EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Blackout Total, BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air Bersih Masyarakat

On 18.44



BATAM - Blackout total alias mati listrik seharian di Batam, Bintan dan Tanjungpinang, Senin (12/10/2026) mulai pukul 06.30 hingga berita ini dirilis 18.40 WIB belum teratasi. Tidak jelas apa penyebabnya namun dugaan pasokan batubara ke pembangkit listrik tersendat.


Menyikapi hal tersebut Badan Pengusahaan (BP) Batam bergerak cepat berkoordinasi dengan PLN Batam untuk mendukung percepatan pemulihan pasokan listrik yang mengalami gangguan di sebagian besar wilayah Kota Batam dan sekitarnya.


Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan koordinasi dilakukan untuk mengoptimalkan penanganan gangguan, terutama dalam menjaga keberlangsungan layanan pada objek vital seperti rumah sakit, bandara dan fasilitas pelayanan publik lainnya.


“BP Batam terus berkoordinasi dengan PLN Batam untuk mendukung percepatan pemulihan listrik. Kami memahami dampak yang dirasakan masyarakat dan berharap penanganan dapat berjalan cepat dengan tetap mengutamakan keselamatan serta keandalan sistem,” kata Ariastuty di Batam Centre, Senin (12/10/2026).


Ia menjelaskan, gangguan listrik berdampak pada operasional sejumlah instalasi pengolahan air (IPA), sehingga produksi dan distribusi air berpotensi terganggu atau mengalami penurunan tekanan.


Saat ini, pihaknya bersama mitra mengoptimalkan dengan penggunaan genset di IPA namun hanya bisa mencakup sekitar 30 persen produktivitas air. 


Disebutkan, pemadaman listrik (PLN Off) berdampak pada operasional Water Treatment Plant (WTP) di beberapa lokasi, yaitu Ladi, Harapan, MK, Piayu, Tembesi, Nongsa dan DK 1–5.


Lebih lanjut, pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perkembangan lebih baru. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan hingga pasokan listrik kembali normal.


“Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk dapat mengantisipasi kondisi ini dengan menyiapkan cadangan air secukupnya sesuai kebutuhan. Kami akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pelanggan ABH,” terang Ariastuty.


Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menekankan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan faktor penting bagi keberlangsungan kegiatan usaha sekaligus daya saing investasi Batam.


Menurutnya, upaya pemulihan perlu diikuti evaluasi menyeluruh bersama PLN Batam untuk mengidentifikasi penyebab gangguan dan memperkuat ketahanan sistem kelistrikan.


“Keandalan listrik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus penopang aktivitas industri dan investasi. Kami mendorong evaluasi bersama untuk mengidentifikasi penyebab gangguan, meningkatkan kesiapan sistem, serta memperkuat langkah mitigasi agar kejadian serupa dapat diantisipasi ke depan,” jelas Fary.


BP Batam mendorong penguatan koordinasi dan evaluasi lintas pihak guna meningkatkan keandalan pasokan listrik, menjaga keberlangsungan pelayanan publik, mendukung aktivitas ekonomi dan iklim investasi Batam.


Diketahui, PLN Batam terus melakukan upaya pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap. Hingga pukul 08.49 WIB, sejumlah jaringan distribusi telah berhasil dinormalkan dan kembali menyalurkan pasokan listrik ke beberapa wilayah di Kota Batam.


Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memberikan perhatian khusus pada pasokan listrik untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik, seperti bandara, rumah sakit, pelabuhan, Dan fasilitas strategis lainnya.

Sigit Dicopot, Presiden Prabowo Tunjuk Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Baru

On 10.18

 


JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto melalui Surpres Presiden Prabowo Subianto dituntuk sebagai calon tunggal menggantikan Jenderal Listyo Sigit sebagai Kapolri.

"Pagi ini pimpinan DPR menerima surat dari presiden tertanggal 30 September perihal usulan pemberhentian dari jabatan dan pengangkatan dalam jabatan Kapolri," kata Krtua Komisi III DPR Habiburokhman, Kamis pagi tadi.

Habiburokhman mengatakan pihaknya akan langsung menggelar fit and proper test terhadap calon Kapolri hari ini juga, Kamis (1/10). Berdasarkan pantauan, sekitar pukul 9.20 WIB. Suyudi sudah terlihat duduk rapi guna mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR.


Hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri pengganti Listyo Sigit Prabowo.
Seluruh anggota Komisi III yang mewakili delapan fraksi di DPR menyetujui nama Suyudi sebagai calon tunggal Kapolri.

"Kita langsung sama secara aklamasi dapat disetujui?" ujar Ketua Komisi III DPR Habiburokhman meminta persetujuan peserta rapat

Usai disetujui dalam dit and proper test, nama Suyudi selanjutnya akan dibawa ke Paripurna DPR untuk resmi disahkan. Nantinya, Presiden akan langsung melantik bersamaan dengan Reshuffle yang akan digelar sore ini.

Suyudi sebelumnya dilantik Prabowo menjadi Kepala BNN pada 25 Agustus 2025 lalu. Dia menggantikan Kepala BNN yang lama, Komjen Pol Martinus Hukom.

Mengutip dari Antara,  Suyudi yang lahir di Jakarta pada 14 Juli 1973, merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1994.

Sepanjang perjalanan kariernya, Suyudi telah menjabat sejumlah jabatan reserse dan struktural, terutama di Jakarta.

Pada awal kariernya, ia menjabat sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, dan Kanit Resmob Bareskrim Polri.

Suyudi mulai menduduki jabatan kapolsek melalui jabatan Kapolsek Metro Tanah Abang pada tahun 2012 dan dilanjutkan menjadi Kapolsek Metro Penjaringan.

Jabatannya terus meningkat. Tidak hanya kapolsek, ia juga didapuk menjadi kapolres pada periode 2014-2017 pada jabatan Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Kemudian, mulai tahun 2017, Suyudi mulai menduduki jabatan di Bareskrim Polri, di antaranya dengan menjadi Wakil Direktur Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Wadirtipideksus) dan Wakil Direktur Direktorat Tindak Pidana Siber (Wadirtipidsiber) Bareskrim Polri.

Pada tahun 2023, ia menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya dan hingga akhirnya pada tahun 2024, menjabat sebagai Kapolda Banten.

Jabatan itu tidak lama diembannya. Pada tahun 2025, ia dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri hingga akhirnya didapuk menjadi Kepala BNN hingga saat ini ketika diajukan Prabowo untuk jadi calon Kapolri.




sumber: cnnindonesia

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

On 22.37



SINGAPURA - Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, hadir dalam kegiatan Tech Week Singapore 2026 di Marina Bay Sands, Singapura, Rabu (30/9/2026).


Kehadiran Li Claudia membawa pesan penting kepada negara-negara Asia bahwa Batam sedang membangun ekosistem data centre yang terintegrasi.


Komitmen ini terlihat dari upaya BP Batam dalam memperkuat infrastruktur pendukung ekosistem digital. Baik sarana maupun kesiapan lain yang akan digunakan untuk pengembangan industri tersebut.


Di panggung Asia ini, Li Claudia juga menegaskan potensi Batam sebagai destinasi investasi unggulan Indonesia.


“Pengembangan Batam hari ini tidak hanya berbicara tentang pembangunan data centre, tetapi bagaimana membangun ekosistem yang dapat mendukung industri tersebut dalam jangka panjang. Saat ini, komitmen kami adalah bagaimana proses investasi harus memberikan kepastian. Semua ini tentu harus disiapkan secara bertahap dan terintegrasi,” tegas Li Claudia.


Di samping itu, Li Claudia turut mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang ikut menampilkan beragam perkembangan teknologi dan pusat data tersebut.


Menurutnya, ajang ini menjadi bagian penting untuk BP Batam dalam mempelajari konsep Data Centre for AI serta kesiapan infrastruktur pendukung kebutuhan AI lainnya. Sehingga, pengelolaan dan layanan transformasi digital di Batam bisa lebih optimal dan mendatangkan multiplier effect terhadap ekonomi daerah.


“Pertumbuhan industri harus berjalan beriringan dengan kepentingan masyarakat. Dan kami ingin memastikan bahwa pelaksanaannya pun harus saling memberi manfaat terhadap ekonomi daerah,” pesannya. (dp)

Raker Bersama Komisi VI DPR, BP Batam Usul Anggaran 2027 Sebesar Rp2,44 Triliun

On 08.40

 

BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menyampaikan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI, Jakarta, Kamis (17/9/2026).


RKA tersebut disampaikan langsung Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dan jajaran.


BP Batam mengusulkan pagu anggaran Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp2,44 Triliun. Anggaran tersebut seluruhnya bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).


Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengatakan, penyusunan RKA 2027 diarahkan untuk mendukung percepatan perizinan investasi, memperkuat pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.


“Rencana kerja dan anggaran tahun 2027 fokusnya adalah bagaimana pelayanan semakin cepat, infrastruktur semakin baik dan iklim investasi semakin memberikan kepastian,” kata Amsakar.


Ia menjelaskan, arah pembangunan BP Batam pada 2027 sejalan dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, yaitu “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi dan Industri.”


*Rp665,11 Miliar untuk Pengembangan Infrastruktur*


Salah satu fokus utama BP Batam dalam RKA 2027 tersebut adalah pembangunan dan pengembangan infrastruktur. Sebesar Rp665,11 miliar dialokasikan untuk kegiatan pengembangan infrastruktur di KPBPB Batam.


Fokus pengembangan pada fasilitas pelabuhan, infrastruktur jalan, infrastruktur jembatan, fasilitas bandara,  infrastruktur drainase, fasilitas air bersih dan limbah/IPAL, kawasan dan wisata serta fasilitas kesehatan.


Menurut Amsakar, pembangunan infrastruktur tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan investasi di Batam.


“Pembangunan infrastruktur harus memberikan dampak nyata terhadap produktivitas dan pertumbuhan ekonomi Batam,” tegasnya.


Amsakar juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Komisi VI DPR RI terhadap pelaksanaan tugas BP Batam dalam mengelola, mengembangkan dan membangun KPBPB Batam.


“Kami berkomitmen menjalankan anggaran secara efektif, efisien dan akuntabel, sehingga setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, pengembangan Batam dan perekonomian nasional,” pungkasnya.


Sementara, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto mengapresiasi kinerja BP Batam dan berharap agar anggaran yang disiapkan BP Batam dapat dikelola secara akuntabel dan inklusif.


“Kami apresiasi kunjungan kita di lapangan mendapati banyak sekali capaian progresif Batam di mata masyarakat dan pelaku usaha. Kami harap agar anggaran ini dapat dikelola secara efektif dan akuntabel melalui program prioritas yang terukur untuk meningkatkan pelayanan publik, investasi, konektivitas, penciptaan lapangan kerja dan daya saing Batam,” harap Adisatrya.(gam)

ASPI Edukasi Peternak Itik Petelur Sleman Terapkan Sistem Bebas Sangkar

On 12.21



SLEMAN - Telur itik yang saat ini beredar di pasaran ternyata tak semuanya berasal dari itik yang dipelihara secara umbaran atau yang dalam masyarakat Jawa dikenal dengan sistem angon. Itik mulai banyak diternakkan dengan sistem intensif, salah satunya adalah sistem kandang baterai atau kandang individu berukuran sempit, yang jauh dari penerapan prinsip kesejahteraan hewan. 

Namun, informasi ini belum diketahui secara luas dan belum ada pembeda antara produk telur itik yang berasal dari sistem kandang baterai dan bebas sangkar (cage-free), meskipun produk telur bebas sangkar memiliki keunggulan dalam faktor kesejahteraan hewan.

Across Species Project Indonesia (ASPI), inisiatif non-profit yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan itik petelur, menyoroti masalah semakin meluasnya sistem kandang baterai untuk itik petelur, salah satunya dengan membentuk Jaringan Peternak Itik petelur Bebas Sangkar (Duck Cage-Free Network). 

Beranggotakan peternak-peternak itik petelur yang menggunakan sistem bebas sangkar (cage-free), dalam jaringan ini, ASPI mengadakan berbagai pelatihan dan seminar untuk mendorong peningkatan praktik kesejahteraan hewan di peternakan, salah satunya yang diadakan pada tanggal 10 September 2026 lalu di daerah Sleman, DIY, dan diikutioleh 34 peternak.

Menghadirkan pembicara seorang eksportir telur itik dari Jawa Barat, Rully Lesmana, seminarini mengusung tema “Membangun Nilai Produk Melalui Praktik Pemeliharaan yang BertanggungJawab”. 

Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peternak akan pentingnyapenerapan praktik kesejahteraan hewan di peternakan dan bagaimana hal tersebut dapat turut membangun nilai produk dalam proses pemasaran.

Rully Lesmana, yang juga merupakan Direktur CV Surya Abadi Telur Asin, mengatakan bahwa penerapan cage-free sudah cukup luas. Cina, negara penghasil telur terbanyak di dunia, yang juga nomor satu dari sisi pangsa pasar di tahun 2023 maupun 2024, telah bergerak ke arah tersebut.

“Salah satu contohnya adalah Xuri Egg Products, salah satu produsen telur itik terbesar di Cina, dengan produk yang telah dipasarkan ke Eropa, Amerika, Australia, dan Asia Tenggara, dan mencatat penjualan sekitar 505 juta RMB pada 2023. Xuri kini berkomitmen untuk menggunakan 100 persen telur itik cage-free untuk seluruh produk ekspornya pada 2026. Rajanya saja sudah sampai di sana—sudah berkomitmen ekspor dengan telur cage-free—saya jadi berpikir, Indonesia kapan?" kata Rully Lesmana.

Seminar ini merupakan seminar ketiga setelah sebelumnya ASPI mengadakan seminar di tahun2025 mengenai dasar pemeliharaan menggunakan sistem bebas sangkar dan di pertengahantahun 2026 berupa pelatihan teknis, terutama terkait penerapan biosecurity secara sederhanadan manajemen kandang lainnya, termasuk pengadaan nest box untuk itik bertelur.

Mengapa Itik Seharusnya Dipelihara dalam Sistem Bebas Sangkar?

Itik merupakan hewan semi akuatik dengan kaki berselaput yang dirancang untuk aktivitas air. Di dalam kandang baterai, itik bukan hanya tidak dapat melakukan aktivitas air, melainkan jugatak mampu bergerak secara leluasa.

“Di dalam kandang baterai, itik hanya memiliki ruang gerak tak lebih besar dari sebuah laptopberukuran 13 inci, yang bahkan tak lebih besar dari keseluruhan panjang tubuhnya. Leher itiksering kali mereka julurkan hingga ke luar kandang, menyebabkan gesekan yang berpotensi menimbulkan luka; kaki mereka yang berselaput juga harus bersentuhan dengan kandang bambu atau kawat sepanjang hari,” kata Nuril, Producer Engagement Officer ASPI.

Di Taiwan, pelarangan kandang baterai untuk peternakan itik yang baru sudah ada sejak tahun 2022 setelah Euro group for Animals menyuarakan bahwa ekspor telur itik dari Taiwan dapat membahayakan standar kesejahteraan yang ada di Eropa. Untuk dapat selaras dengan standar global, industri telur itik di Indonesia perlu menerapkan aturan yang sesuai dengan tren global dan menekankan pentingnya kesejahteraan hewan dalam penjualan produk hewani.

Pendaratan Golden Buoy di Tanjung Bemban Batam, XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia

On 13.57

XLSmart resmi daratkan golden buoy  sistem komunikasi kabel laut di Tanjung Bemban Nongsa. Foto/Taher


BATAM - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) memperkuat infrastruktur digital Indonesia melalui pembangunan CANDLE Cable System, sistem komunikasi kabel laut (SKKL) sepanjang sekitar 8.000 kilometer yang akan menghubungkan Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Taiwan, hingga Jepang. 


Dikembangkan melalui XLSMART for BUSINESS dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2028, infrastruktur ini menjadi bagian dari komitmen XLSMART dalam menghadirkan konektivitas yang berkualitas, berkelanjutan, dan bertanggung jawab untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. 

 

“CANDLE merupakan investasi strategis untuk mempersiapkan kebutuhan konektivitas Indonesia dalam jangka panjang. Pertumbuhan ekonomi digital membutuhkan kapasitas yang semakin besar dan akses yang semakin luas ke jaringan global. Bagi kami, yang terpenting adalah memastikan investasi infrastruktur ini dapat membuka akses yang lebih besar bagi dunia usaha Indonesia untuk tumbuh dan terhubung dengan ekosistem digital regional," Direktur & Chief Enterprise Business Officer XLSMART, Andrijanto Muljono.

 

Pembangunan CANDLE kini memasuki salah satu tahapan penting dengan pendaratan Golden Buoy di Tanjung Bemban, Batam, Jumat (11/9/2026). Proyek yang dimulai sejak Desember 2024 ini akan menghadirkan jalur berkapasitas besar sekaligus menambah pilihan konektivitas internasional antara Indonesia dan sejumlah negara di Asia.

 

CANDLE Cable System dikembangkan melalui kolaborasi XLSMART bersama Meta, Globe Telecom, IPS Inc., Telekom Malaysia, dan SoftBank Japan, dengan NEC sebagai mitra teknologi. Kolaborasi tersebut merupakan bagian dari pembangunan sistem kabel laut yang menghubungkan Indonesia dengan Singapura, Malaysia, Filipina, Taiwan, hingga Jepang.

 

Pemilihan Tanjung Bemban, Batam, sebagai salah satu titik pendaratan CANDLE mempertimbangkan potensi pertumbuhan wilayah Indonesia bagian barat, khususnya Batam, yang menjadi hub bagi sejumlah hyperscaler dan perusahaan telekomunikasi. Posisi tersebut menjadikan Batam strategis dalam pengembangan konektivitas internasional dan ekosistem data center. 

 

Jaringan CANDLE nantinya juga akan menghubungkan data center di Batam dengan negara-negara yang berada di sepanjang rutenya. Konektivitas tersebut akan mendukung kebutuhan pelanggan enterprise terhadap layanan berkapasitas tinggi, reliable, dan scalable, termasuk untuk perkembangan cloud dan AI yang massif, serta berbagai layanan digital.


Andrijanto menambahkan, “Bagi pelanggan enterprise, CANDLE memberikan pilihan konektivitas internasional yang lebih luas, berkapasitas tinggi, reliable, dan scalable. Kapabilitas tersebut penting untuk menjawab kebutuhan perusahaan yang terus berkembang seiring semakin besarnya penggunaan data dan layanan digital.”

 

Dalam pelaksanaannya, XLSMART terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. Pemerintah mendukung pembangunan CANDLE, sementara proses perizinan terus berjalan untuk memastikan proyek dilaksanakan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.

 

Bagi Batam, kehadiran salah satu landing point CANDLE membuka peluang untuk semakin memperkuat perannya dalam ekosistem digital regional. Keterhubungan dengan sejumlah negara di Asia dapat mendukung perkembangan data center dan aktivitas bisnis berbasis digital di wilayah tersebut.

 

Andrijanto menegaskan, CANDLE bukan hanya tentang membangun jalur konektivitas baru, tetapi membuka akses yang lebih luas bagi Indonesia ke ekosistem digital regional. 


"Kami berharap infrastruktur ini dapat memberikan manfaat bagi dunia usaha, mendukung pertumbuhan ekosistem digital, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perkembangan ekonomi digital Asia. Kami juga terus membangun infrastruktur data center khususnya di wilayah Nongsa," tuturnya.(thr)

Transnusa Tingkatkan Pengalaman Penumpang, Seluruh Penerbangan Singapura Beroperasi di Changi Terminal 4

On 11.21

Pesawat Airbus A320


JAKARTA - PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa) akan memindahkan seluruh operasional penerbangannya di Singapura ke Singapore Changi Airport Terminal 4 efektif mulai 1 September 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam terus meningkatkan pengalaman pelanggan melalui layanan yang semakin premium, sekaligus memperkuat standar layanan internasional yang dihadirkan Transnusa di setiap titik perjalanan. 

Langkah tersebut sejalan dengan pertumbuhan jaringan internasional Transnusa yang terus berkembang di kawasan Asia Pasifik. Seiring bertambahnya destinasi yang dilayani, perusahaan tidak hanya memperluas konektivitas, tetapi juga terus berinvestasi dalam peningkatan kualitas pengalaman pelanggan, mulai dari proses keberangkatan di bandara hingga layanan selama penerbangan. 

Bagi Transnusa, perpindahan ke Terminal 4 bukan sekadar perubahan lokasi operasional. Kehadiran di salah satu terminal bandara paling modern di dunia menjadi awal dari pengalaman perjalanan yang lebih baik. Sejak tiba di bandara, pelanggan akan merasakan proses keberangkatan yang lebih cepat, lebih praktis, dan lebih nyaman melalui pemanfaatan teknologi digital di setiap tahapan perjalanan. Dengan demikian, pengalaman terbang tidak lagi dimulai ketika pesawat lepas landas, melainkan sejak langkah pertama pelanggan memasuki terminal keberangkatan. 

Group CEO Transnusa, Datuk Bernard Francis, mengatakan bahwa perpindahan operasional ke Singapore Changi Airport Terminal 4 merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih premium bagi para pelanggan.

"Seiring berkembangnya jaringan internasional Transnusa, kami ingin memastikan kualitas pengalaman pelanggan juga terus meningkat. Bagi kami, perjalanan tidak dimulai ketika pesawat lepas landas, tetapi sejak pelanggan tiba di bandara. Karena itu, kehadiran kami di Changi Airport Terminal 4 memungkinkan pelanggan menikmati proses perjalanan yang lebih cepat, lebih nyaman, dan lebih efisien melalui fasilitas serta teknologi kelas dunia yang tersedia di terminal ini," ujar Datuk Bernard. 


Terminal 4 Hadirkan Pengalaman Perjalanan yang Lebih Cepat dan Nyaman 

Sebagai salah satu terminal bandara paling modern di dunia, Terminal 4 Changi Airport mengintegrasikan teknologi digital di hampir seluruh proses keberangkatan penumpang. Mulai dari automated check-in, automated bag drop, pemeriksaan keamanan yang lebih efisien, layanan imigrasi berbasis biometrik, hingga proses boarding otomatis, seluruhnya dirancang untuk mempercepat alur perjalanan sekaligus memberikan pengalaman yang lebih nyaman. 

Dengan proses yang semakin sederhana dan terintegrasi, pelanggan memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan perjalanan, bersantai, maupun menikmati berbagai fasilitas yang tersedia di terminal sebelum penerbangan.

Menurut Datuk Bernard, peningkatan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman perjalanan yang lebih menyeluruh.

"Teknologi bukan sekadar menghadirkan proses yang lebih cepat, tetapi juga membuat perjalanan terasa lebih nyaman dan sederhana bagi pelanggan. Itulah pengalaman yang ingin kami hadirkan melalui operasional di Terminal 4, di mana pelanggan dapat menghabiskan lebih sedikit waktu untuk mengantre dan lebih banyak waktu menikmati perjalanan mereka," tambah Datuk Bernard. 


Dari Kuliner hingga Konektivitas, Pengalaman Perjalanan Semakin Lengkap 

Selain menghadirkan proses keberangkatan yang lebih efisien, Terminal 4 juga menghadirkan pengalaman yang melengkapi perjalanan pelanggan. Beragam pilihan restoran dengan cita rasa khas Singapura maupun internasional, pusat perbelanjaan, gerai duty-free, serta area komersial yang menjadikan waktu sebelum keberangkatan sebagai bagian dari pengalaman perjalanan itu sendiri.

Setibanya di Singapura, pelanggan juga dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menuju berbagai kawasan utama, seperti Marina Bay, Orchard Road, Sentosa, maupun Central Business District melalui jaringan transportasi publik yang terintegrasi, termasuk MRT, bus, taksi, dan layanan transportasi daring.

Kombinasi antara teknologi, kenyamanan, dan konektivitas tersebut menjadikan Terminal 4 sebagai salah satu pintu masuk utama bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis yang berkunjung ke Singapura.


Terminal Baru Perkuat Standar Layanan Premium Transnusa 

Perpindahan operasional ke Terminal 4 juga menjadi bagian dari langkah Transnusa dalam memperkuat kualitas layanan seiring ekspansi jaringan internasional perusahaan.

Sejak bertransformasi menjadi Premium Service Carrier, Transnusa terus mengembangkan konektivitas yang menghubungkan Indonesia dengan berbagai kota di kawasan Asia Pasifik. Saat ini, Transnusa melayani penerbangan menuju Singapura, Kuala Lumpur, Penang, Subang, Bangkok, Phuket, Guangzhou, dan Perth, sekaligus memperkuat jaringan domestik melalui hub utama di Jakarta, Bali, dan Manado.

Datuk Bernard menegaskan bahwa pengembangan jaringan dan peningkatan kualitas layanan harus berjalan beriringan agar pelanggan memperoleh pengalaman perjalanan yang konsisten.

"Ekspansi jaringan bukan hanya tentang membuka lebih banyak destinasi. Yang sama pentingnya adalah memastikan setiap pelanggan merasakan peningkatan kualitas layanan di setiap perjalanan. Kehadiran kami di Changi Airport Terminal 4 merupakan bagian dari investasi jangka panjang Transnusa untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman, efisien, dan sesuai dengan standar layanan internasional yang terus kami bangun," jelasnya. 

Mulai 1 September 2026, seluruh penerbangan Transnusa dari dan menuju Singapura akan beroperasi melalui Singapore Changi Airport Terminal 4. Transnusa mengimbau seluruh pelanggan untuk memperhatikan informasi terminal keberangkatan maupun kedatangan sebelum melakukan perjalanan.

Perpindahan ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan Transnusa sebagai maskapai Premium Service Carrier yang terus mengembangkan jaringan internasional sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan. Dengan beroperasi dari salah satu terminal bandara paling modern di dunia, Transnusa menghadirkan awal perjalanan yang lebih cepat, lebih nyaman, dan lebih berkesan bagi setiap pelanggan. (thr)