KEPRI

NASIONAL

EKONOMI

POLITIK

SPORT

Ayo Bantu Donasi untuk Operasi Bayi Kembar Siam DTS di Batam


BATAM - Kondisi kesehatan bayi kembar siam Dzakiyah Thalita Sakhi (DTS) terus membaik jelang operasi pemisahan pada Maret 2020 mendatang. Saat ini putri dari Suci, warga Batam tersebut masih dalam pengawasan tim dokter di RSBP Batam.

Direktur RSBP Batam dr Sigit Riyanto, M.Kes mengungkapkan operasi pemisahan kembar siam ini akan melibatkan sekitar 20 angota tim dokter gabungan dari RSBP Batam dan RS Dr Soetomo.

Sigit mengatakan, tim dokter operasi pemisahan bayi kembar siam ini akan dipimpin dr Siti Iqbalwanty, SpBA. Beliau merupakan satu-satunya dokter spesialis bedah anak yang sebelumnya juga pernah melakukan tindakan serupa tahun 2016 silam di Batam.

“Persiapan dan peralatan medis terus kami lengkapi. Intinya kami sudah siap melaksanakan operasi,” ujar Sigit.

“InsaAllah, operasi pemisahan akan dilaksanakan sekitar bulan Maret, dengan catatan kesehatan bayi baik di antaranya HB 10, umur bayi di atas 10 minggu, berat badan sekitar 5 kilo lebih atau untuk dua bayi sekitar 8 – 10 kg,” tambah Siti.

Pihaknya tidak sendiri dalam melakukan operasi ini. Dimana turut melibatkan tim dokter RS Dr Soetomo yang diketahui sudah melakukan sekitar 100 operasi yang sama.

“Dibanding tiga tahun lalu untuk tingkat kesulitan hampir sama, insya Allah 90 persen bisa kita tangani,” katanya.

Siti menjelaskan bayi kembar siam ini, dari dada sampai ke perut kondisinya dempet. Juga ada kelainan jantung pada salah satu bayi. Sementara organ-organ kedua bayi ini juga terhubung.

“Penyebabnya kita tidak tau, apakah dari sel telur ibu atau sperma ayah. Namun cara pencegahannya adalah dengan konsumsi makanan bergizi kemudian menyegerakan usg secara dini sehingga bisa antisipasi,” ujarnya.

Sigit menambahkan RSBP Batam saat ini memiliki USG 4 dimensi yang lebih presisi. Bagi ibu hamil sebaiknya usg minimum 4 kali. “Saran kami setiap bulan sekali selama kehamilan,” timpal Sigit.

Ia menjelaskan semua biaya operasi bayi Dzakiyah menelan dana sekitar Rp1,1 miliar. Dana tersebut diperuntukkan untuk pelayanan dan penanganan semua bayi Kembar Siam di Kepulauan Riau. Bahkan, cukup atau tidaknya dana yang terkumpul nantinya, operasi pemisahan tetap akan dilanjutkan.

“Dari pihak BPJS mencover Rp11 juta. Tapi InsaAllah operasi akan tetap kita lakukan. Sebab Pak Plt Gubernur Kepri dan Pak Kepala BP Batam sudah mendukung untuk misi kemanusiaan ini,” pungkas Sigit.

Nah, bagi masyarakat Kepri dan Tanah Air yang ingin membantu operasi pemisahan bayi kembar siam Dzakiyah (pasien kurang mampu), dapat berdonasi ke Bank BRI atas nama Kembar Siam Kepulauan Riau. Nomor rekening: 0331-01-006402-53-8.

“Melalui Batam Berbagi Kasih ini semoga semua kita bisa lebih peduli pada nilai-nilai kemanusian, sehingga membantu kelancaran operasi pemisahan kembar siam ini,” kata Kepala Biro Promosi, Humas dan Protokol BP Batam Dendi Gustinandar.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *