian sementara dan hunian tetap,” jelas Bobby. Ia menambahkan, bantuan dari Kota Batam akan diarahkan untuk mendukung pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak sebagai bagian dari proses pemulihan pascabencana.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang melanda Sumatera Utara. Ia menegaskan kehadiran jajaran Pemerintah Kota Batam bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk empati dan solidaritas masyarakat Batam.

“Kami hadir bersama wakil wali kota dan Forkopimda Batam untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan amanah dari masyarakat Batam. Kepedulian warga Batam terhadap korban bencana sangat tinggi, dan hampir setiap kegiatan besar selalu disertai dengan penggalangan donasi kemanusiaan,” ujar Amsakar.

Ia berharap, bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta mendukung percepatan pemulihan di wilayah Sumatera Utara.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam, BP Batam, Forkopimda, dan seluruh masyarakat Batam, kami berharap musibah ini segera berakhir dan Sumatera Utara dapat kembali pulih,” kata Amsakar.

Amsakar juga menyatakan dukungan terhadap langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam penanganan dan pemulihan pascabencana, khususnya rencana pembangunan hunian tetap bagi para pengungsi.

Turut mendampingi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam dalam penyerahan bantuan tersebut antara lain Koordinator Daerah Batam Laksda TNI Berkat Widjanarko, Kepala BIN Daerah Kepulauan Riau Brigjen TNI Bonar Panjaitan, Ketua DPRD Batam Muhammad Kamaluddin, Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, Dandim 0316/Batam Kolonel Inf Yan Eka Putra, Ketua Pengadilan Negeri Batam Tiwik, Kepala Kejaksaan Negeri Batam I Wayan Wiradarma, Kepala Pangkalan Bakamla Batam Kolonel Laut (P) Agus Sriyanto, Komandan Denpom 1/6 Batam Letkol Dela Guslapa Partadimadja, Danyonmarhanlan IV Batam Letkol Marinir Tomas Febrianto, Direktur Utama PT PLN Batam Kwin Fo, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batam. (rud)




Editor: teguh

RSBP Batam Kukuhkan Kepala Instalasi, Kepala Ruangan, dan Koordinator, Tegaskan Janji Komitmen Pelayanan Prima

On 13.57

Pelantikan pejabat penting di RSBP Batam ditandai sumpah janji. Foto/Agam


BATAM - Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) melaksanakan Pengukuhan dan Pembacaan Janji Komitmen Kepala Instalasi, Kepala Ruangan, dan Koordinator di lingkungan Badan Usaha RSBP Batam, Rabu (7/1/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto serta diikuti oleh para pejabat fungsional yang dikukuhkan, dengan disaksikan oleh pejabat struktural dan jajaran manajemen RSBP Batam.


Pengukuhan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Direktur Badan Usaha RSBP Batam Nomor 44/A6.2/12/2025 tanggal 31 Desember 2025, tentang penugasan Kepala Instalasi dan Kepala Ruangan di lingkungan RSBP Batam.


Dalam kesempatan tersebut, para Kepala Instalasi, Kepala Ruangan, dan Koordinator secara bersama-sama mengucapkan Janji Komitmen Pelayanan Prima RSBP Batam, yang menegaskan nilai profesionalisme, responsivitas, inovasi, peningkatan kompetensi berkelanjutan, serta akurasi dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada pasien.


Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, dalam arahannya menekankan bahwa janji komitmen ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan profesional yang harus diwujudkan dalam praktik pelayanan sehari-hari.


“Komitmen ini harus hidup dalam cara kita bekerja, mengambil keputusan, memimpin tim, dan melayani pasien. Pelayanan prima tidak cukup dinyatakan, tetapi harus dibuktikan secara konsisten,” tegasnya.


Ia juga menyampaikan bahwa pimpinan unit pelayanan memiliki peran strategis sebagai penggerak budaya kerja, sehingga mutu dan keselamatan pasien dapat terjaga secara berkelanjutan di seluruh lini layanan RSBP Batam.


Kegiatan pengukuhan dan pembacaan janji komitmen ini menjadi bagian dari upaya RSBP Batam dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pelayanan, serta meneguhkan budaya kerja yang berorientasi pada mutu dan keselamatan pasien.


Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, RSBP Batam menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, bertanggung jawab, dan berkelanjutan bagi masyarakat Batam.(gam)




Editor: teguh

Kelurahan Tembesi Usul Sepuluh Prioritas Pembangunan Untuk RKPD Batam Tahun 2027

On 07.59

Walikota sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad memberi sambutan pada Musrenbang Kelurahan Tembesi Sagulung


BATAM - Pemerintah Kelurahan Tembesi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Rabu malam 7 Januari 2026. Kegiatan yang digelar di Aula Masjid Al-Amin, Bundaran Simpang Barelang ini menjadi rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Batam Tahun 2027.

Musrenbang tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad, didampingi Camat Sagulung Muhammad Arfie Eranov. Turut hadir Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tri Wahyu Rubianto, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertamanan Kota Batam Eryudhi Apriadi serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Hadir juga Sekretaris Kecamatan Sagulung, lurah se-Kecamatan Sagulung, RT dan RW, tokoh masyarakat, Babinsa, kader Posyandu, kepala sekolah SD dan SMP, Ustadz Nur Huda selaku Imam Masjid Al-Amin, Ketua Yayasan Masjid Al-Amin.

Lurah Tembesi M Dayatul Tarmizi memaparkan sepuluh usulan prioritas untuk RKPD Tahun 2027 meliputi pembangunan Gedung Puskesmas, semenisasi lapangan upacara SDN 014 dan SDN 002, revitalisasi ruang kelas dan plafon SDN 018, pembangunan ruang kelas baru SMPN 59 dan SDN 019, pembangunan toilet sekolah SMPN 37, pembangunan gedung sanggar seni SMPN 35, pembangunan pagar SDN 015 Sagulung, serta peningkatan dan pembangunan jalan di wilayah Tanjung Gundap RW 001.

Wali Kota Batam H. Amsakar Achmad menegaskan bahwa Musrenbang merupakan bagian dari mekanisme sistem perencanaan pembangunan nasional yang mengombinasikan pendekatan bottom-up dan top-down. Ia menjelaskan bahwa setiap usulan pembangunan harus melalui tahapan yang jelas, mulai dari Pra Musrenbang, Forum Konsultasi Publik, Musrenbang Kelurahan, hingga Musrenbang Kecamatan dan Kota.

Wali Kota juga menekankan pentingnya penyusunan skala prioritas secara objektif dengan mengutamakan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas, bukan berdasarkan kepentingan kelompok atau wilayah tertentu. Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah menjadi faktor yang harus dipahami bersama sehingga tidak semua usulan dapat terakomodasi.

Selain membahas perencanaan pembangunan, Amsakar turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Kelurahan Tembesi atas kepedulian dan partisipasinya dalam penggalangan donasi bagi korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menyebutkan, total bantuan yang berhasil dihimpun dari pemerintah dan masyarakat Kota Batam hampir mencapai Rp15 miliar.

"Sebagai bentuk pertanggungjawaban, saya akan berangkat langsung mengantarkan bantuan tersebut pada hari Kamis pagi 8 Januari 2026 bersama Wakil Wali Kota Batam, Forkopimda Kota Batam, Kapolda Kepri, Kabinda Kepri, serta Danko Daral IV, sekaligus menyampaikan salam dan dukungan masyarakat Batam kepada warga terdampak bencana di tiga provinsi tersebut," katanya.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat mendekati target 7 persen, penurunan angka kemiskinan dari 4,85 persen pada 2024 menjadi 3,81 persen pada 2025 dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga terus meningkat hingga mencapai 83,80.

"Melalui forum ini saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, menghindari hal-hal kontraproduktif, serta berkontribusi positif demi mewujudkan pembangunan Kota Batam yang berkelanjutan," pungkasnya. (thr)






Editor: teguh

BP Batam Tingkatkan Jalan Gajah Mada, Landing Point Fly Over Sei Ladi menuju Laluan Madani

On 20.15

Jalan Flyover Seiladi ke Laluan Madani akan ditambah ruasnya. Foto/Agam


BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mendorong peningkatan infrastruktur jalan guna mendukung aktifitas masyarakat dan dunia usaha. Pada tahun 2026, BP Batam akan melaksanakan empat proyek pembangunan dan peningkatan jalan di kawasan strategis Batam. 


Kepala Biro Umum BP Batam, M. Taofan, mengatakan upaya tersebut dilakukan sebagai langkah strategis pihaknya untuk terus mendorong peningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam. 


Taofan menyebutkan ada empat ruas jalan yang ditingkatkan sepanjang Tahun 2026. Pertama, Jalan Gajah Mada sepanjang kurang lebih 1,3 kilometer, yang menghubungkan Landing Point Fly Over Sei Ladi menuju Simpang Laluan Madani. Jalan ini akan dikembangkan menjadi enam lajur dua arah dengan konfigurasi tiga lajur di masing-masing sisi. Proyek ini dikontrak dengan anggaran Rp 140 miliar dan mulai dikerjakan pada Januari ini.


Kedua, Jalan R. Suprapto, yaitu ruas Simpang Batamindo menuju Dam Mukakuning sepanjang kurang lebih 1,4 kilometer. Proyek ini juga dilaksanakan pada Januari ini dan akan dibangun menjadi empat lajur dua arah di masing-masing sisi sebagai kelanjutan peningkatan jalan menuju kawasan industri Mukakuning. Adapun nilai proyek sebesar Rp 50,8 miliar.


Selanjutnya, masih dalam tahap perencanaan, ada jalan Kawasan Industri Tanjung Gundap sepanjang kurang lebih 1,7 kilometer dan jalan Kawasan Industri Kabil sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer. Keduanya akan menggunakan anggaran proyek masing-masing sebesar Rp 27 miliar.


“Dengan infrastruktur yang memadai, kita ingin aktifitas ekonomi dan industri di Batam semakin tumbuh dan kompetitif,” ujar Taofan, Rabu (7/1/2026).


BP Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra berkomitmen dalam pembangunan dan peningkatan infrastruktur yang berkelanjutan. BP Batam optimis, Batam menjadi kawasan investasi yang inklusif dan kompetitif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. (gam)





Editor: teguh