EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Tak Ada Ampun Untuk Geng Motor di Batam

[caption id="attachment_4767" align="alignright" width="290"]Polisi menggelandang anggota geng motor di bebarapa wilayah di Batam. foto: koko/amok Polisi menggelandang anggota geng motor di bebarapa wilayah di Batam. foto: koko/amok[/caption]

BATAM - Ulah geng motor di Batam semakin beringas bahkan sudah mengarah pada aksi pembegalan terhadap calon korbannya. Kondisi itu membuat Korps Coklat menyatakan perang besar-besaran memberantasnya.

 

Terbukti dari Operasi Cipta Kondisi di tiga lokasi pada Sabtu (14/3/2015) dini hari oleh tim gabungan Polresta Barelang, beberapa komplotan geng motor berhasil dibekuk.

 

Polisi menyisir di beberapa tempat berkumpulnya para geng motor seperti di pantai Ocarina Batam Centre. Di tempat wisata ini polisi menciduk beberapa anggota geng motor yang sedang berkumpul, diduga sedang menyusun strategi membegal calon korbannya. Mereka langsung digaruk dan ke dalam truk yang sudah disiapkan.

 

Dari pantai Ocarina, petugas pun langsung melanjutkan penyisiran ke wilayah Simpang Kara Batam Centre dan kembali berhasil mengamankan anggota geng motor yang tengah asyik duduk bergerombol.

 

Nah saat kedatangan aparat di lokasi tersebut, para ABG itu tunggang-langgang menyelamatkan diri. Namun aksi mereka langsung dipatahkan oleh tim aparat bermotor.

 

Satu persatu gerombolan pemuda tanggung yang sedang mencari jati diri ini pun diciduk dan digelandang ke dalam truk bersama motor mereka. Aksi penggerebekan tersebut mendapat perhatian dari masyarakat sekitar dan sempat memacetkan jalan.

 

Tak sampai di situ saja, petugas lalu mengejar sisa-sisa geng motor yang bersembunyi di markasnya masing-masing. Benar saja petugas kembali berhasil mengamankan pelaku kriminal tersebut. Saat digerebek mereka kocar-korca, tetapi upaya itu sia-sia, sebab petugas sudah mengepung persembunyian.

 

Tetapi polisi gagal menangkap para geng motor di  pantai Marina Sekupang yang disebut-sebut pusat para geng motor di wilayah barat Batam. Sementara di Jodoh dan Nagoya polisi memang tidak begitu intensif menyusul kedua daerah bisnis ini jarang ada geng motor.

 

Operasi tersebut berakhir sekitar pukul 04.00 WIB. Para anggota geng motor diperiksa satu persatu dan akan dijebloskan ke balik jeruji, karena tindakan mereka telah membuat resah warga Batam, turis Singapura dan Malaysia yang berlibur. (red/amok)