EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Walikota Batam Beberkan Hasil Tes Swab Dirinya Negatif, Rakyat Kembali Tenang Beraktivitas


BATAM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menegaskan bahwa hasil tes swab miliknya negatif corona virus disease (Covid-19). Hal ini disampaikan Rudi untuk menjawab pertanyaan sejumlah warga melalui berbagai kanal.

“Hari Minggu (2/8) saya tes. Dua kali rapid test hasilnya non reaktif. Kalau melihat aturan, itu saja cukup. Tapi karena ribut terus, saya swab saja kemarin. Pagi dites, sore dapat informasi dari Pak Didi (Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam) hasilnya negatif. Alhamdulillah,” tutur Rudi saat ditemui di Batam Centre, Selasa (4/8).

Ia menjelaskan tes ini ia lakukan pasca pengumuman Gubernur Kepulauan Riau terkonfirmasi positif covid-19. Rudi pada Selasa (28/7) lalu hadir dalam acara tepuk tepung tawar syukuran pelantikan Gubernur di Gedung Daerah, Tanjungpinang.

“Selasa itu saya sampai di Gedung Daerah, saya duduk di luar. Saat Pak Gubernur sampai, baru saya masuk. Langsung acara mulai. Saya tak ikut menepuk tepung tawarnya. Tapi di akhir acara saya dikasih nasi kuning, nasi tumpeng. Itu tak sampai 1 menit. Setelah itu saya langsung keluar,” paparnya.

Terkait foto bersama tanpa mengenakan masker, Rudi menegaskan proses foto tak berlangsung lama. Sebelum berfoto sudah ditegaskan untuk tidak ada yang berbicara. Sehingga tidak ada droplet yang keluar ke udara di ruangan.

Atas rasa tanggung jawabnya sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, ia pun memerintahkan seluruh pejabat Pemko Batam yang mendampingi di acara tepuk tepung tawar untuk lakukan tes. Dan hasil yang diperoleh seluruhnya non reaktif dan negatif covid-19.

“Saya sampaikan ke yang ikut kemarin. Cek semua. Kalau fisik sehat, rapid test saja. Karena ada aturan baru dari Kementerian Kesehatan, kondisi yang seperti apa yang harus diswab,” terangnya.


Kondisi kesehatan walikota tersebut jelas membuat masyarakat Batam kembali lega. Pasalnya mereka bisa kembali beraktivitas secara normal untuk bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid.