HEADLINE NEWS

EKONOMI

POLITIK

BATAM

BINTAN

Ari-ari Ngendap di Rahim Pasien, Begini Respon RSUD Batam

 

 

BATAM - RSUD Embung Fatimah membantah melakukan penelantaran Tiah (26) yang mengakibatkan pasien itu meninggal paska melahirkan.

 

Rumah sakit Pemko Batam ini berkilah pasien kekurangan darah sehinga tidak tertolong lagi setiba dirumah sakit.

 

Dokter Gunawan perwakilan RSUD Batam menyebutkan salah satu faktor utama penyebab meningalnya pasien adalah kondisi korban yang sudah sangat lemah sewaktu tiba di rumah sakit saat dirujuk Puskemas Pulau Buluh, Bulang Batam.

 

"Karena mengalami kekurangan darah hebat, tenaga medis tidak bisa melakukan tindakan secara cepat namun mesti menunggu hingga kondisinya stabil setelah diberi tambahan darah," kilah Gunawan.

 

Untuk mendalami peristiwa dugaan penelantaran pasien hingga tewas, aparat Polsek Batuaji Batam terlihat menanyai keluarga korban, yang menggeruduk RSUD Batam, Selasa pagi (22/11/2016).

 

Seperti diberitakan sebelumnya Boby, suami korban mengaku istrinya dirujuk ke RSUD usai melahirkan akibat ari-ari sang anak tertinggal di rahim. Namun setibanya di rumah sakit justru hanya diberi infus tanpa ada tindakan medis yang cepat. Baca: Ari-ari Ngendap di Rahim, RSUD Batam Cuma Beri Infus .

 

(tim)

 

 

 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *