EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Ini Langkah Pemko Batam Tuntaskan Kemiskinan

 

BATAM - Hingga akhir tahun 2015 lalu diperkirakan lebih dari 200 ribu jiwa warga Kota Batam hidup di bawah garis kemiskinan. Diperkirakan jumlahnya terus meningkat tahun ini menyusul banyaknya perusahaan tutup.

 

Sementara dari data penerima bantuan miskin dari pemerintah pusat ada sebanyak 180 ribu jiwa ditambah 44 ribu jiwa yang ditanggung Pemko Batam.

 

Menurut Wakil Walikota Batam Amsakar Achamad, angka kemiskinan tersebut akibat banyaknya warga yang tidak bersekolah atau putus sekolah.

 

Oleh karenanya pemerintah akan menuntaskan dengan cara memberi biaya pendidikan gratis kepada pelajar lulusan SMA sederajat yang berhasil masuk di lima universitas negeri, seperti Unpad, UI, UGM, ITB, Unair dan sebagainya.

 

"Biaya kuliah gratis untuk pelajar kurang mampu kami berikan dengan syarat mereka harus bisa meraih indeks prestasi (IP) 3,3," tutur Amsakar Achmad, Rabu (8/6/2016).

 

Pemerintah yakin dengan bantuan pendidikan gratis kepada pelajar kurang mampu namun punya otak encer, dinilai dapat mengurangi angka kemiskinan di Kota Batam.

 

"Anak-anak tersebutlah yang akan mengangkat harkat dan derajat keluarga mereka masing-masing kelak," pungkas mantan Kadisperindag ESDM Batam ini. (alfie)